Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 April 2019

Kisah Sukses : Dongeng Ponari Sang Dukun Cilik Dari Jombang Dan Kaitannya Dengan Efek Sugesti

 Fenomena Ponari sang dukun cilik dari Jombang terus bergulir Kisah Sukses :  KISAH PONARI  SANG DUKUN CILIK DARI JOMBANG DAN KAITANNYA DENGAN EFEK SUGESTI


Fenomena Ponari sang dukun cilik dari Jombang terus bergulir. Ponari yang lugu sebagai anak kampung biasa sekarang berubah kolam selebritis, penuh popularitas di tunggu banyak orang dan wartawan yang membutuhkan berita. Pendapatannya pun meningkat dari mengobati ribuan pasien yang berobat padanya. Menurut informasi yang beredar Ponari sanggup mendapatkan uang Jutaan rupiah setiap harinya. Cerita berawal dari seorang anak kelas 3 SD asal Jombang berjulukan Ponari yang menemukan kerikil Petir ketika dirinya bermain hujan. Suatu ketika ada tetangganya yang sakit dan meminta dukungan Ponari. Ponari mencelupkan kerikil tersebut pada air dan meminumkannya, entah kebetulan entah bukan tetengganganya sembuh dan semenjak ketika itu menyebarlah gosip tersebut dari ekspresi kemulut wacana kehebatan Ponari dan kerikil petirnya. Ribuan orang berbondong-bondong tiba mengharapkan kesembuhan tuah tangan Ponari dan kerikil petirnya. Akibat membludaknya masyarakat yang tiba hingga menjadikan jatuh korban jiwa alasannya yaitu berdesakan harus mengantri mendapatkan bab pengobatan yang konon tidak mematok tarif jasa pengobatannya itu.


Ya ... fenomena kerikil petir milik Ponari sangat luar biasa, walupun hal itu tidak sanggup dibuktikan secara medis tapi meski begitu tak menyurutkan niat masyarakat yang mau berobat pada Ponari. Disisi lain budaya masyarakat kita yang cenderung mau serba instan atau mungkin alasannya yaitu mahalnya biaya pengobatan secara medis sehingga lebih menentukan pengobatan alternatif yang kadang jauh dari sains dan kebanyakan sulit diterima oleh logika sehat.

Himbauan Mentri Agama biar masyarakat tidak menggantungkan kesembuhan lewat media yang tak terang supaya tidak terjadi penyelewengan aqidah pun tidak dihiraukan. Masyarakat masih saja mendatangi rumah Ponari untuk meminta pengobatan dari sang dukun cilik tersebut. Meskipun praktek pengobatan telah ditutup untuk sementara waktu dan masyarakat diminta pulang, tetap saja ada yang masih bertahan hingga menginap. Masyarakat juga mendatangi sekolah Ponari alasannya yaitu ponari sudah mulai masuk sekolah lagi, mereka sengaja tiba alasannya yaitu takut kehilangan kesempatan mendapatkan pengobatan dari ponari hingga rela mengejarnya hingga sekolah. Tak cukup hingga disitu, masyarakat pun mengambil air dari sumur dikediaman Ponari bahkan air comberan di sekitar rumah Ponari tak luput menjadi target media pengobatan.

Aneh memang, apakah sudah sedemikian rusak ahlak bangsa ini atau memang alasannya yaitu himpitan ekonomi sehingga mencari pengobatan murah yang jauh dari rasionalitas hingga menghalalkan segala cara dalam mencari sebuah kesembuhan? Ini mungkin menjadi pertanyaan dan agenda cukup berat bagi kita yang juga bab bangsa ini untuk memperbaikinya dimana sebagian masyarakat kita memang kerap mempercayai hal-hal yang berbau magis.

Sebenarnya fenomena semacam Ponari ini kalau dilihat dari tinjauan ilmiah yaitu hal itu tidak lebih dari imbas sugesti saja, dalam dunia kedokteran imbas sugesti juga dikenal dengan nama imbas placebo (bahasa latin : Saya menyenangkan ) yaitu dampak yang kadang menyembuhkan dari pengobatan pasif yang tergantung pada keyakinan pasien dan kemanjuranya. Para Dokter yang memakai imbas ini biasanya menunjukkan obat –obatan atau suntikan yang sebetulnya tidak ada hubungan secara pribadi dengan penyakit yang diderita pasien. Dokter biasanya hanya menunjukkan vitamin saja dan kadangkala dokternya bilang ”semoga lekas sembuh”, walhasil pasien merasa sudah diobati dan merasa baik yang nantinya membawa pada kesembuhan sebenarnya.

Disinilah letak imbas itu bekerja dimana pikiran yang faktual dari pasien ditambah keyakinan yang ada pada dirinya alasannya yaitu ” merasa sudah diobati”, maka gen-gen faktual dalam badan yang membantu penyembuhan suatu penyakit bereaksi sehingga menjadikan meningkatnya sistem pertahan dan metabolisme tubuh.

Para ilmuwan dan dokter juga telah menciptakan semacam obat plasebo yang obatnya sendiri sama sekali tidak mengandung materi obat-obatan. Obat placebo yaitu obat yang memang tidak memiliki imbas atau akhir apapun pada badan kita menyerupai pil gula dan sejenisnya. Dokter hanya menyampaikan ke pasien bahwa obat ini yaitu obat untuk penyakit yang dideritanya dan memiliki imbas menyembuhkan penyakitnya. Lalu apa yang terjadi yaitu obat placebo mempunyao imbas yang sama dalam menyembuhkan kalau tidak lebih efeknya dibandingkan kadang-kadang dengan obat orisinil yang sebetulnya juga memiliki imbas yang sama. Disini terang bahwa pedoman insan memiliki peranan penting dalam kesembuhan penyakit bahkan sanggup lebih baik hasilnya bukan diakibatkan oleh media menyerupai kerikil petir milik Ponari yang kalau dikaji lebih dalam lagi tidak memiliki dasar sains sama sekali.

Dalam kasus Ponari dan kerikil petirnya, mungkin saja kesembuhan yang dirasakan para pasien yang berobat padanya yaitu dampak dari pedoman faktual dan keyakinan si pasien itu sendiri sehingga menyebabkan imbas faktual dalam tubuhnya menyerupai imbas plasebo.

Dikisahkan juga dalam film the secret oleh Lee Brower seorang guru yang menemukan sebuah kerikil dijalanan, Lee kemudian berfikir bahwa setiap kali ia memegang kerikil itu maka beliau akan memikirkan sesuatu yang beliau sukuri. Maka setiap hari beliau membawa kerikil itu dalam saku celananya. Setiap merogoh saku beliau memegang kerikil itu dan mengucapkan sukur atau memikirkan sesuatu yang beliau sukuri. Suatu ketika temannya dari Afrika melihat kerikil itu terjatuh dari saku celananya kemudian menanyakan kerikil itu. Lee kemudian menjelaskan kerikil tersebut yaitu Batu penghargaan. Dua ahad kemudian Lee mendapatkan email dari temannya dari afrika tersebut yang mengabarkan bahwa anak laki-lakinya menderita penyakit langka yang mematikan yaitu semacam penyakit hati /hepatitis dan meminta tolong untuk mengirimkan tiga kerikil penghargaan, Lee bilang tentu, kerikil tersebut beliau temukan dijalanan, jadi bukan hal sulit. Lee kemudian mencari kerikil di pinggir sungai dan mengirimkan pada temannya tersebut. Lima bulan kemudian beliau mendapatkan email lagi dari temannya yang mengabarkan bahwa anaknya pria semakin sehat dan beliau baik-baik saja berkat kerikil penghargaan. Ya itulah imbas seugesti untuk menghipnotis pikiran dan keyakinan si pasien menyerupai fenomena Ponari dan kerikil petirnya.

Sebenarnya dalam masyarakat kita tersebar pengobatan alternatif yang sebetulnya tidak lebih dari imbas plasebo atau pemberian sugesti kepada pasien. Dan masyarakat kita juga kerap gampang mempercayainya walau tanpa dasar medis sekalipun bahkan lebih cenderung bersifat magis. Ini merupakn cermin dari lemahnya pengetahuan dan kerusakan mental dari masyarakat kita.

Dalam upaya berikhtiar mencari kesembuhan bagi suatu penyakit yaitu hak setiap insan bahkan kita diwajibkan tidak berputus asa dalam mencapai kesembuhan, tapi alangkah lebih bijaksana sendainya kita lebih mengedepankan sisi rasionalitas dalam suatu pengobatan dan tidak mengharapkan pada keajaiban tanpa dasar ilmiah dan yang lebih jauh lagi malah membawa kita pada kemusyrikan alasannya yaitu menyandarkan kekuatan pada kekuatan selain Allah SWT.

Dari banyak sekali sumber.

Rabu, 03 April 2019

Kisah Sukses : Syeh Puji Antara Pedofil Dan Diam-Diam Kekayaan

 Siapa sih yang gak kenal sama Syeh Puji milyarder asal Semarang yang sensasional sebab m Kisah Sukses :  SYEH PUJI ANTARA PEDOFIL DAN RAHASIA KEKAYAAN

Siapa sih yang gak kenal sama Syeh Puji milyarder asal Semarang yang sensasional sebab menikahi gadis belia umur 12 tahun Lutfiana Ulfa?. Syeh Puji yang berjulukan lengkap DR HM Pujiono Cahyo Widianto kini memang sedang menjadi pembicaraan hangat bahkan hingga berurusan dengan aturan sebab pernikahannya yang kontroversial itu.


Bicara ihwal kotroversi ijab kabul Pengasuh Ponpes Miftahul Jannah ini bahwasanya bisa dianggap kontoversi bisa juga tidak, mengapa? Coba saja tengok lebih dalam lagi bahwa di masyarakat kita terutama di tempat pedalaman masih banyak perkara perrnikahan dini ini, pada sebagian masyarakat kita masih banyak anak-anak gadis belia yang gres keluar Sekolah Dasar atau Keluar Sekolah Menengah Pertama sudah dilamar atau dinikahkan orang tuanya. Pada jaman dulu angkatan nenek kita ijab kabul di usia muda dengan kata lain dibawah usia 18 tahun masih banyak terjadi menyerupai kata nenek saya temannya dinikahkan pada usia 15 tahun sampe kini sudah punya belasan cucu, so fine fine aja tuh. Hehe.

Tapi jaman kini berbeda sebab orang-orang dah makin pintar, ”hukum dah mulai ditegakan” Undang-undang yang mengatur perkawinan di terapkan menyerupai Syekh harus terikat dengan aturan positif yang berlaku di Indonesia sebab menikahi anak dibawah umur dan syeh juga melanggar melanggar UU no. 23 tahun 2002 ihwal proteksi anak (telah merampas hak-hak sebagai anak), melanggar UU no 21 pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (karena disinyalir berpengaruh sang anak yang dinikahinya dibeli oleh Syekh dengan uang dan harta), melanggar UU no.13 tahun 2004 ihwal ketenagakerjaan (karena mempekerjakan anak di perusahannya sebagai manajer) gitu katanya.

Apabila dikaji dari sisi Psikologi syeh Puji itu termasuk Pedofil. Pedofil ialah sebutan bagi orang-orang yang mempunyai ketertarikan atau hasrat seksual terhadap anak-anak yang belum memasuki masa remaja. Istilah ini seringkali ditujukan kepada orang-orang dewasa yang mempunyai kondisi ini. Kadang istilah ini juga dipakai untuk merujuk kepada pelaku pelanggaran seksual terhadap anak-anak. Orang-orang yang mempunyai kondisi ini disebut pedofil (bahasa Inggris: pedophile). (sumber: wikipedia)
Lantas Apa benar Syeh Puji seorang pedofil?
Jawabannya bisa biasa juga tidak dan balasan bisa bermacam-macam tergantung perkiraan orang. Untuk yang menyatakan iya mesti di telusuri lagi lebih jauh mengenai latar belakang syeh oleh seorang Psikolog, dari situ bisa diketahui iya apa enggaknya syeh Puji pedofil. Nah bagai mana jikalau tidak tapi menikahi gadis di anak-anak bahkan sebelumnya syeh juga berancana menikahi gadis berusia 9 tahun?


Rahasia Kaya Syeh Puji

Menurut Sumber Harian Meteor, Syech Puji mengakui kebesaran dan kesuksesan perusahaannya itu, dilaluinya dengan tirakat ritual yang dilakukanya selama 18 bulan. Tepatnya pada 1991, ketika Syeh Puji mendirikan perusahaannya yang diberi nama PT Silenter.
-
“Karena saya ingin sukses dalam perjuangan saya, saya melaksanakan wirid dengan membaca salawat Nariyah selama 18 bulan mulai jam 12 malam hingga pagi tidak pernah tidur,” tandasnya sambil menambahkan tirakat tersebut didapat atas bimbingan Mbah Mad dari Ponpes Watucongol, Muntilan, Magelang.
-
Selama tirakat ia memohon lewat doa, wirid dan baca salawat. Juga diimbangi dengan kerja keras dan banyak-banyak sodaqoh. Dia juga menyampaikan kalau dalam awal-awal mendirikan perusahaanya itu, selalu menjalankan puasa nglempus yakni tidak makan-minum dan tidur selama beberapa hari. Hal itu tergantung niat awalnya. “Kalau untuk kesuksesan sesuatu, bisa hingga 3 atau 7 hari, bahkan 11 hari berturut-turut saya lakukan puasa tidak makan-tidak minum dan tidur untuk tujuan tertentu,” tambahnya.
-
Selain Salawat Nariyah, kata Syeh Puji, ada bacaan atau wirid yang harus diamalkan untuk mencapai kesuksesan menyerupai yang dialaminya kini ini. Meski untuk itu, tampaknya ia merahasiakan mengungkapkannya. “Itu cukup berat. Karena istri pertama saya tidak sanggup, maka saya cari yang muda usianya untuk menjalankan menyerupai yang saya jalankan dulu hingga dikala ini,” ucap peraih penghargaan sebagai Bapak Pendidikan Kabupaten Semarang 2006 dari Pemkab setempat itu.
-
Bersamaan dengan beranjaknya usianya yang 43 tahun itu, serta dengan dalih penerus untuk imperium bisnisnya yang menurutnya miliki dana cadangan ratusan miliar tersebut, maka tidak heran kalau Syech Puji ingin menyelamatkan kerajaan bisnisnya itu dengan mencari penerusnya sekalian orang doktrin untuk memegang perusahaanya. “Karena itu, saya mencari pendamping atau istri lagi untuk saya jadikan GM di perusahaan saya atas seizin istri pertama saya,” tegasnya.
-
Syech mengaku menikahi istri keduanya itu pada tanggal 8 Agustus tahun 2008 ini. Dan istri keduanya itu sebelumnya telah dicari selama setahun dengan kreteria yang ditentukan, diantaranya harus pintar, remaja dan cerdas. Selama itu Syech disodori oleh para tokoh masyarakat hingga guru ihwal calon istrinya. Baru pada perjuangan yang ke-21 kali, ia menemukan kecocokan dengan Ibu Lutfiana –panggilan istri keduanya– sebagai pendamping barunya. “Ya ini merupakan pinjaman Allah, sebab tidak satu-dua kali saya mencari dan bisa pas,” tambahnya. (Sumber : Harian Meteor)

Dari sumber tersebut terperinci ijab kabul syeh puji dengan gadis dibawah umur ada maksud tertentu untuk kelangsungan kerajaan bisnisnya, tujuannya untuk mencari orang yang bisa diajak melaksanakan ”ritual yang berat” untuk memperbesar dan melanggengkan usahanya, untuk ini anak di anak-anak menyerupai ulfa dianggap bisa melakukannya dan ini hanya syeh yang tahu atau juga gurunya sebab seolah menyerupai suatu syarat dalam ritual tersebut. Sedangkan untuk mengurus bisnis mungkin saja hanya dalih sebab bukannya meremehkan kemampuan ulfa yang notabene masih awam belum mengerti banyak ihwal bisnis, semua masyarakat kita juga akan menilai apabila sebuah perusahaan yang memang profesional harus mempunyai sumber daya yang baik tentu tidak akan mempekerjakan anak di anak-anak sebab selain belum siap secara mental juga wawasan dan ilmu nya juga mungkin masih belum bisa dikatakan cukup untuk memimpin sebuah perusahan besar dengan omzet milyaran tersebut.

Minggu, 17 Maret 2019

Kisah Sukses : Prita Mulyasari Korban Arogansi Keadilan Dan Kemanusiaan

Tulisan ini dibentuk hanya sebagai wujud rasa simpati kepada ibu  Kisah Sukses :  Prita Mulyasari Korban Arogansi  Keadilan dan Kemanusiaan
Tulisan ini dibentuk hanya sebagai wujud rasa simpati kepada ibu Prita Mulyasari yang saya anggap telah menjadi korban ketidakadilan di negeri tercinta ini dilihat dari beling mata kemanusiaan. Berat rasanya kalau tidak di ungkapkan dan saya hanya berkaca pada diri pribadi bagaimana bila hal itu menimpa istri atau atau saudara kita. Akankah kita sanggup mendapatkan keadaan ini? apalagi bila dilihat seorang ibu dengan dua anak yang masih kecil harus mendekam di penjara hanya alasannya curhat di email wacana keluhanya di berobat di RS Omni International, Tangerang akan berkahir dengan kasus berkepanjangan. Semoga saja goresan pena ini tidak menjadi boomerang buat saya dan terjerat UU ITE… Hik…...takuuut…...he he....

Saya kira inilah realita sesungguhnya dari tatanan aturan dinegeri ini yang menimbulkan terenggutnya kebebasan mengeluarkan pendapat dan mengambarkan betapa kuatnya orang besar dimata hukum sehingga dengan gampang dan tanpa kajian yang dalam, penyidikan terlebih dahulu eksklusif menggelandang ibu prita kedalam tahanan dan tanpa sempat berpamitan kepada kedua anaknya yang masih memerlukan ibunya bahkan ketika di tahanan tidak di perbolehkan sejenak pulang untuk menjenguk anaknya…..?.

Tiga ahad beliau dibui alasannya dianggap melanggar Pasal 310 kitab undang-undang hukum pidana wacana pencemaran nama baik dengan bahaya eksekusi 1,4 tahun penjara, Pasal 311 kitab undang-undang hukum pidana wacana pencemaran nama baik secara tertulis dengan bahaya 4 tahun penjara, serta Pasal 27 Ayat 3 UU ITE dengan bahaya 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Ancaman pidana Pasal 27 Ayat 3 UU ITE itu tidak main-main. Ibu rumah tangga penulis e-mail itu diancam penjara hingga enam tahun! Busyeet ..Gilee bener hingga terjerat 3 pasal berlapis sekaligus.

Bersukurlah alasannya pada Rabu (3/6) sore, ibu Prita telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, meskipun berstatus tahanan kota alasannya masih menunggu sidang kasus pidananya yang akan mulai digelar di PN Tangerang pada Kamis (4/6).

Miris, murka dan geram bila menyimak rangkaian bencana kasus ini dimana keadilan berpihak hanya kepada kaum yang berpengaruh saja sedangkan yang kecil hanya sanggup pasrah menyesali ketidak adilan ini.

Bila saja RS Omni mau lebih bijak menaggapi kasus ini, seharusnya, Rumah Sakit Omni Internasional melakukan peningkatan pelayanan atau memperlihatkan hak jawab, bukan memperkarakan kasus pencemaran nama baik. Disinilah letak arogansinya dan bahkan seakan-akan tidak mau mengakui kesalahan.

Contoh kasus yang sama juga terjadi di Amerika Serikat tetapi penanganan kasusnya sangat bertolak belakang dengan Rumah Sakit Omni Internasional. Meskipun bukan kasus rumah sakit tetapi mungkin bia dijadikan cermin penanganan kasus wacana keluhan konsumen. Ketika itu, seorang profesor di Universitas Michigan, Jeff Ravis, menulis surat terbuka ke Michell Dell, pendiri Dell Computer.

Isi surat terbuka tersebut ialah keluhan pelayanan purnajual yang mengecewakannya. Dari Pihak Dell. Pihak Dell tidak memperkarakan Jeff, tetapi justru merekrut belasan orang untuk menangani keluhan tersebut.

Seharusnya, itu yang harus menjadi pola bagi pelayanan publik, untuk memperlihatkan layanan yang baik bagi konsumen dan keluhan melalui media elektronik menyerupai email atau internet seharusnya merupakan belahan dari tindakan kontrol masyarakat atas amburadulnya pelayanan publik di negara ini.

Sedangkan wacana UU ITE banyak kalangan menilai bahwa passal tetang pencemaran nama baik merupakan pasal karet atau sampah dan memang perlu menerima revisi alasannya nantinya hanya akan memasung kretaifitas dan kebebasan bersuara serta hanya membungkam hak kemerdekaan mengeluarkan pendapat.

Hmmm....terlepas dari UU ITE, Kasus yang dialami Prita Mulyasari mencerminkan lemahnya proteksi terhadap pasien. Pasien selama ini dimaknai hanya sebagai obyek industri kesehatan, bukan subyek yang harus dibantu. padahal UU Nomor 8 Tahun 1999 wacana Perlindungan Konsumen menjamin setiap warga negara sebagai konsumen untuk memberikan keluhannya. Apakah Pasien tidak sama dengan konsumen????

Kembali pada problem penahanan, apakah ada unsur mafia peradilan yang terlibat disini sehingga para pemegang kekuasaan menyerupai kepolisian dan kejaksaan tidak memperhatikan hak-hak asasi manusia, hak anak, mengingat Ibu Prita masih memiliki anak balita kemudian mengambil tindakan sewenang-wenang? Entahlah…. masyarakat juga sanggup menilainya sendiri dan semakin kritis dikarenakan telah banyak pola akhir kesewenang-wenangan peradilan di negeri ini. Yang terperinci bahwasanya masih banyak kasus serupa Prita yang belum terekspos kemuka publik alasannya ketidak berdayaan dan ketakutan sebagian besar masyarakat kecil bila harus berurusan dengan orang besar.

Beruntunglah ibu Prita sanggup menulis email atau setidaknya melek tekhnologi sehingga masyarakat luas sanggup mengetahui dan menilai bahkan bereaksi terhadap kasus ini. Semoga tunjangan moril dari banyak pihak sanggup membuka mata hati dan kemanusiaan para petinggi kita bagi masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan .

Bagi Capres dan Cawapres semoga saja tidak dijadikan ajang menarik simpati dan tebar pesona serta kampenye terselubung aja ya he he….

Source image: www.ilovephilosophy.com


Kamis, 07 Maret 2019

Kisah Sukses : Indonesia Ku, Teror, Bom Bunuh Diri Dan Kuatnya Imbas Kata-Kata

Ada apakah dengan mu Indonesia ku? Entahlah apa yang sedang terjadi dengan Negara ini, bencana Ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Cartlon Jumat pagi kemarin jam 7.45 dan 7.48 WIB telah mencoreng kembali gambaran Indonesia dimata dunia. Sepertinya tak pernah berhenti bencana demi bencana dan petaka terus mencoba negeri ini. Jika datangnya petaka yang memang diluar kekuasaan kita sebagai insan rasanya kita tidak akan meradang dan kita anggap sebagai bentuk teguran dari Yang Maha Kuasa, tapi jikalau jawaban ulah perbuatan segelintir insan tak beradab tidak terkait agama manapun, bangsa ini sudah bisa melihat, siapa yang berjuang untuk jihad di jalan Allah, dan siapa yang berjuang untuk syetan. Negeri ini masih negeri muslim walaupaun tatanan dan undang-undang yang berlaku bukan syariat Islam alasannya sebuah kesalahan masa lalu, kita harus akui itu dan siapapun penyerangnya yang terperinci ialah telah amat sangat mengganggu ketentraman dan kedamaian di negeri ini dan telah melukai semua umat Islam di Indonesia.

Banyak dugaan mengenai serangan bom ini, dengan target korban WNA tentunya ada motif publikasi internasional perihal adanya terorisme di Indonesia, meskipun akhir-akhir ini Indonesia dipuji alasannya kinerja polisi antiterornya yang cukup banyak berhasil mengungkap jaringan teroris, tentunya kondisi ini akan sangat merugikan posisi Indonesia alasannya bisa jadi akan banyak bermunculan travel warning dari banyak sekali negara luar dan kepercayaan intenasional kembali tercerabut dari akarnya dengan bencana ini. Sepertinya motif publikasi mereka cukup berhasil ditambah dengan momen rencana kedatangan Manchester United ke Jakarta sehingga tak pelak menjadi sorotan dunia dan terperinci merupakan tamparan keras bagi kita.

Apakah ini sebuah realita yang ada di Indonesiaku sebagai bentuk menutupi satu duduk kasus dengan duduk kasus gres atau sebuah kelengahan para pegawanegeri kita yang menganggap bahwa kita telah kondusif dari serangan teroris menyerupai itu? Sesungguhnya tidak ada satu negarapun yang akan bebas sepenuhnya dari banyak sekali bahaya termasuk teroris, apalagi di negara kita kesenjangan sosial yang masih jauh sehingga orang lebih gampang melaksanakan hal-hal konyol dengan dibalut pakaian jihad dan syahid yang bukan pada tempatnya sampai membabi buta. Bahwa sebenarnyalah mereka orang-orang putus asa dengan kehidupan, Keyakinan yang sesat jawaban keyakinan dan imbas kata-kata yang sangat berpengaruh dan besar pengaruhnya.

Masalahanya mungkin pada tingkat kewaspadaan di tingkat intelejen. Teroris semakin cerdik Aparat keamanan dan intelejen harus lebih cerdik dan masyarakat dibutuhkan sanggup saling membantu alasannya ini ialah duduk kasus bersama menyangkut ketentraman hidup orang banyak.

Bunuh diri jawaban Double Bind

Disepanjang sejarah kita telah temui kekerasan, penindasan, kerusuhan bahkan perang yang saya anggap ialah jawaban dari sebuah imbas keyakinan lebih dalam lagi ialah keyakinan dengan bahasa yang berawal dri ketidakpuasan, lebih dahsyat lagi dengan membawa isyu keyakinan sebuah Agama yang sangat sensitif.

Sepertinya tak ada pilihan lain untuk membuat hidup lebih bermakna dan mulia selain bunuh diri alasannya sebuah pilihan yang tak bisa diatasi dimana dua pilihan yang bertentangan, atau sama-sama buruk, disodorkan oleh sosok seorang penguasa kepada korban yang tidak menyadarinya. Hal itu bisa menyebabkan perasaan tertekan yang parah atau bahkan penyakit kejiwaan. "Salah jikalau kalian melakukannya, salah jikalau kalian tidak melakukannya". Istilahnya di sebut Double bind atau definisi yang lebih umum ialah pengajuan dua pilihan yang buruk- yang satu dipoles biar terlihat lebih baik untuk menghipnotis perilaku. Intinya ialah ketidak mampuan korban untuk melihat maksud dibaliknya.

Kata-kata bahkan lebih berpengaruh dari yang anda bayangkan. Pada tahun 1977, seorang pendeta berjulukan Jim Jones membuat kata-kata yang meyakinkan 1.000 orang pengikutnya untuk meninggalkan rumah mereka di Amerika serikat dan membentuk komunitas Religius di “Jonestown” Guyana.

Pada tahun 1978, Jim Jones membuat kata-kata lain yang meyakinkan 914 dari 1.000 orang untuk mengakhiri kehidupan mereka dengan minum Kool-Aid rasa anggur bercampur racun sianida.

Double Bind mereka ialah : Hadapi kejahatan dunia luar atau minum Kool-Aid ini dan dapatkan keselamatan.

Jika ditarik benang merah dengan bencana kejadian menyerupai itu termasuk bencana Bom Bunuh diri dari mulai serangan WTC, bom Bali dan serangan-serangan lain di banyak sekali Negara termasuk yang terkahir di JW Marriot walaupun dengan kelompok, agama, waktu dan daerah yang berbeda ternyata ada banyak kesamaan yaitu sebuah motif dari sebuah keyakinan yang dianggapnya ialah suatu kebenaran mutlak. Benarkah…? Wallahu a’lam.

Inilah realita bahu-membahu yang ada di dunia ini, selalu akan terjadi dan bisa terus terjadi. Aroma dendam dan banyak imbas serta penyimpangan banyak sekali ayat semenjak berabad kala kemudian akan selalu menghiasi jiwa-jiwa umat manusia, ketidakpuasan, pembenaran dan nafsu dan keserakahan ialah pecahan darinya, bahkan jauh sebelum istilah homo homini lupus muncul (manusia ialah serigala bagi yang lainya), Semenjak Adam diturunkan ke dunia, Qabil telah membunuh Habil untuk satu alasan ketidakpuasaan dan hawa nafsu.

Hanya saja kini ini sebagai pecahan dari masyarakat Indonesia yang mengharapkan kedamaian dan ketenangan hidup di bumi pertiwi ini, merasa prihatin atas duka, jeritan histeris, isak tangis, ketegangan, hiruk-pikuk, dan banyak lagi yang sanggup mengingatkan kita kembali dimasa-masa lalu. Selalu saja pada jadinya muncul pertanyaan , kenapa ini harus terjadi apakah alasannya diskriminasi?, kecemburuan sosial, atau memang orangnya yang tak punya sedikit saja hati nurani sehingga dengan bangganya mereka melaksanakan tindakan tak beradab. Marilah kita berdiam sejenak, mengkoreksi diri kita masing-masing dan mohon ampun kepada Allah SWT. Semoga hari-hari kedepan semakin baik dan negeri ini mendapat kedamaiannya kembali.
Semoga.


Kamis, 28 Februari 2019

Kisah Sukses : Mbah Surip, Biarkan Indonesia Mengenang Mu

Drama kehidupan sosok sederhana tetapi fenomenal  Kisah Sukses :  Mbah Surip, Biarkan Indonesia Mengenang Mu
Drama kehidupan sosok sederhana tetapi fenomenal Mbah Surip telah berakhir, namun kenangan akan kebersahajaannya tetap akan menempel di hati penggemarnya. Kepolosan dan kesederhanaan yang telah menyihir bangsa ini untuk sesaat melupakaan hiruk pikuk pesta demokrasi yang gres saja usai. Seperti yang dikutip dari kompas.com bahwa kehadiran Mbah Surip layaknya sebuah meteor yang melintasi jagat hiburan ditanah air yang tiba-tiba lenyap ditelan kabut. Ya.. walau sekejap tapi sempat menerangi dan memberi warna tersendiri dalam kahazanah musik Indonesia. Kehidupan sederhana yang Ia lakoni memang telah menginspirasi banyak orang ketika ini bekerjsama memang benar puncak dari segala hal di dunia ini yaitu kesederhanaan. Saya pernah mendengar ungkapan yang masih aku ingat hingga ketika ini bahwa kesederhanaan yaitu puncak dari sebuah kesempurnaan. Sekilas ungkapan tersebut terasa berlebihan tetapi pada kenyataannya memang demikianlah adanya.

Dari banyak sekali media dan sobat terdekat yang mengenalnya, Mbah Surip sangat membumi dan menjalani kesehariannya dengan sederhana. Demi menggapai impian yang sesuai dengan hati nuraninya, mungkin setiap hari sejak meninggalkan kemapanan dan menentukan seni sebagi tujuan hidupnya, Mbah Surip rela menggeladang, dengan hanya membawa sebuah gitar kopong, tidur dimana saja, kehidupan yang dijalaninya seolah mengalir bagai air, apa adanya. Hingga menjelang senja usianya barulah benih-benih usaha yang ia tabur semasa muda sanggup ia petik walaupun dinikmati hanya sesaat. Bahkan sesudah ia mulai populer baru-baru ini dengan fenomenal, tetap saja sosok sederhananya tidak pernah berubah. Manggung tak pernah membawa asisten, cukup diantar anaknya, naik motor saja sudah cukup, tak pernah membawa peralatan musik canggih menyerupai kebanyakan musisi kita, cukup hanya memakai gitar kopong dan ada segelas kopi Mbah Surip senang sanggup menghibur. Dia memiliki cara tersendiri dalam berkesenian dan memaknai hidupnya.

Menurut Dirut Manajemen Kampung Artis, forum yang membantu artis-artis yang sedang "naik daun "untuk mengelola bisnisnya, Sujama Trisnadi, ternyata hanya 5 % dari kegiatannya sehari-hari yang betul-betul digunakannya dengan nilai komersil, sisanya dipakai merupakan kegiatannya sendiri, bersama teman-temannya, yang bukan komersial dan sekadar menyenangkan masyarakat.

Hmm...menurut Saya kalau begitu sosok menyerupai Mbah Surip yaitu sosok sebagai seorang seniman sejati. Jika benar dalam berkesenian hanya untuk menghibur secara sukarela dan menyenangkan masyarakat tanpa mendahulukan nilai-nilai komersil menyerupai umumnya artis di negeri ini.

Dan satu lagi dari dongeng perjalannya hidupnya, ada sebuah pelajaran yang sanggup dipetik yaitu bahwa cita-cita yang tinggi bukan sebuah kemustahilan untuk didapat. Usia bau tanah bukanlah penghambat untuk menggapai cita-cita. Banyak teladan selain Mbah Surip di dunia ini yang sukses di usia bau tanah walaupun secara harfiah kesuksesan yang didapat dirasakannya hanya sekejap namun semua itu tidaklah sia-sia daripada tidak sama sekali lantaran selesai kehidupan tidaklah ada seorangpun yang sanggup mengetahuinya. Akan lebih baik mengisinya setiap ketika dengan hal-hal yang bermanfaat dan terus berkarya walaupun hingga usia senja.

Selamat jalan Mbah Surip, Semoga kesederhanaan mu sanggup mengilhami jutaan hati rakyat Indonesia yang terbelit kapitalisme. Pergilah dengan damai lantaran amal mu menciptakan senyum bangsa ini tak akan sia-sia. Raga mu boleh mati tapi semangat dan inspirasi mu takkan pernah mati. Biarkan Indonesia mengenang jargon mu ....I Love U Full…. Ha Ha Ha…..



Rabu, 20 Februari 2019

Kisah Sukses : Gempa Bumi Tasikmalaya Dan Introspeksi Diri

 WIB dimana guncangannya terasa hampir keseluruh bumi Jawa Barat ini Kisah Sukses :  Gempa Bumi Tasikmalaya dan Introspeksi Diri
Mungkin Anda bertanya, apa hubungannya gempa bumi dengan introspeksi diri? Kalau kita anggap Gempa Bumi yang terjadi kemarin berskala 7.3 SR dan diperkirakan terjadi 142 km barat daya Tasikmalaya pada pukul 14:55 WIB dimana guncangannya terasa hampir keseluruh bumi Jawa Barat ini, tak terkecuali, dari Jakarta hingga Jogja, bila kita anggap sebagai insiden alam biasa, itu memang benar alasannya wilayah Indonesia khususnya Secara geologik, pulau Jawa merupakan daerah episentrum gempa bumi alasannya dilintasi oleh patahan kerak bumi lanjutan patahan kerak bumi dari pulau Sumatera, yang berada dilepas pantai selatan pulau Jawa. Posisi Indonesia yang terletak di antara pertemuan tiga lempeng bumi yang besar ialah Eurasia, Samudra Pasifik, dan Indo-Australia menciptakan perairan maritim di sekitar kita sering mengalami gempa bumi dan kita akan selalu dituntut siap mengadapi peristiwa ini.

Tetapi bila kita lihat dari sisi masyarakat secara umum, ketika kemarin pada ketika insiden gempa masih mengguncang bumi, semua orang berhamburan keluar, mencari tempat yang agak luas atau lapangan, alasannya takut rumah-rumah roboh. Saat itu saya berada di Purwakarta bersama penduduk desa, terasa aroma mencekam, bagaimana tidak, banyak ibu-ibu yang membawa anak kecil dan para orang renta yang sudah lanjut usia berhamburan keluar rumah sambil tak henti-hentinya berzikir, menyebut dan mengagungkan Nama Allah, terlihat terang raut kepanikan di wajah mereka, Cuma ada insiden yang sempat menciptakan saya sedikit geli melihat seorang cowok yang saya kenal sebagi preman dikampung itu, yang setahu saya anti-agama dan anti segala hal yang berbau religius. Apa dinyana, ketika gempa terjadi ia pun keluar bersama penduduk lainnya, dan mulutnya bezikir juga Ya Alah, Allahu Akbar! Ternyata takut juga ya.

Hingga ketika gempa mulai mereda, ketika dirasa semuanya tenang, mungkin disitulah semua berpikir perihal sebuah kekuatan Yang Maha Besar, tak seorangpun yang dapat menghentikan kekuatan besar menyerupai itu dan kita ternyata masih sangat kecil dan tak berarti apa-apa dibandingkan dengan kekuatannya. Hatipun mengakui Maha Besar Allah.

Gempa bumi dan banyak sekali insiden alam hanyalah cara atau alat saja bagi Allah, mungkin untuk mengingatkan kita di bulan suci Ramadahan ini. Bukan niat saya menghubung-hubungkan insiden ini dengan suatu kepercayaan suatu agama, hanya kalau boleh sedikit memperlihatkan opini dari orang yang sedikit ilmu ini, adakah orangnya yang tidak takut akan tiba suatu petaka bahkan kematian? Saya yakin siapapun orangnya dan meskipun seorang yang tidak percaya akan Tuhan sekalipun, mereka akan takut dan khawatir bila terjadi petaka atau kematian. Sedangkan petaka dan janjkematian disetiap agama manapun hanya Tuhanlah yang menentukan. Setiap orang khawatir akan keselamatan keluarganya, mungkin beruntunglah bagi kita yang selamat dari gempa bumi ini, tapi bagaimana dengan mereka yang rumahnya rusak bahkan ditinggal mati orang yang dicintainya?

Sudah sewajarnya bila kita mentafakuri insiden ini dan merenungkannya sebagi materi introspeksi kedalam hati kita sejauh mana amal ibadah kita selama ini, Bahwasanya tak ada kekuatan yang lebih besar selain Allah, insan sungguh sangat begitu kecilnya bila dihadapkan pada kekeuatan alam menyerupai itu. Coba saja kita bayangkan bagaimana bila gempa itu terus memerus tidak berhenti? Mungkin kerusakan dan petaka yang lebih besar terjadi. Sanggupkah kita bertahan dari guncangan yang terus menerus hingga menghancurkan segala yang ada?

Berkaca dari insiden kemarin, memang sudah selayaknya kita tetap selalu mengingat Allah SWT dimanapun dan kapankun kita berada alasannya yang namanya musibah menyerupai gempa bumi bahkam petaka lain, ternyata selalu terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan terlebih dahulu dan hingga ketika ini belum ada metode pendugaan secara akurat akan terjadinya gempa bumi.

Marilah kita bantu-membantu memaknai insiden ini untuk kita hidup menjadi lebih baik lagi dalam setiap rangkaian kerja dan doa yang kita lakukan sehari-hari sebagai ibadah kita hanya kepadaNya. Ingatlah bahwa insiden ini sakali lagi dapat terjadi secara tiba-tiba. Saya langsung mendoakan saudara-saudara kita yang meninggal biar amal ibadahnya di terima di sisi Allah SWT dan bagi yang ditinggal atau pun yang kehilangan rumah biar diberikan kesabaran. Amin.


Jumat, 08 Februari 2019

Kisah Sukses : Dahsyat!! Bisnis Ini Telah Menghasilkan Rp. 1.000.000,-

Berawal dari sebuah penawaran via email yang masuk ke saya dari infodahsyat.com saya tertarik untuk mengikuti bisnis ini.Belum genap satu bulan saya ikuti bisnis ini hasilnya saya sudah sanggup Rp .1.000.000,- . Tadinya hanya mencoba siapa tahu bisa nambah penghasilan alasannya ialah kalau dilihat sistemnya sangat gampang dijalankan dan menyerupai mempunyai bisnis online sendiri walaupun bahwasanya bukan kita yang membuat web, membuat produk apalagi harus beli domain dan sewa hosting, tapi laba dan pengelolaan murni 100% dilakukan oleh kita sendiri dan dari banyak sekali bisnis online yang pernah ditawarkan saya rasa ini yang paling gampang dan ternyata memang benar walaupun dikerjakan secara santai hasilnya saya sudah sanggup Rp. 1.000.000,- dan ini belum genap satu bulan! Lumayan khan?hehe.
Ini Bukti printscreen yang di ambil dari member area.
Berawal dari sebuah penawaran  via email yang masuk ke saya dari  Kisah Sukses :  Dahsyat!! Bisnis Ini Telah Menghasilkan Rp. 1.000.000,-

Mungkin Anda pernah melihat atau mengikuti banyak sekali penawaran bisnis yang katanya sanggup meraih jutaan bahkan ratusan juta hanya dengan 3 langkah mudah atau dengan 7 langkah mudah buat pemula tapi ujung-ujungnya kita disuruh buat produk, sewa hosting dan beli domain yang saya kira tidak semua orang bisa dengan gampang melaksanakan langkah-langkah tersebut apalagi khususnya pemula hingga kesudahannya penawaran tersebut tetap saja tidak bisa dijalankan dengan gampang dan yang terjadi ialah kerugian buat member yang membeli produk tersebut hingga kesudahannya memutuskan untuk menjadi resellernya saja semoga tidak rugi dan uangnya bisa kembali. Lalu kalau sudah menyerupai ini siapa yang diuntungkan? Jelas ownernya saja apalagi dengan sistem reseller yang kadang tidak transpran, tidak memakai Lock Sistem yang sanggup mengunci calon member apabila tidak jadi bergabung dikala itu dan akibantnya kita kehilangan prospek hasil jerih payah promosi yang kita lakukan alasannya ialah apabila bergabung nantinya system tidak lagi mencatat bahwa itu ialah hasil promosi kita sebelumnya, dan lagi-lagi owner yang diuntungkan…dan kita sudah terperinci semakin dirugikan.

Beruntung masih ada sistem yang benar-benar gampang dijalankan buat pemula, yaitu InfoDahsyat.com . Kalau yang ini benar-benar hanya satu langkah gampang dan Tanpa perlu melaksanakan instalasi script/software, membuat website, ebook bahkan TANPA Menyewa Hosting & Membeli Domain, Anda TETAP bisa menghasilkan uang ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dari Internet!

" Sangat di rekomendasikan bagi PEMULA / NEWBIE / GAPTEK "

Dan yang sangat luarbiasa lagi semua pengeloaan bisnis serta keuntungan 100% milik kita dan pribadi masuk kerekening kita. Hebat bukan?

Saya tidak perlu memperlihatkan review lagi wacana kehebatan bisnis ini, Anda boleh kunjugi sendiri dan lihat bagaimana sistem ini bekerja, bukti laba juga telah saya dapatkan. Jika masih tidak percaya hanya satu kata dari saya “T...E...R...L...A...L...U” he..he. Buktinya sudah ada kok diatas.

Bagi yang ingin bergabung silahkan KLIK DISINI atau kalau mau pribadi ke webnya silahkan saja, saya hanya menyebarkan pengalaman. Hanya kalau bergabung di Link Saya ini ada embel-embel bonus dari saya yang bisa berkhasiat untuk Anda menjalankan bisnis ini yaitu :


1. Software Banner Maker
Software untuk membuat banner untuk website anda. Bagi anda yang ingin bisa membuat banner interaktif dan ingin membuat banner yang menarik sebagai salah satu cara untuk mempromosikan Bisnis Anda.

Juga saya tambahkan 9 SUPER BONUS khusus bagi Anda.

SUPER BONUS #1
Reprint Rights Magic
(Value: $19.97)
Bagaimana cara menghasilkan uang tanpa perlu memakai produk anda sendiri? Bagaimana membuat produk dari rangkaian produk orang lain? Informasi penting bagi anda untuk menghasilkan uang tanpa perlu merancang produk,

SUPER BONUS #2
How to Create Killer Mini Sites That Sell Like Crazy
[Customizable "Gold" Package] (Value: $75.95)
Miliki saluran ke 9 formula mujarab untuk membuat site mini yang bisa menjual produk informasi anda secara gila-gilaan,

SUPER BONUS #3
Instant Web Site Tools
(Value: $34.97)
Alat ini akan memungkinkan anda membuat website dalam waktu kurang dari 5 menit. Tanpa memerlukan pengetahuan instruksi html atau programming apapun...

SUPER BONUS #4
The Pure Profit Software package (Value: $37)
Koleksi lengkap berisi software perancang scripts untuk webmaster. Dengan software tersebut anda bisa merancang script dengan mudah, bahkan tanpa memerlukan keahlian programming sedikitpun!
• Affiliate Defender
• Instant Site Maker
• Instant eMail Scramble
• Instant Affiliate Link Masker
• Instant Meta Maker
• Instant Bookmark
• PayPal Money-Making Safelist Script
• JavaScript Magic

SUPER BONUS #5
Traffic Jam Formula
(Value: $49.95)
Informasi menarik langkah demi langkah menghasilkan traffic sebanyak mungkin ke website anda dalam waktu singkat. Baca secara detail di websitenya bagaimana sang penulis berani menjamin keberhasilan anda dalam mendapat traffic kunjungan!

SUPER BONUS #6
The Embarrassingly Simple Way I Grabbed the # 1 Position in Google, Yahoo, and AOL...FREE!(Value: $9.97)
Search engine merupakan gudangnya traffic. Dapatkan rahasianya bagaimana cara meraih posisi teratas di hasil pencarian pada 3 search engine terpopuler!

SUPER BONUS #7
Pop-Ups Generator
(Value: $34.95)
Segala yang anda butuhkan untuk merancang dan memasang windows pop up di website anda. Gunakan pop ups untuk meningkatkan rasio penjualan dan pendaftar mailing list anda.

SUPER BONUS #8
The Perpetual Traffic Generator
(Value: $47)
Strategi gres dalam menghasilkan traffic/pengunjung. Bagaimana cara mudah menghasilkan 800 pengunjung gres dalam satu jam ke website anda! bahkan tanpa campur tangan anda sedikitpun!

SUPER BONUS#9
Magic Subscriber
(Value: $127)
Software yang gampang dipakai untuk menghasilkan prospek dan customer baru! Anda akan mempunyai alat khusus yang akan menangkap data email pengunjung tanpa mereka perlu menuliskannya!


Saya akan kirim Link Downloadnya ke alamat email anda sehabis Anda mendaftar dan melaksanakan pembayaran Disini .

UPDATE

Setelah beberapa bulan infodahsyat berjalan, sudah beberapa kali terjadi update atau pembaharuan dan penambahan dari mulai conten, Fasilitas Member area yang selalu saja ada yang gres diberikan admin kepada para membernya (saluuut), dan masih banyak lagi pembaharuan yang tentunya semua ditujukan demi kemajuan infodahsyat dan member nya.

Untuk itu saya update juga penghasilan hingga dikala ini, Maaf belum seberapa namun Lumayan mengingat jauh berpuluh-puluh kali lipat dari modal awal yang saya keluarkan. Saya Ambil printscreen terbaru dari member area saya.

Berawal dari sebuah penawaran  via email yang masuk ke saya dari  Kisah Sukses :  Dahsyat!! Bisnis Ini Telah Menghasilkan Rp. 1.000.000,-


Salam Dahsyat

Kamis, 07 Februari 2019

Kisah Sukses : Berkawan Dengan Bencana

Musibah beruntun tengah di melanda negeri kita tercinta ini Kisah Sukses :  Berkawan Dengan Bencana
Musibah beruntun tengah di melanda negeri kita tercinta ini, Indonesia. Sebuah negeri yang katanya Jambrud di Khatulistiwa ternyata memiliki potensi peristiwa yang cukup banyak. Tengoklah mulai dari peristiwa gempa yang kerap terjadi di negeri ini hingga letusan gunung berapi. Belum lagi peristiwa yang diakibatkan dari ulah insan menyerupai banjir dan longsor bahkan Lumpur. Belum kering air mata akhir bancana banjir tanah longsor di Wasior Papua, gempa yang didiringi tsunami menerjang Kepulauan Mentawai dan yang terakhir yang hingga dikala ini masih berlangsung yaitu Letusan gunung merapi yang entah hingga kapan akan berhenti walupun intensitasnya sudah menurun, letusan sudah berkurang, erupsi awan panas juga berkurang, tapi status masih awas sebab energinya masih banyak.

Namun dari semua peristiwa yang terjadi itu, tidak cukup kita hanya melontarkan pertanyaan mengapa? Atau hanya sekedar menyalahkan alam itu sendiri. Tidak sanggup menyerupai itu!! Ini tanah kita, tempat hidup kita.

Seharusnya kita berfikir semakin matang dan pandai menyikapi peristiwa yang akhir-akhir ini sering melanda negeri kita. Kita tidak pernah tahu kapan peristiwa tiba namun yang terang kita berada dan hidup di negeri yang memang menyimpan potensi peristiwa yang banyak. Seperti yang kita ketahui dibanyak buku pelajaran geologi bahwa Negara kita ialah Negara kepulauan yang terletak di daerah episentrum gempa bumi sebab dilintasi oleh patahan kerak bumi lanjutan patahan kerak bumi dari pulau Sumatera, yang berada dilepas pantai selatan pulau Jawa.

Posisi Indonesia yang terletak di antara pertemuan tiga lempeng bumi yang besar yaitu Eurasia, Samudra Pasifik, dan Indo-Australia membuat perairan bahari di sekitar kita sering mengalami gempa bumi belum lagi termasuk dalam Cincin Api Pasifik atau Lingkaran Api Pasifik (bahasa Inggris: Ring of Fire) ialah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Daerah ini berbentuk menyerupai tapal kuda dan meliputi wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik.

Sekitar 90% dari gempa bumi yang terjadi dan 81% dari gempa bumi terbesar terjadi di sepanjang Cincin Api ini. Daerah gempa berikutnya (5–6% dari seluruh gempa dan 17% dari gempa terbesar) ialah sabuk Alpide yang membentang dari Jawa ke Sumatra, Himalaya, Mediterania hingga ke Atlantika.

Berdasarkan hal itu maka tentu saja otomatis Negara kita ialah Negara yang memang rawan peristiwa gempa baik berupa gempa tektonik maupun vulkanik. Maka dari itu kita sepatutnya harus sudah mengerti akan kondisi alam kita bahwa peristiwa semacam itu tentu akan kerap terjadi dan harus selalu siap kita hadapi. Mau tak mau pada kesannya kita harus berteman dengan bencana itu sendiri, berusaha hidup berdampingan dengan bencana.

Seperti layaknya sebuah pertemanan, kita insan yang lebih banyak di beri nalar untuk berpikir, harus sanggup memahami karakteristik alam tempat tinggal kita. Kita tahu alam telah memberi begitu banyak kekayaan untuk kita. Tanah bekas bubuk vulkanik menjadi tanah subur. Namun harus tahu juga bahwa dibalik kebaikannya, alam kita memiliki aksara keras dengan aneka macam peristiwa yang sanggup ditimbulkannya.

Lalu harus menyerupai apa perilaku kita?

Ilmu Pengetahuanlah jawabannya..

Seharusnya dari aneka macam peristiwa yang telah menimpa kita, masyarakat harusnya lebih tahu dan mau berguru dari setiap peristiwa yang tiba tentunya untuk menghindarkan kita dari banyaknya korban jiwa yang mati sia-sia sebab bencana. Dukungan pemerintah dalam hal ini sangat diharapkan bukan hanya untuk evakusai atau sekedar pertolongan makanan saja namun yang lebih penting ialah segera dibangunnya pusat-pusat warta yang lebih bersahabat ke daerah masyarakat rawan peristiwa dan membeikan penyuluhan bagi masyarakat desa yang sebagian besar belum mengerti perihal cara menangulangi atau menyiasati peristiwa biar tidak memakan banyak korban. Teknologi sebagi system peringatan dini bila akan terjadi peristiwa menyerupai letusan gunung , Gempa dan Tsunami harus semakin dikembangkan.

Belajar dari Jepang

Jepang merupakan negara yang sering mengalami gempa. Kasus-kasus gempa di Jepang tergolong besar, sementara gempa kecil sudah merupakan sajian rutin masyarakat Jepang. Bagaimana kita berguru dari mitigasi peristiwa gempa di Jepang?

Kita sanggup terapkan model penanganan gempa di Jepang dengan karakteristik peristiwa menyerupai yang terjadi di Negara kita menyerupai bila terjadi Letusan Gunung berapi.

Model pembangunan pasca Bencana baik itu berupa peristiwa Gempa atau Letusan Gunung yaitu :.

Pertama ialah langkah evakuasi dan pemulihan.

Kedua, ialah rekonstruksi.
Rekontruksi yang dimaksud bukan hanya pembangunan rumah tinggal, sarana dan prasarana saja tetapi lebih pada rekontruski yang terpola dengan membuat master plan rumah tinggal, tata kota dan kemudahan umum yang sanggup menghindari kita dari ancaman bancana yang sanggup tiba setiap saat. Misalnya dengan membuat dan mensosialisasikan pembuatan rumah tahan gampa, atau kalau diharapkan membuat bungker keselamatan, membuat susukan jalan darurat bila terjadi peristiwa tau apapun itu yang sekiranya sanggup meyelamatkan warga dari ancaman bencana.

Contohnya Pada Juli 1995, pemerintah Jepang gres mengeluarkan Hyogo Phoenix Plan, yang tidak saja mengembalikan infrastruktur dan pelayanan sebagaimana sebelum gempa. Lebih dari itu, mereka berorientasi pada creative reconstruction yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan era gres dan masyarakat matang (drive to maturity). Tampaknya mereka meminjam kerangka Rostow dalam model pembangunannya. Mereka punya visi ''mewujudkan masyarakat gres menyongsong masa 21, dan membuat kota tahan gempa sehingga warga sanggup merasa confident''.

Yang jauh lebih penting ialah harapan mature society tersebut, dimana upaya membangun creative civil society yang berbasis kolaborasi antara warga dan pemerintah menjadi visi besarnya. Termasuk dalam rekonstruksi ini warga dilibatkan dengan diberi kesempatan membentuk Komite Rekonstruksi yang didampingi konsultan profesional. Mereka sebagai kawan pemerintah dalam rekonstruksi ini. Sehingga, langkah pertama pemerintah dalam rekonstruksi ini ialah mengundang warga mendiskusikan proyek rekonstruksi fisik. Baru pada tahap kedua diskusi sosial-ekonomi.

Dalam tiga tahun, seluruh infrastruktur, menyerupai jalan, rel kereta api, dan sarana komunikasi lainnya selesai, dan bahkan jauh lebih manis dari sebelumnya. Begitu pula lapangan kerja dan perumahan gres telah dibuka, serta creative civil society terbentuk. Dan, dari survey terhadap korban bencana, ditemukan bahwa 82,8 persen responden menyampaikan sudah pulih. Jadi, tidak hanya rekonstruksi fisik dan ekonomi yang terjadi, tetapi juga rekonstruksi sosial-politik.

Ketiga, ialah keselamatan dan keamanan.
Pemerintah harus mendorong adanya komunitas pencegahan peristiwa dimana warga disiapkan untuk siap setiap dikala ketika terjadi gempa. Selain itu langkah antisipasi peristiwa kemudian dijadikan kegiatan nasional dengan mempersiapkan jaringan komunikasi yang lebih baik yang aman pada saat-saat darurat. Ini harus dilakukan mengingat kita sadar bahwa langkah pemerintah pada dikala peristiwa terjadi sering dianggap lambat sebab lantaran lemahnya sistem komunikasi darurat. Keterlambatan ini sanggup menjadi fatal sebab akhir lambatnya penanganan dan sitem komunikasi akan membuat semakin banyaknya korban yang tidak sanggup tertolong.

Contoh Jepang yang telah menerapkan Perbaikan sistem ini dan ternyata berhasil yaitu ketika Oktober 2004 lalu, Niigata dihantam gempa. Dalam tujuh menit, angkatan bersenjata Jepang sudah bertindak dan 30 menit kemudian warta sudah terkumpul. Lalu, pemerintah provinsi lainnya, Hyogo, eksklusif mengirim jago pemulihan gempa, pembangunan perumahan darurat, menilai tingkat ancaman rumah yang rusak, menyediakan tim kesehatan, serta pelayanan spiritual dan psikologi.

Model penyuluhan gempa
Masyarakat dituntut harus lebih sadar dan waspada bahwa betapa peristiwa setiap dikala mengancam dan untuk itu diberikan Model penyuluhan untuk mengahadapi peristiwa menyerupai letusan gunung atau gempa. Langkah-langkah mudah dalam menghadapi peristiwa harus dikenalkan di sekolah-sekolah dasar, hingga keseluruh kelurahan bahkan masyarakat terpencil yang banyak tersebar di Negara kita termasuk bagi setiap warga abnormal yang akan tinggal di Indonesia. Selain berupa peragaan, harus juga dibikin dan disebarkan buku kecil yang berisi mekanisme darurat gempa dalam bentuk gambar dan goresan pena yang singkat, padat, menarik, dan gampang dipahami.

Sebagai contoh, di Jepang, diajarkan bahwa langkah pertama ialah mencari selamat dengan membisu di bawah meja dengan bantal di atas kepala. Ini dimaksudkan untuk melindungi kepala dari benda-benda yang mungkin jatuh dan mengenai kepala kita. Ini berbeda dengan di Indonesia, yang terbiasa eksklusif lari keluar gedung atau rumah yang ditujukan untuk menghindari reruntuhan. Selain itu, di Jepang, sebagian dari mereka juga dianjurkan untuk cepat membuka pintu, namun hanya untuk mempermudah susukan keluar sesudah gempa berhenti, dan bukan untuk lari keluar gedung.

Langsung keluar gedung dianggap lebih beresiko, daripada membisu di bawah meja. Ini mengingat banyaknya gedung-gedung tinggi di Jepang. Bila api kompor masih menyala, sangat dianjurkan untuk lebih dulu mematikan gas, dan kalau api sudah mulai menyala besar sebagai tanda kebakaran mereka mesti mematikan dengan pemadam kebakaran yang harus disediakan di setiap rumah. Dalam buku kecil tersebut juga dijelaskan soal tsunami. Ini dikhususkan bagi mereka yang tinggal di bersahabat pantai. Begitu terjadi gempa, langkah pertama harus mencari tempat atau lahan yang tinggi. Tsunami biasanya tiba begitu cepatnya sesudah gempa.

Seluruh mekanisme menyerupai itu sudah mendarah daging pada masyarakat Jepang. Tentu ini merupakan salah satu keberhasilan kegiatan penyuluhan antisipasi gempa. Hal ini ditambah lagi dengan tugas televisi yang selalu menyiarkan warning yang diberikan lembaga-lembaga riset yang ada. Begitu terjadi gempa, dalam kurang dari dua menit telah ada goresan pena di setiap kegiatan TV bahwa telah terjadi gempa dengan rincian kekuatannya. Tidak hanya gempa, peristiwa angin taifu juga selalu mengancam. Namun, angin taifu sanggup lebih dini terdeteksi dan disiarkan TV seminggu sebelumnya. Pergerakan angin taifu di pasifik selalu diperlihatkan di layar TV setiap saat, sehingga kita tahu dimana posisi angin taifu. Artinya, masyarakat memang telah disiapkan untuk menghadapi bencana, dengan sistem deteksi dini, sistem diseminasi informasi, serta mekanisme standar dikala terjadi bencana.

Seperti itulah seharusnya perilaku kita dalam menghadapi peristiwa yang terjadi mengingat peristiwa ialah kawan kita yang harus dimengerti dan dipahami apa maunya sebab kita tidak sanggup melawan kekuatan alam yang maha dahsyat, bukan dengan bertahan sebab belum ada wangsit atau hal-hal berbau gaib yang biasanya dikaitkan dalam suatu peristiwa yang terjadi menyerupai yang masih banyak dipercaya di negeri kita ini.

Kearifan Lokal itu perlu namun kearifan lokal yang tidak didiringi dengan ilmu pengetahuan yang biasannya malah menyesatkan.

Karena itu, hikmah terbesar yang sanggup kita ambil dari kasus peristiwa menyerupai gempa dan letusan gunung berapi ini ialah bahwa pemerintah Indonesia harus mulai sadar perihal pentingnya mitigasi peristiwa alam. Dari mulai sistem deteksi dini yang memang mengandalkan riset, sistem warta darurat, administrasi rehabilitasi peristiwa alam, serta penyuluhan peristiwa alam. Bukan dengan selalu membuat alasan bahwa setiap peristiwa yang terjadi tidak sama dengan peristiwa bencana yang telah terjadi dahulu. Sebenarnya kita tahu kok peristiwa apa saja yang selalu mengancam negeri ini. Gempa, tsunami dan Letusan gunung sudah menjadi tema peristiwa biasa di negeri ini. Kaprikornus ya sama saja. Namun mengapa kita selalu belum siap kalau peristiwa yang sama datang? Ya sebab kita tak pernah mempersiapkan dengan serius dan terpola akan hal itu.

Bencana memang di luar kehendak kita, sehingga yang sanggup kita lakukan ialah memaksimalkan perjuangan antisipasi untuk meminimalkan dampak. Tentu, harapan kita ialah bahwa konstruksi fisik, sosial ekonomi, dan politik Bencana mesti sanggup lebih baik dari sebelumnya.

Diakhir goresan pena ini saya hanya akan mengajak bahwa mulai dikala ini selain dari memaksimalkan perjuangan dalam mitigasi peristiwa diatas, saya mengajak biar kita lebih sadar dengan lebih berintrospeksi ke dalam diri kita masing-masing. Sebagai orang beragama, Upaya Beribadah, memperbanyak amal baik harus semakin ditingkatkan sebab bilamana terjadi peristiwa yang tidak sanggup kita hindari lagi dan kita hanya sanggup pasrah atas kehendaknya, sekalipun final hidup menghampiri kita, kita sudah siap dengan amal ibadah yang kita punya.

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini