Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Motivsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivsi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2018

Inilah 3 Motivator Pendatang Baru yang Bertalenta

Hai sahabat Sukses,,,
Kali ini saya akan membahas secara singkat 3 motivator indonesia yang bisa dikatakan pendatang baru dalam industri Motivator...
Sebenarnya sangat banyak motovator di indonesia ini, tapi yang sekiranya lebih menonjol yang saya tahu ada beberpa, dan yang saya anggap memiliki peminat tertinggi dan aktifitas medsos tertinggi ada 3 orang. siapakah Mereka? yuk kita lihat bersama-sama:

1. Ippho Santoso
Beliau lebih dikenal dengan nama panggilan Mas Ippho, yang telah melahirkan buku-buku terkenal dan sangat dikagumi banyak orang. ketika memberika motivasi Mas iIppho lebih menonjolkan tentang kekuatan Sedekah dan Fokus kepada Jalan Motivasi secara Islam. Mas Ippho lahir di Pekanbaru pada Tanggal 30 Desember 1977, dari pasangan Dwianto Sri Santosa dan Husnelly Nedvia. masa kecil mas Ippho terbilang biasa saja, dan bahkan dikenal sebagai seorang pemalu. rasa percaya dirinya muncul ketika telah lulus SMA dan sejak saat itu mengasah keberanianya hingga menjadi seorang Entreppreniur yang sukses. sepanjang perjalananya Mas Ippho Santosa berkarier sebagai pemasar di Sinar Mas Group, Genting Highland, dan sebuah perusahaan Filipina. Ia juga sempat bekerja sebagai penerjemah di ILO dan dosen di Universitas Internasional Batam.
Mas Ippho dalam sejarah motivasi dikenal dengan Motivatior Pakar Otak Kanan, yaitu kekuatan alam bawah sadar yang luar biasa yang mengantarkan kepada semua keinginan kita.

2. Chandra Putra Negara
Pak Chandra dikenal dengan seorang motivator yang aktif memberikan pelajarang yang sangat bermanfaat dan melalui akun Youtube nya dengan Chanel Success Before 30,  yang telah memiliki subskribe ribuan orang dan akan terus bertambah. Beliau sangat aktif memberikan masukan dan menjawab para pengunjung yang mengajukan pertanyaan di chanelnya. untuk masalah karirnya.
Pak Chandra lahir di Surabaya pada tanggal 21 Desember 1976. kehidupan masa kecilnya juga kurang menyenangkan dan hingga puncaknya Orang tuanya mewariskan hutang yang sangat besar, untuk itu Pak chandra selalu tegar dalam menghadapi cobaan itu. dari penghalaman pahitnya, beliau mengeluarkan buku dengan judul: "Badai Pasti Berlalu".
Latar Belakang pendidikanya adalah:
Alumni
SDK Theresia 1988
SMPK St Stanislaus 1991
SMA Kr Pirngadi 1994
Universitas Surabaya dengan Gelar Sarjana Teknik dan Manajemen Industri (ST)

Copy dari sumber aslinya:
Tarif mengundang Bp Chandra Putra Negara.
1. Kampus / Universitas Rp 5jt/2 jam 
2. Perusahaan / Corporate / Instansi / BUMN Rp 60jt/ 2jam.
3. Inhouse Training Rp 100jt/8jam
4. Personal Konseling Rp 5jt/jam.
Semua biaya diatas belum termasuk Biaya Akomodasi + Transportasi.
Informasi Jadwal Seminar, WA Admin 0817338678 (Nora)
Sumber: KlikDisini

3. Merry Riana
Adalah seorang wanita yang luar biasa dalam hal berbisnis, beliau berusaia masih tergolong muda untuk meraih kesuksesan. dengan bermodal tekat yang kuat dan kecerdasan yang luar biasa mengawalai karirnya di Singapura saat sedang kuliah disana.
Merry Riana dilahirkan di pada tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta, ayahnya bernama Ir. Suanto Sosrosaputro dan ibunya bernama Lynda Sanian.
Nama Lengkap : Merry Riana
Lahir : Jakarta, 29 Mei 1980
Orang Tua : Ir. Suanto Sosrosaputro (ayah), Lynda Sanian (ibu)
Saudara : Aris, Erick
Suami : Alva Christopher Tjenderasa
Anak : Alvernia Mary Liu
Buku : Mimpi Sejuta Dollar

Dalam Biografi Merry Riana, Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu. Untuk berhemat, Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis, bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya

MIMPI SEJUTA DOLAR

Demikan sekilas cerita 3 motivator indonesia pendatang baru, semoga dengan ini kita semua dapat termotivasi. dan bisa menghasilkan jauh lebih banyak. Amin...

******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Jumat, 15 Agustus 2014

Kekuatan Kepepet (mendesak)

Frustasi, Galau, Putus Asa, adalah lambang kegagalan dari segala usaha yang kita lalkukan.
akan teteapi sebuah kegagalan baiknya jangnalah dijadikan hambatan untuk menuju kesuksesan, melaikan jadikan sebagai pemicu untu menjadi yang lebih sukses. disisi lain ketika kita mengalami hal yang mendesak meekita slalu mengandalkan pemikiran instan, berfikir bagaimana cara untuk membentuk kembali sesuatu yang telah membuat kita gagal atau bahkan kita berbalik memboikot segala hal dimata kita adalah sesuatu yang tidak akan berhasil,,, ini adalah pemikiran yang salah.
Kepepen = Kekuatan
hal ini harus ditanamkan kepada diri kita untuk membangun rasa percaya diri untuk menggapai keberhasilan.
pernahkan anda mengalami hal yang mendesak dan disaat itu anda mampu menyelesaikan masalah tersebut.
contoh:
anda takut gelap malam:
jika keluarga yang anda sayangi membutuhkan pertolongan medis, anda tanpa takut segera keluar memanggil dokter di malam hari. ini menggambarkan kekuatan kepepet untuk melakukan hal yang positif.
tidak jarang pula di kota2 besar mengalami hal yang mendesak berubah menjadi tindakan kejahatan.
ini juga merupakan kekuatan dari yang namanya kepepet.
tetapi ada baiknya kita mengubah tindakan negatif menjadi hal yan gpositif.
coba fikiran jika di kota besar: ada seorang yang mengalami ekonomi yang sedang down mereka bisa melakukan tindakan yang salah seperti merampok atau mencopet atau mencuri, hal ini mereka lakukan karena kebutuhan yang mendesak. kenapa merekan lakukan??? karena fikiran positif dalam dirinya telah habis direnggut oleh setan frustasi atau jin galau.
kenapa tidak merekan jadikan hal positif untuk mendapatkan keberhasilan yang halal.
Jadikan situasi mendesak menjadi kekuata POSITIF.




******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Jumat, 01 November 2013

Perjalanan Skses Tung Dasem Waringin

 Tung Desem Waringin

Tatang Sutikno adalah ayah dari Tung dasem waringin. ketika itu Bisnisnya hancur, menanggung utang. Bertepatan dengan Anak ketiganya Tung Desem Waringin, yang baru dilahirkan di Solo, 22 Desember 1967, tak mampu ia tebus dari rumah sakit. Uang sumbangan dari para saudara justru ia pakai untuk membayar utang. Selintas ia seolah ayah yang kejam. Namun, justru ia tengah memberi pelajaran pertama pada si orok. “Kita harus memegang janji. Walau tak punya uang, harus tetap bertekad membayar utang,” begitu Tung menirukan kata-kata ayahnya.
 
Setelah sekian lama melewati masa susah, ada tahun 1969 ayahnya mulai bangkit lagi, dan punya toko emas. Ketika duduk di kelas 2 SD, Tung dan kedua kakaknya dipanggil sang ayah. “Kalau kita tak bisa jualan dengan baik, maka toko akan tutup, lalu kalian tak bisa sekolah, dan kita semua tidak bisa makan,” begitu pesan Tatang ayah dari tung dasem. Tung kecil amat sedih, membayangkan dirinya tidak makan, lalu mati. Sejak itulah Tung mulai tertarik pada dunia marketing. Otaknya berpikir keras, bagaimana caranya orang bisa percaya seumur hidup dan toko berjalan terus.
Ayahnya selalu bilang, “Kamu tak boleh nipu!” Itulah pelajaran kedua. Jatuh-bangunnya usaha ayahnya membuat Tung terobsesi, suatu saat harus bisa membantu toko ayahnya meraih sukses. Juga membantu toko orang lain, agar tak terjadi hal yang sama dengannya. Itulah awal ia memberi perhatian bagaimana membantu supaya bisnis orang lain bisa jalan.

 Namun, seperti juga usaha ayahnya, perjalanan sekolah Tung hingga kelas 2 SMA tidak mulus. Baru ketika kelas 3 SMA ia mulai sadar karena takut enggak lulus. Ia ingat nasihat ayahnya sejak kecil, “Kalau ingin sukses, bergaullah dengan orang sukses.” Ia pun ikut les kimia bareng para juara I sekolah lain. Akibatnya, ia paling lemah. Gurunya gemas. Tung terpacu, semua soal dari Skala tahun 1965 – 1985, pelajaran kimia, matematika, fisika, minimal sudah empat kali ia kerjakan. Karenanya, ia hafal, dan nilai Ebtanas murninya cukup bagus.
Tung muda diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, di Fakultas Ekonomi, jurusan Studi Pembangunan. Ia merasa salah jurusan, tidak happy. Lalu mendaftar ke Fakultas Hukum (FH) UNS jurusan Hukum Perdata. “Di sini saya fokus, determinasi one and only.Ia bertekad jadi nomor satu. Maka, ia menempel ke mahasiswa teladan. Ia dapat tiga resep. Pertama, indeks prestasi harus di atas 3. Kedua, harus aktif di lembaga kemahasiswaan agar menonjol dan sosialisasinya bagus. Ketiga, harus aktif ikut lomba karya ilmiah. Berkat tekad membara itu, berbagai gelar juara dalam perlombaan akademis berhasil diraihnya. Tak kurang 32 piagam kejuaraan ia kumpulkan, termasuk juara tenis meja dan juara panco.

 Semangatnya untuk kuliah dengan baik juga ia tunjukkan. Sebelum kuliah, ia membaca empat buku acuan, padahal yang dianjurkan cukup satu buku. Saat kuliah, ia duduk di depan dan rajin bertanya. Dengan begitu dosen mengenalinya sebagai mahasiswa aktif dan pintar. Mulai semester awal nilainya sudah bagus. Kuncinya, ia adopsi dari mahasiswa teladan tahun sebelumnya, yang menyuruhnya mempelajari soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Dari mana ia dapat? “Dari karyawan tata usaha kampus, saya sogok makan gado-gado, ha-ha-ha….” Ketika tinggal skripsi, Tung menjadi salesman emas, yang ia ambil dari toko kakaknya dan dari pengusaha emas di Jakarta. Ia berkeliling dari toko ke toko, mulai dari Tayu, Jepara, Semarang, Salatiga, Ambarawa, sampai Pekalongan. Selagi asyik dengan emas, Tung terpilih jadi mahasiswa teladan UNS.
Karena ia jarang kuliah, temannya menyindir, “Wah, teladan nih. Kalau semua mahasiswa meniru kamu, kampus kosong.” Rahasia Tung menjadi yang terbaik rupanya sederhana, yakni keyakinan bahwa “Suatu kejadian negatif, jika diberi arti berbeda ,maka hasilnya jadi positif.” Ia memberi contoh, ketika ayahnya gagal berjualan emas, ia terpacu untuk piawai berjualan. Betul juga, Tung malah sukses menjadi salesman emas.

Lulus kuliah, begitu banyak ia mengirim lamaran. Namun, tak satu pun yang memanggilnya. Hanya Bank Central Asia (BCA) yang tertarik memanggilnya pada Agustus 1992. Dari 200 pelamar tersaring hanya delapan orang. Semuanya lulusan luar negeri, kecuali Tung. Ia langsung menjalani training di Jakarta. Di kelas, ia menonjol karena banyak bertanya, walau tak jarang pertanyaannya terlampau awam sehingga sering ditertawai seisi kelas. Ia tak perduli. Pada ujian minggu pertama nilainya tertinggi. Teman dan pengajar mulai respek.
Akhirnya, ia menjadi lulusan terbaik. Ia langsung dikirim ke BCA cabang Surabaya untuk membenahi 22 cabang pembantu (capem) yang hasil audit operasionalnya terburuk se-Indonesia. “Saya dikirim sebagai Tung ‘Rambo’ Waringin, karena tanpa anak buah, tanpa jabatan, tanpa kewenangan, dan dijatah dua tahun harus selesai,” kenangnya. Dengan gerak cepat, Tung cuma butuh waktu empat bulan untuk membereskannya. “Surabaya memperoleh hasil audit terbaik di seluruh Indonesia, dari nomor 20 ‘seketika’ jadi nomor satu.” Setelah itu cabang Kupang dan Malang ia bereskan. “Sampai hari ini Malang masih yang terbaik,” ungkapnya ketika ditemui awal September 2005 lalu.

Mengapa Tung begitu mudah membereskan persoalan bisnis? “Kuncinya, manusia bergerak karena cari nikmat meninggalkan sengsara. Waktu saya menggerakkan manusia, peraturan tinggallah peraturan jika tidak disertai hukuman. Aturan tanpa punishment hanyalah imbauan.” Nah, Tung dengan keras menjaga peraturan, termasuk melakukan denda jika suatu unit melakukan kesalahan. Denda ditanggung karyawan dan pimpinan unitnya. Tung bisa sehebat itu karena ia belajar terus. Sambil menunggu penempatan, ia tinggal di Jakarta, dan minta surat izin belajar ke divisi audit, sistem, treasury, keuangan, consumer banking, umum, dan sebagainya. “Mungkin saya satu-satunya orang yang paling lengkap pengetahuannya di BCA. Saya tak perlu tahu semua, yang penting saya tahu orang yang lebih tahu.” Resep kedua, ia belajar dari cabang yang hasil auditnya terbaik. Ketika harus membuka cabang di Malang Utara, ia memulai semuanya dari nol, termasuk sewa ruko untuk kantor, bahkan karyawan. Di tangan Tung, kartu ATM bertumbuh cepat. Soalnya, ia mengiming-imingi nasabah dengan undian berhadiah mobil dan puluhan ponsel. Ia juga memberi uang insentif plus penyematan pin emas bertuliskan “Marketing Champion of BCA” pada karyawan yang menjaring banyak pelanggan. Berkat kepiawaiannya, pertumbuhan kartu ATM di Kota Malang terbesar se-Indonesia, yakni 204.000.
Selain itu, tingkat mati mesin ATM-nya terendah se-Indonesia. Saat memimpin Cabang Utama Malang, tahun 1998, BCA diambil alih pemerintah. Di kala semua cabang kehabisan uang, cabang Malang justru kebanyakan uang. Deposito membanjir.Keberhasilan demi keberhasilan di BCA yang diraih Tung membuat 12 perusahaan mengincarnya. Ia tak terlalu tertarik.

Namun, ketika tahun 2000 ayahnya sakit dan ternyata hasil jerih payahnya hanya cukup untuk membayar perawatan sang ayah di kelas 3 RS Mount Elizabeth, Singapura, ia merasa sedih. Tung menangis. Akhirnya, ia mengajukan surat pengunduran diri dari BCA Mei 2000 dan pindah ke Lippo Group. Namun, di Lippo Shop, sebagai senior vice president marketing, ia tak cocok dengan pimpinannya. Februari 2001 ia mundur. Tung nekad mengikuti seminar Anthony Robbins di Singapura, meski biayanya AS $ 10.000. Untuk membayar, tanahnya di Malang ia jual.
Suami Suryani Untoro ini memulai karier barunya dengan langkah kanan. Ia berhasil menjadi salah satu murid terbaik Anthony Robbins dan terpilih sebagai Exclusive Indonesia Anthony Robbins Authorized Consultant. Ia juga menjadi murid Robert G. Allen, pakar marketing terkemuka dunia. Bahkan menjadi Exclusive Indonesia Robert T.Kiyosaki Authorized Consultant. Sebagai konsultan,

Ia pertama kali menjadi pembicara tamu acara yang diselenggarakan Columbia Elektronik dan Furnitur di Gedung Koni Jakarta. Sayangnya, sound system seminar itu seadanya dan saat ia naik pentas, AC ruangan tiba-tiba mati. Terang saja ia diteriaki sekitar 1.000 peserta dan diminta supaya turun. Ditantangnya Columbia untuk menggelar seminar gratis di Balai Sarbini. Gayung pun bersambut. Sekitar 4.300 orang hadir dalam seminar itu. Dampaknya, omzet penjualan Columbia bulan berikutnya naik 40%, bulan depannya lagi 30%. Bukan hanya jadi pembicara publik, ia juga melayani konsultasi pribadi.

Kliennya mulai dari anak petani sampai anak mantan presiden. Berbeda dengan konsultan lain, ayah dari Tung Waldo Kamajaya (7) dan Tung Alta Kania (4) ini “menyentuh” setiap orang dengan hati. “I do everything untuk mengubah orang. Dalam terapi, kalau perlu, ia saya pukul.” Ia memacu orang untuk berani melakukan breakthrough, terobosan, baik personal maupun bisnis. Ia berhasil. Begitu banyak orang yang tadinya takut, menjadi berani.

Dalam bisnis pun orang berani melakukan action, hingga meraih keuntungan berlipat ganda. Tak cuma itu. Berkat “ilmu” yang diberikannya kepada orang-orang kepercayaan perusahaan, performa bisnis banyak perusahaan berhasil ia lipatgandakan. Memang, setelah hati dan pikiran disentuh Tung, orang seperti tersihir, dan tergerak untuk berubah lebih baik. Kekuatan motivasi yang dibangkitkannya mampu menyalakan keberanian seseorang untuk melawan rasa takut terhadap apa pun.

 Ratusan ribu orang telah merasakan manfaatnya. Namun, ia lebih suka disebut pelatih sukses, karena, “Saya juga memberi langkah-langkah menuju sukses.” Wajar kalau di sela-sela waktunya memotivasi orang untuk sukses, ia juga dipercaya menjadi pengasuh acara “Smarth Wealth” di radio Smart FM dan kolumnis rubrik “Road to be Wealthy” di Majalah Warta Bisnis.









******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Rabu, 30 Oktober 2013

Amazon.Com perusahaan besar berawal dari Garasi

Sebuah inspirasi dan motivasi dari seorang usahawan yang sukses mendirikan Amazon.Com, telah banyak menginspirasi para pebisnis online.

Bermula dari garasi yang desewanya, Bezos mendirikan Amozon.com. melalui motto "tumbuh lebih besar dengan lebih cepat"
usaha awalnya berubah dari satu toko buku sederhana menjadi pedagang raksasa perdagangan virtual dan toko online terbesar didunia, karena menyediakan berbagai barang dagangan yang super lengkap. mulai dari buku, DVD, CD, musik, permainan, perangkat lunak, komputer, pakaian, perhiasan, higga makanan.

ketekunan, keahlian teknis, dan komitmen terhadap kualitas yang dimilikinya membuat Bezoos mampu menjadi salah satu orang terkaya didunia pada usia yang amat muda, 33 tahun. dia juga pernah dipilih sebagai "Man Of The Year" pada tahun 1999 oleh majalah Time. dalam buku ini, bernard Ryan, Jr dengan baik mengisahkan perjalanan hidupnya yang luar biasa dan rahasia di balik sukses kehiodupan bisnis pribadinya.




bagaimana aksinya dalam menjalankan bisnisnya?
disini di jelaskan bagamana cara menjadi pengusah sukses melalui internet.
Bayangkan dari garasi menjadi milyoner,,
segera dapatkan buku tersebut baik yang berupa Ebook, Buku elektronik, ataupun yang versi Offline, di toko buku di kota anda.








Jika kalian mau buku ini
Silahkan download GRATIS melalui tombol ini
http://www.4shared.com/rar/DyAWdape/Amazon.html
Pasword:
narnowibowo
*************************




Senin, 28 Oktober 2013

Inilah perjalanan hidup Mario Teguh

Sumber : http://www.banguninspirasi.com


"Salam Super," Itulah kata yang sering kali diucapkan ketika Mario Teguh mulai menyampaikan motivasinya di depan audience. Ya, Mario Teguh belakangan ini menjadi motivator yang paling populer melalui acaranya di Metro TV yang berjudul Golden Ways.

Lalu bagaimanakah kisah hidup Mario Teguh hingga bisa menjadi motivator paling dikenal seperti sekarang ini? Berikut kisahnya.

Pak Mario teguh memiliki nama lengkap Sis Maryono Teguh. Namun ia lebih dikenal dengan sebutan Mario Teguh ketika tampil sebagai motivator. Mario Teguh lahir di Makasar, 5 Maret 1956. Mario Teguh lulus dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang dari jurusan Linguistik dan pendidikan Bahasa Inggris. Sebelumnya ia sekolah di sebuah sekolah Arsitektur New Third High di Chicago, Amerika Serikat. Setelah lulus S1, beliau juga sempat melanjutkan pendidikan di Universitas Sophia di Tokyo, Jepang menambil jurusan Internasional Bussines. Setelah itu melanjutkan ke Indiana University mengambil jurusan Operation System di Amerika Serikat pada tahun 1983.


Pekerjaan pertama yang digelutinya adalah menjadi pegawai bank di Citybank. Disana ia menjadi Head of Sales. Kemudian ia bekerja di BSB Bank sebagai Manager Business Development. Setalah itu ia menjadi Vice President Marketing & Organization Development di Aspac Bank pada tahun 1990 sampai 1994. Kemudian Mario Teguh mendirikan perusahaan Bussiness effevtiveness Consultant dan menjadi CEO di External Corp.

Karirnya di dunia showbizz berawal dari sebuah acara bertajuk Business Art di O'Chanel, sebuah stasiun televisi di Jakarta. Barulah saat di Metro TV, melalui acara Golden Ways, Mario Teguh menjadi motivator yang sangat dikenal.

Mario Teguh telah meraih banyak penghargaan termasuk penghargaan dari MURI sebagai motivator dengan Facebook Fans terbanyak di dunia. Saat ini Fanpagenya telah di-like lebih dari 8 juta orang. Mario Teguh juga terpilih sebagai salah satu dari 8 tokoh Perubahan 2009 versi Republika di tahun 2010.

Mario Teguh telah menulis beberapa buku diantanya adalah Becoming a Star (2006), One Million Second Chances (2006), Life Changer (2009), dan Leadership Golden Ways (2009).

Apa yang disampaikan oleh Mario Teguh sebenarnya sangat sederhana. Berasal dari apa yang terjadi atau apa yang ada di sekitar kita. Dan itulah yang membuat materi yang ia sampaikan mudah dicerna oleh siapapun.

Selasa, 22 Oktober 2013

Andrie Wongso (Motivator SDTT)

Sesuai dengan permintaan komentator di postingan  yang lalu tentang kisah sukses Donald J. Trump seorang milyuner asal negeri paman Sam Amerika, kali ini kita akan menceritakan kisah sukses Andrie Wongso, siapa dia..? yang mengaku bergelar SDTT [Sekolah Dasar Tidak Tamat], tetapi bisa menjadi the number one motivator di Indonesia. Selalu mengucapkan Selamat Pagi, kapan saja ketemu, siang, malam. Biar semangat.. he he he... Karena pagi itu identik dengan kegairahan, kesegaran, semangat, Semangat, Semangat...!!!
Andrie Wongso selalu menceritakan masa kecilnya yang sengsara di Malang. Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir dari keluarga Tionghoa miskin. Ia tidak tamat sekolah dasar, putus kelas enam, karena sekolah Tionghoa ditutup pemerintah Orde Baru. Tak putus asa, Andrie kecil menjual kue-kue di pasar dan toko-toko di Malang.

"Saya tidak pernah malu karena saya dan orang tua harus survive. Kalau nggak jualan ke pasar-pasar, kami makan apa?" ujar Andrie Wongso di Surabaya beberapa waktu lalu.

Usia 22 tahun hijrah ke Jakarta karena mendapat panggilan kerja sebagai seorang salesman di sebuah perusahaan sabun. Pekerjaan sales ini cukup memberinya waktu lowong, yang diisinya dengan berlatih kungfu. Kungfu bukan sekedar bela diri, namun juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, tanggungjawab, komitmen, perjuangan dan kemauan keras. Nilai-nilai luhur ini semakin membentuk jati diri Andrie Wongso. Selain itu, ketegaran orang tua Andrie dalam menghadapi kemiskinan juga berperan besar dalam pembentukan karakter dirinya.

Ketika film-film kungfu Hongkong mem-booming di tahun 70-an, hati Andrie muda tergelitik ingin menjadi seorang bintang film. Untuk menggapai cita-cita ini, tahun 1978 Andrie berhenti bekerja dan mulai mengirimkan lamaran ke perusahaan-perusahaan film di Hongkong. Namun selama tiga bulan tak ada satu pun perusahaan film yang memanggilnya. Masa-masa itu merupakan masa yang berat bagi Andrie muda. Ia mengalami tekanan mental yang luar biasa.

Tekanan hidup yang dialaminya ternyata tidak berhenti di situ saja. Pada saat bersamaan, salah satu orang tuanya meninggal. Bukan hal yang mudah bagi kita untuk membayangkan, apalagi menghadapi derita yang dialami Andrie Wongso. Andrie muda pulang ke Malang. Pada tahun 1979 kembali ke Jakarta untuk mengadu nasib. Kali ini Andrie tampil sebagai seorang pelayan toko yang hanya melayani pembeli tetapi tidak bisa masuk ke dalam toko, alias setengah kuli.

Untuk mengisi waktu luang, Andrie muda yang semakin beranjak dewasa mendirikan sebuah perguruan kungfu bernama Hap Kun Do. Hingga akhirnya penghasilan dari melatih kungfu yang diperolehnya lebih besar daripada gaji sebagai pelayan toko. Di sinilah kembali muncul impian untuk menjadi bintang film. Andrie lalu keluar dari pekerjaannya dan berlatih kungfu secara intensif selama dua minggu, kemudian mengirimkan foto dan surat lamaran ke Hongkong. Sungguh malang nasibnya ternyata masih di tolak.

Tiga bulan hidup dengan tanpa penghasilan bukan hal yang mudah untuk dilalui, sebab itu ia berusaha untuk memotivasi diri sendiri. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya ia berhasil dan selama tiga tahun kemudian Andrie muda berhasil mewujudkan impiannya menjadi bintang film di Taiwan, meski bukan sebagai aktor utama.

Setelah tiga tahun menekuni profesi sebagai bintang film, Andrie kembali ke Indonesia dan mulai merintis jalan sebagai seorang pengusaha pembuat kartu ucapan. Tahun 1985 lahirlah Harvest. Pada awalnya bisnis ini tidak berjalan dengan mudah, berbagai macam penolakan dan hambatan selalu menghampirinya. Dimulai dari penjualan kartu secara keliling dari sebuah kamar kost, usaha tersebut berjalan sukses.

Hingga saat ini Harvest telah memiliki beberapa perusahaan pendamping. Boleh dibilang Andrie Wongso sejak tahun 80-an telah menjadi seorang motivator karena produk Harvest pada awalnya berupa kartu berisikan ucapan motivasi yang kemudian berkembang menjadi produk-produk inovatif lainnya. Tahun 1992 adalah momentum bagi Andrie Wongso untuk terjun secara total dalam bidang motivasi.

Dalam bidang motivation training, Andrie menggagas sebuah pemikiran filosofis Action and Wisdom Motivation Training. Filosofi terkenal dari Andrie Wongso adalah “Success is My Right” yang lahir delapan tahun yang lalu. Pelatihan yang diberikan Andrie Wongso kini sudah merambah ke seluruh lapisan, baik perguruan tinggi, BUMN, perusahaan swasta, atlet dan lain-lain.

"Masa, saya yang SD tidak tamat saja bisa (sukses), lha wong kalian yang sarjana, tamat SMA, lahir dari keluarga mampu, nggak sukses?" begitu kira-kira logika Pak Andrie. Maka, berbahagialah orang yang miskin, sekolah rendah, tapi sukses!

Begitulah kisah sukses Andrie Wongso seperti kisah sukses warga Tionghoa lain yang memulai usaha dari nol, jualan kelontong, Andrie Wongso berkembang seperti sekarang. Jadi pembicara di mana-mana. Termasuk menceramahi profesor doktor. So bagi kita yang masih belum pernah menikmati apa itu kesuksesan, marilah kita nikmati kehidupan kita yang sekarang tapi tetap bergerak menuju impian kita masing-masing. Tuhan mungkin menunda tapi tidak menolak.

Selasa, 29 November 2011

Kisah awal Olimpic

Kisah sukses Au Bintoro, pendiri Olympic Furniture, diawali tahun 1980. Ketika itu ia merasa bahwa toko furniture terlalu membebani konsumennya dengan ongkos kirim yang begitu besar. Mahalnya ongkos kirim itu disebabkan karena beratnya produk furniture sehingga untuk mengangkatnya dibutuhkan beberapa orang pekerja, selain itu pengusaha furniture tidak dapat membawa banyak barang sekaligus—satu truk kecil hanya bisa mengangkut beberapa meja belajar saja—sehingga tidak efesien. Bayangkan bila meja-meja tersebut harus diantarkan ke alamat pelanggan yang berada di pelosok-pelosok daerah, bukan tidak mungkin ongkos kirimnya lebih mahal dari harga meja itu sendiri.

Au yang ketika itu masih berprofesi sebagai pembuat box speaker memutar keras otaknya agar bisa menemukan meja belajar yang lebih praktis, ringan, dan bisa diangkut dalam jumlah yang lebih banyak dalam satu truk. Au memiliki ide untuk membuat sebuah meja yang dapat dibongkar pasang. Dengan ide ini ia berharap pengangkutan meja jadi lebih mudah dan murah. Namun ia menemukan masalah, penggunaan kayu yang berat bobotnya menyebabkan timbul kesulitan membuat pasak-pasak yang cukup kuat untuk merekatkan bagian-bagian meja.

Ia kemudian mencoba-coba membuat meja dari bahan baku box speaker yang dimilikinya, dan ternyata sukses. Ia mampu menciptakan meja yang lebih kecil, ringan, dan mudah dibongar pasang. Meja belajar baru itu tersusun dari serpihan-serpihan papan partikel dengan perekat sekrup yang bisa di cucuk-cabut. Setiap bagian diberi tanda khusus untuk mencocokkannya dengan bagian lain. Ini mirip dengan mainan bongkar pasang anak-anak.

Produk ini selain mudah dibawa ternyata juga memberikan keuntungan lain bagi penjualnya, yaitu memperkecil biaya penggudangan (storage cost) karena penjual hanya perlu merakit satu produk saja sebagai display, sementara produk yang digudang dibiarkan dalam keadaan terbongkar sehingga tidak memakan banyak ruang.

Walau begitu Au belum memiliki cukup nyali untuk menjualnya secara massal, dan lebih memilih untuk menjualnya berdasarkan pesanan. Suatu hari seorang konsumen memesan meja itu dalam jumlah ribuan. Au girangnya bukan main. Setelah harga disepakati, pengerjaan meja itu dilakukan 24 jam nonstop agar selesai tepat waktu.

Namun malang di tengah jalan order itu diputus secara sepihak. Akibatnya Au terpaksa menumpuk produk dan bahan baku yang tersisa di gudang. Setelah menunggu tanpa kepastian, Au nekad menjual meja pesanana itu ke toko-toko furniture. Ternyata meja-meja itu laku keras dan habis terjual. Ini membuat Au semakin percaya bahwa konsumen telah lama menantikan sebuah meja belajar yang lebih praktis seperti buatannya. Pada tahun 1983, Au benar-benar menekuni bidang furniture dan meninggalkan profesinya sebagai pembuat box speaker. Setahun sebelumnya dia meresmikan sebuah pabrik Cahaya Sakti Multi Intraco yang khusus memproduksi meja (menyusul kemudian tempat tidur, meja serbaguna, lemari hias, lemari pakaian, rak televisi, meja kantor, dan hampir semua jenis furniture.

Au menamai merek produknya “Olympic Furniture” karena terinspirasi dengan Olimpiade XXIII yang berlangsung di Los Angeles pada 1984. Au mengutip ajang olahraga tersebut sebagai label dengan harapan Olympic dapat bergaung sehebat olimpiade yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Inspirasi ini dikemudian hari menguntungkan Au karena konsumen lokal mengenalinya sebagai produk impor meskipun sebenarnya serpihan-serpihan perabot itu semuanya dibuat di Bogor dengan tenaga kerja lokal.

Pada tahun 1997, seperti kebanyakan pengusaha lain, Au mengalami goncangan dahsyat akibat Krisis Moneter yang melanda Indonesia ketika itu. Ongkos pembelian bahan baku membengkak gila-gilaan dan karyawan menginginkan kenaikan gaji, sementara rata-rata 5 dari 10 konsumen membatalkan membelian. Bisnis Au mengalami masa-masa paling suram dan hampir semua rencana besar terbengkalai begitu saja. Gara-gara krisis pula Au terpaksa menjual separuh lahan beserta gedung di daerah Sentul Jawa Barat yang awalnya direncanakan sebagai pusat produksi terpadu, mulai dari pengolahan kayu hingga finishing.

Au mendapatkan ide lain untuk mengatasi masalah ini. Bila sebelumnya ia hanya mengandalkan toko-toko furniture untuk menjual produknya, kini ia bekerja sama dengan peritel besar seperti Carrefour dan Giant. Ia juga bekerjasama dengan gerai kredit Columbia agar konsumen lebih mudah mendapatkan dana untuk membeli produknya. Strategi ini berhasil mengembalikan penjualan Olympic ke tingkat semula, bahkan lebih.

Memasuki tahun 2003 ia menggandeng perusahan furniture asal Jerman, Garant Mobel International dan bersama-sama mendirikan Garant Mobel Indonesia (GMI) dengan 75% saham dimiliki Olympic. GMI bertindak sebagai pemberi hak waralaba yang menghubungkan pemasok dan para peritel mebel merek Garant asal Jerman, dan merek kelas atas milik Olympic. Usaha ini menciptakan merek baru MER yang diwaralabakan dengan biaya minimal Rp.500 juta beserta show room seluas 100 meter persegi. Kerja sama ini menjadikan Au sebagai peritel furniture pertama di Indonesia.
 
Au juga mulai mengibarkan merek-merek baru untuk menguasai pasar, misalnya Solid Furniture, Albatros, Procella, Olympia, dan furniture berharga murah Jaliteng. Diversifikasi produk itu dibuat berdasarkan daya beli target market-nya. Albartos misalnya mencoba menampilkan desain klasik dan minimalis yang disesuaikan dengan tren perkembangan desain rumah masyarakat kelas atas yang berselera ala Eropa dan Asia modern.. 
 
 
 
 
 Sumber

Selasa, 28 Juni 2011

Bibit yang tak bisa bertunas


Alkisah, di sebuah kerajaan. Karena raja tidak memiliki putra penerus, maka raja menganggap perlu mencari dan memilih calon penggantinya. Untuk itu, dibuatlah sayembara pemilihan ke seluruh negeri, agar diseleksi per daerah hingga ujian terakhir yang akan ditentukan oleh baginda raja sendiri.
Babak akhir, tersisa delapan orang yang memiliki kepandaian setara dan lulus seleksi. Di ibu kota kerajaan, mereka harus menjalani prosestes terakhir oleh sang raja. Raja dengan seksama menyeleksi mereka satu persatu. Di hadapan mereka raja berpesan, "Anak-anakku. Tugas sebagai abdi negara bukanlah hal yang mudah. Itu adalah amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab penuh. Kalian berdelapan terpilih sebagai calon yang terbaik. Nah, sebagai tes terakhir, ini kuberi tiap orang 5 butir biji bibit tanaman. Tanam dan rawatlah seperti engkau nantinya harus memelihara kerajaan dan rakyat negeri ini. Pulanglah dan datanglah 2 minggu kemudian kemari beserta hasil tanaman yang kalian bawa pulang ini."

Dua minggu kemudian, di hadapan raja, 7 pemuda dengan bangga memperlihatkan tanaman yang mulai tumbuh bertunas. Tiba giliran pemuda yang ke-8, dengan wajah malu dan kepala tertunduk, ia melihat ke arah pot yang dibawanya dan berkata, "Ampun baginda, maafkan hamba. Biji yang baginda berikan telah saya tanam, saya rawat dengan hati-hati, tetapi hingga hari ini bibit ini tidak mau tumbuh seperti yang diharapkan. Saya telah gagal menjalankan perintah baginda! Saya tidak mengerti dimana kesalahan saya, tetapi setidaknya saya telah berupaya maksimal. Saya serahkan semua keputusan di tangan baginda."

Terlihat senyum penuh kepuasan kemudian disusul tawa terbahak-bahaksang baginda. "Hahaha...!" Semua yang hadir disitu saling berpandangan heran melihat reaksi raja seperti itu.

Lalu, Raja menepuk pundak si pemuda, dan berkata, "Terima kasih anak muda. Bagindasenang dan puas. Ternyata harapanku tidak sia-sia. Masih ada pemuda calon pemimpin bangsa di antara seluruh rakyat negeri ini!"

Sambil berpaling kepada semuanya, raja melanjutkan," Dengar baik-baik. Pemuda ini telah memenuhi harapan terakhirku. Dia pemuda yangjujur, calon pemimpin kerajaan ini di masa depan. Memang tanamannya tidak tumbuh, sepertinya dia gagal! Tetapi sebenarnya, biji yang aku berikan kepada semua peserta telah aku rebus terlebih dahulu, jadi ..ya pasti tidak mungkin bisa tumbuh tunas walaupun dirawat sebaik apapun, karena biji itu telah mati. Aku kecewa sekali saat melihat tumbuhnya tunas yang dibawa anak-anak muda ini. Hai...kalian 7 pemuda, tidak jujur! Kalian pantas dihukum karena berani menipu baginda!"

Segera ketujuh pemuda itu berlutut memohon ampun, namun baginda raja langsung memerintahkan untuk menangkap dan menghukum berat ketujuh pemuda itu. Sungguh tragis, ambisi mereka untuk meraih jabatan tersandung karena ketidakjujuran .

Netter yang luar biasa,

Kejujuran adalah mutiara pribadi yang harus kita miliki dan pelihara dengan baik!

Kejujuran adalah "mata uang" yang berlaku di mana-mana. Walaupun kita hidup tidak berkelimpahan harta, namun dengan kejujuran, hidup kita akanbebas dari perasaan waswas, takut, dan cemas. Sehingga, kita akan menikmati kehidupan ini dengan tentram, damai, dan bahagia.



























Kejujuran adalah yang terbaik dalam hidup

takan ada penyesalan yang mendalam jika kita jujur

jangan takut untuk mengatakan kejujuran

meskipun itu akan mencelakaan kamu






sumber dongen motivasi

Senin, 20 Juni 2011

10 Kisah sukses yang berawal dari kegagalan

1. Adam Khoo



Dia adalah orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.

Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas 4 SD, ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh 6 SMP terbaik di sana.

Akhirnya ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.

Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki 4 bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta. Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.



2. Albert Enstein





Siapa yang belum tahu Albert Einstein? Dialah Ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori relativitasnya. Dia juga salah satu peraih Nobel. Siapa sangka dia adalah seorang anak yang terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran.




3. Aristotle Onassis




Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara, mengikuti contoh banyak orang kaya. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya.

Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang-gemilang. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi seorang milyuner.




4. Thomas Alva Edison





Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya pun membaca kertas tersebut yang berisi, "Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah." Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ”anak saya Tommy, bukan anak bodoh. Saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.”

Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.

Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya.


5. Chris Gardner



Sudah pernah nonton film atau baca buku "The Pursuit of Happyness"? Itulah kisah nyata kehidupan Christoper Paul Gardner yang diperankan oleh Will Smith. Pahit manisnya kehidupan tampaknya sudah dirasakan olehnya. Kehilangan tempat tinggal, ditinggal istri, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit, semuanya sudah dirasakan. Dia bukanlah seorang yang berpendidikan tinggi, tapi dia terus berusaha dan berjuang. Kini dia menjadi seorang milyuner sukses, motivator, entrepeneur dan filantropis. Sekarang dia mempunyai Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan pialang saham.


6. Ludwig Van Beethoven



Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil yang telah mempunyai 8 anak, 3 di antaranya tuli, 2 buta, 1 mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya? Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh salah satu komponis termahsyur di dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven.

Ketika Beethoven berumur di ujung 20an, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak, tapi akhirnya ia menjadi Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi.


7. Louis Braille





Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia 3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu supaya orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu Abjad Braille?


8. Abraham Lincoln





Kisah Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun 1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.

Akhirnya pada tahun 1860, ia dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan menjadi salah seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika.



9. Bill Gates




Nah, ada yang tidak kenal Bill Gates? William Henry Gates III, atau yang lebih dikenal Bill Gates adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates.

Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Siapa sangka dia dulunya DO dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Office Boy.



10. Mark Zuckerberg




Yang satu ini dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan nekat ia mengikuti jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk mengembangkan situs tersebut menjadi Facebook yang kita kenal sekarang.

Tahukah Anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli Facebook 10 juta US$, artinya sekitar Rp. 9,500,000,000 (kurs Rp. 9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 7,125,000,000,000) dan yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo sebesar 1 miliar dolar (Rp. 9,500,000,000,000).





















































-_-
http://hermawayne.blogspot.com

Jumat, 17 Juni 2011

Nasehat Dari Warren Buffett

Nasehat Dari Warren Buffett

1. Great Mindset (cara berpikir )

Kaya adalah mindset. Warren Buffett pernah berkata “Saya selalu yakin, bahwa Saya akan kaya dan tak pernah meragukannya biar semenitpun (“I always knew I was going to be rich. I don’t think I ever doubted it for a minute.”)

Orang kaya dan orang miskin dapat dibedakan melalui mindset mereka. Mindset orang miskin adalah memikirkan tentang kekurangan. Sedangkan orang kaya selalu berpikir akan kelimpahan dan kemakmuran. Keyakinan kita-lah yang menentukan cara kita mendapatkan kekayaan, keputusan yg kita ambil dan cara kita bergerak.

2. Jangan Bermain Judi

Judi merupakan permainan orang bodoh. Buffett memegang prinsip investasi sebagai berikut

Aturan Investasi 1: Jangan kecewakan pemegang saham, hasilkan uang

Aturan ke 2: Jangan lupa aturan no 1
“Gambling Is A Fools Game“Rule No.1: Never lose money. Rule No.2: Never forget rule No.1.” - Warren Buffett

3. Bergaullah dengan orang-orang sukses (pilih org yg bersikap lbh baik, bukan yg mempunyai uang lbh banyak )

Apabila Anda ingin sukses, bergaullah dengan orang yang lebih sukses dari Anda.

” Lebih baik ngumpul dgn orang2 yg lebih baik dr kita. Carilah org yg kebiasaan /sifatnya lebih baik dr mu dan Anda akan mengalir ke arah yg lbh baik.”

Pemikiran kita banyak dipengaruhi oleh orang yang paling sering bergaul dengan kita, suka atau tidak kita akan terpengaruh. Maka dari itu, pilihlah dengan siapa Anda bergaul. Warren Buffett berkata “It’s better to hang out with people better than you. Pick out associates whose behavior is better than yours and you’ll drift in that direction.”

4. Sukses bukan hanya Uang

Buffett pernah diwawancarai CNBC, Apa rahasia sukses Anda? Buffett menjawab “Saat seseorang mencapai usia seperti Saya, dan punya org yg mencintai dan dicintai. Orang demikian dapat dikategorikan sukses”
Sukses adalah mengerjakan sesuatu yang Anda sangat sukai dan melakukannya dengan baik, begitulah pesan Warren Buffett. Sukses bukan pada punya uang atau tidak.

Warren Buffett said “Success is really doing what you love and doing it well. It’s as simple as that. I’ve never met anyone doing that who doesn’t feel like a success. And I’ve met plenty of people who have not achieved that and whose lives are miserable.”

5. Hidup Hemat

Prinsip hidup Buffett adalah “Pengeluaran lbh kecil dr pendapatan”. Anda tdk mungkin mencapai level millionare jika pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan.

Buffet terkenal dgn gaya hidupnya yg sederhana. Hingga saat ini dia msh tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958.

6. Jauhi Berutang untuk Konsumsi

Buffett sangat anti utang untuk konsumsi. Buffett berutang dgnsecara bijak sebagai leverage investasi yang ia lakukan.

7. Beramallah

Buffett sangat dikenal sebagai dermawan. Dia pernah menyumbangkan sekitar 75% kekayannya pada yayasan sosial milik Bill Gates. Namun, justru tahun berikutnya kekayaan Buffett bertambah dan menjadi orang terkaya menggeser posisi Bill Gates.

Buffett pernah berkata “Dari banyak milyarder yg kukenal, uang adalah cermin karakter dalam diri mereka. Jika mereka orang tolol, sebelum mendapatkan uang, mereka juga akan jadi orang tolol dengan milyaran dollar”.

“Of the billionaires I have known, money just brings out the basic traits in them. If they were jerks before they had money, they are simply jerks with a billion dollars.” - Warren Buffett

8. Kemurahan hati dan Kelimpahan berjalan seiring

Buffett berkata ” Walau Ben Graham (guru Buffet), mempunyai segalanya dalam hidup ini, dia ingin menyumbang sesuatu, dgn mengajar. Sama seperti kita diberi kemurahan oleh org lain. Kami tidak ingin berkat itu berhenti di kami. Kami ingin berkat itu berkelanjutan kepada yg lain.”
Kelimpahan yang kita dapat pasti tidak hanya hasil usaha satu orang, Anda pasti di bantu orang lain murah hati, jadi di saat ada kesempatan bayarlah kembali dgn membantu yg lainnya. “

Pesan Buffett “Anda hanya perlu melakukan beberapa hal2 yg tepat dlm hidup ini, asalkan Anda tdk melakukan terlalu banyak hal2 yg salah.”

Nah, itulah prinsip hidup Warren Buffett dalam meraih kesuksesan.

selain itu ada beberapa hal menarik lagi dari prinsip2 warren e. buffett:

  1. dia tidak pernah tahu berapa harga2 saham yg dia beli ( dia selalu mencoba untuk memonopoli perusahaan yg dibeli sahamnya )
  2. setiap hari dia menghabiskan waktu 8 jam untuk membaca ( makanya dia pinter )
  3. dia selalu berpendapat : ” wall street adalah satu2nya tempat orang2 naik Rolls Royce mendapatkan saran dari orang2 yang naik kendaraan umum (kereta)”
  4. dia selalu berpendapat: ” belajarlah kesalahan dari pengalaman orang lain bukan dari pengalaman diri kita sendiri” ( lebhi tepatnya, sedia payung sebelum hujan. jadi dia ga kebagian rugi )
  5. dia selalu berpendapat: ” analis, penasihat, pialang-orang2 bodoh yg perlu dihindari”

















-_-

Kamis, 16 Juni 2011

10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya

10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya



Sudah banyak pembahasan tentang kisah hidup dan kunci sukses orang-orang terkaya dunia. Salah satunya adalah faktor kebiasaan positif yang mereka lakukan. Kami mengambil beberapa kebiasaan yang patut kita teladani untuk mencapai sukses luar biasa! Apa saja kebiasaan sukses mereka?

1. William Gates III / Bill Gates – (Pendiri Microsoft)



Kebiasaan: Membaca

“Saya punya banyak impian ketika masih kecil, dan saya kira semua itu tumbuh dari kenyataan bahwa saya punya banyak kesempatan untuk membaca.”




2. Warren Buffett (Pengusaha yang sukses dari pasar modal)





Kebiasaan: Investasi saham jangka panjang.

“Saya tak pernah mencoba cari uang di pasar modal. Yang saya lakukan adalah saya membeli saham dengan asumsi bahwa saham-saham itu akan ditutup hari esok dan tak pernah dibuka lagi untuk lima tahun ke depan.”





3. Carlos Slim Helu (Konglomerat Terkaya di Amerika Latin)






Kebiasaan: Dermawan

“Selalu saya katakan bahwa makin baik kita, makin tinggi tanggung jawab kita untuk membantu orang lain. Sama halnya dengan pentingnya menjalankan perusahaan dengan selalu membuka mata untuk melihat kalangan bawah. Saya kira kita harus menggunakan pengalaman kewirausahaan kita untuk menjadikan perusahaan kita lebih dermawan.”





4. Lawrence Ellison (Pendiri Oracle, perusahaan software)





Kebiasaan: Menekuni hobi

“Saya tertarik pada matematika dan sains karena saya bagus di situ. Saya kita orang cenderung senang mengerjakan sesuatu kalau ia hebat di bidangnya dan tak suka mengerjakan sesuatu karena ia kurang ahli di bidang itu.”





5. Ingvar Kamprad (Pendiri IKEA, perusahaan ritel kebutuhan rumah tangga)





Kebiasaan: Mencoba dan tak takut gagal

“Hanya orang yang sedang tidur yang tak membuat kesalahan.”





6. Karl Albrecht (Pengusaha Jerman pemilik jaringan supermarket Aldi)





Kebiasaan: Membuat rencana yang detail sebelum negosiasi.

“Mulailah dengan sesuatu yang ideal dan akhiri dengan kesepakatan!”





7. Mukesh Ambani (Konglomerat India)



Kebiasaan: Selalu melangkah untuk pertumbuhan bisnis.

“Saya kira prinsip dasar kami adalah: pertumbuhan (usaha) adalah jalan untuk hidup; karena itu kami harus tumbuh sepanjang waktu.”





8. Lakshmi Mittal (Pemilik Mittal Steel Company, India)



“Sekarang ini semua orang bekerja keras, sehingga kita harus meyakinkan diri kita bahwa kita bekerja lebih keras dari mereka dan mendedikasikan semuanya untuk mencapai tujuan yang kita kejar.”




9. Amancio Ortega (Fashion designer Spanyol, orang terkaya di Spanyol)



Kebiasaan : Perhatian

(Karena) sejak kecil bekerja sebagai pengantar pakaian dari tukang jahit, dia tahu bahwa memperhatikan pelanggan itu penting.




10. Bernard Arnault (Konglomerat Perancis, pemegang merk Louis Vuitton, Dior, dan Fendi)



Kebiasaan: Sabar

“Dalam berbisnis kita harus belajar sabar. Yang paling penting adalah kita harus sabar menunggu sesuatu dan mendapatkannya tepat pada waktunya.”





Orang bilang mulailah dari hal yang terkecil, karena dengan memulai dari yan gterkecil ini akan menimbulkan hal-hal yang besar, jangan pernah menyerah dalah menghadapi hidup agar tujuan kita tercapai,,,, Salam sukses Untuk semua





















Sumber : andriewongso.com

-_-

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini