Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Tampilkan postingan dengan label Desainer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desainer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Agustus 2019

Kisah Sukses : Perancang Busana Muslim Nahara Bisnis Mendunia

Profil Pengusaha Sonya Ahmed


 Seorang pengusaha perempuan kelahiran Libya Kisah Sukses :  Perancang Busana Muslim Nahara Bisnis Mendunia

Perancang busana Muslim, Sonya Ahmed tinggal di London, dan juga bekerja sebagai dokter medis. Seorang pengusaha perempuan kelahiran Libya, yang orang tuanya orisinil Bangladesh, dan telah pindah ke Inggris sejak berusia 10.

Sebagai dokter perempuan manis telah bekerja untuk kesehatan selama beberapa tahun, dan sebagai wali amanat untuk amal medis, ia mempunyai kesempatan untuk melaksanakan perjalanan ke Mesir, Kenya, Turki, dan Pakistan. 

Dia selama perjalanan karir inilah tumbuh minat bisnis fashion. Ia ingin berbagi seni dan tekstil Islam. Sejak tahun 2011, Sonya menentukan untuk membagi waktunya anatar bekerja menjalankan tugas medisnya, serta mengabdikan sisa waktunya sebagai pendiri produk merk Nahara.

Apa itu Nahara, merk yang muncul dari kawasan asal, untuk mendefinisikan label busana muslim di seluruh dunia.

"Saya berangkat untuk membuat label yang mempunyai cita kontemporer, rasa minimalis, bersama- sama dengan beberapa aksen identitas Timur Asia dan Tengah, "tuturnya kepada aquila-style.com  

Pengusaha Wanita Muslim Mendunia


Secara khusus pengusaha ini merayakan keindahan desain tradisional. Dimana ia menghadirkan satu kesenian kontemporer Islam. Dalam kerangka berbagi label, ia telah berkolaborasi dengan seniman yang berbasis di London dan desainer lain.

Sonya berharap untuk berkolaborasi dengan banyak orang lain di Inggris dan di tempat- kawasan lain, untuk berbagi benar-benar kolaboratif, label pakaian artistik.

Cukup sering, stereotip perihal wangsit "pakaian ke- Timuran", yang melibatkan pakaian berwarna sangat cerah, berat dengan hiasan dan dengan biasa rujukan paisley usang. Pengusaha perempuan ingin menantang stereotip estetika ini yang telah menjadi, dan khususnya terkait hal- hal non-Barat.

Dia menentukan mengatakan aksen "pakaian ke- Timur" dalam cara yang jauh lebih halus -melalui pemotongan cairan, rujukan permukaan dan tekstil handwoven. Muslim di Inggris mengambil kultur dari aneka macam tempat, tidak melulu dari negara asalnya.

Mereka pun ada menggabungkan gaya mereka dengan kultur Inggris. Ia pun mengambil kesempatan seluas- luasnya bahwa negara Inggris yaitu negara yang mempunyai desain- desain gres global, daripada lokal. Khsusunya, di East End, dimana Nahara berbasis. 

Dengan para kaula muda mencampur dan mencocokkan gaya dalam segala macam cara yang menarik dan kreatif, sehingga benar-benar tempat yang bagus untuk menjadi dasar. 

Sebenarnya, ia menargetkan sebuah label atau merk untuk perempuan muslim yang stylist, khususnya mereka perempuan yang tinggal Eropa dengan gaya elegan dengan kepingan sederhana.

"Setelah bekerja pada koleksi pertama, saya telah mendapatkan umpan balik nyata dan bunga dari aneka macam sumber, dan kini saya merasa bahwa label mempunyai daya tarik yang lebih luas," ungkapnya.

Gaya dan motif telah mendapatkan banyak pengakuan. Tidak hanya tiba dari para perempuan juga pria, inilah Nahara yang membawa nilai berkualitas dalam kain dan penyelesaiaan pakaian, dan yang rela membayar untuk sebuah detail. 

Koleksi pertama juga mempunyai aksen khas, yang disebut Eternal Design. Hal ini telah tampil di beberapa bab - rok, atasan tunik dan syal sifon.

Minggu, 23 Juni 2019

Kisah Sukses : Konsultan Wirausaha Yoris Sebastian Big Circle

Profil Pengusaha Yoris Sebastian 


 Udah nonton jadwal Big Circle wacana wirausaha Kisah Sukses :  Konsultan Wirausaha Yoris Sebastian Big Circle
 
Udah nonton jadwal Big Circle wacana wirausaha. Sosok konsultan wirausaha Yoris Sebastian Nisiho, niscaya meregut perhatian. Siapakah Yoris Sebastian pengusaha muda suka bercanda. Meskipun begitu beliau dikenal serius ketika membahas mengenai ide- ilham bisnis.

Pengusaha muda yang mengedepankan kreatifitas. Perlu buktikah? Hasil karyanya untuk produk Class Mild yaitu Class Music Heroes Award, bukan ajang award biasa tapi ajang nyeleneh. Kenapa kita menyebut nyelenah alasannya jadwal diadakan di sawah, pom bensin, bahkan sebuah jembatan.

Konsultas wirausaha dan jadwal kreatif, kelahiran Ujung Pandang, 5 Agustus 1972, yang punya sejuta inofasi melalui bisnisnya OMG Creative Consulting. Masih kurang percaya maka kau harus berkunjung ke Hard Rock Cafe.

Maka jadwal "I Love Monday" ialah salah satu hasil karyan Yoris. Sudah banyak penghargaan yang sukses disabet.  Pria yang pernah menduduki jabatan GM  termuda. Banyak sudah penghargaan dari dalam dan luar negeri didapatkan.

Sebut saja penghargaan British Council's International Young Creative Entrepreneur, Asian Pacific Entrepreneur Award Winner (Most Promising Entrepreneurs), Young Marketers Award Winner dari IMA and Markplus, dan juga Future CEO to Watch dari majalah SWA.
 

Konsultan Wirausaha OMG Consulting


Selepas Sekolah Menengan Atas di Pangudi Luhur, Yoris tetapkan untuk magang di Majalah Hai, padahal kala itu ia masih berumur 19 tahun. Di sanalah Yoris mulai aktif berkecimpung industri kreatif. Kreatifitasnya semakin tumbuh dan titik baliknya ketika ia tetapkan meneruskan karirnya di Hard Rock Cafe.

Kreatifitas memang sudah ada semenjak masih kecil loh. Kala itu Yoris mencoba mengingat bagaimana ketika anak lain sibuk denga buku, beliau telah berjualan kaos aneka desain, meski tidak boleh tetap saja ngotot.

"Dulu saya jualan kaos dilarang, kini cuma kasih konsep sudah di bayar mahal," tawanya kepada okezone, beberapa waktu lalu.

Yoris sukses mencapai jabatan General Manager, menjadikannya GM termuda Hard Rock Cafe, dan kedua di dunia dan pertama di Asia. Salah satu karyanya yaitu jadwal I Love Monday. Selain itu beliau juga sibuk riwa- riwi memperlihatkan motivasi pengusaha muda.

Pada 2003, I Love Monday resmi diperkenalkan, sebuah jadwal musik tak lazim alasannya dilaksanakan di hari Senin. Ternyata sembutannya luar biasa. Tak berhenti disana, beliau juga membuat jadwal yang bertajuk Destination Nowhere yang berarti Tujuan Tidak Kemanapun di tahun yang sama.

Acara jalan- jalan yang jadwalnya tidak disampaikan pada pesertanya. Salah satu bentuknya yaitu jadwal ini diselenggarakan di dalam pesawat ketika berada diudara, bersamaan itu Band Cokelat melaksanakan peluncuran album di atas perjalanan 30.000 kaki ini.

Hal ini kemudian diabadikan oleh MURI (Museum Rekor Indonesia). Yoris gres tetapkan untuk mengejar bisnisnya sendiri sekitar 2007. Sadar bahwa ada sesuatu yang ingin dicapainya sendiri, ditambah rasa bosan menjadi "buruh" perusahaan lain.

Di usia 34 tahun, ia segera membangun mimpinya melalui perusahaan konsultasi kreatif Oh My God (OMG) yang lahir di 1 April 2007, usahanya menjual ide- ilham kreatif kepada klien. Perusahaan yang menjadi konsultan pengembangan bisnis konsep ruang rapat di fPod di fX Jalan Sudirman, Jakarta.

Kemudian menjadi kreatif konseptor Rasuna Epicentrum yang mengusung konsep The Creative Capital of Jakarta; konsultan untuk jadwal Black Innovation Award 2009 dan International Young Creative Entrepreneur Award British Council Indonesia.

Prestasi lain perusahaan ini yaitu pemasaran konsep word of mouth untuk XL dan kosmetik Caring Colours; konsultan pemasaran kreatif film- film cukup umur Queen Bee (2009) dan Ketika Cinta Bertasbih (2009); hingga konsep bisnis inovatif untuk Avia Tour.

Yoris pun dikenal akan penemuan dan ilham kreatifnya. Pria yang suka minum air putih ini memperlihatkan konsistensinya dalam membuat ide-ide kreatif yang tidak biasa. Berpikir di luar kewajaran atau think out of the box.

"Ide kreatif akan segera berkembang jika dimulai dengan hal yang kecil (start small)," pungkas laki-laki berkulit putih ini.

Kepribadian Pengusaha Muda


Sebenarnya apa profesi anda? Jika ada yang menanyakan hal itu, Yoris selalu menjawab to the point "Saya ialah event consultant dengan fokus pada bussiness innovation concept yang meski inovatif tetap diadaptasi dengan huruf klien," katamya.

Selain menggeluti bisnis konsultasi kreatif, Yoris juga sempat mencar ilmu akuntansi loh di Universitas Atmajaya, Jakarta. Walau tidak kelar alias DO. Yoris menganggap ilmu akuntansi itu penting sebagai bekal menjalankan bisnis.

Meski konsep yang ditawarkannya selalu dianggap nyeleneh, tapi soal profit dan taktik tetap akan selalu diperhitungkan. Jadilah setiap event dilaksanakan dengan perhitungan matang, untung untuk si penyelenggara juga untuk Yoris sendiri.

Di kantornya beliau dijuluki invisible boss alasannya kehadirannya yang sangat jarang. Ia lebih suka selalu bergerak semoga tak terjebak pada rutinitas katanya. Yoris terbiasa mengambil resiko sebagai buah kegemarannya main game diwaktu kecil.

Yoris juga selalu memberi respek yang setara pada apapun yang ia kerjakan tanpa memandang besar kecilnya.

"Saya selalu bilang, start small. Mulailah dari hal kecil, jangan eksklusif besar. Itu yang saya pelajari dari pengalaman sendiri," katanya.

Hal lain yang juga tengah digelutinya ialah membuat minipreneur. "Saya ajak ibu rumah tangga muda untuk bekerja dari rumah, untuk beberapa proyek saya. Ini sekaligus mendukung jadwal ibu menyusui, ternyata banyak lho yang minat," terangnya.

Hal lain lagi yaitu, salah satunya, mengerjakan proyek dari grup musik Padi untuk peluncuran album di atap Mall Sarinah. Acara ini sukses besar bahkan mengakibatkan macet alasannya banyaknya wartawan dan orang yang menonton.

Ide itu datanya dari mana saja itulah Yoris. Sumbernya sanggup dari mereka- mereka yang telah sukses menyerupai sosok Walt Disney, Steve Jobs, Madonna, dan Donald Trump sebagai idolanya. Ia menganggap bahwa mereka ialah inovator yang sukses berkat ilham kreatif mereka.

Walt Disney berhasil mempioniri pembuatan wahana hiburan Disneyland dan Walt Disney World Theme Park. Steve Jobs sosok menjadi inovator, sekligus pendiri, dan penemu Apple Computer. Dan Donald Trump  ialah Bos Properti di AS dan Madonna seorang penyanyi terkanal asal Amerika.

Website pribadi: yorissebastian.com

Rabu, 05 Juni 2019

Kisah Sukses : Ukm Kerajinan Pohon Asam Menembus Pasar Ekspor

Profil Pengusaha Bambang Hariyono


 Pohon asam menembus pasar ekspor siapa sangka Kisah Sukses :  UKM Kerajinan Pohon Asam Menembus Pasar Ekspor
 
Pohon asam menembus pasar ekspor siapa sangka. Lewat UKM kerajinan pohon asam, pengusaha berjulukan Bambang Hariyono sukses diusia 40 tahun. Tidak ada kata terlambat untuk wirausaha. Sejak awal ia memang dikenal sebagai pengrajin seni dari apapun.

Salah satu penggiat kerajinan asal Kota Banyuwangi. Bambang selalu mencari ilham perihal kerajinan baru. Salah satu hasratnya merubah pohon asam menjadi penghasilan. Pasalnya tidak jarang orang yang melihat pohonnya sebagai limbah, padahal tekstur kayunya bagus.

Ia yang terbiasa bermain mengukir kayu. Tentu sudah paham mana yang cocok dijadikan kerajinan. Iseng ia menemukan pohon asam dan mengukirnya. Ada potensi besar pada pohon asam yang biasa terbengkalai.

UKM kerajinan pohon asam memperlihatkan lapangan pekerjaan. Aneka furnitur, kerajinan tangan, bisa dibentuk dari materi pohon ini. Siapa sangka pohon asam menembus pasar ekspor. Padahal masih ada kayu- kayu lain, tentu alasannya harganya lebih irit tetapi tidak kalah kuat.

Harapan UKM Kerajinan Pohon Asam

Jika pohon utama dijadikan aneka furnitur. Ketika limbahnya ada kemudian dijadikan furnitur. Tiga tahun silam ia bersemangat menggeluti kerajinan ini. Ada kekhasan unik katanya menyangkut kayu pohon asam.

Daripada menentukan memakai mesin untuk produksi. Dia menentukan menciptakan handmade, yang kemudian dibantu masyarakat Banyuwangi. Mengutaman pemberdayaan inilah prinsip Bambang Hariyono.

"Kayu pohon asam berdasarkan aku unik, menyerupai mempunyai ciri yang khas," ia membahkan.

Tekstur pohon ini mempunyai hal berbeda dibanding pohon lain. Setiap belahan menurutnya mempunyai serat tidak sama. Sehingga banyak penekspor dari Amerika dan Eropa berminat. Usaha ini yang ia namai Oesing Craft fokus memberdayakan sumber daya Banyuwangi.

Bayangkan dari UKM kerajinan pohon asam saja. Dia bisa mempekerjakan 250 orang pegawai. Para pegawai dirangkul dari Glagah, Kalipuro, dan Kabat. Untuk memaksimalkan ia bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (Lapas) Banyuwangi.

"Kita rangkul lapas semoga napi- napi juga punya ketrampilan salam di dalam," papar pengusaha ini.

Minat akan produk ini sangat tinggi dibanding lokal. Oesing Craft bahkan mendapat kontrak dari perusahaan Jepang. Mereka dedikasikan menciptakan aneka produk kerajinan. Bambang bisa menjual berapapun produksi sanggup dijual.

Tidak cuma memasarkan ke Jepang, ada Swiss, Belanda, Jerman, Amerika, Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Berapapun produksinya salu laku diborong eksportir. Untuk pengiriman juga tidak mempunyai batas minimum, tak ayal pengusaha Bambang mengantungi omzet miliaran.

Kunci sukses untuk pengusaha muda; jadilan sosok ulet dan kreatif. Sosok Bambang bisa menjadi pengusaha dan mendapat apresiasi dari nasional dan internasional. Salah satunya Unesco Award of Excellence for Handycraft di tahun 2012 silam.

Juga meraih penghargaan SMESCO Award tahun 2009 silam. Penghargaan ini untuk kategori Desain Cindera Mata Jatim 2009, dan Prabaswara Award bidang ekspor 2012 silam. Untuk sukses butuh satu kualitas terbaik.

Ketika pesanan banyak janganlah lengah. Harus tetap menjaga kualitas produksi kita. "Kalau kualitas jelek, niscaya konsumen lari," paparnya. Apalagi perlu disadarai bahwa Jepang sangat teliti. Kedepan ia berharap bisa mengajarkan ketrampilan ini kepada mantan PSK Dolly.

Senin, 03 Juni 2019

Kisah Sukses : Perempuan Berbisnis Tas Motif Aceh Menembus Pasar Ekspor

Profil Pengusaha Nailatul Amal


 Siapa sangka tas motif Aceh nya menembus pasar ekspor Kisah Sukses :  Wanita Berbisnis Tas Motif Aceh Menembus Pasar Ekspor
 
Siapa sangka tas motif Aceh nya menembus pasar ekspor. Dulu Nailatul Amal hanya memproduksi sedikit. Bisnis tas memang tidak gampang apalagi banyak pemain. Ia ingat betul bagaiman sukarnya, mengatakan tas produksinya kepada masyarakat.

Meskipun sukar tidak menyurutkan warga Desa Rayeuk, Kec. Nisam, Aceh Utara ini. Sekarang tidak hanya dipasarkan di Aceh, tetapi Sumatera, Jawa, dan luar negeri. Nailatul mengeskpor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

Ke depan bahkan menyasar ke Norwegia, Spanyol, dan Denmark. Awal mula, tahun 2006, Nailatul sudah mulai  berbisnis namun tidak mudah. Pasang surut ia menjalankan bisnis tas motif Aceh, ia sama sekali tidak takut menghadapi persaingan produk yang sama.

"Saat itu saya hanya menciptakan manik- manik untuk jilbab yang biasa digunakan dan disukai konsumen," kenang pengusaha ini, yang tetap bekerja sambil berwirausaha.

Wirausaha tas merupakan satu bentuk passion baginya. Tidak gampang tetapi ia bertekad menjalankan, apapun resikonya sambil tetap bekerja.Tahun 2009 produknya mulai dilirik banyak pembeli. Waktu itu ia mengirim ke Medan, Sumatra Utara.

Pengusaha Wanita Berbisnis Tas Motif Aceh

Bisnis tanpa nama kawasan produksi tas milik Nailatul. Kini, nama Syirkatunnisa menjadi produk khas ekspor, ia memulai memproduksi dari sudut rumahnya. Dari mengerjakan semua sendiri, pengusaha perempuan ini bisa mempekerjakan sekitar 30 orang pegawai, memproduksi ratusan tas untuk dijual.

Ia juga pernah mencicipi rugi sebelum laku. Nailatul ingat bagaimana tidak lakunya tasnya ini. Mungkin sebab tas motif Aceh masih awam. Dibanding tas- tas bermotif batik yang sudah di pasaran. Namun, kini, ia berbangga hati sebab tas nya hingga ke Amerik Serikat.

Pasar menyukai tas etnik bermotif khas Aceh tersebut. Perusahaan kecil miliknya memproduksi tidak kurang 3000 buah. Pasarnya dijual baik di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk kini ini ia menambahkan justru pesanan terbanyak tiba dari Amerik Serikat.

Pasar Amerika meminati produk tas besar dan dompet. Amerika mengatakan prospek besar baginya sekarang. "Alhamdulillah, undangan besar. Bu Iriana Jokowi juga pernah beli tas dan kain di sini tahun lalu," gembira pengusaha ini kepada pewarta Detik.com.

Disini di rumah tanpa plang nama mempekerjaka ibu rumah tangga. Produksi bukan sekala dalam negeri, tetapi sudah pangsa pasar ekspor. Omzet perbulan menyentuh Rp.250 juta hingga Rp.400 juta. Paling ramai jika masuk tahun baru, natal, valentin, dan paskah.

Wanita yang dekat dipanggil Mi Cut ini, menjelaskan apa itu motif Aceh. Menurutnya tas ini berbasis materi bordir. Motifnya khas mengandung perpaduan Arab dan India. Produknya bermacam- macam tas dari kecil hingga besar, dari tas keong hingga koper, diproduksi oleh Mi Cut.

Dia memafasilitasi masyarakat lokal. Harganya dari 10 ribu hingga 350 ribuan dinamis. Ia berharap pihak pemerintah memperhatikan UKM menyerupai dirinya. Karena kita tau UKM mengatakan efek yang besar. UKM mengurangi pengangguran dan mengurangi kriminalitas di jalanan Aceh.

Suksesnya Mi Cut ternyata memili dongeng lain. Soal marketing ia menambahkan tidak spesifik dalam promosi. Intinya mengutamakan kualitas desain dan pelayanan. Mengikuti program pameran menjadi satu cara ia menjalankan bisnisnya, itupun tidak memaksa harus menjual banyak.

Baginya produk sanggup tampil menarik perhatian orang. Lewat pameran internasional akan membuka celah ekspor. Disamping itu menjalankan perbaikan- perbaikan lagi. Sambil nanti akan menyiapkan kapasitas produk.

Senin, 11 Maret 2019

Kisah Sukses : Membangun Ukm Gado- Gado Eksport Hingga Tiongkok

Profil Pengusaha Chrsant Candra Putra


 Definisi pengusaha muda menempel Chrsant Candra Puspa Kisah Sukses :  Membangun UKM Gado- Gado Eksport Sampai Tiongkok
 
Definisi pengusaha muda menempel Chrsant Candra Puspa. Wanita yang membangun UKM gado- gado export hingga Tingkok. Dulunya beliau memulai perjuangan UKM kerajinan eceng gondok. Kaprikornus bagaimana kisahnya bermula. Beberapa tahun yang kemudian beliau sama tidak menyangka akan menjadi pengusaha.

Bayangan menjadi pengusaha muda tidak terlintas. Awalnya Chrysant bekerja sebagai pegawai biasa di perusahaan, Surabaya. Iseng- iseng beliau mengikuti training menciptakan kerajinan eceng gondok. Tepatnya di Gunung Anyar bersama kelompok tani setempat. Tidak ada perasaan enggan dikala perempuan ini memulai berguru berwirausaha.

Chrsant beberapa kali mengikuti training tersebut. Kemudian pengusaha muda ini mempraktikan itu sendiri di rumah. Satu tahun memperdalam pengetahuan akan kerajinan eceng gondok. Barulah beliau berani memasarkan kerajinan buatannya sendiri.

Kapan beliau membangun UKM gado- gado export hingga Tingkok. Perjalanan Chrsant masih berlanjut dengan eceng gondok. Pengusaha muda asal Surabaya ini mulai memasarkan produknya. Yang mana mencakup aneka vas bunga, kawasan sampah, tas, hingga wadah antaran untuk pernikahan.

Pengusaha Muda Gado- Gado

Chrsant orangnya tidak pernah puas akan pencapaian. Alhasil beliau kembali mengikuti aneka training kembali. Produk buatanya kini sangat dikenal masyarakat luas. Pelatihan juga menjadi caranya untuk memasarkan. Bahkan sesekali turis Jepang tiba untuk membawa produknya pulang.

Mereka tiba ke rumah sekaligus workshopnya "Dana Diana", di Rungkut Manunggal, Surabaya. Ia mengaku usahanya mempunyai omzet mencapai Rp.25 juta. Uang tersebut lebih besar dibanding yang didapatkan dikala bekerja. Bahkan bisa memberdayakan tujuh ibu rumah tangga sebagai pegawai.

Menjalani wirausaha memang bukan masalah mudah. Tetapi menyenangkan bila anda sudah berani mendalami. Sekalinya anda sukses maka bisa berlanjut perjuangan lainnya. Chrsant tidak sendiri dikala menentukan berusaha kembali. Dia membuka perjuangan gres yakni UKM gado- gado yang laku manis.

Bermula dari kesukaanya akan masakan tradisional. Seperti gado- gado yang rasanya enak, tatapi itu belum dieksplor lebih lanjut. Kebetulan perempuan 32 tahun ini memang andal memasak termasuk sambal gado- gado. Itulah kenapa beliau menciptakan perjuangan gado- gado yang dikemas siap diantar.

"Saya kan punya warung gado- gado di rumah. Ternyata banyak orang yang bisa bumbu yang saya buat enak," ia menjelaskan alasannya.

UKM gado- gado yang kemudian diberi nama Gutde. Yang dipasarkan di Surabaya sampia ke luar kota. Pengalaman pertama mengemas ini bukan masalah gampang. Percobaan pertama beliau menggunakan kemasan plastik biasa. Tetapi usang kelamaan rasa bumbunya malah berubah ibarat rasa kemasan itu.

"Saya bungkus plastik ternyata gagal," terangnya, rasa bumbu malah tercampur dengan rasa kemasan itu.

Ibu dua anak ini terus mencoba mengutak- atik kemasan. Aneka cara dilakukan hingga menemukan satu kemasan yakni alumunium foil. Istri dari Sholeh, kemudian mengemas bumbu gado- gadanya dengan alumunium foil, yang kemudian dikemas lagi dengan kerta karton.

Hasilnya bumbu gado- gadonya tetap yummy meski disimpan lama. Untuk pemasaran cukup lewat media internat, dari sosial media Facebook dan Instagram, dan juga melalui chat lewat BBM dan WA. Produknya tidak hanya dijual di Surabaya, juga dikirim ke Malang, Kediri, Bogor, dan Jakarta.

Pernah mendapat pesanan dari Tiongkok tetapi belum jadi. Kenadala utama ya perijinan daripada gagal mending tidak perlu. Untuk sementara memperluas pasar dalam negeri melalui Facebook. Satu catatan bahwa beliau kini sibuk menjadi pembicara dan masih berjualan kerajinan eceng gondok.

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini