Kamis, 14 Februari 2019

Kisah Peluang Bisnis Ternak Sapi


'Mari Berdikari Di Negeri Sendiri'
Hai P.I Lovers Selamat membaca, Salam Sukses !

Bisnis ternak sapi memang merupakan salah satu perjuangan yang membutuhkan ketelitian serta kesabaran khusus dalam menjalankannya. Usaha ini tidaklah gampang alasannya ialah ada banyak sekali macam hal yang harus Anda perhatikan, mulai dari kandang, makanan sampai impactnya terhadap lingkungan sekitar. Seperti misalnya ialah kotoran sapi, jikalau tidak diperhatikan dengan baik maka sanggup mengganggu aktivitas, terutama bagi masyarakat sekitar kandang.
Untuk Anda yang ingin perjuangan sapi disarankan untuk mempunyai pengetahuan lengkap mengenai sapi serta bagaimana cara merawatnya dengan baik. Ini peting alasannya ialah menyerupai yang kita tahu bahwa merawat sapi membutuhkan tenaga yang ekstra dibandingkan menjalankan bisnis ayam atau kambing. Untuk itu Anda harus mencari pengetahuan mengenai bisnis ternak sapi dengan baik dan benar. Ini bertujuan biar perjuangan yang dijalankan sanggup berjalan dengan lancar.
Dalam menjalankan perjuangan ternak sapi terdapat istilah penggemukan. Penggemukan merupakan proses pemeliharaan sapi remaja yang awalnya kurus untuk ditingkatkan berat badannya melalui proses pembesaran daging. Waktu yang diharapkan dalam proses ini biasanya 3-5 bulan.
Prospek Bisnis Ternak Sapi
Untuk menjalankan bisnis ini terdapat beberapa jenis sapi yang dipakai sebagai bakalan untuk perjuangan penggemukan sapi di Indonesia, antara lain sebagai berikut.
• Sapi Bali – Sapi jenis ini mempunyai ciri-ciri berwarna merah dengan kaki berwarna putih dari mulai lutut sampai pantat. Punggungnya mempunyai garis hitam dan mempunyai keunggulan dalam mengikuti keadaan terhadap lingkungan gres lebih bagus.
• Sapi Ongole – Sapi ini mempunyai ciri berwarna putih dan warna hiam di beberapa bab tubuh. Sapi Ongole biasanya bergelambir dan berpunuk, serta bisa mengikuti keadaan dengan lingkungan dengan baik. Sapi Ongele yang disilangkan dengan jenis sapi Madura akan menghasilkan peranakan Ongolo, dengan ciri-ciri hampir menyerupai dengan sapi Ongolo hanya mempunyai kemampuan produksi lebih rendah.
• Sapi Brahman – Sapi ini mempunyai warna coklat dan bab kepala berwarna putih. Untuk daya pertumbuhannya lebih cepat dibanding dengan jenis sapi lainnya. Sapi Brahman merupakan sapi potong yang terkenal di Indonesia.
• Sapi Madura – Ciri cirinya ialah berpunuk dengan warna tubuh kuning sampai merah bata. Beberapa sapi terkadang mempunyai warna putih di bab moncong, kako, dan bab ekor. Sapi Madura mempunyai pertumbuhan berat tubuh rendah.
• Sapi Limosin – salah satu sapi primadona ini mempunyai ciri-ciri warna hitam bervariasi dengan warna putih dan merah bata. Bagian moncongnya berwarna putih dengan tubuh berukuran besar serta mempunyai daya produksi yang baik.
Pemilihan Bakalan
Dalam menjalankan bisnis ternak sapi, bakalan ialah faktor penting yang harus Anda perhatikan. Ini alasannya ialah bakalan sanggup memilih hasil final perjuangan penggemukan. Dalam memilih bakalan Anda harus teliti dan butuh pengalaman. Ciri-ciri bakalan yang baik ialah sudah berumur lebih dari 2,5 tahun dengan jenis kelamin jantan. Memiliki bentuk tubuh panjang minimal 170 cm dan lingkar dada 133 cm. Pandangan mata terlihat cerah dan mempunyai bulu yang halus. Dan yang terakhir ialah kotoran terlihat normal.
Menentukan Kandang
Cara beternak sapi biar mendapat laba yang besar harus diperhatikan dari segala aspek, salah satunya ialah kandang. Untuk sangkar sapu terdiri dari dua tipe, yakni individu dan kelompok. Kadang individu biasanya mempunyai ukuran 2,5 x 1,5 meter. Dengan sangkar tersebut bisa menciptakan pertumbuhan lebih pesat. Ini alasannya ialah tidak ada kompetisi untuk mendapat pakan, ruang gerak juga terbatas sehingga energi dari pakan hanya untuk hidup pokok.
Sedangkan untuk sangkar kelompok, bakalan dalam satu periode ditempatkan di dalam satu kandang. Untuk seekor sapi membutuhkan ruang yang lebih luas dibandingkan dengan sangkar individu. Kelemahannya ialah akan terjadi kompetisi untuk mendapat pakan sehingga sapi yang lebih berpengaruh akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan yang lemah.
Pemberian Pakan
Untuk menjalankan bisnis ternak sapi dalam proses penggemukan tidak disarankan mengandalkan pakan berupa hijauan saja. Ini alasannya ialah cara tersebut justru tidak memperlihatkan hasil yang optimal serta membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu Anda sanggup mengombinasikan dengan kosentrat. Kosentrat yang dipilih ialah ampas tahu, ampas tebu, bekatul, kulit biji kedelai, atau sanggup memakai buatan pabrik.
Kosentrat tersebut biasanya diberikan terlebih dahulu sebagai pakan mikrobia rumen, sehingga ketika pakan hijauan masuk rumen, mikroba telah aktif dan sanggup mencerna hijauan dengan baik. Hijauan yang bisa Anda pilih ialah jerami padi, daun tebu, alang-alang, daun jagung, rumput liar dan rumput gajah yang merupakan pakan berkualitas tinggi. Kebutuhan pakan tiap ekor sapi ialah 2,5% dari berat badannya. Pakan dengan kualitas rendah akan sulit dicerna alasannya ialah lignin akan sukar larut oelh enzim pencernaan. Selain kosentrat dan hijauan, Anda juga sanggup memperlihatkan POC NASA yang mempunyai kandungan mineral penting untuk pertumbuhan sapi.

Source :
Bisnisi.com


Share Artikel :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini