Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2019

Kisah Sukses : Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo


 Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo  Kisah Sukses :  Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Biografi Hashim Djojohadikusumo, ialah pengusaha sukses di bidang tambang, menduduki ranking orang terkaya Indonesia. Dia, biografi Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan cucu pendiri Bank BNI, yaitu Margono Djojohadikusumo.

Hasim merupakan putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus merupakan adik kandung Prabowo Subianto. Pria kelahiran 1 Januari 1970, sosok Hashim memang lebih banyak menghabiskan masa pendidikannya di luar negeri.

Dia pernah bersekolah SD di Jakarta sampai seterusnya mencar ilmu di luar negeri. Dia sekarang berusia 58 tahun mempunyai kekayaan sekitar 750 juta dollar, atau 7,5 triliun dan lebih (artikel ini ditulis 2013). Hasim tercatat mengenyam pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama yang ada di London.

Hashim lantas melanjutkan jenjang Sekolah Menengan Atas -nya di Singapura. Dia tercatat jadi mahasiswa Pmonona Collage, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.Lulus dari Pmonona College, Claremont University, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.

Pengusaha Hashim Orang Terkaya Indonesia


Hashim sendiri menandakan talenta yang condong menurun dari ayahnya. Dia mempunyai talenta ekonomi yang terbukti mumpuni terbukti dengan sukses berbisnis serta menjadi analisis keuangan. Dari sini, Indo Consult, ia bergerak mengakuisisi beberapa perusahaan besar, perusahaan PT. Semen Cibinong melalui PT. Tirta Mas.

Dia juga berhasil masuk dalam kepemilikan saham Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Sekitar tahun 1998, dikala terjadi krisis moneter, bisnis yang dibangunya mengalami surut bahkan bangkrut.

Dia menentukan pergi ke Inggris dengan impian membangun bisnisnya kembali. Terbukti, dalam beberapa tahun bisa menghasilkan 1,9 triliun dari bisnisnya di Inggris. Ia juga aktif membantu bisnis kakaknya yang ada di Indonesia.

Hashim membantu perusahaan kertas Kiani Kertas dari kebangkrutan. Dan, ia sekarang telah mempunyai perusahaan milik Prabowo tersebut, dan secara otomatis masuk ke bisnis di Indonesia.

Dari bisnis milik kakaknya, Hashim mulai melirik bisnis hulu migas terutama watu bara dan migas melalui Comexindo International. Hashim menentukan tempat Aceh sampai ke Papua, membuka lahan seluas 97 hektar yang kemudian mendorong bisnis lainnya.

Hashim mempunyai lahan dari Aceh ke Papua sampai seluas 3 hektar untuk konsesi hutan, watu bara dan migas. Menurut laporan Forbes dari usahnya, Hashim Djojohadikusumo mempunyai kekayaan mencapai US$850 juta atau Rp.8,5 triliun.

Di sosial, ia populer banyak membantu anak- anak kurang bisa di Indonesia melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Ayah dari Aryo, Sara dan Indra ini juga ikut membantuk Kakaknya dalam kepartaian serta pengembangan konsesi binatang.

Dia ditunjuk oleh gubernur DKI Jakarta, Jokowi, sebagai pengelola kebun binatang Ragunan. Ia dinilai mempunyai kecintaan akan binatang serta tekat mendayakan Ragunan mengalahkan kebun binatang Singapura; baik dari kesahatan binatang serta saran prasarana.

Ini bukan hanya wacana uang tetapi mutu ujar Jokowi dengan masuknya Hashim di Ragunan.

Sabtu, 23 Maret 2019

Kisah Sukses : Bos Omnia Bali Hakkasan Group Nick Mccabe

Profil Pengusaha Nick McCabe


 Kamu tidak tau siapa bos OMNIA Bali kan Kisah Sukses :  Bos OMNIA Bali Hakkasan Group Nick McCabe
 
Kamu tidak tau siapa bos OMNIA Bali kan. Ternyata dibaliknya ada merk Internasional, Hakkasan Group. Memperkenalkan kehidupan malam ala Abu Dhabi bahkan di Bali. Direkturnya Nick MacCabe dan CEO nya Neil Moffitt bercerita sedikit wacana apa bisnisnya.

Menurut beberapa informasi merupakan kumpulan firma. Yang fokus berbisnis di kehidupan malam seluruh dunia. Hakkasan Group merupakan operator aneka night club dan klub dunia. Hingga tahun 2016, sahamnya 100% telah dikuasai oleh  Tasameem Real Estate LLC, asal Abu Dabi, yang semenjak 2013 di Indonesia.

Hakkasan menggandeng tiga perusahaan: PT. Kharisma Jawara Abadi, kemudian anak perjuangan Uluwatu Villa Tbk, dan Alila Hotel & Resorts. Tiga mereka dagang usahanya yang terbaik dibawa ke Indonesia: Hakkasan, Sake no Hana, dan OMNIA.

Sempat dikabarkan melaksanakan tindakan pembersihan uang. Atau dongeng wacana CEO terbaiknya yang mengundurkan diri. Hakkasan Group kembali ke tangan Nick McCabe. Melalui bisnis investas ke Asia Tenggara, pihaknya mengharapkan bisa berkembang tanpa harus menjual satu lini bisnisnya.

Bos OMNIA Bali Nick MacCabe Berjuang

Nick dan Neil merupakan dua teman kuliah. Boss OMNIA Bali ini memulai dengan satu buah bisnis konsultan. Hingga ,ereka menentukan masuk lebih dalam ke Kota Dosa tahun 2007 itu. Ya Las Vegas memang dikenal dunia malamnya untuk menarik hati manusia.

Siapa sih tidak tertarik dengan program musik, hiburan mentereng, atau lampu- lampu neonnya. Kota ini seolah tidak pernah tidur menyala terus. Perusahaan mereka Angel Management Group, yang mereka mulai mengkonsultani kasino, dan hotel menyerupai MGM Resorts, kemudian pesta bak dan klub malam.

Naiknya pamor mereka semakin menggila saat satu hari. Mereka menangani merk Hakkasan, yang gotong royong bukan milik mereka. Awal didirikan oleh Wagamamama, Alan You, yang membuat program di Nevada sampai ada permasalahan antara pemilik dan manajemen.

Sebenernya merk Hakkasan tidak berkembang. Dalam gosipnya bahkan akan dijual ke tangan lain. Dua orang inilah yang mempersuasi pemilik asal Abu Dhabi. Yang mana awalnya biaya proyek senilai $75 juta menjadi $130 juta, mereka meyakinkan Abu Dhabi akan menguasai Vegas!

Bahkan akan membuat merk menjadi berbeda keseluruhannya. Bertemu dengan investor asal Abu Dhabi bukan kasus mudah. Mereka harus diasingkan ke kawasan tersembunyi. Yang mana ada satu kendaraan beroda empat dimana sopirnya menghantarkan dengan satu surat "rahasia".

Sebuah lokasi tersembunyi di Paris, mereka mulai beragumentasi wacana rencangan pembangunan. Investor "mempertanyakan" kawasan yang akan mereka dirikan. Meyakinkan mereka bahwa merk Hakkasan tidak rusak, bahkan layak untuk dijajakan kepada investor lain asal Amerika.

Tahun 2011, akibatnya mereka membanun di Vegas, dan untuk menaikan merk image keduanya mengundang DJ Tiesto dan Calvin Harris. Mereka berdua hadir memecahkan rekor, bahkan bisa mengangkat nama Hakkasan menjadi satu klub terbaik dunia.

Pria 36 tahun ini tidak pernah berhenti dalam satu tempat. Kehidupan malam sudah menjadi passion, sampai nama merk Godskitchen superclub dan Global Gathering fetival, menjadi satu dari banyak merk ditangani Nick.

"Vegas yakni fondasi layanan. Itu menarik hati dan lampu neon dan gila tetapi layanannya sangat spektakuler," pengusaha ini menjelaskan.

Akuisisi Klub Malam


Hakkasan bersama Angel Management, dan beberapa bran lainnya. Nick menyebutnya "ayo bersama jatuhkan diri bersama brand". Ditangan mereka brand- merk lain yang diakuisisi, termasuk di China, Los Angles dengan merk The Nice Guy; kawasan favorit Rihanna dan Drake.

Ia bisa menambah cahaya dalam setiap brand. Fokus mereka kemudian ke Asia termasuk di Bali, Amerik Selatan, dan London. Layanan mereka mulai dari klub malam, restoran, dan resort hotel. Ia sendiri sangat adaptif setiap kali akan mendirikan proyek.

Mengakuisi kawasan hiburan malam di Vegas dan London beda. Nama merk The End atau Fight for Fabric tidak semudah ditaklukan. Kita tidak bisa menyamakan layanan di Vegas; pelayananan suka- suka. Dimana pelayan akan "kasar", bahkan kawasan duduk kau akan diduki kalau kosong seketika.

"Itu menyerupai agak komik," ia menjalaskan. Vegas merupakan landasan layanan. Dimana ada kegilaan dan lampu- lamou neon. Kita harus siap dengan servis kegilaan disana. Tetapi layanan ini justru sejalan dengan kegilaaan kita mengeluarkan uang.

Membuat reservasi Hotel sudah berbeda. Bagaimana kita disapa saat di depan pintu. Cara mereka membawa botol minuman dan menuangkan. Tidak untuk London, Nick tidak yakin pelayanan gila macam ini akan tersedia.

Nick termasuk ambisius rela berhadapan dengan kemapanan. Targetnya 80 kawasan berbeda secara global pada 2020 mendatang. Apakah perusahaan akan mengalami kebangkrutan lain. Apa merk Hakkasan akan kembali dalam kejatuhan.

Nick memakai sistem cabang biasa. Tanpa membuang Hakkasan sendirian. Ia harus membuat itu sanggup diakses dalam pojokan jalan manapun. Pendekatan kawasan menjadi andalan mereka bertahan.

"Kami ingin menjaga misteri, keseksian dan keseksian yang menggoda," pengusaha ini menjelaskan. Hasilnya 80% permintaan kerjasama ditolak mentah.

Asal Usul Bos OMNIA Bali Pernah Bangkrut


Ia ingat betul karir pertamanya di Tyne&Wear. Dia tidak pernah mengurusi barang- barang glamor atau luxury. Nick ingat, umur 20 -an, terobsesi dengan musik. Mengajak dua rekannya, mendatangani kontrak sebagai group grup band Anjo, dengan lebel Global Underground dan Deconstructive.

Ayahnya tipikal orang bau tanah kita semua. Dia bekerja sebagai broker dan ingin anaknya sekolah tinggi. Nick kemudian kuliah jurusan grafik desainer. Sembunyi- sembunyi beliau juga musisi fatwa musik progresif. Grup Anjo atau Angel harus menjadi besar.

"Setelah milenium (2000 -an), semuanya menjadi terlalu besar dan terlalu gila, sehingga kami sendiri galau dimana kami akan meluncurkan," ia menjelaskan perubahan besar di dunia musik.

Disisi lain, kehidupan malam tidak menarik hati Nick, ya alasannya yakni fatwa musik mereka tidak bersentuhan di sana. Ketika teman menyewa mereka untuk menjalankan pesta rumah. Nick ikutan masuk, ini sebuah bisnis menjanjika, sampai beliau harus bereksplorasi ke tempat- kawasan malam.

Siang hari bekerja sebagai web designer dan malam mencari kawasan hiburan. Ia kemudian bertemu dengan CoolJunkie, website buatannya untuk penggemar gratisan. Disini kau bisa ikutan masuk ke klub malam dengan gratis. Sayangnya, ayahnya menolak keberadaan bisnis Nick bahkan "membuang muka".

Begitu dotcom crash membuatnya menjadi pengangguran. Tidak ada lagi pesanan alasannya yakni perusahaan web terlalu banyak dan sedikit menghasilkan uang. Ia tetap bekerja untuk urusan kehidupan malam ini. CoolJunkie beliau kerjakan penuh waktu walaupun tidak menghasilkan lebih.

"Saya lebih ke broker daripada broke (miskin), dan beliau (ayah) dudukan saya dan berkata "Kamu 25 tahun, kau harusnya berpikir memilik kendaraan beroda empat (bukannya berkutat di internet) kini dan hidup senang, penghasilan tetap!" Itu tepatnya bukan pikiran saya alasannya yakni uang bukanlah tujuan saya," Nick mengenang.
Dia terus mengerjakan website CoolJunkie. Meskipun tidak mengasilkan dan periode dot com sudah punah. Hingga musik elektronik naik daun, dan webnya menyebar ke New York, Los Angles, dan Chikago, sampai menjadi  Track Entertainment pada 2005.

Optimisme Nick membuatnya bekerja untuk Pepsi dan Bacardi. Dia membuat program musik yang mengudang Beyonce, Mariah Carey, dan akibatnya bertemu Neil Moffitt. Sekarang orang tuanya secara teratur mengunjungi rumahnya, bertemu dia, istri, dan dua anaknya.

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini