Sabtu, 23 Februari 2019

Kisah Sukses : Biografi Kirk Kerkorian Pemilik Hotel Mgm Las Vegas

Biografi Pengusaha Kirk Kerkorian


 Sang pemilik Hotel MGM Las Vegas ini ikut kedua orang tuanya Kisah Sukses :  Biografi Kirk Kerkorian Pemilik Hotel MGM Las Vegas

Seperti apakah biografi Kirk Kerkorian, kelahir di Fresno, California, pada 6 Juni 1917. Sang pemilik Hotel MGM Las Vegas ini ikut kedua orang tuanya. Mereka berangkat menjadi imigran hingga ke Armenians. Lahir dari pasangan Ahron dan Lily Kerkorian, bekerja sedari kecil walau anak termuda.

Masalah ekonomi merupakan duduk masalah kesehariannya. Biografi Kirk Kerkorian yakni pekerja keras terbukti menentukan keluar ketimbang berhenti bekerja. Ia melakukannya bahkan dikala masih duduk di dingklik SMP. Hidupnya yakni jalanan, hidup dengan adu untuk bertahan hidup.

 "Jika anda yakni seorang pekerja berarti menyiapkan hidup lebih awal. Di kasusku, kala itu, saya masih sembilan tahun dikala harus bekerja dan harus membawa uang ke rumah setiap harinya," ia bercerita di sebuah sesi wawancara.
Sebuah wawancara langka, ia bercerita bagaimana hidupnya yang susah, menjadi atlit tinju, hingga balasannya jadi pebisnis. Dia bekerja semenjak umur sembilan tahun. Ayahnya, Ahron Kerkorian, seorang petani semangka dan juga kismis.

Mantan Petinju Menjadi Orang Terkaya


Siapa sangka ia yakni mantan petinju menjadi orang terkaya. Ayahnya Kirk cuma tau bagaimana membesarkan buah- buahnya bukan cara membesarkan bisnisnya. Alhasil, pada tahun 1921, Ahron harus rela melepaskan tanahnya di pegadaian. Krisis ekonomi menciptakan bank terpaksa mengambil tanah 1.000 acre nya.

Dia harus menanggung kesulitan ekonomi hingga menjadi seorang imigran merupakan solusi. Kirk kecil lantas membantu keluarga dengan berjualan buah semangka hingga loper koran. Ia bersama keluarga berpindah dari satu kota ke kota lain, hingga dari satu negara ke negara lain.

Biografi Kirk Kerkorian anak yang sering tidak masuk sekolah. Karenanya ia menentukan untuk hidup di jalanan saja. Dia bahkan pernah ikut bab dalam sebuah genk jalanan. Ia lantas menuntaskan pendidikannya hingga Sekolah Menengah Pertama di umur 13 tahun, kemudian keluar dari sekolah dan menentukan menjadi petinju jalanan.

Kirk cukup umur aktif menghasilkan beberapa dollar. Umurnya yang 20 tahun, ia mengikuti serangkaian petandingan tinju di Pacific Amateur Welterweight Championship, dan menang sebanyak 33 kali dan kalah 4 kali; menerima gelar "right rifle". Berbagai kesenangan dunia direguknya bermodal mental jalanan.

Suatu ketik ia tertarik di pesawat terbang. Dia tertarik dikala mengerjakan cat bersama temannya untuk sebuah pesawat satu awak. Hingga perang dunia pertama, Kirk ikut serta disana sebagai pilot, ia mencicipi sendiri bagaimana mengendarai pesawat.

Hidupnya yang teratur mulai berbenah berkat hobi terbang. Satu hobi mahal yang menjadi profesi, dimana ia harus jadi ekstra keras; membiayainya sekolah penerbang resmi. Dia harus bekerja untuk membayar pelajaran menerbangkan pesawat serta sekolah menengah.

Ketika biaya terpenuhi dan kursus telah selesai, Kirk bisa mengikuti militer, rencanannya sih mau jadi pilot, tapi sayangnya ia tidak bisa menentukan ikut perang dunia ke II. Dia malah disuruh bekerja di balik layar, tepatnya bekerja sebagai makanik pesawat Royal Air Force.

Kirk menuntaskan beberapa pesawat yang diketahui mempunyai beberapa kelamahan. Dari sini, justru membuatnya menjadi orang yang berpenghasilan; menghasilkan $.1000 tiap penyelesaian. Sungguh investasi luar biasa yang dilakukan mantan petinju menjadi orang terkaya

Memulai Bisnis Pesawat Terbang


Kembali ke Los Angles, Kirk yang berakal memperbaiki pasawat, dari hobinya malah jadi pekerjaan. Bukannya sebagai pilot militer malah jadi teknisi. Ia menentukan mengerjakan beberapa pesawat kecil bermodal $5.000. Dia berharap bisa mengatakan sedikit jasa penerbangan bukan peperangan lagi.

Bisnis tersebut mulia menyita perhatiannya kini. Bisnis pesawatnya tumbuh pesat, ia harus melayani penerbangan pribadi, Los Angles- Las Vegas. Ia juga aktif berjudi di kasino membuang uang dari serangkaian kekalahan hingga kemenangan sepuluh ribu dollar.

Dia memakai uangnya (hasil dari judi) guna membuatkan bisnis sendiri. Ia membeli sebuah perusahaan penerbangan, Trans International Airlines (TIA), di 1947, sebuah perusahaan melayani pesawat sewaan dari Los Angles Air Service. Ini menciptakan hidupnya bermetamorfosis orang yang kaya, kemudian membuatnya menjadi pengusaha pertama pesawat carter.

Pernah menikah sebelumnya, ia menikah kedua kalinya, seorang penari Jean Maree Hardy di Las Vegas. Pasangan tersebut lantas mempunyai sepasang anak, berjulukan Tracy dan Linda; keduanya menginspirasi nama Tracinda Corporation. Tahun 1962 -an, Kirk menjual TIA kepada the Automaker Studebaker sebesar satu juta dollar.

Dari uang tersebut, ia membangun bisnis di Las Vegas dengan membeli 80 acre tanah. Di tahun 1965, ia membeli kembali TIA dan mengatakan saham untuk dijual melalui broker. Dia kemudian menyewakan tanahnya yang kemudian jadi Caesar's Place dan mengoleksi $4 juta.

Sebelum balasannya kemudian ia menjualnya untuk $5 juta lagi. Setelah saham TIA naik, dari $9,75 ke $32, ia pun menjual perusahaan tersebut lagi ke Transamerica Coporation, di tahun 1968, tetapi hasilnya bukan berupa uang.

Kirk Kerkorian menentukan dibayar melalui saham kepemilikan terhadapa Transamerica sebesar $85 juta. Ia kembali berbisnis membuka bisnis lain yaitu International Hotel di 1969 dan menjadi pioner untuk Las Vegas menjadi wisata keluarga bukan erotis.

Hotelnya mempunyai ruang anak menyerupai taman, dan danau Lake Mead. Di 1970, ia menjual Internation Airlines lagi, sekaligus Flamingo Hotel, yang kemudian menjadi awalnya balik modal. Dia masuk ke Hotel Hilton Chain, atau jaringan hotel milik keluarga Hilton.

Dia juga dikenal suka MGM Film Studio; dikenal "an epic Hollywood- Wall Street Romance". Ia meminjam $48 juta dari Europan Bank, dan menguasai saham besar di MGM  di 1969, mempunyai saham sekitar $670 juta.  Dari MGM Studio, ia melahirkan bisnis MGM Hotel di Las Vegas yang terkenal.

 Dibawah tangan Kirk Kerkorian, MGM Studio tidak terlalu menghasilkan artistik, tapi ia memahami bisnis lambat laun. Dia membeli United Artist Studio senilai $380 juta, menyatukannya dengan aset MGM, kemudian menjualnya ke Ted Turner senilai $780 juta.

Kejeniusan Kirk yakni kemampuannya menjual dan membeli. Selepas dari Ted Turner, Kirk lantas menjual perusahaanya kembali ke hebat finansial asal Italia, yakni Giancarlo Parretti senilai $1.3 miliar di 1990. Parretti terlibat sekandal menjual kembali bisnis ini, pembelinya tidak lain yakni Kirk Kerkorian, kemudian dijual kembali senilai $2,4 miliar ke Sony pada tahun 2004.

"Jika anda seorang pengusaha mandiri, anda akan bekerja lebih awal di kehidupan. Di masalah saya itu yakni umur 9 tahun dikala saya memulai mencari uang sendiri untuk keluarga di rumah. Anda harus menyikapi ini dengan berbeda, jadi lebih kuat, dibanding mereka yang kaya warisan," sebuah kata bijak Kirk Kerkorian.

1 komentar:

DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
dicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :)

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini