Senin, 11 Februari 2019

Inilah Sukses Dari Belut


Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kisah kesuksesan seorang pengusaha dari belut olahan. Bapak Sulaiman sebut saja namanya demikian, seorang pembudidaya belut yang sukses di tempat Cianjur sukabumi. Berawal dari budidaya kecil-kecilan Bapak Sulaiman mencoba menbudidayakan belut dalam drum, sampai dikala ini Sulaiman mengolah sendiri hasil panen belutnya menjadi majemuk makanan olahan dari belut. Dari hasil penjualan belut olahan Sulaiman memperoleh laba kotor sekitar 20jt/bulan.

Pada awalnya Sulaiman sempat tidak yakin dengan budidaya belut, namun dengan berjalannya waktu dan perjuangan kerasnya sekarang Sulaiman sanggup menikmati hasil jeri payahnya yang sudah dimulai semenjak tahun 2005 silam. Kisah sukses dari belut yang dilalui Sulaiman tidak serta merta eksklusif menuai keberhasilan. Pada tahun pertama ia sempat gagal panen tetapi tetap tidak mengalah alasannya yakni didasari rasa ingin sukses dan ingin mencukupi istri dan ketiga anaknya. Saat ini Sulaiman sudah kebanjiran order pruduk olahan belut. Untuk mencukupi usul yang kian hari kian meningkat, Sulaiman juga membeli belut dari pembudidaya lain di Sukabumi. Produk olahan yang banyak dijual Sulaiman antara lain abon belut, dendeng belut, keripik belut original, dan keripik belut tepung.

Bagi anda yang tertarik dengan kisah sukses dari belut bapak Sulaiman tidak ada salahnya mencoba membudidayakan belut dalam kapasitas kecil dahulu. Belut sanggup dibudidayakan dalam bak terpal, dalam drum, maupun bak dengan lantai semen. Untuk teknik budidaya belut dalam drum sanggup anda baca pada artikel sebelumnya budidaya belut dalam drum. Langkah awal yang harus dilakukan untuk budidaya belut yakni :

1. Persiapan kolam
Kolam sendiri sanggup dari terpal, drum bekas, ataupun dari bak semen.
2. Persiapan media tanah
• Masukkan tanah kedalam drum/tong sampai ketinggian 30–40 cm.
• Masukkan air sampai tanah becek namun tidak menggenang.
• Masukkan EM 4 sebanyak 4 botol kedalam tong.
• Aduk tanah sebanyak 2 kali sehari sampai tanah lembut dan gembur.

3. Media pakan
Ketersediaan pakan yakni kunci kesuksesan dalam budidaya belut. Media tanah harus berisikan bibit-bibit cacing yang sanggup tumbuh dan berkembang biang dengan baik sehingga kebutuhan pakan untuk belut nantinya sanggup terpenuhi. Pemberian pakan suplemen untuk belut juga sanggup dilakukan dengan menambahkan pelet, bekicot atau keong.

4. Pemilihan bibit
Setelah semua media budidaya tersebut siap tahapan selanjutnya menebarkan bibit belut. Bibit yang ditebar sebaiknya sebanyak 2 kg  kedalam satu drum dengan jumlah bibit sebesar 80–100 ekor per kg. Untuk penebaran bibit sesuaikan dengan luas media bak yang digunakan.


Sumber : bukausaha.com

0 Kometar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini