Kamis, 10 Januari 2019

Inilah Rubiyah Sardjono Sukses Dengan Bisnis Bengkel X-Tra

Wanita bisa menjadi pebisnis hebat. Kalimat ini bukan latah ikut-ikutan bicara emansipasi perempuan yang sekarang berpengaruh didengungkan. Wanita bisa menjadi pebisnis jago ialah ratifikasi jujur Hj Rubiyah Sardjono, seorang ibu rumah tangga yang sekarang menekuni bisnis Bengkel X-Tra. Di sebuah seminar kewirausahaan bagi para purna kiprah yang bekerja di perusahaan multinasional yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Administrasi, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang, Hj Rubiyah Sardjono bertanya kepada akseptor yang mengikuti workshop kewirausahaan ini. “Orang ibarat saya ini cocoknya bisnis apa,” ? ungkapnya memancing pertanyaan. Banyak akseptor yang menyampaikan bahwa Hj Rubiyah Sardjono yang penampilannya ibarat itu cocok bisnis katering. Ada juga yang nyeletuk bisnis salon penganten.

Mendengar balasan ibarat itu, Hj Rubiyah tersenyum masgul. Ia memang membenarkan semua balasan yang diberikan para akseptor tersebut. “Ya saya memang pernah berbisnis salon penganten, bisnis katering, dan jenis bisnis lainnya yang sering dilakukan oleh ibu rumah tangga, termasuk bisnis menciptakan makanan ringan manis kering,” ujarnya.

Suami Pindah Kerja, Bisnis Mulai Nol Lagi , Semua bisnis yang dijalani ibu dari empat orang anak ini semuanya berkembang dengan baik. Namun ketika suaminya harus pindah kerja sesuai kiprah kantor, maka ia harus rela melepaskan bisnis yang sudah dirintisnya dengan susah payah ini. “Di Jakarta, saya pernah membuka perjuangan katering. Usaha maju, kesannya bisa untuk membeli rumah dan keperluan lainnya. Namun perjuangan ini harus dilepas ke orang lain alasannya ialah suami pindah kerja ke Surabaya,” ujarnya.

Dengan situasi ibarat itu, Hj Rubiyah berfikir, mungkinkah ada bisnis yang bisa dikelola secara tidak langsung, artinya bisnisnya berjalan tanpa ia harus ada di sana tetapi menghasilkan. Karena terbiasa aktif berbisnis, Hj Rubiyah mencoba mengusulkan wangsit bisnis dengan membuka bengkel  untuk kendaraan bermotor. Ide ini berawal dari pengamatannya bahwa pemilik bengkel kendaraan bermotor tidak harus berada setiap ketika di lokasi usaha, dan rata-rata, sepengetahuannya,  hasilnya cukup menjanjikan.

Ia, kemudian berdiskusi dengan suaminya, H Sardjono, yang menjadi karyawan disebuah perusahaan swasta, dan berlatar belakang sebagai seorang teknisi mesin. H Sardjono, suaminya, mencoba mengaktualisasikan wangsit yang ada di benak istrinya, dengan menggambar secara detail bentuk perjuangan bengkel kendaraan bermotor yang akan dijalankannya secara profesional. Usaha barunya ini dicoba dan dibuka tahun 1993 di Surabaya.   Di luar dugaan, ternyata bengkelnya ramai luar biasa.

 Fase Baru Bengkel Profesional, Setelah cukup usang bengkelnya dikenal banyak pelanggan, dan selalu ramai, ia mencoba mengajukan izin kepada Astra Honda Motor untuk membuka Bengkel AHASS. Seperti diketahui Astra Honda Motor dengan jaringan Bengkel AHASSnya mempunyai segmen pasar yang luas yang telah dikenal sangat professional.

Ternyata prosesnya tidak semudah yang dibayangkan orang. Penuh lika-liku, membutuhkan banyak waktu dan kesabaran.  Baru pada tahun 1999, izin yang diajukan Hj Rubiyah untuk membuka Bengkel AHASS dikabulkan oleh tim Astra Honda Motor. Izin sudah ditangan, tetapi ada duduk kasus lain yang masih mengganjal. Ia diberikan izin dilokasi yang kurang strategis, alias msih sepi. Masalah lainnya, soal modal yang diharapkan untuk membuka Bengkel AHASS membutuhkan modal yang tidak sedikit.

“Saya harus menjual hampir semua asset yang saya miliki. Mulai dari rumah, mobil, sampai semua komplemen yang saya miliki, baik yang sedang saya pakai maupun yang  dipakai anak-anak,”ungkapnya. Perjuangan meyakinkan administrasi Astra Honda Motor bahwa Bengkel AHASS yang didirikannya akan ramai dan benar-benar beda, memang dibuktikannya. Bengkel AHASS itu ramai. Bahkan telah berkembang dari satu menjadi dua, kemudian bertambah lagi menjadi tiga Bengkel AHASS yang didirikannya. Hebatnya  lagi, semua Bengkel AHASS miliknya merupakan Bengkel AHASS terbaik se Indonesia Wilayah Timur, bahkan jadi referensi untuk standarisasi Bengkel AHASS di wilayah tersebut. Dari sinilah Hj Rubiyah menemukan passionnya bahwa ia memang cocok berbisnis bengkel kendaraan bermotor.   

Ide Bisnis yang Terus Berkembang, melihat pengelolaan Bengkel AHASS miliknya yang sudah berjalan dengan baik, dengan administrasi professional, ia mencoba menyebarkan wangsit bisnis lain untuk melengkapi bisnis bengkel kendaraan bermotor dengan bisnis salon dan basuh motor. Ide ini dibawa kepada seseorang, pemilik bisnis perjuangan franchise salon dan basuh motor yang cukup populer di Indonesia.

“Ternyata wangsit saya dibajak oleh perusahaan tersebut, termasuk uang saya sebesar Rp100juta yang raib dengan system bisnis yang tidak karuan rimbanya. Saya sudah mengikhlaskan, tetapi saya bertekad menjalankan wangsit bisnis ini dengan sekuat tenaga ,” ujarnya.

Berawal dari kepentok  itulah, Hj Rubiyah mempunyai tekad lebih berpengaruh untuk mengoalkan ide-idenya dengan menciptakan perjuangan bengkel yang diinegrasikan dengan  salon dan basuh motor. Ia memberi nama usahanya dengan merk MOTOR X-TRA. Hak cipta merek, dan izin patennya juga sudah keluar pada bulan November tahun 2007 lalu. Yang khas dari Bengkel MOTOR X-TRA ialah terintegrasinya  layanan bengkel, basuh motor, salon serta banyak sekali keperluan bagi kendaraan motor lainnya. Ia bahkan menyebutnya sebagai bengkel yang one stop sevice untuk otomotif roda dua. Saat ini, setahun sehabis Bengkel MOTOR X-TRA diluncurkan, sudah ada 6 cabang MOTOR X-TRA,  diantaranya di Sidoarjo, Surabaya, Malang, Yogyakarta dan Gresik.

Berbagi Sukses, kesuksesan yang telah dinikmati Hj Rubiyah Sardjono, dalam mengelola Bengkel MOTOR X-Tra menyampaikan iman bahwa bisnis yang dijalankan telah berjalan di rel yang benar. “Saya menyampaikan peluang bisnis yang sangat realisitis dengan modal yang tidak terlalu besar. Ada banyak pilihan paket usaha, mulai dari Paket One Stop Service senilai investasi Rp170juta, Paket Snow Wash &Oil Shop 3 SPH senilai investasi Rp92,3juta, Paket Snow Wash &Oil Shop 2 SPH senilai investasi Rp84,9juta, Paket Snow Wash senilai investasi Rp58,9juta, serta Paket Snow Wash + AHASS senilai investasi Rp57juta (Paket terakhir ini hanya diperuntukkan bagi para pemilik jaringan AHASS saja dn berlaku untuk satu alamat outlet saja).

Berdasarkan besarnya nilai investasi yang harus dipersiapkan oleh para calon investor atau kawan , Hj Rubiyah Sardjono mengungkapkan bahwa nilai yang ditawarkan sangat bersaing dibandingkan dengan perjuangan sejenis yang pernah ada. “Saya bisa katakanan, untuk investasi bisnis bergabung di Bengkel MOTOR X-TRA yang nilainya terbesar ialah paket investasi terkecil di perjuangan bengkel motor lain. Selisihnya jauh,” ujar  Hj Rubiyah.

Apakah bisnis ini mempunyai prospek yang bagus? Sepanjang yang telah dilakukan Hj Rubiyah dengan membuka 6 cabang Bengkel MOTOR X-TRA, serta pengalaman mengelola 3 Bengkel AHASS selama 15 tahun, ia yakin bisa membawa mitranya menuai hasil perjuangan ibarat yang diharapkan, dengan meningkatkan pendapatan yang berasal dari basuh mobil, jasa bengkel dan salon, serta penjualan sparepart kendaraan bermotor. Menurut Hj Tubiyah, pada prinsipnya sebuah perjuangan akan berhasil bila dalam menjalaninya memegang tiga prinsip usaha, yaitu jujur, tekun serta fokus.

Sumber: wirausaha dan keuangan

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini