Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2019

Kisah Sukses : Cara Wirausaha Bonggol Kayu Jati Diubah Menjadi Kursi

Profil Pengusaha Sukses Suyatmin


 Furnitur kayu jati memang selalu diminati orang Kisah Sukses :  Cara Wirausaha Bonggol Kayu Jati Diubah Menjadi Kursi

Furnitur kayu jati memang selalu diminati orang. Makara bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini. Apakah gampang mengolah materi bonggol menjadi kuris keluarga. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Suyatmin, awalnya diragukan bisa memanfaatkan bonggol kayu.

Bahan kayu jati memang kuat, awet, dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Sayangnya kayu jati sendiri sulit didapatkan. Pohon jati hanya diminati batangnya, yang kemudian diubah menjadi aneka bentuk furnitur. Lantas dikemanakan bonggol kayu yang menjadi sisa produksi.

Suyatmin meyakinkan bahwa bonggol kayu jati sama. Memiliki kekuatan sama dibanding batang pohonnya. Ia menerangkan bisa merubah barang tidak berbentuk itu. Wirausaha bonggol jati dibawah nama bisnis Jati Barokah.

Pemilik Jati Barokah memang spesialis, cara wirausaha bonggol kayu menjadi aneka furnitur unik. Ia bisa menciptakan kuris, meja, atau dingklik teras. Pendekatan natural diterapkan Suyatmin semoga tidak memaksa merombak struktur orisinil bonggol. 

Tidak Praktis Menjadi Pengusaha

Jangan memaksakan sebuah produk mengikuti kita. Alasan kenapa bonggol jati lebih bernilai tinggi. Karena sentuhan alami dibanding batangnya yang gampang dibentuk. Berbeda furnitur biasa masih kita lihat bentuk akarnya.

Dibuat mengikuti alur naturalnya, bisa dirubah menjadi furnitur atau aksesoris rumah. Produk berupa aksesoris meliput vas bunga, kursi, dan meja.

"Alam sudah membentuknya menjadi bundar dengan banyak lengkungan," ujar pengusaha ini.

Cara wirausaha bonggol jati tanpa merubah bentuk awal. Para pengrajin tinggal mengukir mengikuti alur. Berkat bisnis ini dirinya bisa menguasai pasar lokal. Dia menjual menembus pasar Bali, Yogya, Malang, Surabaya, Jakarta, Sumatra, dan Kalimantan.

Pasar ekspor mencakup Eropa Timur dan Timur Tengah. Pengusaha Suyatman sudah menggeluti ini semenjak tahun 1996. Bisnis furnitur ini bermula dari keprihatinan akan kayu jati. Bayangkan pohon yang bernilai tinggi ini, bonggol kayunya cuma berakhir menjadi kayu bakar.

Padahal secara kualitas kayu sama dengan batangnya. Sudah bergelut bisnis furnitur semenjak lama, ia pun tergelitik mengolah bonggol jati. Dia yang melihat warga sekitar Blora menggunakan itu sebagai kayu bakar. Merasa beliau harus berbuat sesuatu alasannya yaitu sayang dan itu menghasilkan uang.

Orang akan terkejut bahwa bonggol jati bisa diolah lagi. Kita harus melihat seksama sebuah duduk masalah di sekitar. Ditangan cuek Suyatmin, laki-laki 35 tahun, diubahnya bonggol menjadi meja dan kursi. Ia hanya impulsif berpikir itu alasannya yaitu mengikuti alur akar.

Pengusaha ini mengenang pribadi mengangkut. Bonggol kayu jati yang terbuat tersebut dibawa ke rumah. Toh, orang lain berpikir sebagai sampah tidak berarti lagi. Tanpa pikir panjang, wangsit produk hanya mengalir saja, diambilnya alat ukir dan dibuatlah furnitur dari sana.

Begitu selesai kemudian dibersihkan hingga bersih. Ia memplitur permukaan semoga mengkilat. Dan ternyata jadinya diluar dugaan awal. Ini lebih manis dibanding kursi kayu biasa. Ada unsur estetika saat kita melihat kursi tersebut.

Memang menghasilkan produk bernilai seni tinggi. Harga jual tentu lebih dibanding kursi biasa. Dari segi kegunaan juga bisa digunakan tidak memaksa. Lantas apa masalahnya, bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini memenuhi kebutuhan pasar.

Pengusaha Memutar Otak


Dihitung- hitung membutuhkan waktu usang pembuatan. Paling tidak satu bulan untuk menciptakan satu mebel. Apalagi tingkat kerumitan tersendiri mengukir akar. Tingkat kesulitan lebih tinggi, hingga ia harus memutar otak memenuhi kebutuhan konsumen yang tinggi.

Yang tersulit ialah saat bonggol berbentuk tidak beraturan. Ia harus memadu padankan setiap sisi menjadi bentuk. Harus sesuai pesanan juga dilarang melenceng. Butuh daya kreartifitas menciptakan pengusaha memutar otak.

Dia mengaku bersyukur alasannya yaitu Blora merupakan kawasan penghasil kayu jati. Suyatmin tak perlu pergi jauh sekedar mendapat bonggol kayu jati saja.

Harga karya Suyatmin dinilai bervariasi tergantung kesulitan. Satu set mebel dibuat selama satu bulan jikalau modelnya biasa. Harga mencapai Rp.1 juta hingga Rp.5 juta, itu cuma terdiri dua sofa kecil, satu sofa besar, dan meja.

Aneka souvenir dihargai Rp.20.000 hingga Rp.2 jutaan, dan setiap bulan omzet diraih olehnya bisa hingga Rp.70 juta. Tren bisnis bonggol kayu jati memang menjanjikan peluang. Permintaan juga tidak pernah sepi alasannya yaitu nilai estetika tersendiri.

"Sejak pertengahan 1990- an hingga sekarang seruan tumbuh," ujarnya. 

Pesanan mebel begitu besar hingga menambah karyawan. Dia mengambil pegawai diluar keluarga sendiri. Memang memulai perjuangan lebih yummy jikalau didukung keluarga. Selain menyebarkan rejeki juga biar gampang kordinasi, tetapi bisnisnya tumbuh dan bersiap harus mempekerjakan setidaknya 32 orang.

Pengusaha Berbagi Rejeki


Lain lagi Achmad Zainudin, perajin asal Jeparan, yang menciptakan furnitur biasa saja dari bonggol jati. Ia sukses membangun bisnisnya, sayang, berbeda Suyatmin, ia bersusah payah mengambil kayu dari kawasan Cepu, Bojonegoro dan Purwodadi.

Oleh Zainudin, bonggol- bonggol tersebut dibuat sama menjadi kursi, meja, dan suvenir. Dia dibantu oleh 25 pekerja bisa menghasilkan 10 produk tiap minggu. Meskipun susah mencari materi baku, beliau bisa mengantungi omzet Rp.59 juta per- bulan, dan produknya tidak susah dibuat.

Produk Zainudin dijual seharga Rp.3 juta hingga Rp.6 juta tiap produknya. Kemudian ada pengusaha lain, yakni Sriyanto yang punya sedikit berbeda dari rekan- rekannya sesama perajin. Dia menentukan memproduksi fokus aksesoris bukan khusus mebel besar.

Memulai perjuangan semenjak 1995, ia mendirikan UD Kharisma, laki-laki asal Solo ini berguru menciptakan furnitur dan suplemen justru dari anak buahnya. Perajin satu ini mendapat materi bonggol kayu jatinya dari Bojonegoro dan Cepu.

Ada dua sumber tetap untuk bisnis Sriyanto . Pertama, ia mendapat kayu dari petugas perhutani. Kedua membeli materi dari petani hutan, "Saya biasanya beli dari petani alasannya yaitu harganya lebih murah," Harga jual dari petani Rp 500.000- Rp 700.000 per- bonggol, itu tergantung usia pohon.

Semakin renta usia pohon, semakin mahal harganya. Jika ditanya membeli kayu jati dari Perhutani; ia enggan alasannya yaitu harus mengantongi izin. Dari petani hutan, Sriyanto juga bisa mempelajari seluk-beluk mencari bonggol kayu jati berkualitas bagus, dan jadinya menjanjikan.

Bonggol kukuh yaitu bonggol berusia renta lebih dari 40 tahun. Biasanya bonggol- bonggol renta jikalau dihitung akan berdiameter 1,5 hingga 2 meter. Jujur sudah susah mencari materi baku menyerupai itu. Karena bisnis bonggol kayu jati sudah menjadi trend, terutama dikalangan perajin furnitur.

Bonggol- bonggol itu lantas dipotong dan dikirim ke UD Kharisma. Bila sudah dipotong baik, kayu bonggol dibawa ke UD Kharisma buat digambari bentuk. Bila bentuk sudah jadi digambar, bonggol kemudian digosok menggunakan gerinda semoga belahan lebih rapi.

Sriyanto kemudian akan menggunakan gergaji kecil untuk membentuk sudut. Saat vas ataupun tempat buah jadi bentuk, produk tersebut lantas diplitur, dan digosok hingga halus kemudian dipakaikan melamin. Ia menambahi hiasan ranting- ranting pohon, semoga tempat buah dari bonggol lebih artistik dari semula.

Adapun bentuk produknya tetap mempertahankan bentuk bonggol. Dia kemudian menjual satu tempat buah Rp 80.000. "Sebulan saya bisa menjual 150 tempat buah," katanya kepada awak media. Harga vas bunga bervariasi, dijual antara Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per- unit.

Sriyanto memasarkan aneka kerajinan bonggol jati itu ke Jepara, Jakarta, Jogjakarta, dan Malaysia. Inlah dongeng cara wirausaha bonggol kayu jati, yang menghasilkan omzet puluhan juta.

Senin, 01 Juli 2019

Kisah Sukses : Pensiunan Pns Ini Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Profil Pengusaha PNS Suharno


 Orang bilang jadi PNS yummy punya penghasilan tanpa kerja nanti Kisah Sukses :  Pensiunan PNS ini Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki
 
Orang bilang jadi PNS yummy punya penghasilan tanpa kerja nanti. Sosok pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya Alpukat Miki. Padahal Suharno mendapat jatah bulanan penghasilan. Alasan menentukan wirausaha alasannya yaitu ingin tetap produksi di masa senja.

Mantan Pejabat Lingkungan Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah. Jabatan terakhirnya yaitu Asisten 1 Sekertaris Banjarnegara. Kini disibukan pekerjaan barunya menjadi pengusaha. Dia membudidaya alpukat miki, melalui tanah miliknya di tempat Komplek Perum Limbangan Baru.

Pensiunan PNS ini menjadi pengusaha selepas 2012 silam. Sibuk menggeluti usahanya alasannya yaitu sangat senang. Dia cendekia menentukan bibit- bibit tanaman unggul Salah satunya ya alpukat mini miliknya yang populer laris.

"Saya menyukai bercocok tanam semenjak SMP," ia menambahkan. Dan lingkungan Suharno S.Sos yang menawarkan dukungan. Keluarga memang bahagia dengan tanaman menghijaukan. Jika dulunya beliau hanya lakukan untuk hobi, kini diseriusi sebagai usaha.

Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Sebagai catatan bahwa budidaya alpukat miki laris. Pasarnya tidak hanya dijual dalam negeri tetapi dijual ke luar negeri. Pasar ekspor- impor sudah ada ditangan pensiunan PNS ini. Suharno kini menjabat sebagai ketua harian HKTI Banjarnegara.

Alpukat Miki merupakan bibit varietas unggulan dataran rendah. Bibit ini dikembangkan oleh pihak Pusat Kajian Buah- Buahan Tropika ITB. Peneliti ITB Dr. Sobir berserta tim peneliti menghasilkan bibit alpukat yang sifatnya besar dan lembut.

Berat alpukat Miki mencapai 400- 600 gram dan produksi di usia tanaman 2- 3 tahun. Usia generatif tanaman ini pada usianya 5 tahunan. Sifatnya genjah sehingga unggul dibanding alpukat lain. Rasa dihasilkan alpukat pulen dan bagus enak.

Umumnya berbuah satu kali dalam setahunan saja. Sedangkan alpukat Miki menghasilkan buah tiap tahunnya. Alpukat hijau ini menghasilkan domplan yakni rindah dan lebat buahnya. Alpukatnya juga mengkilat lebat diujungnya jadi menyenangkan.

Buahnya tebal berwarna kuning cerah ketika dibuka. Walaupun buahnya bagus tanpa getir dan tahan hama. Buah alpukat ini sangat kuat bila digigit ulat buah. Kulitnya kuat tebal tidak gampang untuk sanggup ditembus.

Pohon ulat juga dimangsa ulat utamanya jenis Cricula Trisfenestrata. Daun alpukat juga tidak cocok buat penceranaan ulat. Hati- hati alasannya yaitu ini juga kuat kepada binatang sapi atau kambing. Ini sering disebut alpukat mentega sangat direkomendasikan untuk dibudidaya oleh masyarakat.

Cocok buat budidaya dataran rendah berkualitas prima. Produksi banyak meskipun usia masih muda. Ini merupakan kesempatan bagi pensiunan PNS juga.

Pensiunan PNS Tetap Produktif

Apakah syarat menanam alpukat Miki, yaitu dataran tinggi setinggi maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Cocok ditanam pada wilayah tropis maupun sub- tropis. Tidak dilema ditanam di tanah remah maupun tanah berlempung.

Kondisi penanaman tidak butuh cahaya matahari intens. Budidaya alpukat mentega memang mudah. Suharno menambahkan beliau mendapat bibit lewat okulasi. Menurutnya ini merupakan cara terbaik mendapat bibit.

Bagi kau yang berminat budidaya alpukat Miki. Jangan segan tiba ke tempat Suharno untuk belajar. Juga menawarkan layanan bibit unggulan untuk ditanam. "Kami akan menyebarkan ilmu, bagi yang ingin mudah saja kami menyediakan bibit siap tanam," ujarnya.

Teknik dipakai untuk menanam alpukat Miki. Adalah teknik okulasi yakni melekat batang ke pohon alpukat lain. Penyambungan dilakukan ketika usia benih dua bulan dan tinggi 60 cm. Kenapa pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya alpukat.

Dia menjawab acara bercocok tanam menekuni hobi. Selain itu acara ini akan menghindarkan beliau dari pikun. Memberikan imbas faktual bagi kesehatan orang tua. Untuk teknik okulasi sendiri sangat membantu semoga rasa tidak berubah.

Di usia senja kini 50 pohon saja sudah cukup jadi jaminan. Ayah dari dua putra dan dua cucu ini juga membudidaya pisang rajalawe. Pisang kondang dari Banjarnegara, buahnya panjang dan bagus cocok dijadikan tanaman buah.

Dari jenis Euclyptus cocok untuk dataran tinggi ibarat Dieng. Suharno juga membudidaya buah lain yakni jeruk keprok. Dia juga mengembangkan buah jambu air Deli Hijau. Segmen pasar yang beliau sasaran yaitu gampang dijual, dan menghasilkan untung dibanding buah umum.

Rabu, 05 Juni 2019

Kisah Sukses : Ukm Kerajinan Pohon Asam Menembus Pasar Ekspor

Profil Pengusaha Bambang Hariyono


 Pohon asam menembus pasar ekspor siapa sangka Kisah Sukses :  UKM Kerajinan Pohon Asam Menembus Pasar Ekspor
 
Pohon asam menembus pasar ekspor siapa sangka. Lewat UKM kerajinan pohon asam, pengusaha berjulukan Bambang Hariyono sukses diusia 40 tahun. Tidak ada kata terlambat untuk wirausaha. Sejak awal ia memang dikenal sebagai pengrajin seni dari apapun.

Salah satu penggiat kerajinan asal Kota Banyuwangi. Bambang selalu mencari ilham perihal kerajinan baru. Salah satu hasratnya merubah pohon asam menjadi penghasilan. Pasalnya tidak jarang orang yang melihat pohonnya sebagai limbah, padahal tekstur kayunya bagus.

Ia yang terbiasa bermain mengukir kayu. Tentu sudah paham mana yang cocok dijadikan kerajinan. Iseng ia menemukan pohon asam dan mengukirnya. Ada potensi besar pada pohon asam yang biasa terbengkalai.

UKM kerajinan pohon asam memperlihatkan lapangan pekerjaan. Aneka furnitur, kerajinan tangan, bisa dibentuk dari materi pohon ini. Siapa sangka pohon asam menembus pasar ekspor. Padahal masih ada kayu- kayu lain, tentu alasannya harganya lebih irit tetapi tidak kalah kuat.

Harapan UKM Kerajinan Pohon Asam

Jika pohon utama dijadikan aneka furnitur. Ketika limbahnya ada kemudian dijadikan furnitur. Tiga tahun silam ia bersemangat menggeluti kerajinan ini. Ada kekhasan unik katanya menyangkut kayu pohon asam.

Daripada menentukan memakai mesin untuk produksi. Dia menentukan menciptakan handmade, yang kemudian dibantu masyarakat Banyuwangi. Mengutaman pemberdayaan inilah prinsip Bambang Hariyono.

"Kayu pohon asam berdasarkan aku unik, menyerupai mempunyai ciri yang khas," ia membahkan.

Tekstur pohon ini mempunyai hal berbeda dibanding pohon lain. Setiap belahan menurutnya mempunyai serat tidak sama. Sehingga banyak penekspor dari Amerika dan Eropa berminat. Usaha ini yang ia namai Oesing Craft fokus memberdayakan sumber daya Banyuwangi.

Bayangkan dari UKM kerajinan pohon asam saja. Dia bisa mempekerjakan 250 orang pegawai. Para pegawai dirangkul dari Glagah, Kalipuro, dan Kabat. Untuk memaksimalkan ia bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (Lapas) Banyuwangi.

"Kita rangkul lapas semoga napi- napi juga punya ketrampilan salam di dalam," papar pengusaha ini.

Minat akan produk ini sangat tinggi dibanding lokal. Oesing Craft bahkan mendapat kontrak dari perusahaan Jepang. Mereka dedikasikan menciptakan aneka produk kerajinan. Bambang bisa menjual berapapun produksi sanggup dijual.

Tidak cuma memasarkan ke Jepang, ada Swiss, Belanda, Jerman, Amerika, Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Berapapun produksinya salu laku diborong eksportir. Untuk pengiriman juga tidak mempunyai batas minimum, tak ayal pengusaha Bambang mengantungi omzet miliaran.

Kunci sukses untuk pengusaha muda; jadilan sosok ulet dan kreatif. Sosok Bambang bisa menjadi pengusaha dan mendapat apresiasi dari nasional dan internasional. Salah satunya Unesco Award of Excellence for Handycraft di tahun 2012 silam.

Juga meraih penghargaan SMESCO Award tahun 2009 silam. Penghargaan ini untuk kategori Desain Cindera Mata Jatim 2009, dan Prabaswara Award bidang ekspor 2012 silam. Untuk sukses butuh satu kualitas terbaik.

Ketika pesanan banyak janganlah lengah. Harus tetap menjaga kualitas produksi kita. "Kalau kualitas jelek, niscaya konsumen lari," paparnya. Apalagi perlu disadarai bahwa Jepang sangat teliti. Kedepan ia berharap bisa mengajarkan ketrampilan ini kepada mantan PSK Dolly.

Sabtu, 03 November 2018

Kisah Sukses Prabowo Subianto

Sahabat kisah sukses, kali ini saya akan membahas tentang kisah sukses Prabowo Subianto dalam hal bisnis, dikarenakan tahun 2018 ini sedang panas dalam hal politik, maka saya tidak akan membahas bidang politiknya, melainkan karir hidupnya dan usahanya.
Ok langsung saja,
Prabowo Subianto Djojohadikusumo lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951, beliau adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro dan memiliki 4 saudara yaitu 2 kakak dan 1 adik. kedua kakaknya bernama Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati dan adiknya bernama Hashim Djojohadikusumo.

Kehidupanya sejak kecil berada di bidang militer membuatnya memiliki metal baja dan selalu siap menghadapi tantangan apapun itu.
bisnisnya dimulai ketika Beliau sudah tidak lagi menjabat di bidang militer.
dan untuk pertama kalinya Ia membeli sebuah perusahaan kertas yang bernama Kiani Kertas, perusahaan pengelola pabrik kertas yang berlokasi di Mangkajang, Kalimantan Timur yang dananya diperoleh dari pinjaman dari bank mandiri. Sebelumnya perusahaan kiani kertas dimiliki oleh Bob Hasan yang dekat dengan mertuanya Suharto. Dari sinilah perusahaan tersebut berkembang dan sekarang memiliki 27 perusahaan di berbagai bidang baik itu di indonesia maupun diluar negeri. Prabowo adalah Presiden dan CEO PT Tidar Kerinci Agung yang bergerak dalam bidang produksi minyak kelapa sawit, kemudian PT Nusantara Energy yang bergerak dalam bidang migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan pulp, juga PT Jaladri Nusantara yang bergerak di bidang perikanan.

Demikian sekilas bisnis yang dimiliki prabowo, semoa termotivasi dan bermanfaat.
Terimakasih.



******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Jumat, 19 Mei 2017

Kisah Sukses Ishak Charlie dari Medan

Li Tjin Hak atau lebih dikenal dengan Ishak Charlie adalah seorang pengusaha Indonesia. yang lahir di Medan dan telah memiliki pengalaman mengelola berbagai jenis perusahaan, mulai dari industri plastik, industri pulp & paper, palm oil, perkebunan sawit dan konstruksi yang tersebar di seluruh Indonesia selama lebih dari 35 tahun.

Pada 1988 Ishak Charlie mendirikan perusahaan dengan nama PT. Anugrah Tambak Perkasindo yang bergerak di bidang pertambakan udang dengan luas areal tambak sebesar 435 Ha. Pada 2002 perusahaan menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Jakarta dengan nama PT. Anugrah Tambak Perkasindo Tbk. Pada 2003, beliau berkolaborasi bersama PT. Ciputra International membangun housing project Citra Garden Medan.kemudian Pada tahun 2006, beliau mendirikan perusahaan PT. Kurnia Tetap Mulia yang bergerak di bidang property dan membangun B&G Tower dan JW Marriott Hotel Medan yang menampung ribuan tenaga kerja baik lokal maupun asing.

Tidak berhenti disitu Padantahun 2012, melalui PT. Arga Citra Kharisma, beliau membangun kembali Landmark kebanggaan Kota Medan dalam bentuk superblock Centre Point Medan di Pusat Kota Medan yang terdiri dari Business Centre, Mall, Apartment, dan Hotel yang dapat menampung lebih dari 5000 lapangan pekerjaan.

Pada 2016, majalah GlobeAsia menempatkan Ishak Charlie sebagai 150 orang terkaya di Indonesia bersama PT. Arga Citra Kharisma. Ishak Charlie memiliki seorang Istri bernama Ermy Tandy serta 3 orang anak, Handoko Lie, Lydia Agustina Lie, dan Joko Lie. Ketiga putra-putri tersebut saat ini aktif mengelola lebih dari 40 perusahaan di dalam maupun di luar negri di bawah B&G Investment Group.





******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini