Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Orang terkaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang terkaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2025

Jack Ma: Dari Guru Bahasa Inggris hingga Miliarder Pendiri Alibaba

Awal Kehidupan Jack Ma

Jack Ma, yang memiliki nama asli Ma Yun, lahir pada 10 September 1964 di Hangzhou, Tiongkok. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana, dengan orang tuanya yang bekerja sebagai pemusik tradisional. Sejak kecil, Jack Ma sudah menunjukkan minat besar dalam belajar bahasa Inggris. Untuk mengasah kemampuannya, ia sering bersepeda sejauh 27 kilometer setiap hari ke hotel-hotel di Hangzhou untuk menawarkan tur gratis kepada wisatawan asing dengan tujuan melatih bahasa Inggrisnya.

Masa-Masa Sulit di Pendidikan dan Karier Awal

Perjalanan akademik Jack Ma penuh dengan kegagalan. Ia gagal dalam ujian masuk sekolah dasar dua kali, dan ujian masuk sekolah menengah tiga kali. Ketika mencoba masuk perguruan tinggi, ia gagal dalam ujian masuk sebanyak dua kali sebelum akhirnya diterima di Hangzhou Teacher’s Institute (sekarang Hangzhou Normal University). Setelah lulus, ia bekerja sebagai guru bahasa Inggris dengan gaji sekitar $12 per bulan.

Selain itu, Jack Ma juga mengalami banyak penolakan dalam mencari pekerjaan. Ia pernah melamar ke 30 perusahaan, termasuk KFC, tetapi semuanya menolaknya. Bahkan saat mencoba bergabung dengan kepolisian, ia kembali ditolak dengan alasan "tidak cukup baik". Namun, semua kegagalan ini tidak membuatnya menyerah.

Pertemuan dengan Internet

Pada tahun 1995, Jack Ma melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan pertama kali mengenal internet. Ia mencoba mencari kata "beer" di mesin pencari, tetapi tidak menemukan satu pun informasi tentang bir dari Tiongkok. Dari sinilah ia mendapatkan ide untuk membuat situs web yang menyediakan informasi tentang bisnis Tiongkok.

Bersama teman-temannya, Jack Ma mendirikan China Pages, salah satu perusahaan internet pertama di Tiongkok. Namun, bisnis ini gagal karena kurangnya pengalaman dan modal. Meskipun demikian, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga baginya.

Mendirikan Alibaba

Pada tahun 1999, Jack Ma mengumpulkan 17 teman dekatnya di apartemennya dan membujuk mereka untuk berinvestasi dalam ide baru: Alibaba. Dengan modal awal sekitar $60.000, Alibaba lahir sebagai platform e-commerce yang bertujuan membantu usaha kecil dan menengah menjual produk mereka ke pasar global.

Meski awalnya banyak orang skeptis terhadap konsep e-commerce di Tiongkok, Jack Ma tetap optimis. Ia berfokus pada inovasi dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya. Lambat laun, Alibaba mulai menarik perhatian investor besar, termasuk SoftBank dari Jepang dan Goldman Sachs dari Amerika Serikat.

Kesuksesan Alibaba

Dalam beberapa tahun, Alibaba berkembang pesat dan menjadi raksasa e-commerce di Tiongkok. Pada tahun 2003, Jack Ma meluncurkan Taobao, platform marketplace yang menyaingi eBay di Tiongkok. Strategi Jack Ma untuk menawarkan layanan gratis di awal membuat Taobao menjadi lebih menarik bagi penjual dan pembeli, sehingga eBay akhirnya menyerah dan keluar dari pasar Tiongkok.

Alibaba semakin berkembang dengan menciptakan Alipay, sistem pembayaran online yang memastikan transaksi aman antara pembeli dan penjual. Langkah ini terbukti sukses dan mengubah cara masyarakat Tiongkok bertransaksi secara digital.

Pada tahun 2014, Alibaba melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York dan berhasil mengumpulkan dana sebesar $25 miliar, menjadikannya IPO terbesar dalam sejarah saat itu. Kesuksesan ini membuat Jack Ma menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Prinsip dan Filosofi Jack Ma

Jack Ma dikenal sebagai pemimpin visioner dengan prinsip hidup yang kuat. Ia selalu menekankan pentingnya kerja keras, inovasi, dan pantang menyerah. Beberapa kutipan inspiratifnya yang terkenal antara lain:

  • "Hari ini sulit, besok akan lebih sulit, tetapi lusa akan indah."
  • "Jika kamu tidak menyerah, kamu masih memiliki kesempatan. Menyerah adalah kegagalan terbesar."
  • "Jangan pernah bersaing dengan harga, tetapi bersainglah dengan inovasi dan layanan."

Selain sukses dalam bisnis, Jack Ma juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia mendirikan Jack Ma Foundation untuk mendukung pendidikan, filantropi, dan pengembangan wirausaha.

Mengundurkan Diri dan Fokus pada Filantropi

Pada 10 September 2019, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-55, Jack Ma resmi mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba. Ia memilih untuk fokus pada kegiatan sosial dan pendidikan melalui yayasannya.

Meskipun tidak lagi memimpin Alibaba, pengaruhnya dalam dunia bisnis dan teknologi tetap kuat. Jack Ma terus memberikan inspirasi bagi pengusaha di seluruh dunia, terutama mereka yang berasal dari latar belakang sederhana dan ingin mengubah hidup mereka melalui inovasi dan kerja keras.

Pelajaran dari Kisah Sukses Jack Ma

Kisah Jack Ma mengajarkan kita bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju sukses. Ia membuktikan bahwa keberanian untuk bermimpi besar, ketekunan menghadapi tantangan, dan tekad untuk terus belajar adalah kunci keberhasilan.

Dari seorang guru bahasa Inggris dengan gaji kecil hingga miliarder pendiri Alibaba, perjalanan hidup Jack Ma adalah bukti bahwa siapapun bisa mencapai kesuksesan jika berani berusaha dan tidak mudah menyerah. 🚀






******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Sabtu, 01 Februari 2025

Biografi dan Perjalanan Sukses Elon Musk


Awal Mula dan Masa Muda

Elon Reeve Musk lahir pada tanggal 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan. Ayahnya, Errol Musk, adalah seorang insinyur elektromekanis dan pilot, sementara ibunya, Maye Musk, adalah seorang model dari Kanada. Elon memiliki dua saudara, Kimbal dan Tosca Musk. Sejak kecil, Elon menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap teknologi dan sains. Pada usia 10 tahun, orang tuanya bercerai, dan Elon memilih tinggal dengan ayahnya di Afrika Selatan.

Pendidikan dan Awal Karier

Musk memulai pendidikannya di Pretoria Boys High School, di mana ia menunjukkan bakatnya dalam bidang ilmu komputer. Pada usia 12 tahun, ia sudah menguasai bahasa pemrograman dan berhasil menjual program komputer pada majalah dengan harga $500. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Pretoria, Musk pindah ke Kanada dan mengenyam pendidikan di Queen's University selama dua tahun. Ia kemudian melanjutkan studi di Wharton School of the University of Pennsylvania, di mana ia meraih gelar sarjana ekonomi dan fisika.

Pengembangan Karier Bisnis

Pada tahun 1995, Musk mendirikan perusahaan perangkat lunak bernama Zip2 bersama dengan adiknya, Kimbal Musk, dan Greg Kouri. Perusahaan ini melisensikan aplikasi panduan kota online kepada surat kabar seperti New York Times dan Chicago Tribune. Pada tahun 1999, Zip2 diakuisisi oleh Compaq dengan harga sekitar $22 juta, memberikan Musk dana yang cukup besar untuk berinvestasi lebih lanjut.

PayPal dan Pengalaman Keuangan

Setelah menjual Zip2, Musk mendirikan X.com, sebuah layanan teknologi keuangan, pada tahun 1999. kemudian merger dengan perusahaan rivalnya, Confinity, dan berubah menjadi PayPal. PayPal dibeli oleh eBay pada tahun 2002, dan Musk menjadi pemegang saham terbesar di eBay dengan saham sebesar $165 juta.

SpaceX dan Misi Antariksa

Musk mendirikan SpaceX pada tahun 2002 dengan visi untuk membuat luar angkasa lebih terjangkau dan memungkinkan manusia untuk menetap di planet lain. SpaceX telah mencapai banyak pencapaian, termasuk mengirimkan manusia ke luar angkasa dan mengembangkan teknologi roket yang dapat digunakan kembali. SpaceX juga memiliki kontrak dengan NASA untuk mengirimkan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan berencana untuk mengirimkan manusia ke Mars.

Tesla Motors dan Revolusi Energi

Musk juga mendirikan Tesla Motors pada tahun 2003 dengan tujuan untuk mengembangkan mobil listrik yang ramah lingkungan. Tesla telah menjadi pionir dalam industri mobil listrik dan telah menghadirkan berbagai model mobil listrik yang populer di seluruh dunia. Musk berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendorong adopsi energi terbarukan.

Proyek-Proyek Lainnya

Selain SpaceX dan Tesla, Musk juga terlibat dalam berbagai proyek lainnya, termasuk OpenAI, SolarCity, Neuralink, dan The Boring Company. OpenAI adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan inteligensi buatan yang aman dan bermanfaat, sementara SolarCity adalah perusahaan energi terbarukan yang fokus pada instalasi panel surya. Neuralink adalah perusahaan yang berupaya mengembangkan teknologi otak-mikrochip, dan The Boring Company berfokus pada pengembangan teknologi tunneling.

Penghargaan dan Pengakuan

Musk telah menerima banyak penghargaan dan pengakuan atas kontribusinya dalam berbagai bidang. Ia telah masuk dalam daftar Time 100 beberapa kali dan menerima penghargaan seperti John Fritz Medal, Axel Springer Award, dan Stephen Hawking Medal for Science Communication. Musk juga dianggap sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai $240 miliar menurut Forbes pada tahun 2022.

Masa Depan dan Visi

Musk terus berkomitmen untuk mencapai visi masa depan yang lebih baik dengan fokus pada teknologi, energi terbarukan, dan eksplorasi luar angkasa. Dengan semangat inovatif dan dedikasi yang luar biasa, Elon Musk terus menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.






******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Rabu, 10 April 2019

Kisah Sukses : Siapa Penemu Android Cerita Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Pengusaha Andy Rubin


 Tak ada banyak catatan wacana awal karir dari Wikipedia Kisah Sukses :  Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Andy Rubin, sudah dikenal sebagai sosok serial- entrepreneur dunia startup. Siapa penemu Android. Ialah Pria kelahiran tahun 1992 di Chappaqua, New York. Tak ada banyak catatan wacana awal karir dari Wikipedia, namun kami mencoba sebagai mungkin membuatkan biografinya disini.

Dia merupakan putra dari seorang psikolog, yang kemudian menemukan firma marketingnya sendiri.  Bisnis sang ayahnya sebuah perusahaan penjualan aneka perangkat fotografi dan gadget. Yang mana mereka akan dibeli melalui kartu kredit bisa tanpa tunai.

Biografi Andy Rubin merupakan lulusan komputer programer. Merupakan tipikal seorang pecinta teknologi. Dalam sebuah kesempatan seorang wartawa mengunjungi rumah uniknya. Sang wartawan harus melewati aneka produk teknologi; ada tangan robot, pemeriksa retina, dan lain- lain.

Layaknya seorang anak kecil ujar seorang mitra yang sama- sama pernah bekerja di Apple.Inc. Dia yaitu siapa penemu Android. Kala itu namanya masih Google Phone. Sebuah pertanyaan yang kita sering tanyakan di Google sendiri.

Entrepreneur Andy Rubin Tidak Berhenti


Ia merupakan fenomena gres yang sudahlah banyak orang memprediksinya. Sebagai seorang laki-laki 29 tahun, biografi Andy Rubin dikenal sebagai ahli- bahkan level jenius. Di bidang teknologi sudah ia buktikan melalui aneka karir. Dia juga seorang entrepreneur untuk menghasilkan sebuah produk baru.

Selain menemukan apa, sosoknya juga aktif untuk menjualnya sendiri. Makara jangan salah konsep awal Android yaitu bisnis pribadi. Rubin suka untuk membuat sesuatu dari kode. Dia juga suka membuat robot. Bukti terkuat ialah ketika dirinya berada di kampus Google; Rubin sibuk membangun robot.

Dia membuat robot tangan pembuat kopi. Semuanya dijalankan dari pesan singkat dari perangkatnya. Selain itu ia juga punya pesawat helikoper sendiri. Semuanya wacana kegilaanya termasuk membuat sebuah sistem open- source.

Di tahun 2000 -an, ketika itu ia ingin membuat sebuah perangkat telephon. Jika pada jamannya yaitu telephon berarti cuma akan dibentuk oleh beberapa orang. Dalam benaknya ingin membuat satu keterbukaan. Setiap developer akan bisa masuk dan memakai arahan buatannya secara gratis.

Dalam perjalanannya ia menentukan untuk mengerjakan sendiri. Tak ada investor untuk merealisasikan wangsit gilanya tersebut. Android dalam benaknya merupakan produk serba guna. Produk yang bisa kau bawa- bawa kemana- mana.

Entrepreneur yang awalnya akan membangun Android untuk kamera. Namun, itu tak terlaksana, tak ada investor sekali lagi. Hingga ia pun bekerja sama dengan Chris White, yang dulunya merupakan desainer pada WebTv, dan juga Nick Sears, mantan marketing di T- Mobile.

Mereka bekerja sama untuk membangun Android pertama; T- Mobile Sidekick. Sayangnya, produknya ini tak menjual tinggi bukan sebuah fenomena. Di 2004, secara terang- terangan Rubin mengakui mengalami kesulitan keuangan.

Dia bahkan harus menunggak pemilik kontrakan. Seorang sahabat lantas meminjamkan ia uang sebesar $10.000. Tak mau melepaskan wangsit gilanya tersebut Rubin membuat gerakan. Dia bersama dengan co- founder Android lain, Rich Miner, yang kemudian bersama berangkat ke Google Ventures.

Google pun menyambut Rubin dan kawan- kawannya. Persentasi bisnis awal Rubin ialah memberi software gratis untuk pengembang. Perusahaan lain lah yang akan memproduksi telephon sendiri. Mereka cukup menunjukkan arahan untuk diutak- atik Andy dan kawan.

Android boleh dibrand ulang tanpa menghilangkan lisensinya atau sumbernya. Disisi lain, mereka akan menjual nilai tambahnya dari aplikasi dan lain- lain.

Bisnis Software Android Entrepreneur Gaya Baru


Pada Februari 2004, Google resmi bergabung tim untuk mengembangkan Android. Ini merupakan sistem bisnis yang menarik tapi... Ini juga berarti Rubin akan melepaskan apa yang sudah dibuatnya. Tapi tidak dalam rencananya ia tetap akan memegang kendali akan Android. Perusahaan pembuat perangkat yang memakai Android tak memegang paten.

Mereka cuma punya merek ketika sistemnya masihlah dipegang Rubin miliki. Pengalaman Sidekick membuatnya berpikir tak melepaskan Android begitu saja. Kala itu T- Mobile baiklah membuatkan tapi meminta untuk merubah total nilainya. Mereka mau tapi harus lah merebrand produknya dahulu.

Jadilah perusahaan Rubin, Danger, jadi tidak dikenal oleh para pembeli perangkat T- Mobile Sidekick. Pembeli cuma tau jikalau mau telephon keren; belilah di T- Mobile. Ini tak boleh terulang kembali pikirnya di Android. Ia pun harus mencari- cari caranya melalui Google dan ketemulah.

Tidak ada yang mau dengan sistemnya itu. Sebelum bertemu Google, perusahaan menyerupai Samsung tentulah tak mau wangsit gilanya. Ketika mereka diberi Android tapi harus menjual nilai Android juga. Tanpa merubah nilai atau brand -nya, perusahaan akan berpikir ulang wacana kegilaan Rubin.

Dia yaitu seorang entrepreneur ulung. Menemukan pasar dan keinginan menjadi satu. Rubin bisa melihat koneksi antara pasar serta kebutuhan mereka (pelanggan). Ada satu kesimpulan dari entrepreneur ini. Dia membutuhkan seorang CEO.

"Meski ketika sesuatu berujung buruk, saya tidak akan benar- benar menyerah," itulah kesimpulan dari apa yang ia pikirkan. 

Ketika banyak orang menyebut Rubin absurd ternyata masih ada seseorang. Sosok Larry Page menjadi orang yang utama mendukungnya. Salah satu pendiri Google tersebut mendengar konsep open- source itu. Dan, ia eksklusif menghubungi seseorang untuk menghubungkan.

Google mendengar kisah Android serta obsesi sang penemu. Mereka pun baiklah untuk membantu. Sebelumnya Page memang sudah pernah betemu Rubin di salah satu aktivitas di Stanford University.

Obsesi Bisnis Entrepreneur Miliarder


Rubin almameter yaitu Utica Collage di New York. Sebelum mengerjakan Android, ia sudahlah bekerja aneka pekerjaan di bidang teknologi, dimulai dari perusahaan berjulukan Carl Zeiss Microscopy, dimana ia bekerja sebagai teknisi pengembangan di antara tahun 1986- 1987.

Setelah berhenti dari Carl Zeiss ia pernah bekerja di sebuah perusahaan robot. Di sebuah liburan di daerah berjulukan Cayman Islands, tahun 1989, Rubin bertemu teknisi Apple berjulukan Bill Caswell. Meski gres kenal beberapa dikala Rubin eksklusif mau membantu Caswell.

Ceritanya Caswell tengah bertengkar hebat dengan pacarnya. Dia terusir dari penginapannnya. Rubin lantas menawarinya tempat menginap sementara.

Kisah pun berlanjut dimana Rubin mendapat pekerjaan di Apple. Ia bekerja sebagai teknisi di Apple dari 1989- 1992. Dalam bekerja ia memang dikenal penggemar berat teknologi. Terutama wacana kegemarannya kepada robot. Bahkan ia mendapat nama panggilan 'Android'.

Disana lah, ia bertemu sosok Steve Perlman, orang yang meminjaminya uang diatas. Di Apple, ia dikenal cukup jahil salah satunya yaitu membuat telephon iseng. Ia memprogram ulang jalur telephon internal yang seolah CEO Apple, John Sculley, menelephon teman- temannya untuk hadiah saham.

Rubin dan juga Perlman juga mendirikan perusahaan berjulukan Artemis Network dan menjadi CEO -nya hingga sekarang, yang mana fokusnya yaitu alternatif untuk perangkat wireless.

Sebelum membangun Artemis Rubin pernah bekerja di tempat lain. Selepas dari Apple, di tahun 1990 -an, ia bekerja di perusahaan General Magic. Dari perusahaan tersebut ia mendapat penghargaan atas sebuah penemuan. D

ia membuat komputer personal yang bisa dibawa kemanapun, yang bisa dibilang menjadi awal dari smartphone modern. Selepas dari General Magic di antara 1995 dan 1997, ia bekerja dengan WebTv. Yang kemudian dibeli oleh Microsoft menjadi MSN TV.

Perlman kemudian menyusul Rubin dan bekerja di WebTv. Rubin dan Perlman balasannya bersama bekerja untuk Microsoft. Sebuah perusahaan berjulukan Danger.Inc didirikan selepas ia keluar dari Microsoft 1999.

Inilah awal ia membangun Android melalui T- Mobile Sidekick. Disanalah ia mulai mengembangkan wangsit wacana software -open source berjulukan Android.

Apakah Android Milik Google


Dengan tangan terbuka raksasa internet itu mengajak Rubin dan Sears ke Mountain View. Disana, Januari 2005, mereke berbincang dengan Page dan juga patnernya Sergey Brin, juga seorang Georges Harik, sang adviser dari Google Ventures.

Sosok Harik sendiri merupakan salah satu dari pegawai pertama di dalam proyek Google Phone. Seperti biasanya Page bukanlah tipe miliarder formal. Ia menemui Rubin cuma berpakaian kaos dan celana jin. Sedangkan Brin sendiri sama tapi tanpa sepatu, inilah gaya miliarder bekerjsama loh.

Lucu lagi ada satu jam tangan Disney di tangan yang berbahan plastik. Ada beberapa kendi permen dan Brin mulai memasukan beberapa ke mulutnya. Sebuah pembicaraan serius dalam suasan santai itulah kesan dari seorang Andy Rubin, penemu Android.

Pertemuan yang tidak melulu wacana menyenangkan sang penemu Android. Beberapa test dilakukan oleh Brin untuk Rubin. Dia terus menekankan: dirinya bisa membuat itu lebih baik dari Sidekick. Dan, ia lantas masuk ke kontennya yaitu lantaran untuk membuat apa yang Rubin inginkan. Bukan sebuah pembicaraan yang bernafsu tapi bertukar pikiran. Selepas dari pertemuan, Rubin dan Sears pulang dengan satu kesimpulan baiklah dengan wangsit mereka.

Apakah Google musuh atau kawan?

Jawaban itu terjawab ketika lima haris berselang. Kini, Rubin bersama mitra telah membawa satu buah pola atau prototipe Android.

Google berminat kepada apa yang mereka buat. Lebih tepatnya mereka akan membeli apa yang telah ada ditangan mereka. Jujur saja. Rubin dan kawan- mitra enggan untuk hal tersebut. Tapi dalam perjalanannya menyerupai yang diatas mereka butuh uang.

Mengerjakan startup tidaklah gampang bagi mereka pada masanya itu. Ketika teknologi belum menjadu bubble ada dimana- mana. Para pendiri Android ini balasannya terpecah. Ada Rubin dan Chris White yang menggagas, dan Sears baiklah untuk tetap menjalankan. Sementara itu Rich Miner menentukan untuk tak melanjutkan.

Dia kini bekerja untuk Google Ventures. Nah, si Miner inilah yang ingin sebuah tim kecil kalangan mereka sendiri. Android Team kemudian pindah ke Googleplex (markas Google) membangun tim besar. Secara tersembunyi dari sorotan media mengerjakan apa yang ada sekarang.

 Tak ada banyak catatan wacana awal karir dari Wikipedia Kisah Sukses :  Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Soal pembelian disebutkan Google membeli $50 juta. Ini juga termasuk tima Android yang ikut membangun konsepnya lebih sempurna. Dengan sokongan teknologi Google, 11 Juli 2005, mereka bekerja sama atas nama Google.

Android pertama (benar- benar Android) yaitu sebuah telephon ponsel berjulukan G1. Sebuah konsep yang sangat sederhana sebagai percontohan. Tidak ada developer perusahaan yang mau membuat ponsel dari apa yang mereka sebut open- source untuk selanjutnya.

Pada 2007, Google tak menemukan siapapun, termasuk Verizon tidak mau atau menolak, Sprint yang tidak tertarik, dan AT&T yang tidak eksklusif menjawab jelas. Juga ini termasuk T- Mobile yang memproduksi G1 sebelumnya. Tak mau mengambil resiko.

"Itu bukanlah waktu yang menyenangkan dalam sejarah Android"

Pertaruhan Bisnis Entrepreneur


Perusahaan bersikeras menjual kontennya dan apapun didalamnya tanpa berbagi. Ini merupakan kunci dari bisnis mereka antara produsen dan pembeli. Tidak ada pihak ketiga. Google dilarang mengembangkan kontennya di dalam apa yang mereka buat.

Satu- satunya keinginan ialah T- Mobile yang sebelumnya sudah mengerjakan G1. Enam bulan sudah tim Android mencoba meyakinkan perusahaan tersebut lagi. Menurut sumber Business Insider: mereka tak mau berurusan dengan Google.

Yang paling kecewa yaitu Rubin sendiri. Dia lah orang yang akan memakan semua kekecewaan seolah semua tak terjadi. Namun, akhirnya, ada perjanjian dengan T- Mobile untunglah ada Nick Sears, yang dulu merupakan direktur marketing disana. Ia sukses meyakinkan CEO T-Mobile Robert Dodson untuk satu langkah mengembangkan G1 kembali.

Sayangnya, ketika Rubin dan kawan- mitra tengah asik mengembangkan idenya, CEO Apple Steve Jobs memamerkan smartphone miliknya. Sebuah kekagetan dirasakan oleh Rubin. Dia bahkan diceritakan dalam buku Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started A Revolution.

Rubin bergegas untuk menonton Jobs. Dia yang tengah dalam perjalanan meeting, meminta berbalik arah, semuanya hanya untuk melanjutkan melihat broadcast dari website.

"Holy crap," umpat Rubin.

Rubin dan tim segara bergegas merubah semuanya ada di Android. Kemudian jadilah satu smartphone yang beda dengan sebelumnya telah siap. Versi pertamanya tidak ada touch- screen dan keyboar dilayar yang bisa dislide.

Disisi lain, Apple meluncurkan touch- screen pertama, yang mana menghubungkan orang ke sistem komputer. "Itu merupakan game changer," dimana seperi peluncuran Apple merupakan bab terdalam di produk Google.

"Itu membuat kami kembali ke papan gambar dan mengevaluasi kembali: Apakah kita ingin meluncurkan produk ini tanpa sentuhan? Kami harus kembali dan membuat keputusan itu. "

Dalam pembicaraan lain, seorang mantan karyawan Google, Sumit Agarwal menyebut pihak Google lah yang pertama mengembangkan konsep to- zoom atau zooming dalam smartphone. Semua dilakukan dalam kesunyian ketika Steve Jobs belum menyadari akan perang yang akan terjadi.

Meski tim Android sukses mengikuti alur iPhone dan memangun jalurnya sendiri. Secara tak disangka- atau tidak kita sadari bahwa iPhone punya andil. iPhone secara eklusip dibangun dibawah bendera AT&T. Sebuah revolusi mencengangkan tapi menjadi dilema bagi Varizon.

Perusahaan ini tak punya senjata untuk menyaingi iPhone mereka. Disaat iPhone dipaksa untuk diproduksi, ada pemikiran, ini akan jadi dilema bagi mereka perusahaan pembuat ponsel.

Masalah mereka bukanlah AT&T tapi Apple yang punya brand kuat. Mereka punya koneksi dengan para pelanggan melalui produk Apple sebelumnya. Jadi, ketika iPhone menjadi perhatian, maka mudahlah bagi Google menyarankan Android sebagai pilihan.

Menemukan HP Android dan Sukses Besar


"Waktu itu, strateginya yaitu mengkonter," ujar seorang sumber dalam artikel. Beda dengan iOS, melalui Android, perusahaan pemilik smartphone bisa memodifikasi ponsel dan memasukan brand -nya.

Meskipun BlackBerry sudah turun ke sangat bawah dalam pasar smartphone. Tapi mereka masih secara umum dikuasai di 2000 -an. iPhone eksklusif meledak ketika gres saja muncul, di 2007, Android bukanlah apa- apa.

 Tak ada banyak catatan wacana awal karir dari Wikipedia Kisah Sukses :  Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Verizon sebagai operator melihat masalah. Tapi mereka tak punya jawaban. Hingga, Motorola melirik ke arah Android. Motorola lah perusahaan pertama yang membuat smartphone berbasis Android. Itu bukan menyerupai iPhone. Terlihat besar dan punya keyboard orisinil diluncurkan pada 2009.

Verizon baiklah untuk memasarkan Motorola dengan $100 juta. Produk itu lantas diberi nama Droid yang berasal dari nama yang dilisensikan oleh George Lucas.

Itu tidaklah sesukses iPhone. Tapi ini merupakan jalan bagi pengembangan Android kedepannya. Seolah semua perusahaan berlomba membangun Androidnya sendiri.

Diolah banyak sekali sumber dan Business Insider

Sabtu, 06 April 2019

Kisah Sukses : Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo


 Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo  Kisah Sukses :  Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Biografi Hashim Djojohadikusumo, ialah pengusaha sukses di bidang tambang, menduduki ranking orang terkaya Indonesia. Dia, biografi Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan cucu pendiri Bank BNI, yaitu Margono Djojohadikusumo.

Hasim merupakan putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus merupakan adik kandung Prabowo Subianto. Pria kelahiran 1 Januari 1970, sosok Hashim memang lebih banyak menghabiskan masa pendidikannya di luar negeri.

Dia pernah bersekolah SD di Jakarta sampai seterusnya mencar ilmu di luar negeri. Dia sekarang berusia 58 tahun mempunyai kekayaan sekitar 750 juta dollar, atau 7,5 triliun dan lebih (artikel ini ditulis 2013). Hasim tercatat mengenyam pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama yang ada di London.

Hashim lantas melanjutkan jenjang Sekolah Menengan Atas -nya di Singapura. Dia tercatat jadi mahasiswa Pmonona Collage, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.Lulus dari Pmonona College, Claremont University, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.

Pengusaha Hashim Orang Terkaya Indonesia


Hashim sendiri menandakan talenta yang condong menurun dari ayahnya. Dia mempunyai talenta ekonomi yang terbukti mumpuni terbukti dengan sukses berbisnis serta menjadi analisis keuangan. Dari sini, Indo Consult, ia bergerak mengakuisisi beberapa perusahaan besar, perusahaan PT. Semen Cibinong melalui PT. Tirta Mas.

Dia juga berhasil masuk dalam kepemilikan saham Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Sekitar tahun 1998, dikala terjadi krisis moneter, bisnis yang dibangunya mengalami surut bahkan bangkrut.

Dia menentukan pergi ke Inggris dengan impian membangun bisnisnya kembali. Terbukti, dalam beberapa tahun bisa menghasilkan 1,9 triliun dari bisnisnya di Inggris. Ia juga aktif membantu bisnis kakaknya yang ada di Indonesia.

Hashim membantu perusahaan kertas Kiani Kertas dari kebangkrutan. Dan, ia sekarang telah mempunyai perusahaan milik Prabowo tersebut, dan secara otomatis masuk ke bisnis di Indonesia.

Dari bisnis milik kakaknya, Hashim mulai melirik bisnis hulu migas terutama watu bara dan migas melalui Comexindo International. Hashim menentukan tempat Aceh sampai ke Papua, membuka lahan seluas 97 hektar yang kemudian mendorong bisnis lainnya.

Hashim mempunyai lahan dari Aceh ke Papua sampai seluas 3 hektar untuk konsesi hutan, watu bara dan migas. Menurut laporan Forbes dari usahnya, Hashim Djojohadikusumo mempunyai kekayaan mencapai US$850 juta atau Rp.8,5 triliun.

Di sosial, ia populer banyak membantu anak- anak kurang bisa di Indonesia melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Ayah dari Aryo, Sara dan Indra ini juga ikut membantuk Kakaknya dalam kepartaian serta pengembangan konsesi binatang.

Dia ditunjuk oleh gubernur DKI Jakarta, Jokowi, sebagai pengelola kebun binatang Ragunan. Ia dinilai mempunyai kecintaan akan binatang serta tekat mendayakan Ragunan mengalahkan kebun binatang Singapura; baik dari kesahatan binatang serta saran prasarana.

Ini bukan hanya wacana uang tetapi mutu ujar Jokowi dengan masuknya Hashim di Ragunan.

Senin, 25 Maret 2019

Kisah Sukses : Pendiri Mayora Biskuit Kelapa Jodi Hendra Atmadja

Biografi Pengusaha Jodi Hendra Atmadja


 Biografi Pengusaha Jodi Hendra Atmadja  Kisah Sukses :  Pendiri Mayora Biskuit Kelapa Jodi Hendra Atmadja
 
Siapa pendiri Mayora biskuit kelapa, ialah Jodi Hendra Atmadja. Tidak banyak soal biografi Jodi Hendra Atmadja bisa disampaikan. Tetapi ia merupakan toko kunci perluasan bisnis Mayora hingga sukses besar. Bayangkan pandangan gres pendiri Mayora biskuit kelapa itu sederhana loh teman- teman.

Beruntung persaingan makanan ringan belum ketat. Ia memiliki pandangan gres menciptakan aneka makanan ringan kemasan. Nah, jadilah aneka makanan salah satunya biskuit kelapa, waktu itu mereka bisa bersaingan dengan roti Khong Guan yang tengah naik daun.

Kelahiran 1946, Jogi terlahir dari keluarga sederhana dan berwirausaha. Layaknya keturunan Tiong Hoa lainnya. Ingin membangun perjuangan sendiri mandiri. Padahal ia tercatat sebagai lulusan Dokter dari Universitas Trisakti. Bukannya menjadi Dokter malahan menjadi wirausaha, apakah berhasil.

Dia mengajak dua rekannya sesama profesional: Mereka Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia, yang sama- sama bukan pengusaha. Jadilah berdiri PT. Mayora Indah, pada 17 Februari 1977 di Jakarta. Andalan mereka aneka produk makanan ringan kemasan yang dijual masal.

Persaingan Bisnis Makanan Ringan

Mayora terus berkembang susai keinginan Jodi Hendra. Dalam biografi Jodi Hendra Atmadja, ialah menjadi sosok penting perluasan bisnis Mayora. Nama- nama perusahaan ibarat PT. Torabika Eka Semestas dan PT. Hiebe Schokolade Mas Gemilang, yang makin berkembang bersinar terang.

Tangan masbodoh pengusaha Jodi menaikan pamor biskuit. Dulu dikenal nama camilan anggun Khong Guan begitu primadona. Istilahnya makanan orang kaya, kemudian munculah camilan anggun kelapa yang rasanya unik. Dengan materi baku berbeda dan sama- sama enak; keduanya bersaing ketat menjadi produk nomor satu.

Sukses Jodi menghantarkan Mayora makin ekspansif. Salah satunya mengeluarkan produk berjulukan Kopiko. Ya permen berbahan dasar kopi ini menjadi pertama. Akhirnya tahun 80 -an, menjadi produk permen yang merajai pasar alasannya ialah tanpa perasaingan.

Sejak awal berdirinya sudah menentukan Jodi dipucuk. Hasilnya itu biskuit kelapa booming pada tahun 1970 -an. Pertama kali didirikan pada 1977, Mayora sudah menguasai 40 persen pangsa pasar untuk makanan ringan. Mereka kemudian merambah ke 90 negara dan meraup omzet Rp.17 T pada tahun 2017.

Tak ayal harta kekayaan Jodi melejit mengangkat namanya. Untuk menjadi pengusaha janganlah berpuas. Kesuksesan produk harus diikuti oleh penemuan berkelanjutan. Contohnya merambah bisnis di bidang minuman kemasan, yakni teh kemasan walaupun dikuasai Group Sosro.

Jogi juga merambah ke bisnis air putih kemasan. Yakni melalui PT. Tirta Freshindo Jaya, yang lagi- lagi tidak takut berhadapan dengan pemimpin pasaran. Intuisi dari Jodi ditambah kemampuan untuk mengambil keputusan.

Kekayaanya tercatat diantara Rp.33 T dan posisinya antara nomor 10 dari daftar Forbes. Untuk hal regenerasi maka ia sudah menyiapkan ketiga putranya, yakni Andre Sukendra Atmadja, Hendarta Atmadja dan Wardhana Atmadja, yang jadi Direksi di Mayora sendiri.

Berani mengambil resiko Teh Pucuk Harum jor- joran. Untuk iklan hampir setiap hari melihatnya di tayangan televisi. Riset Nielsen menyampaikan per- 2011- 2012, Teh Pucuk Harum sudah mengluarkan biaya iklan hingga 226,39 miliar.

Untuk air mineral brandnya apalagi jika bukan Le Mineral. Produksinya melalui lima pabrikan dari Makassar, Medan, Pasuruan, Ciawi dan Sukabumi. Di 2016, dua pabrik dibangun di Palembang serta Cianjur, Jodi sama sekali tidak takut berhadapan eksklusif dengan penguasa pasar Aqua langsung.

Minggu, 17 Maret 2019

Kisah Sukses : Biografi Investasi Warren Buffett Perbaiki Kesalahan

Biografi Miliarder Warren Buffett


 Seorang biografi investasi Warren Buffett Kisah Sukses :  Biografi Investasi Warren Buffett Perbaiki Kesalahan

Seorang biografi investasi Warren Buffett, yakni seorang pengusaha dan investor, kelahir 30 Agustus 1930, di Omaha, Nebraska. Dalam biografinya Warren Buffet, dirinya sudah berinvestasi semenjak umur 11 tahun. Dia dikenal menjalankan bisnis kecil- kecilan, sampai menginvastasikan karenanya dulu.

Berjalannya waktu ia bisa mendirikan firma bisnis. Yakni Buffet Partenership, di Omaha, dan mengabdikan dirinya dalam porfolio saha. Dia sukses besar sampai menjadi orang terkaya. Biografi investasi Warren Buffett, tahun 2006, menyumbangkan yang $61 juta untuk donasi.

Ini menjadi kontribusi terbesar di Amerika Serikat, meskipun begitu ia masih punya banyak uang untuk jadi orang terkaya di dunia.

Biografi Warren Buffett, berjulukan lengkap Warren Edward Buffet, merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Howard, bekerja sebagai broker saham dan seorang legislatif. Ibunya, Leila Stahl Buffett hanya seorang ibu rumah tangga biasa.

Biografi Warren Buffett Memperbaiki Kesalahan


Buffet yakni anak kedua dari tiga bersaudara. Buffett memang pertanda talenta besar di bidang ilmu ekonomi, terutamanya di bidang finansial dan bisnis. Sejak awal, ketika umurnya 11 tahun, ia sudah disebut- sebut mempunyai talenta atau prodigy di ilmu hitung.

Teman dan beberapa kenalan melihatnya bisa menghitung, mengingat angka- angka besar di kepalanya. Dia juga pertanda ketertarikan di bidang bisnis, terutama investasi, sampai selalu ikut dalam asosiasi bisnis.

Disela- sela waktu Buffet kecil sering mengunjungi kantor milik ayahnya, seorang broker, mencari tau segala sesuatu perihal table saham di dinding kantor. Ia memulai investasi pertamanya sesudah itu. Di umur 11 tahun, Buffet membeli saham Cities Service Preferred seharga $38 per- lembar.

Kaget alasannya harga sahamnya turun drastis di $200, tapi masih bertahan sampai mencapai $40. Dia menjual sahamnya dan mendapatkan sedikit untung. Dari sinilah, melalui Cities Service Preferred, ia berguru banyak perihal semoga selalu bersabar dahulu di dalam berbisnis investasi.

Biografi Investasi Warren Buffett


Umur 13 tahun, Buffet menjalankan bisnisnya sendiri sebagai loper koran untuk uang. Dia menjual selebaran nomor judi untuk pacuan kuda, menjualnya sendiri ditiap membagikan koran. Di tahun sama, ia berhasil menghasilkan uang lebih banyak dari biasanya.

Bahkan ia bisa membayar pajak pertamanya $35 untuk sepeda, inilah yang disebut pengusaha bijak taat pajak. Tahun 1942, ayahnya berpindah kiprah menjadi seorang legislatif dan harus pindah ke Fredricksburg, Virginia, lebih erat dengan kantor ayahnya.

Buffet bersekolah di Woodrow Wilson High School di Washington, D.C. Di kawasan baru, ia sudah bisa menemukan wangsit baru, dan mulai berbisnis ria. Sebelum sekolah dimulai lagi, ia dan temannya telah membeli sebuah mesin pinball seharga $25 saja.

Mereka memasangnya di salon, dan dalam beberapa bulan telah menghasilkan. Mereka kemudian memakai hasil uangnya untuk mesin sejenis lagi, kemudian memasarkannya kembali. Total Buffet bisa mempunyai tiga buah mesin menguntungkan.

Sayangnya, ia tak melihat prospek baru, memutuskan menjual ketiga mesinnya ke seorang veteran seharga $1.000. Dilanjut kuliah di University of Pennsylvania disaat 16 tahun, berguru mengenai bisnis. Tinggal disana selama dua tahun, kemudian ke University of Nebraska, untuk menuntaskan pendidikan.

Akhirnya, ia menuntaskan kuliahnya dan menghasilkan $10.000 dari segala bisnis di masa kuliah. Buffet pun masuk ke Columbia University melanjutkan pendidikannya lagi. Lulus di tahun 1956, ia telah mempunyai firma berjulukan Buffet Partnership di Omaha.

Investasinya sukses, umumnya bersumber dari aneka perusahaan murah tapi sahamnya mulai naik. Dia membelinya kemudian berkembang sampai menjadi seorang kaya raya. Oracle of Omaha sebutan untuknya kerena kebijakannya dalam mengambil keputusan.

"Saya selalu tahu saya akan kaya raya. Saya merasa tidak pernah mencurigai itu disetiap menitnya," sebuah kata bijak legendaris Warren Buffet 

Sukses lainnya, ia berhasil membantu Solomon Brother dalam satu agresi ambil untung (1987), dan menjalankan New York City (1992) bangun sesudah skandal trading. Di Juni 2006, ia mengumumkan mendonasikan uangnya ke Bill and Melinda Gates, nilainya 85% kekeyaan miliknya.

Tidak Bisa Jatuh Miskin


Kekayaan itu kebanyakan tiba dari bisnisnya di Berkshire Hathaway, perusahaan dimana ia menjadi pemegang saham terbesar sekaligus CEO. Berkshire Hathaway sendiri merupakan sebuah perusahaan korporasi milik Buffet.

Dimana usahanya tak spesifik pada satu bidang, tetapi banyak hal dikerjakan. Tapi taukah kau bahwa bergotong-royong perusahaan ini hanyalah sebuah perusahaan tekstil. Perusahaan ini kini memegang kepemilikan beberapa perusahaan penting, yang sebelumnya gulung tikar dijual kembali.

Perusahaan ini mempunyai GEICO, BNSF, Lubrizol, Dairy Queen, Buah Loom, Helzberg Diamonds dan NetJets, mempunyai setengah dari Heinz, mempunyai persentase yang dirahasiakan sahamnya Mars Incorporated dan mempunyai beberapa saham minoritas signifikan di perusahaan- perusahaan besar; American Express, The Coca-Cola Company, Wells Fargo, dan IBM.

"Anda harus berguru menjadi investor, kalau anda mau kaya raya," ungkapnya. 

Berkshire juga mempunyai aneka macam bisnis komoditi dan infastruktur, mencakup bisnis gula, ritel, kereta api, perabot rumah tangga, ensiklopedi, produsen pembersih vakum, penjualan perhiasan, penerbitan surat kabar, pembuatan dan distribusi seragam, serta ada perusahaan beberapa utilitas listrik dan gas regional.  

Sejarahnya, perusahaan ini merupakan satu perusahaan manufaktur tekstil di Oliver Chace di 1839. Warren Buffet membeli saham kepemilikan di tahun 1962, ketika ia melihat pertumbuhan yang bagus.   

Kamu tau, sekitar tahun 2010, ia mengaku membeli keseluruhan perusahaan tersebut, tetapi berdasarkan ia Berkshire Hathaway merupakan kesalahan besarnya. Daripada membeli saham semuanya, ia seharunya menentukan investasi di asuransi, bukan tekstil.

Meski begitu, Buffet berhasil mengembalikan kerugian sekitar $200 juta, dan untung darinya meski 45 tahun kemudian. Jika dibeli itu keseluruhan yakni kesalahan. Maka kesalahan terbesarnya yakni alasannya berinvestasi alasannya marah. 

Kenapa ia menyebut bahwa ini yakni satu investasi terburuk, jawabanya adalah:

Ceritanya selepas membeli sahamnya di tahun 1962. Kala itu Buffett muda membaca sahamnya tengah naik. Ia sendiri kurang memahami bisnisnya. Yang ia tau yakni membeli sedikit- sedikit saja saham untuk laba semata. 

Sahamnya selalu saja naik ketika perusahaan selesai berproduksi tekstil. Hingga, suatu ketika, ia sadar bahwa berbisnis tekstil itu sia- sia. Dan meskipun naik, tak menyerupai diharapkannya dulu, perjuangan tekstil tak segairah di masa depan dan tidak akan berkembang lebih besar.

Pada tahun 1964, tiba- tiba ada pengumuman mengejutkan. Pihak perusahaan ketika itu, yang diwakili oleh sang pemilik Stanton, tengah mengungumkan tender (terucap) akan membeli balik saham milik Buffett. Tak tanggung- tanggu ia akan membeli $11 1/2 per- share miliknya. 

Tergiur akan untung itulah Buffett sepakat saja. Namun, kenyataanya, dalam perjanjian tertulisnya, ia cuma mendapatkan $11 1/8 per- share untuk buy back dan tak mengakui ucapanya diatas.  Buffett mengaku ini kecil (mungkin tidak bagi orang awam) dari harga seharusnya; ia pun murka!

Bukannya mendapatkan saja harga yang lebih rendah itu; Buffett terpancing menggila. Dia malah jadi ulet membeli semakin banyak saham dan tanpa sadari diri, kini, ia telah menguasai perusahaan  Berkshire Hathaway, kenapa dibeli kalau tidak punya masa depan?

Ketika itu terjadi ia pun melampiaskan kemarahannya dengan memecat si Stanton ini. Akan tetapi, ia pun menyadari dirinya terjebak di dalam perusahaan yang akan gulung tikar itu.  Sejujurnya Buffett telah mencoba mempertahankan produksi tekstilnya. 

Namun, pada 1967, ia menentukan untuk berbisnis lain dengan nama tetap. Dia mulai menjual asuransi dari perusahaan tekstilnya. Buffett juga mulai melaksanakan investasi lain. Untuk investasi pertamanya melalui Berkshire, ia membeli saham milik National Indemnity Company, dimana basis bisnisnya yakni asuransi.

Warren Buffett Perbaiki Kesalahan


Di tahun 1970 -an, ia mendapatkan saham equitas di perusahaan milik pemerintah. Yaitu di perusahaan Government Employees Insurance Company (GEICO).  Dimana asuaransi lah perjuangan inti dari usahanya sekarang. Disinilah pula ia mengumpulkan pundi- pundi dollar untuk investasi lain. 

Tahun 2010, Buffett lantas menyatakan dalam sebuah seminar bahwa pembelian Berkshire Hathaway yakni kesalahan investasi terbesar yang pernah dibuat, dan mengklaim perusahaan ini mengkekang ia dengan investasi dipersulit. 

Dimana ia cuma mendapatkan untung cuma sekitar $ 200 miliar selama 45 tahun.  Tidak sebanding investasi lain selepas ia membeli perusahan ini. Ia lantas menyatakan seharusnya menginvestasikan uangnya eksklusif ke bisnis asuransi, daripada membeli penuh Berkshire Hathaway.

Akhirnya investasi tersebut hanya terbayar beberapa ratusan. Dia yakin hal ini akan sedikit berbeda kalau bisa kembali ke jamannya. Dia akan menghasilkan lebih banyak daripada melalui ini. Namun, tetap saja, berdasarkan Forbes Global 2000, Berkshire Hathaway malah menjadi perusahan publik nomor 10 di seluruh dunia. 

Tetapi secara perjuangan perusahaan ini tak menghasilkan produk tekstil.  Pada Februari 2013, Buffett membeli HJ Heinz sebesar $ 28 miliar melalui saham privat milik 3G Capital,  sebuah perusahaan AS-Brasil, yang juga mempunyai Burger King dan sebagian dari Anheuser-Busch InBev.  

 Menurut TIME, Buffett memuji Heinz alasannya menciptakan "produk yang menggiurkan" dan produknya yakni administrasi yang baik selama beberapa tahun terakhir. Pada awal 2013, Buffett dinilai No 15 perihal "Most Powerful People Dunia" daftar majalah Forbes.

Meski disebutnya kegagalan malah mengakibatkan bersemangat. Tujuan utama Buffett tetap memegang namanya Berkshire Hathaway ternyata sentimentil. Selain dikarenakan hasratnya sebagai investor juga kenyataan bahwa ia telah mempertaruhkan semuanya disana. 

Dan, disana pula ada orang- orang yang bekerja keras bersama. Ada rasa tanggung jawab ketika sebuah pembicaraan membahas alasan dirinya sukses. Awalnya ia sukses alasannya alasan pribadi, tetapi, sesudah punya perusahaan itu beda cerita.

Rabu, 13 Maret 2019

Kisah Sukses : Cerita Sopir Traktor Jadi Miliarder Hui Ka Yan

Biografi Pengusaha Hui Ka Yan


 Tidak gampang bagi hidup Hui Ka Yan mencapai titik ini Kisah Sukses :  Kisah Sopir Traktor Makara Miliarder Hui Ka Yan


Tidak gampang bagi hidup Hui Ka Yan mencapai titik ini. Tetapi Hui menunjukan dongeng sopir traktor jadi miliader itu nyata. Menaikan impian bagi mereka masyarakat kelas bawah. Mereka yang bekerja sebagai sopir apapun. Percayalah bahu-membahu kerja keras anda akan terbayar satu hari kelak.

Fokus kepada tujuan hidup kau dan jangan di satu titik. Seorang Hui muda merupakan anak dari seorang tentara militer China. Sang ibu meninggal saat usianya masih 1 tahun. Hui anaknya kreatif suka menggambar. Di tembok kamarnya terpampang coretan lukisan sang ibu menemani.

Hui juga suka menggambar di atas kertas. Selepas lulus Sekolah Menengan Atas dirinya meras bosan. Karena tinggal di desa tidak membuatnya maju. Inilah alasannya kabur ke kota untuk bekerja. Hidup di desa pekerjaan paling mentok hanyalah sopir traktor.

Ketika mengendarai traktornya beliau merasa jenuh. Sudah menjadi tradisi masyarakat, jikalau anak sudah beranjak remaja mereka harus bekerja di desa. Apakah kau mau selamanya bekerja sebagai supir traktor. "Saya bisa mengubah hidup saya," ia meyakini ini bukanlah final hidupnya di desa.

Tidak mau miskin selamanya di desa pergilah dia. Ternyata pilihan beliau bekerja di kota salah. Karena tidak punya koneksi, alhasil beliau bekerja seadanya menyerupai bekerja menjadi satpam menjadi restoran. Seperti halnya pekerjaan sopir tidak membuatnya damai dan menentukan keluar.

Wirausaha Sopir Traktor Makara Miliarder

Bekerja sebagai satpam tidak membuatnya puas. Alhasil Hui harus menganggur bahkan hingga satu tahun. Sampai Hui mendengar ada penerimaan mahasiswa gres di kota. Di tahun 1976, iseng beliau mencoba mendaftar, percobaan pertama sayangnya beliau gagal. Agar bisa masuk ke Universitas beliau masuk kembali ke SMA, untuk mempelajari kembali apa- apa yang ditinggalkan.

Sudah lima bulan dirinya meningkatkan kualitas. Hasilnya beliau bisa masuk Universitas, tepatnya beliau menjadi mahasiswa di Wuhan Institute of Metallurgy. Dari kampus beliau mendapat kiprah untuk penelitian. Tugas yang merubah nasibnya ialah meneliti kebersihan kampusnya di China.

Dia berkunjung ke beberapa kampus untuk meniliti. Kemampuanya berbicara diolah keadaan hingga ahli. Hui melaksanakan survei dan berbicara dengan banyak orang.

Anak yang kurang bergaul itu kini berubah. Dari kuliah beliau bekerja untuk Wuyang Steel di kota Hanan. Kota besar itu mengangkat harkat martabat Hui. Cita- citanya untuk tidak hidup miskin di desa telah tercapai. Bekerja di sana selama 10 tahun ia menghasilkan tabungan 20 ribu yuan.

Kenapa beliau menentukan keluar ternyata alasannya ialah uang. Dia tergiur honor yang besar di perusahaan lain. Justru beliau bekerja menjadi salesman untuk perusahaan. Bergaji 3.000 yuan, selama lima tahun, Hui justru beliau tidak mendapat apa- apa.

Atasannya tidak puas alasannya ialah kinerjanya, dari deal ribuan dollar justru menyisakan tidak ada. Dia jatuh di titik nol alasannya ialah "kerakahannya". Untuk menutupi kegagalan itu, Hui nekat membuka perjuangan real estate sendiri berjulukan Evergrande.

Keuntungan Evergrande naik sembilan kali pada 2017 silam. Yang menciptakan Evergrande sukses ialah beliau menghindari hutang. Selain itu pertumbuhan sektor private dengan pengeluaran pemerintah. Dia bisa meraup keuntunga, walaupun dibelakang sosok Wang Jianglin, tetapi tetap bisa mengejar.

Dia dikenal sebagai pengusaha yang tersembunyi. Lebih menentukan kehidupan dibelakang meja, Hui tidak terlalu dikenal dibanding Wang Jianglin. Walaupun begitu beliau bisa menyalip kesuksesan si Wang Jianglin. Kekayaanya mencapai $42 juta dengan urutan ke enam dari 10 orang terkaya China.

Kamis, 07 Maret 2019

Kisah Sukses : Astra International Orang Terkaya Tujuh Turunan

Biografi Pengusaha Theodore Rachmat

 
 Namanya dikenal salah satu yang terbaik di Astra Internasional Kisah Sukses :  Astra International Orang Terkaya Tujuh Turunan

Biografi Theodore Rachmat, atau Theodore Permadi Rachmat. Namanya dikenal salah satu yang terbaik di Astra Internasional. Pengusaha kelahiran tahun 1943, yang merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung, jurusan teknik mesin yang karirnya moncer di Group Astra.

Dia itu masih satu angkatan dengan sesama jajaran eksekutif Astra International, menyerupai nama  Benny Subianto dan Subagio Wiryoatmodjo secara langsung. Biografi Theodore Rachmat yang merupakan salah satu keponakan William Soeryadjaya, CEO Astra International.

Awalnya dia lebih menentukan berbisnis tanpa pinjaman pamannya sama sekali. Yakni pada tahun 1970, yang mana Theodore bersama Benecditus Rahmat, kakaknya, membangun perusahaan konstruksi di bawah bendera PT. Porta Nigra, yang menjadi pijakan nanti dikala masuk Group Astra.

Perusahaan tersebut cukup berkembang dibawah menejemen dua orang. Tetapi akhirnya, dia harus berurusan dengan Group Astra, dan melalui Allis Chalmers Astra, bekerja sebagai selesman alat- alat berat, atau bisa dibilang dia memulai dari nol besar.

Jajaran Orang Terkaya Indonesia


Berkat kerja kerasnya, dia pun terpilih sebagai president eksekutif PT. Astra International dari tahun 1972- 1998, walaupun keluarga William Soeryadjaya sendiri tidak lagi aktif, bersyukur berkat kemampuannya Astra Group masih ada. Di tahun 1998, ia masih menjadi jajaran direksi sepeninggal keluarga William Soeryadjaya tak lagi aktif.

Dia sempat beristirahat hingga dua tahun dari Astrat, dan harus kembali ke PT. Astra International menjadi pucuk pimpinan kembali. Catatan bahwa dia sendiri cuma mempunyai bab kecil dari Group Astra sekitar 5%, dan ini bukan alasannya yaitu faktor keluarga tetapi kemampuanya mengembangkan anak usaha.

Perlu kau ketahui pula, bahwa semua komisaris di Astra, menyerupai Benny Subianto, Hugianto Kumal, Subagio Wiryoatmodjo juga mendapatkan bab yang saham untuk Group Astra International, dengan nilai 1-5%. So, tidak ada pilih kasih di antara mereka.

Meski anaknya, keponakan dan menantu terlibat di dalam bisnis Theodore; mereka tidak pribadi bekerja di tempatnya. Inilah ketegasan pertama seorang Theodore Rachmat, "Saya tidak ingin anak- anak saya lulus pribadi kerja disini," ucapnya.

Theodore atau dipanggil bersahabat Teddy mempunyai tiga orang anak, anak pertama dan kedua mengikuti jejaknya menjadi pengusaha. Sementara si sulung, sekaligus putri satu- satunya, menentukan menjadi ibu rumah tangga. Menantunya sendiri, suami dari putrinya, menentukan membangun perusahaan sendiri.

Memang di usianya yang ke 63 tahun, dia telah mempunyai generasi penerus sebagai pengusaha ulung dari hulu- hilir. Kedua putranya, si sulung Christian Aryano Rachmat, diserahi bisnis watu bara. Anak keduanya yang berjulukan Arif Patrick Rachmat, diserahi bisnis perkebunan PT.Triputro Agro Persada.

Sementara si bungsu, Ayu Patricia Rachmat menjadi ibu rumah sesekali menjadi wedding organizer. Sedangkan sang menantu, memegang keuangan Triputro dan menjadi pendiri perusahaan PT. North Star.

 "Anak- anak saya dan keponakan saya memang diberi kesempatan di sini. Namun, nilai-nilai yang saya tanamkan kepada mereka sama saja: jangan serakah dan jangan hanya memikirkan diri sendiri," Teddy menegaskan.

Ia tidak mau menspesialkan salah seorang anak menjadi catatan tersendiri. Dia meyakinkan semua anaknya berawal dari bawah dan masing- masing anak telah dibagi sesuai dengan bidangnya. Penempatan Arif dan Aryano sudah di jalur benar, keduanya harus memulai sangat awal.

Sebagai contoh, dia mencontohkan si sulung bekerja di Toyota dahulu, kemudian Arif bekerja di Amerika selama 7 tahun. Hingga Arif dan Aryo bisa mendapatkan tanggung jawab dari ayahnya. Mereka saling terbuka, bahkan berkompetisi, Aryano menjabat komisari Triputro dan Arif menjadi eksekutif Triputro.

"Kalau kami tidak kompeten dan tidak bisa memberi pola yang baik, sama juga malu-maluin," kata Arif.

Pada April 2005, selama dua bulan Arif bahkan diminta membantu kakaknya di PT. Adaro Indonesia. Dalam satu-dua tahun pertama, tugasnya lebih mencari lahan dan benchmark ke perkebunan lain. Arif memang dikenal nyambi perjuangan microfinance dan komisaris PT. Daya Adira.

Keduanya dikenal saling mengevaluasi satu sama lain. Kalau sang ayah berperan dalam nilai- nilai duniawi (usaha), ibunya menekankan spiritual meski keduanya pengusaha tulen. Teddy dan istrinya akan menyebarkan peran, dimana Teddy selalu mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi tiap keluarga.

Jika menyelidiki latar belakang kariernya, kompetensi Arif cukup mumpuni di industri perkebunan. Selama 7 tahun Arif berkarier di General Electric (GE), yang mana lima tahun sebagai manajer plant. "Di situ saya benar-benar mencar ilmu efisiensi produksi,"  tutur Arif kepada para pewarta.

Selain disiplin dalam mengajarkan nilai-nilai bisnis pada generasi penerusnya, Teddy juga punya janji tinggi menerapkannya di urusan keluarga. Kesederhanaan dan kerendahan hati menjadi nilai-nilai yang diajarkan Teddy kepada anak-anaknya.

"Bapak selalu bilang, kami harus jaga nama baik," tutur Arif sembari menyebutkan kejujuran juga diprioritaskan.

Cara Menjadi Orang Terkaya


"Saya selalu ingat pesan beliau, 'kalau kau mau jadi pelukis saya tidak akan mendikte warna apa yang harus kau pakai atau jenis lukisan apa. Tapi yang saya inginkan hasilkanlah karya masterpiece. Di samping itu, jadi orang harus humble'," kata Arif menirukan hikmah sang ayah.
Melalui pola saham kecil, setidaknya dari tahun 1972, Theodore telah mempunyai 1% dari PT. Surya Semesta Internusa. Tbk. Setahun kemudian, ia mendirikan perusahaan investasi PT. Windu Nusantara yang kemudian mendirikan lima anak perusahaan dibawahnya. (PT Mutiara Samudera Lines, PT Kayaba Indonesia, PT Traktor Nusantara, PT Sinar Abadi Cemerlang dan PT Cipta Piranti Tehnik)

Dia juga ikut andil 2% di pada PT.Sunrise Garden, sebagai pengembang perumahan Sunrise Garden Jakarta Barat. Dia juga mempunyai 1,5 % HPH PT. Emporium Lumber. Yang nantinya perusahaan Emporium dimerger ke dalam PT. Sumalindo Lestari Jaya Tbk, yang dimiliki selama 17 tahun semenjak 1980 hingga 1997.

Dan, juga tercatat sabagai pendiri PT. Inter Delta Tbk, yang dibangun bersama ketiga pamannya yakni William Soeryadjaya, almarhum Tjia Kian Tie dan Benyamin Arman Suriadjaya dan almarhum Masagung.

Konsep bisnisnya sederhana melalui perusahaan indukan dan pribadi. Perusahaan induknya yaitu PT.Triple A Jaya didirikan bersama istrinya Rani Imanto tahun 1979. Mereka kemudian membangun induk perjuangan lain, yaitu PT.Trikirana Investindo Prima.

Sedangkan dua lainnya, mereka menjadi investasi pribadi milik mereka berdua. PT. Triple A Jaya semula bertujuan mewakili kepemilikan khusus untuk unit- unti perjuangan Astra Group. Ini menyangkut akuisis 17 perusahaan dan pendirian dua perusahaan baru.

Strategi Bisnis Saham Kecil


Beberapa diantaranya perusahaan investasi, menyerupai PT. Pandu Dian Pertiwi yang kemudian dilepas di tahun 1996, PT. Kelana Bina Persada (5%),  PT Suryaraya Serasi (2,5 %), PT Mitracorp Pacific Nusantara yang masih mempunyai 7 anak perusahahaan.

PT. Mitracorp Pacific Nusantara kemudian dimergerkan ke dalam PT Astra Graphia Tbk dan dibubarkan tahun 2003. Adapula PT Suryaraya Idaman yang merupakan induk tiga  perusahaan perhotelan di Yogyakarta, dan terakhir PT Astra Otoparts Tbk.

PT Triple A Jaya juga mempunyai bab PT Aneka Komkar Utama, pabrik sarung tangan karet di Tangerang,  PT Suryaraya Wahana, pabrik pulp di Kalimantan Timur, PT Concretindo Rejeki, pabrik readymix concrete di Cirebon, PT Inkoasku, pabrik wheel rim di Jakarta, dan lain-lain.

PT Triple A Jaya mempunyai anak dan cucu perusahaan; 19 perusahaan anak dan 21 perusahaan cucu. Perusahaan tersebut tidak semua karenanya eksis dan dimilikinya hingga sekarang, beberapa perusahaan telah berpindah kepemilikan walaupun masih berjalan.

Cuma 10 perusahaan tercatat telah didivestasi lagi, 3 perusahaan dimergerkan dan 8 perusahaan dilikuidasi. Dilihat jumlahnya, perusahaan induk mempunyai kekuatan menyokong dirirnya. Itu juga bisa disimpulkan sulitnya mengatur semua.

Bahkan, dikala itu, istrinya juga ikut ambil bab dari perjuangan pribadinya. Istrinya, Rani Imanto, tercatat mempunyai inevstasi pribadi di PT. Delta Exim dimana setahun kemudian mendirikan perusahaan kontruksi PT. Delta Sarana Indonesia.

Tercatat seluruhnya ada 14 perusahaan yang pendirian dan penyertaan awalnya terkait dengannya. Tujuh perusahaan perkebunan kelapa sawit menjadi bab perusahaan pribadi istrinya; mencakup PT.Tunggal Perkasa Plantations, PT Sari Aditya Loka, PT Karya Tanah Subur, PT Sari Lembah Subur, PT Sankawangi, PT Sukses Tani Nusasubur dan PT Suryaraya Bahtera.

Perusahaan terkahir telah dilepas ke PT Astra Agro Lestari Tbk. Akhirnya, cuma ada  4 perusahaan masih aktif hingga sekarang, yaitu PT Catur Reksadaya (dagang), PT Djambi Waras (perkebunan karet), PT Purna Carmatama (sepatu olahraga) dan PT Brahma Binabakti (crumb rubber).

Porsi setiap perusahaan relatif kecil, atau sekitar beberapa persen dari aset tidak menyurutkan laba dari Theodore. Hal ini justru sangat menguntungkan, dan pribadi merubahnya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Dia kini bukan hanya seorang entrepreneur tetapi juga investor.

Dengan minoritas kepemilikan, dikala krisis datang, ia sanggup menyelamatkan keuangannya dari krisis. Teddy dan keluarga juga mendapatkan laba besar dari tumbuhnya perusahaan. Apa lagi, Teddy mempunyai kemampuan menejarial serta kepemimpian yang menjadikannya orang terkaya.

Selasa, 05 Maret 2019

Kisah Sukses : Bisnis Wilmar Group Sejarah Martua Sitorus

Biografi Pengusaha Martua Sitorus



Sejarah Martua Sitorus kelahir di Pematang Siantar, sebuah kota di Sumatera Utara, di tahun 1960. Pria yang mempunyai nama orisinil Thio Seng Hap, yang yakni pemilik perusahaan Wilmar International bersama Kuok Khoon Hong. Dalam biografi Martua Sitorus tidak ada detail lengkap mengenail asal mulanya.

Pengusaha yang bergerak di bisnis sawit, dan bisnis Wilmar Group menjadi perusahaan terbesar di usahanya sawit. Di tahun 1991, perusahaan tersebut resmi berdiri bermodal 7.100 hektar kebun sawit. Wilmar International juga mendirikan pabrik pengolahan hingga Sumatera Utara.

Tidak semua orang batak bekerja sebagai pengacara loh; mereka juga berilmu berbisnis. Ya salah satunya biografi Martu Sitorus, dan yang terbaik pemilik Wilmar International, meski pun namanya cukup awam di Indonesia. Dia berhasil masuk jajaran orang terkaya di Indonesia berkat sawitnya.

Bisnis Wilmar Group yang berbasis di Singapura mencakup 48 perusahaan berbeda. Perusahaan itu, salah satunya PT. Multimas Nabati Asahan memproduksi minyak goreng merek Sania.

Pada 2005, Wilmar International diperkirakan telah mempunyai total aset $.1,6 miliar, total pendapatan $.4,7 miliar dan keuntungan higienis $.58juta. Sejarah Wilamar International tidak lapas dari Mertua Sitorus, laki-laki orisinil Batak ini dulunya hanya minyak sawit kecil kecilan Indonesia- Singapura.

Makara Orang Terkaya Karena Sawit


Sejarah Murtua Sitorus, laki-laki 42 tahun, yang lulusan sarjana ekonomi HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara. Sosok yang sangat bersemangat, Murtua sukses berbisnis sawit dan tumbuh hingga membeli 7.100 hektar kebun sawit di 1991.

Usaha sawit lah yang menciptakan dirinya jadi pengusaha besar di Sumatera Utara. Di 1991, setalah mendirikan pabrik sawit, Martua bersiap perluasan ke Malaysia dimana pasar kala itu masih bagus. Ia pun tak lekas puas, fokus mendirikan hilirisasi (produk turunan) yang lebih bernilai tinggi.

Tahun 1998, ia mendirikan pertama kalinya pabrik memproduksi specialty fats. Wilmar International tercatat di bursa saham Singapura. Perusahaannya tumbuh, sebelumnya berupa pengolahan minya sawit berkembang terspesifikasi di wilayah agrobisnis. 

Perusahaan mempunyai beberapa perjuangan dalam satu produk utama. Yaitu mencakup perjuangan penyulingan untuk minyak goreng, pengepakan dan penjualan, lemak khusus, oleokimia, produksi biodisel, dan pengolahan biji- bijian.

Pengepakanya akan mencakup (1). merchandising minyak sawit dan produk laurics (semacam lemak nabati), (2). pengolahan minyak sawit dan refinery, (3). peremukan, diolah dan refining untuk manjadi minyak bisa dimakan, minyak sayur, biji- bijian dan kedelai. Konsumennya mencakup China, Vietnam dan Indonesia, dan sudah berbentuk hasil jadi siap pakai.

Bertambah tahun menciptakan bisnis Martua semakin bersinar mencakup banyak sekali usaha. Utamanya, ia fokus kepada bisnis minyak kelapa sawit serta turunannya. Di tahun 2000, perusahaanya PT.Multimas Nabati Asahan memproduksi minyak goreng Sania.

Per 31 Desember 2005, Wilmar International mempunyai 69.171 hektar, 65 pabrik, tujuh kapal tanker, dan 20.123 karyawan. Perusahaanya mempunyai 30 negara tujuan eksportir. Puncaknya, perusahaan Wilmar tecatat di bursa Singapura di Agustus 2005, dengan nilai saham $2 miliar.

"Ia cukup berani mengambil resiko, jadi cepat pula ia mendapat keuntungan," ucap Derom Bangun, selaku ketua harian Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia). Derom yang menilai Martua sebagai sosok barani masuk ke pasar baru. Dia dinilai kreatif, dinamis, dan banyak ide.

"Namun, beliau memang tegolong orang yang low profil atau tak mau terlihat menonjol," deskripsinya ihwal Murtua Sitorus

Kawan menyebutnya orang yang garang hanya dalam hal bisnis. Ia sanggup melihat peluang di bisnis sawit kala itu, serta tahan banting hadapi krisis. Buktinya, meski ada krisis moneter 1997, beliau masih bisa menghadapinya dikala perusahaan lain gulung tikar.

Dia bahkan berhasil memperlihatkan 2,5% sumbangan krisis kepada karyawan, bukanya memotong honor mereka 2,5%. Dia memang tidak sendiri dikala membangun Wilmar International, bersama dengan Kuok Khoon Hong, keduanya mengembangkan bisnis Wilmar Group meluas.

Sejarah Wilmar International


Kuok Khoon Hong, berusia 57 tahun ini yakni keponakan Robert Kuok, raja bisnis gula dan properti Malaysia, bersama Martua setuju mengembangkan bisnis bersama-sama. Wilmar sendiri disebut-sebut sebetulnya yakni kependekan dari kedua nama mereka, yaitu William, nama panggilan Kuok Khoon Hong, dan Martua Sitorus.

Mereka berdua yakni pemilik yang signifikan Wilmar Holdings Pte Ltd (perusahaan holding Wilmar International Ltd). Keduanya menyebarkan tugas, Kuok Khoon Hong sebagai chairman & CEO dan Martua sebagai chief operating officer (COO) Wilmar International Ltd.

Keluarga besar Matua Sitorus berperan penting dalam bisnis, mereka menduduki jabatan penting. Istri (Rosa Taniasuri Ong), saudara laki-laki (Ganda Sitorus), saudara wanita (Bertha, Mutiara, dan Thio Ida), dan ipar (Suheri Tanoto dan Hendri Saksti) menduduki posisi kunci di Wilmar Corp.

Bahkan, Hendri Saksti diberi kepercayaan menjadi kepala operasional bisnis Wilmar di Indonesia. Bisnis keduanya meningkat pesar di bulan pertama 2006, menghasilkan kenaikan 7,8% senilai S$3,7 miliar dibanding periode sama sebesar US$3,4 miliar di tahun 2005.

Dari itu keuntungan bersihnya selama sembilan bulan pertama 2006 tumbuh 56,4% mencapai US$68,3 juta dibanding periode yang sama 2005 sebesar US$43,6 juta. Keduanya bahkan berencana perluasan untuk Wilmar ke bisnis biodiesel.

Tidak tanggung-tanggung, mereka pribadi menggebrak dengan membangun tiga pabrik biodiesel. Ada beberapa informasi menyangkut bisnis Wilmar Corp, terutama bisnis minyak sawit. Pertama, planning merger Wilmar dan lini bisnis Kuok Group, milik taipan Robert Kuok, di bidang agrobisnis (PPB Oil Palms Berhad, PGEO Group Sdn. Bhd., dan Kuok Oil & Grains Pte Ltd).

Nilai transaksi merger mencapai US$2,7 miliar. Merger ini ditaksir memperlihatkan potensi kapitalisasi pasar Wilmar sebesar US$7 miliar. Merger ini diperkirakan juga akan menghasilkan kombinasi pendapatan US$10 miliar dan keuntungan higienis US$300 juta selama sembilan bulan pertama 2006.

Pabrik- pabrik ini diperkirakan mempunyai kapasitas produksi hingga 350.000 ton per tahun sehingga total kapasitasnya mencapai 1,050 juta ton per tahun. Sejauh ini, belum ada satupun pabrik biodiesel milik perusahaan lain di dunia yang mempunyai kapasitas produksi sebesar Wilmar.

Sebagai tambahan, apabila planning merger itu terealisasi, maka pabrik biodiesel milik PGEO Group Sdn. Bhd. dengan kapasitas 100.000 ton per tahun akan makin memperkuat bisnis biodiesel Wilmar. Mertua sendiri aktif di kesahatan dengan membangun sebuah rumah sakit di Medan, Murnia Teguh Memorial Hospital.

Rumah sakit itu yang ia persembahkan untuk ibunya, Murni Teguh. Rumah sakit tersebut didirikan 12 Desember 2012. Meskipun tinggal di Singapura, dia, istrinya dan tiga orang anak, tetaplah warga negara Indonesia, dan mempunyai perjuangan sebagian besar di Indonesia.

Rabu, 27 Februari 2019

Kisah Sukses : Pendiri Kasino Las Vegas Sands Biografi Sheldon Adelson

Biografi Pengusaha Sheldon Adelson


 pengusaha berjulukan panjang Sheldon Grey Adelson sang pendiri kasino Las Vegas Sands Kisah Sukses :  Pendiri Kasino Las Vegas Sands Biografi Sheldon Adelson

Biografi Sheldon Adelson, pengusaha berjulukan panjang Sheldon Grey Adelson sang pendiri kasino Las Vegas Sands, yang terlahir di sebuah kawasan miskin berjulukan Dorchester Boston, Massachusetts, di tahun 1933. Cerita mengenai biografi Sheldon Adelson, tidak lain mengenai kerja keras semenjak masih kecil.

Pengusaha yang terlahir dari pasangan seorang supir taksi dan penjahit. Sheldon harus bekerja dari kecil sampai di umurnya ke 12 tahun; pengusaha ini membuka bisnis pertamanya. Bukan berawal darii sebuah bisnis besar.Ia hanya bekerja menjual peralatan toilet dengan untung yang kecil.

Sheldon berhasil membuat beberapa bisnis sukses, tahun 1970 -an, ia barulah menemukan bisnis utamanya. Ia yang dikenal sebagai perintis COMDEX, sebuah media pameran komputer terbesar pertama dimasanya. Adelson membangun puluhan kasino baik di Las Vegas dan Asia, kemudian masuk ke ranah politik. Ia memang dikenal mendukung parta Republik serta kebijakannya.

Kesempatan Sang Pendiri Kasino Las Vegas Sands


Awal tahun 1950, sesudah berkutat di bisnis toilet, Sheldon tetapkan masuk ke kehidupan kampus sebagai remaja. Dia masuk City Collage of New York, tapi kemudian berhenti sesudah berkuliah dua tahun. Dia bergabung ketentaraan Amerika kemudian bekerja di Wall Street. Melalui Wall Street lah, idenya mengenai bisnis kembali tumbuh bersamaan berhenti dari militer.

Dia pernah bekerja menjadi broker, konsultan bisnis, dan balasannya kembali dan mulai membangun bisnisnya sendiri. Adelson kemudian kembali ke Boston, ia berinvestasi beberapa perusahaan awal 1960 an yang menguntungkan.

The American International Travel Service, perusahaan yang sangat menguntungkan kala itu. Siapa sangka perusahaan ini balasannya gulung tikar juga di simpulan 1960 dimana sahamnya jatuh. Awal 1970, ia mempunyai bisnis gres dibidang real estate, menjual beberapa condominium serta mempublish majalah perihal condo.

Ini cukup berhasil awalnya sih. Hingga tiba krisis ekonomi memaksa orang berpikir ulang. Untuk berpikir membeli sebuah condominium. Terdesak kebutuhan hidup, Sheldon harus menemukan pemberhentian sementara melalui satu perusahaan yang dibelinya.

Dia membeli perusahaan mengenai komputer. Perusahaan yang dikenal menerbitkan majalah untuk para pecinta data, majalah Data Communication User. Memiliki pengalaman pekan raya properti, ia kemudian melihat peluang komputer ditawarkan menyerupai itu.

Dia menginginkan pekan raya basar, mengaplikasikan semuanya hanya untuk komputer bukan real estate. Ia lantas mendirikan pekan raya pertama perihal komputer. Inilah cikal bakal adanya pameran komputer di dunia. Bisa dibilang ia lah orang yang pertama kali mengadakan program pameran komputer pertama.

Di tahun 1973, Adelson menjual sisa aset nya membuat bisnis komputernya semakin besar. Dia mendirikan Interface Group, fokus di bisnis komputer memperbesar minat pasar. Mulai lah COMDEX lahir, dimana ia dan patnernya menyebarkan bisnis berbasis komputer; pekan raya yang pertama tahun 1979.

Itu yaitu pekan raya menarik di tahun 1980- 1990, menyumbangkan kekayaan terbesar di hidup Adelson. Keberhasilan COMDEX meningkatkan nilai Interface Group. Dia melihat sesuatu, menentukan menjual saham miliknya di bisnis condo dan majalah condonya. Meski begitu perjuangan komputer Perusahaan Interface Group tumbuh melambat, menghasilkan $.250.000 di awal tahun.

Sekitar tahun ini, ia bertemu Sandra kemudian menjadi istri pertamanya. Ia mengadopsi tiga anak kemudian bercerai di 1988.

 "Saya melihat setiap bisnis dan bertanya, berapa usang akan bertahan? berapa usang aku mempertahankan status quo dan merubahnya?" sebuah quote melegenda Sheldon Adelson.

Ia mengadakan pameran aktif di MGM Grand Hotel, Las Vegas. Di waktu tepat, saat itu, COMDEX mendatangkan beberapa merek ikut dalam pekan raya nya, menyerupai IBM, Apple, dan Microsoft. Sekitar tahun 1987, COMDEX memperlihatkan keuntungan sebesar $.20 juta dan merupakan bisnis pekan raya terbesar.

Di simpulan dasawarsa, the Interface Group memperlihatkan modal suplemen dengan $.250 juta, merubah COMDEX menjadi pekan raya kelas dunia.

Sang Pendiri Kasino Las Vegas Sands dan Hotel


Pada simpulan 1980, Adelson dan patner mencari hotel untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dan sebuah pesawat pribadi. Di 1988, ia membeli aset legendaris Sands Casino senilai $128 juta, kemudian populer bergaul dengan Frank Sinatra dan The Rat Pack. Dia merubah Sands menjadi bisnis modelnya.

Dia membangun resort, mall, dan sentra pertemuan untuk perusahaan- perusahaan. Dia mulai tertarik dengan pemilik otoritas dan para pekerja, lantas mendukungnya membangun Sands Casino dan Convention Center.

Di tahun 1995, ia dan patner menjual COMDEX untuk SoftBank Corporation dari Jepang senilai $800 juta, mendapat bab $500. Sheldon bebas untuk kembali ke Wall Street, ia dan patner- patnernya Venetian Resort Hotel Casion, Sands Casino dan Convention Center, senilai $1,5 miliar.

Meski melawan pemilik otoritas serta serikat buruh, semuanya berdiri sukses pada 1999. Bisnisnya kemudian dikenal dangan nama Las Vegas Sands Corporation. Perusahaan bergerak di bidang kasino dan resort di Paradise, Nevada. Resortnya menyuguhkan layanan kelas dunia dari permainan dan intertainment, ruang pertemuan dan ekspo, restoran selebriti dan klubnya.

Mungkin alasannya background bisnisnya, Adelson memulai bisnis Las Vegas Sands menjual akomodasi ruang pertemuan dan juga pekan raya yang kemudian tidak bejalan baik. Berjalannya waktu dan pengalaman, bisnisnya berubah bentuk menjadi kasino gaya beda.

Mengikuti alur sesuai dengan prinsip bisnisnya. Ia menentukan akomodasi ruang hotel tidak terlalu glamor dibanding kasinonya. Dia memamerkan kasino sebagai tempat utama dari Las Vegas Sands. Dari sini lah, pengunjung lebih menikmati berjudi di kasino daripada tidur.

Resortnya lebih besar dari keseluruahan kamar, sampai menampung 70.000- 100.000 orang. Itu juga sudah termasuk kasino dengan kasino seluas 550.000 hektar. Las Vegas Sands terus melaksanakan perluasan besar sampai ke Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Di US, Las Vegas Sands telah mempunyai 2009 resort termasuk di Florida.

Dari Eropa, Adelson behasil deal untuk membangun bisnis kasino di Madarid untuk EuroVegas. Itu semuanya menjadikannya pemilik aset enam kasino, dua puluh hotel, sebuah gedung pertemuan, tiga lapangan golf, sentra perbelanjaan, beberapa bar, dan restorant. Makara mereka menghasilkan pendapatan keuntungan higienis US$.9 miliar.

Senin, 25 Februari 2019

Kisah Sukses : Belakang Layar Waze Google Dongeng Pengusaha Asal Israel

Profil Pengusaha Uri Levine


 Bayangkan kita hidup dalam situasi tanpa macet Kisah Sukses :  Rahasia Waze Google Kisah Pengusaha Asal Israel
 
Bayangkan kita hidup dalam situasi tanpa macet. Inilah diam-diam Waze Google yang mempunyai tujuan itu. Tepatnya di tahun 2012 silam, sayangnya sekarang, sang penemu justru mendapati kemacetan lebih parah. Pria berjulukan Uri Levine, pengusaha asal Isreal, yang diakuinya di artikel 2018 silam.

Dia pernah mendengar temannya selalu mengeluh. Tidak suka akan kendaraan beroda empat pribadinya lah. Tidak suka kemacetan yang terus- kanal lah. 

"Mereka benci mengemudi (itu membuang waktu), dan saya membenci sesuatu yang sia- sia," ucap ia dalam tulisnya di Forbes.

Kalau kau mau membayangkan pola pikirnya. Datanglah ke kota dan mulailah berpikir mengenai itu semua. Mulai dari gedung, jalanan, dan kendaraan yang di dalamnya. Pikirkanlah yang mana duluan akan dibangun. Faktanya pertama ialah gedung, selanjutnya kita membangun jalan, barulah ada kendaraan.

Sialnya kita memikirkan kendaraan yang terakhir. Padahal kita harusnya berpikir bagaimana kah kendaraan akan berada. Bayangkan begitu banyak kendaraan memakan tempat. Sedangkan laju dari pertumbuhan jalan tidak cukup.

Rahasia Waze Google Pengusaha Isreal

Tau kah kau bahwa Waze merupakan proyek spesial. Bermula dari impian mengumpulkan data peta. Pemerintah Isreal menciptakan proyek memetakan Palestina, dan berjulukan Free Map Isreal yang sifatnya terbuka, dalam hal ini bermakdus komunitas orang akan membantu membangun ini.

Pria itu berjulukan Ehud Shabtai, programer yang mangajak banyak orang untuk mengcrowd sourcing tiba petanya. Menggunakan data dari pemerintah yang berbahasa Hebrew, yang mana semoga jadi proyek gratis, terupdate terus dan tidak komersial.

Tahun 2008, Ehud tetapkan mengkomersialkan ini, dengan mengambil nama Waze. Aplikasi yang kemudian berubah menjadi menjadi perusahaan Waze Mobile Ltd di tahun 2009. Pada tahun 2011 penggunanya merambah ke Asia, dengan derma 40 macam bahasa, mereka mulai menjual aneka iklan.

Rahasia Waze Google mendapat uang ialah: Membuat iklan berbasis lokasi pada peta mereka. Ambil pola toko A bertempat di Jalan B, maka dengan membayar iklan, perjuangan toko A akan sanggup terlihat di Jalan B pada Waze.

Menyuguhkan konsep animasi yang lebih kece. Membuat Waze nampak lebih eye catching dari mata pengguna. Cara lain dipakai untuk mengkomersialkan ialah kerja sama. Waze akan bekerja sama dengan kegiatan berita. Pihak televisi akan mendapat hak memakai aplikasi untuk keperluan broadcasting.

Pada 2013, proyek terbesar mencoba memetakan pristiwa, tidak hanya mengenai jalan, kemacetan, ataupun lokasi. Di sini termasuk menyangkut pristiwa atau kegiatan tertentu di jalan. Contoh paling kasatmata ketika ada Tour de France, yang mana sukses menjadi bukti proyek sukses.

Akuisisi Google Kepada Waze


Google membeli Waze dengan nilai $966 juta pada 2013 silam. Perusahaan Waze sendiri mempunyai 300 orang karyawan, dan mendapat untung $1,2 juta. Pembelian Google atas Waze ini malah menciptakan Komisi Perdagangan Federal Amerika, menyebut kepemilikan Waze dan Google Map ialah monopoli.

Walaupun dengan perkara yang mengikuti Waze. Dapat dipastikan mereka sukses menciptakan platform sosial media berbasis peta. Bayangkan sebagai pengguna kita sanggup menginformasikan macet, satu pristiwa kecelakaan, dimana polisi terdekat, dan ini semua berkat editor peta yang lengkap.

Ada sekitar 300 negara melaksanakan kolaborasi inisiatif dengan Waze. Tujuannya untuk mengawasi keamanan jalanan. Ambil pola mendeteksi kecelakaan semenjak dini di jalan. Sayangnya, kominitas jalan menyakini banyak ikon pada peta Waze membahayakan.

Prostes lain tiba dari pihak Kepolisian Amerika, pasalnya, fitur jejak polisi di jalanan membantu kriminalitas. Ini diperkuat dari perkara penembakan yang dilakukan oleh Ismaaiyl Brinsley. pembunuhan atas dua petugas NYPD, yang mana ditemukan screenshot membuktikan dua ikon polisi.

Apakah yang dilakukan pendiri Waze selepas akuisisi Google. Nilai yang mencapai hampir $1 triliun, bagaimana kehidupan para pendiri, khususnya sosok Uri Levine. Sosok eksentrik ini mengakibatkan pernyataan menggelitik. Menurut gosip dari surat kabar, nilai yang sebetulnya ia terima hanya 3% dari itu.

Ya ia dikatakan hanya mengantungi $38 juta atau 3% nilai saham. Toh uang tersebut tetap banyak jikalau dibandingkan milik kita. Dengan uang sebanyak itu Uri menentukan untuk hidup tenang. Dia tidak menentukan proposal bekerja untuk Google.

Banyak orang mendengar ia hidup mewah, berlibur ke gunung Alphen dan bermain ski di sana. Ia menikmati hidupnya mengerjakan hobi- hobinya. Tetapi itu tidak sepenuhnya benar ibarat gosip di media. Fakta bahwa ia seorang pecinta ski salju, dan gunung Alphen merupakan tempatnya berlibur.

Tetapi faktanya itu sudah dilakukan bahkan sebelum Waze dibeli. Dia bahkan ketika itu lima kali dalam sebulan ke sana. Hobi yang mahal tentunya bagi orang ibarat dirinya. Namun pendapatan Waze cukup untuk membuatnya melaksanakan itu banyak kali.

Bedanya ketika Waze dibeli Google ialah durasinya. Dia menginap bahkan tujuh hari selepas akuisisi oleh Google. Daripada menentukan hidup dalam kemewahan, hobinya ialah segalanya bahkan ia lebih menentukan membeli sepeda gunung. Bahkan itupun tidak mahal hanya $3000, dibanding sepeda yang termahal $10.000.

Apakah ia membeli kendaraan beroda empat glamor dan rumah mewah?

Tidak, ia malah berkata faktanya kepada Business Insider, bahwa ia masih tinggal di rumah sewa dan tidak ada kendaraan beroda empat mewah. Ia malah menciptakan startup gres yaitu Fairfly, untuk mereka yang telah membeli tiket untuk mencari diskon, rebooking, untuk kembali menggunakan.

Bahkan sebelum dibeli Google, ia merupakan seorang pemilik startup yaitu FeeX. Servis ini akan membantu orang menyimpan uang dari servis keuangan. "Tidak ada hal yang gila. Saya menyewa satu apartemen rental. Itu menciptakan kebijaksanaan inspirasi logis."

Dia bukanlah pecinta uang tetapi pekerja keras. Uri mempunyai lima orang anak: Umurnya dari 14- 25 tahun. Dua orang dewasa, yang umurnya 21 dan 25 tahun, yang juga aktif di startup. "Saya mau mereka mau sukses dan bahagia, independen dan bukan alasannya ialah saya," ia menjelaskan hidupnya.

Kisah Sukses : Belakang Layar Waze Google Dongeng Pengusaha Asal Israel

Profil Pengusaha Uri Levine


 Bayangkan kita hidup dalam situasi tanpa macet Kisah Sukses :  Rahasia Waze Google Kisah Pengusaha Asal Israel
 
Bayangkan kita hidup dalam situasi tanpa macet. Inilah diam-diam Waze Google yang mempunyai tujuan itu. Tepatnya di tahun 2012 silam, sayangnya sekarang, sang penemu justru mendapati kemacetan lebih parah. Pria berjulukan Uri Levine, pengusaha asal Isreal, yang diakuinya di artikel 2018 silam.

Dia pernah mendengar temannya selalu mengeluh. Tidak suka akan kendaraan beroda empat pribadinya lah. Tidak suka kemacetan yang terus- kanal lah. 

"Mereka benci mengemudi (itu membuang waktu), dan saya membenci sesuatu yang sia- sia," ucap ia dalam tulisnya di Forbes.

Kalau kau mau membayangkan pola pikirnya. Datanglah ke kota dan mulailah berpikir mengenai itu semua. Mulai dari gedung, jalanan, dan kendaraan yang di dalamnya. Pikirkanlah yang mana duluan akan dibangun. Faktanya pertama ialah gedung, selanjutnya kita membangun jalan, barulah ada kendaraan.

Sialnya kita memikirkan kendaraan yang terakhir. Padahal kita harusnya berpikir bagaimana kah kendaraan akan berada. Bayangkan begitu banyak kendaraan memakan tempat. Sedangkan laju dari pertumbuhan jalan tidak cukup.

Rahasia Waze Google Pengusaha Isreal

Tau kah kau bahwa Waze merupakan proyek spesial. Bermula dari impian mengumpulkan data peta. Pemerintah Isreal menciptakan proyek memetakan Palestina, dan berjulukan Free Map Isreal yang sifatnya terbuka, dalam hal ini bermakdus komunitas orang akan membantu membangun ini.

Pria itu berjulukan Ehud Shabtai, programer yang mangajak banyak orang untuk mengcrowd sourcing tiba petanya. Menggunakan data dari pemerintah yang berbahasa Hebrew, yang mana semoga jadi proyek gratis, terupdate terus dan tidak komersial.

Tahun 2008, Ehud tetapkan mengkomersialkan ini, dengan mengambil nama Waze. Aplikasi yang kemudian berubah menjadi menjadi perusahaan Waze Mobile Ltd di tahun 2009. Pada tahun 2011 penggunanya merambah ke Asia, dengan derma 40 macam bahasa, mereka mulai menjual aneka iklan.

Rahasia Waze Google mendapat uang ialah: Membuat iklan berbasis lokasi pada peta mereka. Ambil pola toko A bertempat di Jalan B, maka dengan membayar iklan, perjuangan toko A akan sanggup terlihat di Jalan B pada Waze.

Menyuguhkan konsep animasi yang lebih kece. Membuat Waze nampak lebih eye catching dari mata pengguna. Cara lain dipakai untuk mengkomersialkan ialah kerja sama. Waze akan bekerja sama dengan kegiatan berita. Pihak televisi akan mendapat hak memakai aplikasi untuk keperluan broadcasting.

Pada 2013, proyek terbesar mencoba memetakan pristiwa, tidak hanya mengenai jalan, kemacetan, ataupun lokasi. Di sini termasuk menyangkut pristiwa atau kegiatan tertentu di jalan. Contoh paling kasatmata ketika ada Tour de France, yang mana sukses menjadi bukti proyek sukses.

Akuisisi Google Kepada Waze


Google membeli Waze dengan nilai $966 juta pada 2013 silam. Perusahaan Waze sendiri mempunyai 300 orang karyawan, dan mendapat untung $1,2 juta. Pembelian Google atas Waze ini malah menciptakan Komisi Perdagangan Federal Amerika, menyebut kepemilikan Waze dan Google Map ialah monopoli.

Walaupun dengan perkara yang mengikuti Waze. Dapat dipastikan mereka sukses menciptakan platform sosial media berbasis peta. Bayangkan sebagai pengguna kita sanggup menginformasikan macet, satu pristiwa kecelakaan, dimana polisi terdekat, dan ini semua berkat editor peta yang lengkap.

Ada sekitar 300 negara melaksanakan kolaborasi inisiatif dengan Waze. Tujuannya untuk mengawasi keamanan jalanan. Ambil pola mendeteksi kecelakaan semenjak dini di jalan. Sayangnya, kominitas jalan menyakini banyak ikon pada peta Waze membahayakan.

Prostes lain tiba dari pihak Kepolisian Amerika, pasalnya, fitur jejak polisi di jalanan membantu kriminalitas. Ini diperkuat dari perkara penembakan yang dilakukan oleh Ismaaiyl Brinsley. pembunuhan atas dua petugas NYPD, yang mana ditemukan screenshot membuktikan dua ikon polisi.

Apakah yang dilakukan pendiri Waze selepas akuisisi Google. Nilai yang mencapai hampir $1 triliun, bagaimana kehidupan para pendiri, khususnya sosok Uri Levine. Sosok eksentrik ini mengakibatkan pernyataan menggelitik. Menurut gosip dari surat kabar, nilai yang sebetulnya ia terima hanya 3% dari itu.

Ya ia dikatakan hanya mengantungi $38 juta atau 3% nilai saham. Toh uang tersebut tetap banyak jikalau dibandingkan milik kita. Dengan uang sebanyak itu Uri menentukan untuk hidup tenang. Dia tidak menentukan proposal bekerja untuk Google.

Banyak orang mendengar ia hidup mewah, berlibur ke gunung Alphen dan bermain ski di sana. Ia menikmati hidupnya mengerjakan hobi- hobinya. Tetapi itu tidak sepenuhnya benar ibarat gosip di media. Fakta bahwa ia seorang pecinta ski salju, dan gunung Alphen merupakan tempatnya berlibur.

Tetapi faktanya itu sudah dilakukan bahkan sebelum Waze dibeli. Dia bahkan ketika itu lima kali dalam sebulan ke sana. Hobi yang mahal tentunya bagi orang ibarat dirinya. Namun pendapatan Waze cukup untuk membuatnya melaksanakan itu banyak kali.

Bedanya ketika Waze dibeli Google ialah durasinya. Dia menginap bahkan tujuh hari selepas akuisisi oleh Google. Daripada menentukan hidup dalam kemewahan, hobinya ialah segalanya bahkan ia lebih menentukan membeli sepeda gunung. Bahkan itupun tidak mahal hanya $3000, dibanding sepeda yang termahal $10.000.

Apakah ia membeli kendaraan beroda empat glamor dan rumah mewah?

Tidak, ia malah berkata faktanya kepada Business Insider, bahwa ia masih tinggal di rumah sewa dan tidak ada kendaraan beroda empat mewah. Ia malah menciptakan startup gres yaitu Fairfly, untuk mereka yang telah membeli tiket untuk mencari diskon, rebooking, untuk kembali menggunakan.

Bahkan sebelum dibeli Google, ia merupakan seorang pemilik startup yaitu FeeX. Servis ini akan membantu orang menyimpan uang dari servis keuangan. "Tidak ada hal yang gila. Saya menyewa satu apartemen rental. Itu menciptakan kebijaksanaan inspirasi logis."

Dia bukanlah pecinta uang tetapi pekerja keras. Uri mempunyai lima orang anak: Umurnya dari 14- 25 tahun. Dua orang dewasa, yang umurnya 21 dan 25 tahun, yang juga aktif di startup. "Saya mau mereka mau sukses dan bahagia, independen dan bukan alasannya ialah saya," ia menjelaskan hidupnya.

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini