Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri profil-pengusaha-sukses-di-indonesia. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri profil-pengusaha-sukses-di-indonesia. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2025

Biografi Msbreewc: Perjalanan Karier, Kontroversi, dan Penghasilan Fantastis (2025)


Msbreewc, atau yang dikenal dengan nama asli Bree Wales Covington, adalah seorang kreator konten yang telah menarik perhatian publik melalui berbagai platform media sosial. Lahir di Jakarta pada tahun 2001, ia memiliki latar belakang keturunan Tionghoa. Sejak kecil, Bree telah mengalami perjalanan pendidikan yang beragam, termasuk bersekolah di Australia untuk taman kanak-kanak dan melanjutkan pendidikan di Indonesia dari SD hingga SMA. Pengalaman hidupnya yang beragam ini membentuk karakter dan perspektifnya dalam menciptakan konten yang autentik dan menarik.

Perjalanan Karier dan Konten yang Diciptakan

Bree mulai dikenal luas setelah aktif di platform OnlyFans, di mana ia berbagi konten eksklusif untuk penggemarnya. Namun, namanya semakin melambung setelah berkolaborasi dengan Teguh Suwandi, seorang konten kreator asal Medan. Kolaborasi ini berhasil menarik perhatian netizen dan meningkatkan popularitasnya secara signifikan. Selain itu, Bree juga aktif di Instagram dengan nama pengguna @msbreewc.vip, di mana ia berbagi berbagai momen kehidupannya dan berinteraksi dengan penggemar.

Pendidikan dan Latar Belakang

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, Bree memutuskan untuk melanjutkan studi di Singapura. Keputusan ini diambil setelah ia mengalami bullying di sekolah, yang membuatnya memilih jalur homeschooling sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan formal di luar negeri. Saat ini, Bree diketahui sedang fokus pada pendidikan S2 di Singapura, menunjukkan dedikasinya terhadap pengembangan diri dan pendidikan.

Penghasilan dan Sumber Pendapatan

Sebagai seorang kreator konten yang aktif di berbagai platform, Bree memiliki beberapa sumber pendapatan. Melalui akun OnlyFans-nya, ia mendapatkan penghasilan dari langganan bulanan penggemar yang ingin mengakses konten eksklusif. Selain itu, kolaborasinya dengan kreator lain dan kehadirannya di media sosial seperti Instagram juga berkontribusi pada pendapatannya, baik melalui endorsement maupun kerjasama lainnya.

Kontroversi dan Respons Publik

Meskipun berhasil meraih popularitas, perjalanan karier Bree tidak lepas dari kontroversi. Konten-kontennya sering kali menjadi perbincangan di kalangan netizen, terutama terkait kolaborasinya dengan Teguh Suwandi. Namun, Bree tetap konsisten dengan pilihannya dan terus menghasilkan konten yang sesuai dengan visinya. Ia juga aktif berinteraksi dengan penggemar, menjawab pertanyaan, dan memberikan klarifikasi jika diperlukan.

Kesimpulan

Bree Wales Covington, atau yang lebih dikenal sebagai Msbreewc, adalah contoh nyata bagaimana seseorang dapat memanfaatkan platform digital untuk mengekspresikan diri dan membangun karier. Dengan latar belakang pendidikan yang beragam dan pengalaman hidup yang kaya, ia berhasil menciptakan konten yang resonan dengan audiensnya. Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan kontroversi, dedikasinya terhadap pendidikan dan pengembangan diri menunjukkan bahwa ia memiliki visi yang jelas untuk masa depannya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kisah sukses individu lain, Anda dapat membaca artikel berikut: Kisah Sukses Dr. Richard Lee: Dari Dokter Umum hingga Pengusaha Kecantikan.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia hingga Februari 2025. Untuk pembaruan terbaru, disarankan untuk mengunjungi profil media sosial resmi Msbreewc.






******************************
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
http://kisah-orangsukses.blogspot.com/search/label/Buku
Semoga Artikel Ini Bermanfaat
kisah-orangsukses.blogspot

Senin, 12 Agustus 2019

Kisah Sukses : Bisnis Daur Ulang Kain Goni Dokter Gigi Jadi Pengusaha

Profil Pengusaha Madya P. Andang


 Kisah dokter gigi jadi pengusaha UKM maju Kisah Sukses :  Bisnis Daur Ulang Kain Goni Dokter Gigi Makara Pengusaha

Kisah dokter gigi jadi pengusaha UKM maju. Inilah cerita perempuan berjulukan Madya P. Andang. Yang mana tidak takut jadi pengusaha. Untung puluhan juga bermodal uang Rp.1 juta. Tanpa perlu melepas status bisnis daur ulang kain goni inspiratif.

Bermodal satu juta menghasilkan barang daur ulang. Harga jual produk Madya hingga ratusan ribu. Ini berkat ketrampilan mengolah limbah. Doketer gigi jadi pengusaha sukses siapa takut. Ia meraup rupiah dengan daur ulang kain goni menjadi aneka macam bentuk kerjianan, salah satunya tas.

Bisnis daur ulang CV. Regi's Indonesia, cukup mengambil konsep ramah lingkungan. Sesuai dengan jadwal Go Green pemerintah, menyerupai yang dijelaskannya kepada pewarta VIVAnews di bazar Jakcraft 2013.

Ia menuturkan bahwa karung goni memang dipandang sebelah mata.  Kain ini biasa dipakai orang untuk karung buah, karung beras, bahkan menjadi bantalan kaki. Oleh alasannya yaitu itu, Madya pun berinisiatif menciptakan karya seni dari limbah ini.

Cara Pengusaha Daur Ulang Kain Goni


"Saya ingin mengangkat kain goni menjadi suatu produk yang unik. Kain goni ini tidak banyak menjadi perhatian," ungkapnya.

Pada tahun 2011 lah, ia memulai bisnis ini dengan sekala rumahan saja. Dia mengaku modalnya tidak besar. Tidak perlu mengeluarkan kocek dalam- dalam. Bahan baku kain goni murah seharga Rp6.000 hingga Rp10.000 per- lembar.

Ditambah dengan alat- alat produksi berupa jarum jahit, benang, dan lem tembak. Ada juga materi tambahan, yaitu kain perca menyerupai kain jins. Berinvestasi hanya pada alat- alat spesifik tidak hingga Rp.1 juta. Fokus dokter gigi jadi pengusaha ini menciptakan produk ramah lingkungan.

Modal itu dipakai berupa kerajinan tas, gantungan jilbab, bantalan kaki, bros, dan tempat tisu. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. "Kalau bros, harganya Rp10.000. Kalau tas, ada yang harganya Rp50.000 hingga Rp500.000," paparnya.

Dia berhasil meraup untung hingga puluhan juta per- bulan dari bisnis barunya ini. Omzet per- bulannya ada mencapai Rp8 juta hingga Rp25 juta.

Tutorial Daur Ulang Kain Goni

Madya menjelaskan mula- mula kain goni dibersihkan, direndam semalaman, kemudian dicuci. Kemudian direbus dengan api kecil.

"Lalu, diberi cairan desinfektan untuk menghilangkan bakteri," ujarnya.

Setelah itu kain tersebut dijemur hingga kering, disetrika, kemudian dipotong sesuai rujukan diinginkan. Prosesnya itu cukup memakan waktu cuma dua hari. Dari mengerjakan semua sendiri, kini, ia meminta kain goni eksklusif dibersihkan oleh suplier dari Jember.

Meskipun begitu ia tetap mencucinya kembali supaya bersih. Sekali produksi, lanjut ibu beranak dua ini, setidaknya membutuhkan sepuluh lembar kain goni. Dari sepuluh lembar itu, sanggup tercipta lah sekitar empat puluh item.

Seluruh proses dikerjakan di kediamananya di tempat Tanjung Barat, Jakarta. Madya tidak sendirian, dibantu oleh tujuh orang karyawan tuna rungu. Sebenarnya tidak ada hambatan berarti. Tentang komunikasi dengan karyawan cukup dengan arahan tangan.

Wanita lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga ini, mengungkapkan masih membutuhkan kemudahan untuk bisnisnya utamanya dalam memasarkan produknya. Kesulitan dari bisnisnya yaitu ia belum mempunyai galeri sendiri.

Dia berharap ada yang mau meminjamkan galeri seni. "Saya belum punya galeri. Show room ada di rumah," ia menambahkan.

Usaha CV. Regi's Indonesia telah menembus pasar luar negeri. Akhir- simpulan ini, produknya telah dipromosikan hingga ke China dan Dubai oleh Dinas Perdagangan DKI Jakarta. Ia juga mendapatkan pesanan kerajinan tangan, baik untuk pribadi maupun suvenir.

Jika berminat, pembaca sanggup berkunjung ke show room-nya yang berada di Tanjung Barat Selatan Kav. 16 A No. 12 A, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, atau sanggup mengontaknya eksklusif lewat andangp6@gmail.com.

"Kalau bros, minimal pesan 300 item. Tas mukena minimal dua kodi. Ya, tetapi, bekerjsama tergantung item sih, asalkan ongkos kirim ditanggung pembeli," kata dia.

Rabu, 17 Juli 2019

Kisah Sukses : Jual Ikan Hias Di Kaskus Pengusaha Nicholas Kurniawan

Profil Pengusaha Nicholas Kurniawan



Siapa pengusaha Nicholas Kurniawan, ialah termasuk anak muda yang keras kepala soal berbisnis. Keras kepalanya ya sebab ia selalu berusaha walau halangan menghadang. Sebagai entrepreneur, atau pengusaha muda, karirnya terbilang termasuk unik dibanding pengusaha muda lain.

Yakni bermodal sebuah thread situs jual- beli Kaskus. Sekarang, setiap bulannya, pengusaha muda yang bersahabat disapa Niko ini, sukses menjual seribu ekor ikan hias banyak sekali jenis hingga ke luar negeri, yakni Singapura, Thailand, Taiwan, dan  Hong Kong

Termasuk beberapa negara Eropa menyerupai Yunani, Belanda dan Inggris juga loh. Ketika itu, pada tahun 2003 -an, mulailah Niko iseng menjual ikan melalui lembaga jual beli Kaskus. Sedikit menyerupai dongeng, ia kala itu masih duduk di kursi SMA, mulai aktif menjual ikan hias di situs tersebut sendiri.

Awalnya sih cuma coba- coba tapi, eh, sukses itu konkret hingga keterusan. Pernah berbisnis bermacam model, pernah ikut MLM, semua dilalui sepanjang karir. Ini membangun mental menjadi pedagang tangguh.

Jual Ikan Hias di Kaskus Sukses Mampus


Pengusaha muda kelahiran Jakarata, 29 Januari 1993, yang mana bukanlah seorang anak yang manja. Dia ingat betul bagaimana keluarganya yang sering bertengkar hingga terdengar kata cerai. Masalahnya apalagi kalau bukan ekonomi, ini cukup menciptakan Niko menjadi anak broken home.

Niko bahkan pernah mendapat surat teguran sebab menunggak uang bulanan sekolah. Tapi Niko masih mempunyai kesadaran, ia tak mau terpengaruhi godaan khas anak terpelajar balig cukup akal yang tiba silih berganti. Hanya Niko tidak mau mengakibatkan hal negatif sebagai pelarian.

Dia yang selalu melihat pertangkaran, yakin walau sering terjadi pertengkaran di rumah. Ia yakin kedua orang tuanya sangatlah mengasihi anak- anak mereka. Inilah alasan yang menjauhkannya dari pergaulan bebas. Niko menentukan bekerja membantu meringankan beban keluarga saja.

Keadaan serba terbatas malah membimbing Nicholas Kurniawan mandiri. Niko lantas mulai menentukan berusaha sendiri sebagai wirausaha. Sejak masih kelas 2 SD, di usia 7 tahun sudah berjualan mainan untuk membeli mainan baru.

Dia pernah menjual aneka baju, donat, hingga camilan manis buatan mama disaat masih duduk di kursi SMP. Niko pernah pula ikut bisnis MLM dikala SMA, tetapi menyerupai yang sudah- sudah, ia sadar betul MLM bukan sumber baik dan gagal ditengah jalan.

Sampai mengenal Kaskus di Februari 2010!

Nicholas mengaku hanya iseng menjual ikan therapy dari mamanya. Dia hanya merasa kurang suka memelihara ikan semacam itu; kemudian dijualanya ke lembaga Kaskus. Hal iseng tersebut berbuah respon yang sangat baik, ini diluar dugaan Niko sebelumnya.

Otak bisnisnya menentukan untuk mencari supplier bukanya menentukan berhenti. Ia kemudian mendapat pemberian seorang teman untuk menjual ikan gura rafa lagi. Tapi, tidak cukup, Niko mencari- cari lagi hingga ke dunia maya.

Satu per- satu supplier ikan didekatinya. Niko bergeriliya di toko- toko ikan dimanapun itu. Caranya ada yang eksklusif nimbrung saja. Ada pula yang ia dekati melalui pengajuan proposal, pada dasarnya biar semoga ia bisa tetap berjualan.

"Awalnya mereka tidak begitu praktis percaya. Saya buat proposal, saya kirim ke 100 orang, yang respons hanya 10. Dari 10, yang jadi belum tentu satu," ungkapnya, kala diwawancara oleh SWA di penangkaran ikan hiasnya di daerah Jakarta Barat.

Lewat Kaskus, ia mulai berjual ke banyak sekali fish therapy ke Mall, dari Blok M, Point Square, Pulit Junction. Tidak ketinggalan, Niko mengaku pernah menjual ke sebuah hotel, Hotel Alexis, beberapa rumah anggota dewan perwakilan rakyat partai Demokrat dan PAN.

Guna mensuport toko ikan kecilnya ia tak ragu eksklusif membeli domain atau alamat situs. Caranya pun ada khusus. Niko memulai melaksanakan riset kata kunci semoga ikan yang dijual laku melalui mesin pencarian Google.

Jual Ikan Hias di Kaskus dan Online


Susah memang persaingan bisnis online, tapi ia berhasil. Pria yang kini tengah kuliah di Jurusan Pemasaran Prasetiya Mulya Business School ini, lantas menciptakan toko online sederhana, biar bisa bejualan di internet yaitu www.tropicalfish-indonesia.com.

Alasannya menentukan nama tersebut, sebab memang distributor atau penggemar ikan hias di luar negeri kerap memakai kata "ikan tropis" dalam bahasa Inggris kala mencari ikan buruannya di dunia maya. Tujuannya semoga sekali tembak dua sasaran kena: pembeli lokal dan luar negeri.

Kepercayaan toko ikan hias mulai diraih, disaat kualitas kiriman produk bisa memuaskan mereka. Pembayaran lancar ke para pemasok ikan hias dari sejumlah penangkar di Pulau Jawa, Kalimantan, hingga ke tanah Papua, turut melambungkan namanya.

Berkat pasokan besar itulah jumlah kliennya mulai beranak pinak. Niko tak segan- segan beriklan di internet semoga situsnya praktis ditemukan. Alasannya menentukan bisnis iklan hias sebab memang prospeknya bagus, jelasnya.

Di bisnis ikan, Nicholas juga pernah mengalami beberapa kali kegagalan berbisnis loh. Dia pernah 3x rugi besar. Kisahnya Niko dulu pernah loh mengambil keputusan salah, menciptakan pelanggan kecewa, namun tidak berhenti berusaha.

Sebagai contoh, ia pernah mendapat order besar ikan hias dan gagal kirim. Saat itu ia mengalami kesulitan mengirim ke Medan. Pembeli membatalkan ordernya, dan rugi besar sebab tidak mampu mencari cara. Melalui kegagalan itulah, ia menemukan inspirasi gres dan cara baru.

Dia mencari pedagang ikan garra rufa (ikan therapy) di sekitaran Medan sebagai supplier. Ia tinggal telpon, mengantarkan barang, dan membayarnya. Tetapi mencari supplier bukan kasus mudah, tidak berjalan menyerupai harapan.

Dia tidak bisa mencari cepat justru tetap mencari di Jakarta. Itu semua perihal dana yang tidak menutupi pengeluarannya. Tetapi, ia mengaku mulai berafiliasi bersahabat dengan penjual ikan sebab duduk kasus tersebut, dari sana ia mulai dipercaya duduk kasus pembayaran.

Pengusaha Muda Ikan Hias yang Selalu Belajar


Niko berguru bahwa mungkin jikalau bukan ada kerena keadaan yang sulit tersebut, ia tidak akan kenal dengan penjual di Medan. Dia tidak akan mengenal bisnis tersebut lebih dalam menyerupai halnya soal pengepakan. Masuk ke kelas tiga Sekolah Menengan Atas Niko bisa mengekspor ikan hias untuk pertama kali.

Bisnisnya bergulir lebih pesat hingga hasilnya bisa mengirim seribu ekor ikan hias ke banyak sekali negara. Berbagai jenis ikan hias, diakuinya, tersedia di toko online, mulai ikan gara rufa, arwana, jenis ikan hias lain, serta ikan predator menyerupai spatula dan aligator.

Dia memulai bisnis ikan lain menyerupai arwana, pari air tawar, ikan import- menyerupai seolah-olah arapaima, acipenser, poliodon, hingga booming axolotl.

Intinya, Niko itu bukanlah orang yang suka berdiam diri. Dia selalu melihat peluang yang ada serta fokus menjalaninya. Bisnis itu perihal melihat pasar atau peka terhadap ajakan pasar. Namun, ia lebih menyarankan fokus di satu produk yang menjadi keahlian kita.

Selanjutnya? kita bisa berekspansi produk sejenis, atau bahkan memulai bisnis lain. Hanya duduk kasus waktu hingga sukses itu tiba dari fokus serta ketekunan. Hingga kini usahanya yang kini bernaung di bawah CV Venus Aquarium tidak hanya berpusat pada jual beli ikan.

Dia juga merambah bisnis dekorasi akuarium hingga perawatan ikan hias. Niko kemudian mengungkapkan, orang banyak salah sangka mengenai bisnisnya. Bisnis ikan hias ini memang dianggap tidak bisa menghasilkan uang besar.

"Orang pikir ini bisnis kecil, tidak keren. Bisnis minyak, watu bara, gres keren. Kalau bisnis ini, tidak keren. Tapi ternyata uangnya besar juga," ungkapnya seraya tersenyum.

Namun, ketika ditanya omsetnya, Niko terkesan malu-malu menjawabnya. "Cukup besar, tetapi tidak lezat menyebutnya. Sekitar ratusan jutalah," ujar cowok yang kini menuliskan perjalanan usahanya dalam bentuk yang berjudul Die Hard Antrepreneur itu.

Rabu, 03 Juli 2019

Kisah Sukses : Ukm Mantan Tki Punya Pabrik Roti Kickandy

 Profil Pengusaha Muda Mitar

 Berikut tips menjadi pengusaha muda UKM mantan TKI Kisah Sukses :  UKM Mantan TKI Punya Pabrik Roti KickAndy

Berikut tips menjadi pengusaha muda UKM mantan TKI. Inilah kisah cowok yang berbeda dari satu banyakan orang. Jika cowok lain selalu bertanya "mau kerja apa?"utamanya selepas lulus kuliah, begitu juga Mistar, cowok orisinil Langkat, Sumatra Utara. Pemuda kelahiran 25 Agustus 1977 ini.

Awalnya Mistar mau jadi pengusaha muda sukses. Itulah kiranya yang mendasari ia masuk ke jurusan Tata Niaga. Dan, menyerupai juga cowok lainnya, selepas kuliah ia justru terbentur kenyataan. Ia merasa bimbang sehabis menuntaskan kuliah D3 -nya di Akademi Maritim Belawan, Sumatra Utara.

Mau kerja apa?

Sekarang itulah yang ada dibenak Mistar. Dia kebingungan mencari kerja tapi enggan wirausaha. Terlebih dikala itu sudah bertahun- tahun Indonesia dilanda krisis ekonomi. Boro- boro bermimp jadi seorang pengusaha muda.

Yang ada ayahnya, Muhammad Sari, dan pakciknya, Suryadi, menjadi salah satu korban PHK besar- besaran dikala itu. Untung hasilnya ia bisa bekerja di sebuah pabrik roti di Tanjungpura. Sayang, nasib jelek menimpanya, toko roti kecil- kecilan itu tutup sebab krisis moneter.

Masalah Pengusaha Muda UKM


Tidak gampang menjadi pengusaha muda tanpa modal cukup. Akhirnya ia bekerja menjadi pegawai saja, alih- alih membuka wirausaha. Tetapi, sang pemilik toko roti yang kebetulan etnis TiongHoa, juga takut jadi korban ketika krisis moneter itu.

Disaat bekerja disana menjadi satu pengalaman tak terlupakan. Mistar mengaku di sanalah keinginan jadi pengusaha timbul lagi. Disisi lain sang ayah membuka toko kelontong sendiri di rumah sendiri. Satu toko kelontong kecilan di rumah yang berbatas kebun kelapa sawit PTPN II Tanjung Bringin.

Sementara itu paciknya bekerja serabutan sehabis di PHK. Nah, kini giliran mistar di PHK sebab krisis moneter. Menjadi pengangguran berbulan- bulan menciptakan Mistar galau. Dia mengaku sempat bekerja di satu pabrik elektronik di Tanjung Morawa.

"Tapi tidak lulus tes kesehatan," ungkap Mistar. 

Kecewa hati ia kembali ke rumah dan menjadi pengangguran. Menyandang status pengangguran kira- kira selama hampir setahun. Dia pun memutuskan mendapatkan kesempatan menjadi TKI.

Pada tahun1999 ia resmi mendaftarkan diri menjadi TKI. Sejak awal ia meyakinkan diri berangkat menjadi TKI untuk mengumpulkan modal. Ada satu perjuangan yang ingin dijalankannya di kampung halaman.

Sejak usang ia memang mendambakan membuka perjuangan sendiri. Menjadi TKI bukanlah tujuan utama Mistar. Keinginan menjadi wirausaha semakin menguat dalam diri Mistar. Hingga Mantan TKI ini berhasil membuka UKM sendiri sebuah pabrik roti.

"Banyak anggota keluarga kami yang tidak punya pekerjaan. Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil atau tentara, mempunyai perjuangan sendiri ialah keinginan saya," kata Mistar menjelaskan.

Seperti yang dikutip dari program Kick Andy UKM Mantan TKI. Mistar telah bekerja di sebuah pabrik tekstil di Negeri Sembilan, Malaysia. Dia menjelaskan bahwa gajinya (gaji pokok) 430 ringgit per- bulan. Tak berpuas diri dengan honor yang diterimanya, ia butuh banyak uang untuk modal usaha.

Mistar menentukan bekerja keras dengan kerja lembur. Melalui cara itulah ia bisa menerima sekitar 1000 ringgit per- bulan. Beda teman- temannya, ia tak terpikir untuk membeli tanah atau membangun rumah.

UKM Mantan TKI Punya Pabrik Roti


Menurut dirinya banyak teman- temannya sesama TKI menentukan memakai uang mereka membeli tanah atau membangun rumah. Namun, selepas habis masa kontrak mereka, mereka justru pulang ke Indonesia tanpa pekerjaan.

Alhasil mereka akan kembali ke Malaysia lagi mencari pekerjaan. Beda Mistar yang ingin punya perjuangan sendiri. Ia semakin termotifasi untuk berwirausaha. Rencana awal cuma mau bekerja dua tahun di Malaysia.

Tetapi uang modalnya tidak cukup untuk membuka bisnis besar. Jadinya Mistar tercatat tiga tahun bekerja di Malaysia. Mistar mengenang sekitar delapan bulan sebelum mudik Dia tercatat mengirim uang 20 juta kepada sang bapak.

Uang itu bersama pakcik digunakannya untuk membuka perjuangan roti berjulukan Family. Pilihan untuk menciptakan pabrik roti karena pakcinya pernah bekerja bersama dengannya di toko roti.

Tercatat semenjak 1970 -an, pakciknya telah bekerja dengan pengusaha pembuat roti keturunan TiongHoa. Dulu ia dan pakciknya memang pernah bekerja di toko roti. Dijelaskan pengalaman membeli materi baku roti di toko materi pokok Tanjung Pura yang bisa dihutang menjadi alasan lain.

"Minggu ini kami membeli materi untuk roti, satu ahad kemudian gres dibayar," jelasnya kepada Majalah TIM.

Nama Family sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Karena memang yang bekerja disana rata- rata masih satu keluarga besarnya. Mulai dari pakcik, bapak, serta tiga adiknya kerja bahu- membahu. Ide bisnisnya yaitu menciptakan roti seharga Rp.500 per- buah untuk masyarakat kelas menengah- kebawah.

Dia bercerita bila tabungan tiga tahun kebanyakan habis untuk pabrik rotinya. Mulai dari membeli peralatan dapur, membangun pabrik berdinding anyaman bambu beralas semen, yang mana terletak di belakang rumah orang tuanya.

Ah, juga untuk membeli alat pembuat adonan, yang mana itu dipesan dari bengkel las kenalannya. Ongkos pembuatan alat ini saja menghabiskan sekitar Rp. 2,5 juta. Jika membeli di toko eksklusif jadi bisa seharga Rp.6 juta jelasnya.

Mistar juga membangun ruang penguapan kue. Ruang seluas 2x2 meter itu beratap rendah dan ditutupi korden. Uapnya itu berasal dari dua kompor yang terus mendidihkan panci berisi air. Dijelaskannya bahwa uap inilah yang menciptakan ruangan itu menjadi hangat.

Wirausaha Muda Mandiri Mantan TKI


Pelan- tapi niscaya perjuangan Family bakery mulai berkembang. Bahkan tak segan mereka mulai pinjam modal dari Bank. Dia menjelaskan meminjam Rp.50 juta dari Bank Sumut Syariah. Dia menerima pemberian 10 juta Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (LP2KM).

Ketika di tahun 2002, produksi dari Family membutuhkan 5- 6 karung terigu tiap harinya. Jumlah karyawan miliknya kala itu cuma 10 orang. Sekarang bila menciptakan roti bisa membutuhkan hingga 15 karung serta jumlah karyawan meningkat 70 orang.

Totalnya ada 25 orang dibidang produksi dan 25 orang lain di pecahan pemasaran. Bagian pemasaran membawa roti- rotinya ke ke sejumlah warung di Langkat, Binjai, Deli Serdang, hingga hingga ke Aceh Timur.

Sisanya 20 orang akan bekerja lepas membungkus roti. Perlu kau tau selain memproduksis sendiri. Family juga mendapatkan pemasaran tiga produsen roti kering di desanya. Salah satu perjuangan itu dijalankan sesama mantan TKI berjulukan Tina Melinda (32) yang telah mempunyai 26 keryawan.

Agar kualitas terjaga, setiap tiga bulan sekali ada petugas kesehatan mengecek kualitas pangan. Dia menjelaskan sangat terbantu adanya Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI). Ia menjelaskan sering mendapatkan dorongan dan pelatihan.

Hasilnya ia tak berpikir cuma bekerja di negeri orang tapi berpikir membuka perjuangan disini. Dia menjelaskan tubuh itu selalu rutin mengajak pertemuan. Ia pun tercatat sebagai salah satu mantan TKI terbaik. Pada 2006, Mistar resmi menyandang gelar itu melalui sebuah penghargaan.

Penghargaan yang langsu diberikan Erman Suparno, Menteri Tenaga Kerja dikala itu. Ia mantap untuk berkata sangatlah bahagia bekerja keras di kampung sendiri. Dia berkata diacara KickAndy tolong-menolong bekerja di negeri orang berarti ketinggalan di negeri sendiri.

Sebuah pernyataan tolong-menolong seorang TKI jangan melulu soal mencari uang. Mereka juga bisa membantu orang lain dan tumbuh dengan usahanya sendiri di negeri sendiri.

Kamis, 27 Juni 2019

Kisah Sukses : Teh Menciptakan Jatuh Cinta Hutomo Joe Wirausaha Muda

Profil Pengusaha Hutomo Joe


 Bagaimana teh menciptakan jatuh cinta Hutomo Joe kini Kisah Sukses :  Teh Membuat Jatuh Cinta Hutomo Joe Wirausaha Muda
 
Bagaimana teh menciptakan jatuh cinta Hutomo Joe sekarang. Wirausaha muda dapat berdiri diatas kaki sendiri ini menjelaskan awal mulanya. Awalnya beliau melaksanakan semua untuk riset materi goresan pena kuliah. Eh, siapa sangka, beliau malah asik mendalami sampai jatuh cinta, dan hasilnya membuka perjuangan sendiri.

Ia tertarik lebih dalam akan dunia teh ini. Minuman teh menciptakan jatuh cinta sampai berkarya. Minat akan dunia ini sangat tinggi sebagai komoditas. Hingga wirausaha muda ini berangkat ke Taiwan, Jepang, dan China, itu demi mempelajari perihal dunia teh.

Joe sangat tertarik sampai jatuh cinta. "Saya makin tertarik akan dunia teh," tutur wirausaha muda ini kepada Kontan.co.id

Ternyata teh merupakan komoditas menarik tidak kalah. Bukanlah dunia gres sebenarnya teh ada di dalam hidupnya. Sejak kecil beliau sudah bersentuhan eksklusif dari keluarga. Sang ibu ternyata seorang Master Teh, Suwarni Widjajaj mengabdikan diri 35 tahun mempelajari melestarikan tradisi.

Master Teh Wirausaha Muda

Sudah terbiasa dengan teh menciptakan jatuh cinta. Sepuluh tahun sudah dirinya berguru perihal sejarah, dan tradisinya di China, Taiwan, dan Jepang. Untuk menyalurkan jiwa kewirausahaan dibangunlah Koningsplein Tea Co dan 1Tea House pada 2006 silam.

Koningsplein merupakan kedai teh bertradisi asli. Dimana pengunjung disuguhi cara minum teh dari tradisi asli. Mereka ditawari tradisi minum teh ala Taiwan. Jika tamu tidak banyak Joe terkadag akan ikut melayani.

"Saya sendiri pemandu program minum teh tersebut," ujar pengusaha muda teh ini.

Joe menjunjung tinggi tradisi dalam menyeduh, menyajikan, dan minum teh. Kualitas teh tentunya premium tidak sama dipasaran. Sedangkan 1Tea House fokus mengerjakan pasar ritel materi teh.

Joe menjadi salah satu pemasok hotel bintang lima, menyerupai Pullman, Hyatt, dan restoran kelas atas di Jakarata. Bisnis ritel dijalankan pengusaha muda ini berkembang baik. Karena pasar teh premium masih jarang dimainkan pemian dibanding produk lain.

Dalam sebulan ia bisa menjual 100 kilogram teh premium. Kisaran harga Rp.100 ribu- 200 ribu per 100 gram. Selain berbisnis ritel teh premium, Joe juga menjalankan bisnis souvenir teh, atau cendramata teh untuk program pernikahan, ulang tahun, dan lainnya.

Bukan perkara praktis baginya membuatkan bisnis teh. Apalagi kalau menjual teh premium yang pasarnya kelas menengah- atas. Dibanding teh biasa Joe harus bekerja ekstra keras meyakinkan. Dia ingat betul kesusahan sekali mengangkat dua bisnisnya untuk masyarakat.

Kedai teh memang tidak sepopuler kedai kopi atau kafe. Asumsi orang Indonesia bahwa minum teh sudah biasa. Hampir setiap pagi kita bisa menikmati teh dibanding kopi. Di warung ada es teh bagus atau teh bagus hangat. Apalagi budaya minum teh bukanlah budaya orisinil Indonesia alasannya memang.

Budaya ngeteh sendiri terkenal beberapa tempat di Jawa. Khususnya kawasan Tegal yang terkenal akan teh pocinya. Tantangan paling besar menggaet anak muda buat ngeteh. Sulit memperkenalkan konsep kedia teh kepada masyarakat milenial alasannya banyak faktor.

Variasi teh dianggap minim dibanding produk kopi. Mengedepankan tradisi minum teh daripada teh itu sendiri terdengar kuno dan monoton.

"Jujua, susah sekali masuk pasar anak muda (lewat kedai teh)," terangnya kepada Kontan. Kan anak muda lebih suka kegaulan dibalik produk. Populer harus ada unsur kekinian terkandung dari tempat nongkrong.

Anak muda sangat jarang menghormati sesuatu yang klasik. Untuk itulah beliau melaksanakan taktik khusus menggaet anak muda. Jika model bisnisnya begini beliau yakin Koningsplein Tea tidak akan bisa bersaing di pasar anak muda.

Oleh Joe diajaknya pelaku bisnis kopi dan teh. Mereka bekerja sama melalui kerja sama bersama. Dia tidak segan bekerja sama dengan kedai kopi. Mengajari anak muda bahwa teh tradisional bisa juga kekinian. Hasilnya yaitu cheese tea dan bubble tea, untuk mempopulerkan teh dahulu.

Teh Mebuat Jatuh Cinta Anak Muda

Berkat pilihan untuk tidak menjadi kaku akan teh. Hutomo Joe berhasil menggaet anak muda tiba ke kedain tehnya. Mereka tiba ke tempatnya menyeruput teh di kedai Kemayoran. Untuk bisa kita mengajak anak muda, apapun kita harus bisa mengikuti tren bukan ngotot idealis.

Sekarang lebih banyak menggaet anak muda dibanding tahun 2006. Waktu pertama kali buka perjuangan dijalankan Joe hanya orang tua. Optimis meyakini bahwa kedai teh miliknya akan berkembang. Dia meyakini bahwa anak muda akan sadar akan keberadaan kedai teh miliknya.

Tiga tahuan sudah usahanya berjalan berkembang. Pertumbuhan pelanggan anak muda juga sejalan waktu. Anak muda mulai gemar ngeteh, juga mulai sadar dan berguru sejarah. Untuk menggaet lebih banyak Joe juga mengatakan aneka kudapan disandingkan teh khas.

Pokoknya teh ditawarkan oleh Kedai Koningsplein yaitu premium. Kualitasnya terjaga didukung oleh aneka camilan. Bagi anak muda yang ingin mencicipi pengalaman minum teh tradisional. Maka disinilah tempatnya, dimana kau minum teh dengan tradisi Taiwan.

Kenapa menentukan teh Taiwan alasannya lebih praktis dipahami. Tradisi minum teh Taiwan dianggap Joe paling gampang. Dibanding minum teh ala China atau Jepang, minum teh ala Taiwan mengatakan akomodasi alasannya santai.

Disini anak muda masih bisa santai sambil mengobrol bersama teman. Karena kita tau minum teh ala China ataupun Jepang penuh program sopan santun panjang. Kurang cocok alasannya terlalu serius padahal orang kita butuh hiburan.

Tradisi minum teh juga juga dihubungkan dengan meditasi. Disini akan melatih fokus konsentrasi di keseharian kita. Memang menyeduh teh terlihat sepele padahal butuh konsentrasi. Memasak air dan menyeduhnya dari teko mempunyai perjalanan bukan cepat- cepatan.

Kalau menyeduhnya kurang pas waktunya maka kurang a

Selasa, 25 Juni 2019

Kisah Sukses : Pemilik Waralaba Istimewa Sambal Pengusaha Miliaran

Profil Pengusaha Yoyok Heri Wahyono



Orang Indonesia tidak bisa jadu dari sambal pedas. Inilah yang ditarget pemilik waralaba Spesial Sambal. Siapa sangka ia bisa menjadi pengusaha miliaran rupiah. Di banyak sekali daerah, kita akan menemukan cita rasa sambal yang berbeda, dan dari sinilah; inspirasi bisnis muncul.

Pengusaha Yoyok Heri Wahyono melihat prospek tersebut dengan jelas. Spesial Sambal, apa yang membuatnya menarik di tangan Yoyok? Dia lebih menentukan mencari resep aneka sambal dari penjuru Indonasi. Hasilnya ia menemukan 29 jenis sambal dan menentukan fokus daripada menciptakan makanan.

Hasilnya? Spesial Sambal -nya digemari para pecinta pedas. Bisnis yang sekarang telah menjadi ikon kota Yogyakarta, merupakan hasil aliran sang pengusaha miliaran. Bapak tiga orang anak ini mengaku kunci suksesnya bukan hanya menyangkut rasa.

Kunci sukses bisnis masakan berdasarkan pemilik waralaba Spesial Sambal; ialah harus yummy ditambah mengesankan, memikat, dan mempesona. Pria empat puluh tahun yang mempunyai nama panggilan Yoyok, sekarang menjadi administrator Waroeng SS. Bisnis yang berkembang mempunyai 58 cabang di 27 kota.

Awal mulanya, Dia bercerita ketika mencoba masakan di rumah makan yang jauh, pelayanan tidak ramah, tapi selalu laris. Disini lah gres terungkap, melalui mulutnya bahwa rasa masakan begitu mengikat.

Pengusaha Miliaran Waralaba Spesial Sambal


Makanan disajikan bukan hanya yummy tapi "ngangeni" ungkapnya mendeskripsikan persaannya kala itu. Meski pelayanan buruk tapi masakannya yummy (ngangeni), maka tidak perlu khawatir. Kenyataan itulah membuatnya selalu bersikeras dengan ideologinya.

Waroeng SS harus menjadi masakan yang yummy juga ngangeni, tapi ditambah pelayanan dan tempat strategis; hasilnya miliaran rupiah. Kalaupun anda mempunyai bisnis dengan administrasi jelek. Selama rasanya ngengenin tinggal perbaiki manajerial, dan tetap akan laku.

Itulah resep diam-diam Yoyok SS Sambal. Berjalannya waktu, warung ini yang menggunakan penjualan sistem franchise, menentukan untuk menggunakan kemitraan tertutup. Ini ada alasannya loh, Yoyok menyebut guna mempertahankan rasa sambalnya.

Dia yakin lebih gampang mengontrol tiap outlet. Waroeng SS resmi didirikan di tahun 2005, mempunyai 3 orang karyawan awalnya, yang sekarang bermetamorfosis 1.800 karyawan. Sebelas tahun sudah Waroeng SS berjualan diamana halangan rintangan dihadapi dengan sabar.

Pemilik warlaaba Spesial Sambal ini menentukan menahan diri.

"Untuk memudahkan, kami membagi WaroengSS menjadi beberapa menejemen area, menyerupai Jogja (pusat), Jabodetabek, Solo, dan Semarang, menejemen area itulah yang bertanggung jawab terhadap WaroengSS yang ada di wilayahnya," ujarnya.

Pada tahun 2002, Yoyok masih berkutat dengan segala sesuatu wacana event organizer. Usahanya di bidang event organizer, membuatnya terjebak dalam ketidak pastian kenangnya. Tidak setiap hari harus menyiapkan sebuah program kan.

Dan, dari sana, Yoyo hanya mendapat hasil yang kecil. Di tahun itu juga, ia dan kelima temanya menentukan bisnis masakan dengan aspek menjual lebih besar.

Mengusung nama Spesial Sambal, enam sekawan kemudian membangun warung tenda kaki lima di Jl. Kaliurang (tepatnya di sebelah barat Graha Sabha Pramana, UGM). Spesial Sambal kemudian hadir ditengah masyarakat sebagai seorang hebat sambal.

Spesial Sambal memperlihatkan banyak sekali macam sambal sebagai usaha. Ini merupakan nilai lebih mereka. Spesial Sambal tidak menghadirkan sebuah eksperimen, tetapi mengatakan sambal sepenuhnya hasil pencarian.

Rahasia Sukses Waralaba Spesial Sambal


Dalam waktu 6 bulan, alumnus Teknik Kimia, UGM tersebut berani membuka cabang Waroeng SS. Bahkan tidak lama, ia sudah memapu membuka beberapa jcbang lagi. Besarnya trend masyarakat menciptakan Yoyo lebih percaya diri.

Dia getol melalukan perluasan sebelum banyak pesaing bermunculan. Ia lantas membuka prospek waralaba. Ini akan memastikan konsepnya tidak ditiru, ditambah menguasai pasar sambal. Ia berhasil hingga perjuangan dangan lambang SS tersebut menjadi bisnis waralaba yang besar.

Terbukti, melalui entrepreneurship yang kuat, Spesial Sambal  berhasil membuka 40 gerai yang tersebar di banyak sekali dearah. Itu sudah mencakup Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Kediri, Bandung, Jakarta, Depok, Cirebon hingga Pekanbaru.

Tak heran kalau julukan Mr. Huuh- Haah tersematkan kepadanya. Pengusaha miliaran ini bisa melalui bisnisnya, Spesial Sambal telah bisa mengambil waktu yang tepat. Jika lengah sedikit, kami bisa pastikan usahnya tidak akan tumbuh.

Ini bukan hanya problem kemampuan membangun tetapi juga ekspansi. Berbicara harapan, Yoyok berharap memperluas jangkauannya hingga ke kawasan minimal ada dua cabang. 

"Sejauh ini memang gres menjangkau Sumatera, Jawa, dan Bali; namun ke depannya pastilah ingin memperluas perluasan cabang lagi, bahkan tidak hanya di dalam negeri saja, namun hingga ke luar negeri," ungkapnya.

Baginya berbisnis bukan hanya memenuhi kebutuhan semata, tapi lebih ke tanggung jawab. Dia bertanggung jawab atas hidup karyawannya supaya tidak mandeg. Usahnya harus mencakup penemuan serta perluasan merambah ke dearah.

Ini juga termasuk cara membantu membuka kesempatan kerja. WaroengSS mempunyai omset rata- rata 11-12 miliar tiap cabangnya. Walau terbilang sudah besar, WaroengSS disebutnya masih bisnis yang boros.

"Untuk margin keuntungan hanya berkisar di angak 8-13%, alasannya bagi saya SS ini perjuangan yang boros, selain operasional materi baku, juga untuk biaya SDM yang bisa mencapai 20%," jelasnya.

Baginya peningkatan SDM merupakan kewajiban alasannya merupakan ujung tombak bisnis. Yoyok balasannya menyiapkan tempat training. Maksudnya menggembleng karyawan untuk tahan banting serta cekatan.

Yang tersulit, ia mengaku menemukan menejer dan supervisor yang benar- benar mau bekerja keras. Salain faktor internel, WaroengSS juga mengalami kesulitan di eksternal.

"Kembali lagi ke kondisi riil bangsa kita ketika ini, faktor keamanan terutama di kota-kota besar terkadang mengakibatkan pemilik perjuangan menyerupai kami harus mengeluarkan budget khusus faktor X tersebut," lanjut Yoyok.

Dia harus siap akan perubahan harga seketika, serta urusan birokrasi yang menghambat. Sebuah kebiasaan, bagi pebisnis di kota besar, Yoyok harus tetap bersabar menunggu kebijakan pemerintah.

Untuk isu franchise atau bisnis lainnya kunjungi: www.waroengss.com

Minggu, 23 Juni 2019

Kisah Sukses : Konsultan Wirausaha Yoris Sebastian Big Circle

Profil Pengusaha Yoris Sebastian 


 Udah nonton jadwal Big Circle wacana wirausaha Kisah Sukses :  Konsultan Wirausaha Yoris Sebastian Big Circle
 
Udah nonton jadwal Big Circle wacana wirausaha. Sosok konsultan wirausaha Yoris Sebastian Nisiho, niscaya meregut perhatian. Siapakah Yoris Sebastian pengusaha muda suka bercanda. Meskipun begitu beliau dikenal serius ketika membahas mengenai ide- ilham bisnis.

Pengusaha muda yang mengedepankan kreatifitas. Perlu buktikah? Hasil karyanya untuk produk Class Mild yaitu Class Music Heroes Award, bukan ajang award biasa tapi ajang nyeleneh. Kenapa kita menyebut nyelenah alasannya jadwal diadakan di sawah, pom bensin, bahkan sebuah jembatan.

Konsultas wirausaha dan jadwal kreatif, kelahiran Ujung Pandang, 5 Agustus 1972, yang punya sejuta inofasi melalui bisnisnya OMG Creative Consulting. Masih kurang percaya maka kau harus berkunjung ke Hard Rock Cafe.

Maka jadwal "I Love Monday" ialah salah satu hasil karyan Yoris. Sudah banyak penghargaan yang sukses disabet.  Pria yang pernah menduduki jabatan GM  termuda. Banyak sudah penghargaan dari dalam dan luar negeri didapatkan.

Sebut saja penghargaan British Council's International Young Creative Entrepreneur, Asian Pacific Entrepreneur Award Winner (Most Promising Entrepreneurs), Young Marketers Award Winner dari IMA and Markplus, dan juga Future CEO to Watch dari majalah SWA.
 

Konsultan Wirausaha OMG Consulting


Selepas Sekolah Menengan Atas di Pangudi Luhur, Yoris tetapkan untuk magang di Majalah Hai, padahal kala itu ia masih berumur 19 tahun. Di sanalah Yoris mulai aktif berkecimpung industri kreatif. Kreatifitasnya semakin tumbuh dan titik baliknya ketika ia tetapkan meneruskan karirnya di Hard Rock Cafe.

Kreatifitas memang sudah ada semenjak masih kecil loh. Kala itu Yoris mencoba mengingat bagaimana ketika anak lain sibuk denga buku, beliau telah berjualan kaos aneka desain, meski tidak boleh tetap saja ngotot.

"Dulu saya jualan kaos dilarang, kini cuma kasih konsep sudah di bayar mahal," tawanya kepada okezone, beberapa waktu lalu.

Yoris sukses mencapai jabatan General Manager, menjadikannya GM termuda Hard Rock Cafe, dan kedua di dunia dan pertama di Asia. Salah satu karyanya yaitu jadwal I Love Monday. Selain itu beliau juga sibuk riwa- riwi memperlihatkan motivasi pengusaha muda.

Pada 2003, I Love Monday resmi diperkenalkan, sebuah jadwal musik tak lazim alasannya dilaksanakan di hari Senin. Ternyata sembutannya luar biasa. Tak berhenti disana, beliau juga membuat jadwal yang bertajuk Destination Nowhere yang berarti Tujuan Tidak Kemanapun di tahun yang sama.

Acara jalan- jalan yang jadwalnya tidak disampaikan pada pesertanya. Salah satu bentuknya yaitu jadwal ini diselenggarakan di dalam pesawat ketika berada diudara, bersamaan itu Band Cokelat melaksanakan peluncuran album di atas perjalanan 30.000 kaki ini.

Hal ini kemudian diabadikan oleh MURI (Museum Rekor Indonesia). Yoris gres tetapkan untuk mengejar bisnisnya sendiri sekitar 2007. Sadar bahwa ada sesuatu yang ingin dicapainya sendiri, ditambah rasa bosan menjadi "buruh" perusahaan lain.

Di usia 34 tahun, ia segera membangun mimpinya melalui perusahaan konsultasi kreatif Oh My God (OMG) yang lahir di 1 April 2007, usahanya menjual ide- ilham kreatif kepada klien. Perusahaan yang menjadi konsultan pengembangan bisnis konsep ruang rapat di fPod di fX Jalan Sudirman, Jakarta.

Kemudian menjadi kreatif konseptor Rasuna Epicentrum yang mengusung konsep The Creative Capital of Jakarta; konsultan untuk jadwal Black Innovation Award 2009 dan International Young Creative Entrepreneur Award British Council Indonesia.

Prestasi lain perusahaan ini yaitu pemasaran konsep word of mouth untuk XL dan kosmetik Caring Colours; konsultan pemasaran kreatif film- film cukup umur Queen Bee (2009) dan Ketika Cinta Bertasbih (2009); hingga konsep bisnis inovatif untuk Avia Tour.

Yoris pun dikenal akan penemuan dan ilham kreatifnya. Pria yang suka minum air putih ini memperlihatkan konsistensinya dalam membuat ide-ide kreatif yang tidak biasa. Berpikir di luar kewajaran atau think out of the box.

"Ide kreatif akan segera berkembang jika dimulai dengan hal yang kecil (start small)," pungkas laki-laki berkulit putih ini.

Kepribadian Pengusaha Muda


Sebenarnya apa profesi anda? Jika ada yang menanyakan hal itu, Yoris selalu menjawab to the point "Saya ialah event consultant dengan fokus pada bussiness innovation concept yang meski inovatif tetap diadaptasi dengan huruf klien," katamya.

Selain menggeluti bisnis konsultasi kreatif, Yoris juga sempat mencar ilmu akuntansi loh di Universitas Atmajaya, Jakarta. Walau tidak kelar alias DO. Yoris menganggap ilmu akuntansi itu penting sebagai bekal menjalankan bisnis.

Meski konsep yang ditawarkannya selalu dianggap nyeleneh, tapi soal profit dan taktik tetap akan selalu diperhitungkan. Jadilah setiap event dilaksanakan dengan perhitungan matang, untung untuk si penyelenggara juga untuk Yoris sendiri.

Di kantornya beliau dijuluki invisible boss alasannya kehadirannya yang sangat jarang. Ia lebih suka selalu bergerak semoga tak terjebak pada rutinitas katanya. Yoris terbiasa mengambil resiko sebagai buah kegemarannya main game diwaktu kecil.

Yoris juga selalu memberi respek yang setara pada apapun yang ia kerjakan tanpa memandang besar kecilnya.

"Saya selalu bilang, start small. Mulailah dari hal kecil, jangan eksklusif besar. Itu yang saya pelajari dari pengalaman sendiri," katanya.

Hal lain yang juga tengah digelutinya ialah membuat minipreneur. "Saya ajak ibu rumah tangga muda untuk bekerja dari rumah, untuk beberapa proyek saya. Ini sekaligus mendukung jadwal ibu menyusui, ternyata banyak lho yang minat," terangnya.

Hal lain lagi yaitu, salah satunya, mengerjakan proyek dari grup musik Padi untuk peluncuran album di atap Mall Sarinah. Acara ini sukses besar bahkan mengakibatkan macet alasannya banyaknya wartawan dan orang yang menonton.

Ide itu datanya dari mana saja itulah Yoris. Sumbernya sanggup dari mereka- mereka yang telah sukses menyerupai sosok Walt Disney, Steve Jobs, Madonna, dan Donald Trump sebagai idolanya. Ia menganggap bahwa mereka ialah inovator yang sukses berkat ilham kreatif mereka.

Walt Disney berhasil mempioniri pembuatan wahana hiburan Disneyland dan Walt Disney World Theme Park. Steve Jobs sosok menjadi inovator, sekligus pendiri, dan penemu Apple Computer. Dan Donald Trump  ialah Bos Properti di AS dan Madonna seorang penyanyi terkanal asal Amerika.

Website pribadi: yorissebastian.com

Sabtu, 15 Juni 2019

Kisah Sukses : Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis Hasilkan 4,5 Juta

Profil Pengusaha Anto Suroto


 UKM kulit ular memang mempunyai pasarnnya tersendiri Kisah Sukses :  Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis Hasilkan 4,5 Juta

UKM kulit ular memang mempunyai pasarnnya tersendiri. Pengusaha tas kulit ular ini mengaku, tidak gampang mengolah kulit ular dengan aneka persyaratannya. Industri rumahan ini memang tidak banyak terbayangkan oleh orang. Alhasil Anto Suroto bisa menghasilkan penghasilan puluhan jutaan.

Sukses Anto Suroto itu berkat perjuangan kulit ular. Lebih tepatnya tidak hanya kulit ular sih. Tapi, ia menyamak aneka macam kulit reptil untuk dijadikan aneka macam produk. Produk yang dihasilkan bermacam, dari produk tas, pakian, aksesoris, dan juga aneka macam produk lain.

Anto tidak hanya sukses di pasar lokal. Produk kulitnya telah meraja lela ke aneka macam negara. Omzetnya bisa mencapai 20 ribu hingga 30 ribu dollar per- bulan. Kendati begitu lantaran berbahan eklusif maka produksinya tak banyak. Meski begitu lantaran itulah produknya diburu.

Tengok saja pusat kerajinan miliknya yang tak pernah sepi. Pusat kerajinan yang berpusat di tempat Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Di rumah tiga lantai itulah satu workshop sekaligus gerai miliknya didirikan.

Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis


 UKM kulit ular memang mempunyai pasarnnya tersendiri Kisah Sukses :  Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis Hasilkan 4,5 Juta

Hasilnya tak hanya produk untuk kaum laki-laki tatapi produk wanita. UKM ini menghasilkan tas glamor aneka kulit buatan tangan. Produknya yang menciptakan kau berdecak kagum. Brand Scano Exotica Indonesia, Anto menyebut produknya terutama tas, bukanlah cuma perihal mahal atau manis saja.

Tapi ini perihal daya tarik untuk dilirik orang lain, bisa mengangkat percaya diri, bahkan yang pendiam bisa jadi cerewet imbuhnya. Pengusaha tas kulit ular ini mengaku condong ke kulit phyton. Aneka produknya tidak terbatas pada satu jenis, ada juga produk dari kulit reptil lainnya.

Untuk pasar Asia, Eropa, dan Amerika sendiri, keunikan warna phyton amat disenangi. Usaha yang dirintis tahun 1990 -an tidaklah mulus. Ia sudah mengalami jatuh berdiri dulu. Alhasil ini menciptakan kemampuannya dalam membedah kualitas kulit tak diragukan lagi.

Kegigihan dan konsistensi menjadi kekuatannya. Melalui aneka macam pameran baik dalam maupun luar negeri ia ikuti, menciptakan produknya semakin terkenal. Meskipun membidik pasar kulit phyton. Ia tak lantas berhenti berkreasi berinovasi.

Kerajinan kulit biawak juga keahlian laki-laki yang selalu tampil necis ini. "Selain eksotis dan lucu, reptil juga mempunyai daya jual yang tinggi. Itulah yang menjadi alasan saya mengapa menentukan reptil dalam pusat kerajinan ini," ujar laki-laki lulusan S3 University of Berkley, Amerika Serikat ini.

Anto yang berasal dari Medan mulai berbisnis kulit semenjak berkenalan dan menjadi pembantu pengusaha kulit reptil asal Jepang. Ternyata kulit reptil bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Usaha awalnya itu bermodal tidak mengecewakan besar dengan pasar luas.

Tahun 1990 -an, bermodal fantastis yaitu 500 juta dari kantong langsung Anto. Dibantu 20 karyawan, ia mulai mengerjakan produk bermerek Tassku dan Scano ini. Berkat mengikuti banyak pameran, nama produknya pun melejit.

Pengushaa tas kulit ular ini bisa berkembang bahkan ke pasar ekspor. Karena menjanjikan maka Badan Pengembangan Ekspor Nasional pun turun tangan memperlihatkan dukungan. Dibawah naungan Menteri Perdagangan inilah ia mencar ilmu aneka macam hal perihal ekspor- impor lebih lanjut.

Cara Menjadi Pengusaha Kulit Ular


Anto juga mendapat naungan dari Kementrian Koperasi Indonesia. Anto mendapat banyak pelajaran perihal hal produktivitas, efisiensi kerja, dan training kepemimpinan.

Modal yang dipakai sebagian besar untuk membeli kulit. Sisanya dipakai untuk melaksanakan aneka macam eksperimen. Utamanya ia menyebutkan bagaimana cara mengolah warna pada materi kulit. Menurutnya hal yang tersulit jutru ada pada pewarnaan.

Apakah materi pewarna yang dipakai gampang luntur atau sebarapa usang bisa bertahan.

"Jika kita tidak bisa mengelola dengan baik bisa-bisa ambruk, lantaran biayanya sangat besar pada waktu itu," katanya menjelaskan.

Kulit ular phyton yang sering dipakai juga punya standar kualitas. Apapun jenis kulitnya selalu dipilih yang sesuai. Kulit ular phyton yang dipakai ada pada kategori medium up atau mendekati angka lebar 29 cm atau lebih.

Semua materi bakunya berasal dari dalam negeri, khususnya dari Kalimantan, Jambi, Palembang, Pekan Baru, dan Medan. Sedangkan untuk kulit biawak, kobra, atau ular- ular kecil lain itu didatangkan dari tempat Pulau Jawa.

Anto kemudian menjelaskan kulit ular ada kategori yang menghipnotis harga. Yang paling murah terbuat dari kulit ular air tawar, air asin, dan kobra. Golongan menengahnya atau kedua yaitu ular karung dan biawak. Dan yang terakhir, yang paling mahal, yaitu dari kulit buaya dan phyton.

Untuk phyton pun masih dibagi lagi yaitu baby phyton (anakan), medium, dan besar atau big phyton. Kulit phyton 80% akan diolah menjadi produk tas yang menawan. Sisanya akan dipakai untuk materi dompet, ikat pinggang, sepatu/sandal, jaket.dll.

Karena memang produk eklusif makalah harganya tak murah. Patokan harganya ada dikisaran $300 hingga $5000 atau kalau dirupiahkan Rp.2,5 juta hingga Rp.4,5 juta. Produk Tassku dan Scano memang merk lokal berkualitas internasional.

Produknya pun hanya dijual di mall ternama menyerupai Sarinah, Pasar Raya Grande, Sogo dan Plaza Indonesia. Menurutnya, kenapa dijual disana, lantaran tempat- tempat itulah yang banyak dikunjungi turis mancanegara. Sebagai tambahan produk yang paling laris ialah produk eksotis kulit phyton.

Apa yang membuatnya jadi Istimewa lantaran warnanya tak selalu mengikuti jaman. Ketika warna silver, gold, pastel, green ataupun ungu tengah menjadi tren 2008, sebelum tahun 2009 datang, Anto sudah mempunyai warna- warna itu.

Selain kualitasnya, Anto juga fokus pada integritasnya sebagai penjual. Dia menambahkan bahwa perusahaannya mempunyai CITES atau akta integritas untuk tumbuhan dan fauna. Lebih lanjut, melalui akta tersebut, produk Tassku dan Scano memakai materi legal.

"Di perjuangan reptil ini tidak sama dengan produksi lain lantaran reptil itu ada yang dilindungi. Tetapi di Kalimantan ada beberapa daerah yang boleh mengekspor reptil. Namun kalau tidak disertai CITES berarti sama saja dengan melaksanakan penyeludupan," tuturnya.

Yang menjadi hambatan bisnis kulit yaitu chemical color atau pewarna kimia yang belum setabil. Maksudnya ialah pewarna yang dipakai bukanlah warna orisinil tetapi sudah dicampur. Untuk mendapat kualitas warna terbaik maka ia terus bereksperimen.

Semuanya dilakukan secara disiplin. Ia juga menambahkan kau ingin berbisnis kulit utamanya reptil: harus disiplin, mencar ilmu dengan orang yang tepat, orang yang benar dan pintar. Karena kita tau penyelundupan kulit hewan tindakan kriminal.

"Ketiga kategori ini harus dirangkum jadi satu, instrospeksi diri, rendah hati, mau merubah menjadi lebih baik terutama dalam hal berkarya," tuturnya.

Menyikapi pasar luar negeri memang masih terbuka luas. Tapi, ia lantas mengingatkan, menegaskan disini.

"Kita jangan lantas menganggap diri kita mampu, lantaran di luar sana banyak yang lebih mampu. Oleh alasannya yaitu itu salah satunya kita harus bisa menyikapi kultur luar gres kita bisa menyikapi produknya, tanpa kita bisa menyikapi kultur atau budaya tersebut jangan harap kita bisa masuk ke negara itu," papar lulusan S2 Jurusan Strategi Marketing Universitas Jayabaya ini.

Selasa, 11 Juni 2019

Kisah Sukses : Entrepreneur Cilik Leanna Archer Minyak Rambut Miliaram

Profil Pengusaha Leanna Archer


 Siapa sangka gadis ini entrepreneur cilik bernilai miliaran Kisah Sukses :  Entrepreneur Cilik Leanna Archer Minyak Rambut Miliaram

Siapa sangka gadis ini entrepreneur cilik bernilai miliaran. Wajah polos Leanna Archer tidak akan menciptakan kita menduga. Bahwa ia sudah menjalankan entrepreneurship sejati. Jangan salah, semua ihwal menilai orang dari cover tidak berpengaruh, alasannya yaitu kini ia orang termuda di Nasdaq.

Sebuah buku tak lagi terlihat menyerupai sampulnya sekarang. Sebuah keyakinan ada pada diri sendiri. Leanna berani membuka perusahaan sendiri hingga hingga ke bursa saham NASDAQ. Bagaimana ia memulai?

Dia hanya memulai dari rambutnya sendiri. Leanna yang masih terlihat menyerupai gadis pada umumnya, sangat bahagia bermain dengan anak seumurnya. Tetapi, ada yang berbeda dengan dirinya, di umur 15 tahun sudah berhasil mengerti bagaimana sebuah bisnis berjalan.

Dia memulai bisnis bermodal sebuah resep diam-diam rambut milik neneknya. Leanna sudah sering memakainya, bahkan iseng menjualnya ke orang lain, di lingkungan sekitarnya. Adalah sebuah krim perwatan rambut sehat.

Karir Entrepreneur Cilik

 

Entrepreneur cilik ingin membuktikan, bahwa produk itu sangat ampuh melalui rambutnya sendiri. Rambutnya telah mendapat banyak kebanggaan secara pribadi oleh beberapa orang terdekatnya. Oleh alasannya yaitu itu pula rasa percaya diri Leanna meningkat.

Dia mulai menjual produk bermodal resep diam-diam tersebut. Hingga hasilnya sebuah perusahaan lahir dari tangan kecilnya. Selalu begini, sebuah perusahaan akan selalu berjalan baiik, kalau satu ruang lingkup terkecil keluarga mendukung, para pakar simpulkan saat melihat kesuksesan Leanna.

Entrepreneur dan krim rambut membuatnya berbeda. Adalah berbeda dengan semua produk- produk kecantikan di pasaran. Dia menjual kepada teman, merambat ke kenalannya, hingga kini menjualnya untuk setiap orang secara online.

Mereka ingin mendapat rambut yang indah, maka krim Leanna solusi. Leanna kini berubah secara drastis dari seorang gadis polos menjadi seorang CEO termuda di perusahaanya sendiri, Leanna.Inc. Apa itu Leanna.Inc? Ini sebuah perusahaan bermodal resep keluarga.

Perusahaan tersebut menjual aneka produk kecantikan alami. Mereka menjual dari perawatan rambut hingga perawatan kulit dari resep rahasia. Leanna.Inc oleh entrepreneur cilik, bisa berkembang jauh melebihi impian sebuah krim rambut.

Perusahaan terus menunjukkan variasi produk terbaiknya beserta sebuah exclusivitas sebagai produk alami. Mereka juga tidak berhenti berinovasi. Ini tidak menyerupai membeli celana jean yang bisa dibentuk siapa saja dari model hingga bahan.

Ya, kita hanya akan menemukan produk Leanna di tempat- daerah tertentu serta via online. Testimoni bukti culup tiba dari Leanna sendiri dan keluarga. Berapa besar bisa didapatksn oleh seorang gadis berumur 15 tahun, kita mungkin akan terkejut dengan nilai bisnis ini.

Leanna bisa menjual produk larisnya mencapai pendapatan $100.000 pertahun. Jika dirupiahkan, Leanna akan mendapat nilai Rp.900.000.000 per- tahun. Ini sebuah pendapatan yang super besar bagi seorang anak 15 tahun. Yang menarik saat penulis berkunjung ke toko onlinenya.

Itu sangatlah sederhana. Dan, coba tebak, seluruh keluarga aktif dalam bisnis termasuk jadi model produk. Meski sukses berbisnis sendiri, ia tak lantas lupa menyebarkan bagi sesamanya.

Sebagai bentuk kasih sayang khas anak seumuran. Hati seorang anak yang penuh tulus dari dalam. Sesuatu jarang dilakukan oleh entrepreneur Indonesia tanpa adanya imbalan apapun bahkan seorang entrepreneur tua.

Mana mungkin gadis 15 tahun mengambil laba dari acara sosial, kan? Disini murni kepedulian saja terperinci kami.

Leanna juga aktif membantu anak- anak di Haitian, untuk mereka membangun sekolahnya sendiri. Melalui Leanna Archer Education Foundation, ia selalu memastikan setiap anak bisa bersekolah dengan baik dan hasilnya dari setiap penjualan produk.

Seperti orang bilang kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. Dan kebaikan merupakan kesuksesan yang terus berlanjut. Apa didapat oleh produk menjadi bernilai lebih kalau dikembangkan. Untuk satu produk ekslusip, inilah mengapa Kolonel Sander getol mencari resep terbaik untuk ayamnya. 

Orang bahagia membeli produk premium tetapi lebih menarik produk eklusip. Inilah kekuatan resep keluarga Leanna dimana pembuktianya telah dibuktikan sendiri.

Jumat, 12 April 2019

Kisah Sukses : Startup Game Agate Studio Kebanggan Developer Bandung

Profil Pengusaha Pendiri Agate Studio


 Perjalanan startup game Agete Studio sudah usang Kisah Sukses :  Startup Game Agate Studio Kebanggan Developer Bandung
 
Perjalanan startup game Agete Studio sudah lama. Awal menjajal sukses game pertama developer Bandung, ini pada 2011 silam. Melalui platform game online Facebook melalui Football Saga. Siapa pecipta Footbal Saga, ialah sekumpulan anak muda yang bertekat menjadi pengusaha.

Entreprenurship 2011 diisi oleh para pengusaha muda startup. Kala itu, game masih terbatas, bahkan smartphon belum terkonsep. Nama Zangya pastilah pernah anda dengar sebagai platrom. Mereka menunjukkan game Facebook, namun alhasil harus tutup buku alasannya ialah gagal berkembang.

Agate Studio didiririkan oleh beberapa orang. Salah satunya Wiradeva Arif menceritakan kepada Duniaku.net, mereka orisinil Bandung menjalankan semua menurut mimpi. Untuk anak muda yang gemar bermain game tidak hanya di Indonesia.

"Agate merupakan perusahaan pengembang game yang berdiri di atas mimpi kami," ujar pengusaha muda yang dipanggil Devon.

Awal berdirinya tahun 2009, jadi memang sangat usang berjuang, dan sudah banyak jatuh bangun semoga beradaptasi. Mereka merupakan sekumpulan anak muda pecinta game. Sudah kumpul semenjak 2007 kemudian tetapkan membangun kisah startup game Agate Studio.

Developer Bandung Jangan Menyerah

Game pertama bukanlah Football Saga alasannya ialah jauh. Tahun 2007 mereka membuat game pertamanya berjulukan Twilight. Tujuan mereka hanya ingin mengikuti lomba game. Acara yang digelar oleh satu majalah game ternama mengajak developer baru.

Sukses Agate memenangkan perlombaan butuh perjuangan. Bayangkan satu kampus mengirim 50 orang dari aneka macam jurusan. Salah satunya jurusan desain, dimana Devon dan kawan- mitra lantas menyodorkan game Twilight.

Uniknya mereka bukanya membuat game, malah mereka berlima belas kemudian mengirimkan berbentuk dokumen. Sudah niscaya mereka kalah lomba tersebut tetapi tetap semangat.

"Saat itu hanya dalam bentuk dokumen, yah pada alhasil kami kalah, ia melanjutkan.

Mereka tidak mengalah loh teman malah bersemangat. Lomba berikutnya yaitu Micrsoft, lomba yang didirikan dalam rangka platfrom baru. Microsoft mengadakan lomba bertajuk Build to Play pada 2008. Agate Studio hadir membuat game untuk konsol gres mereka XBox 360.

Game berjulukan PonPoron mereka serahkan mengikut perlombaan. Gamenya disukai pemakain dan timbul rasa lega. Akhirnya mereka bisa membuat sesuatu yang disenangi. Banyak peminat belum tentu menggaet kriteria juri dalam perlombaan.

Pada alhasil mereka kembali gagal memenangkan lomba. Gagal dua kali pengusaha muda itu dihentikan menyerah. Agate Studio kembali mengikuti lomba pada 2009 silam. Perlombaan yang bertema Imagine Cup, dan mereka tidak hanya membawa satu tetapi tiga game sekaligus.

Mereka ialah game Blank, Wish, dan Farewell Night. Mereka mendapat kembali apresiasi besar. Sayangnya, kembali mereka gagal memenangi perlombaan tersebut. Mereka tidak mengalah tetapi apa mau dikata mahasiswa harus bekerja.

Salah satu pendiri Agate diharuskan berhenti bermain- main. Dia diharuskan bekerja di perusahaan oleh orang tua. Daripada resah kenapa mereka tidak membuat perusahaan. Sepakat 15 orang yang kemudian disebut sebagai pendiri Agate Studio memulai.

Cuma mengantungi untung Rp.50 ribu, hanya cukup untuk membeli pulsa padahal butuh lebih dari itu. Alasan mereka membangun perusahaan memang sederhana. Hanya ingin tetap bermain game, tetapi juga menghasilkan masa depan sebagai perusahaan besar kelak.

"Penghasilan kami hanya USD5 atau Rp.50.000, yang hanya cukup untuk membeli pulsa," ia lagi menambahkan.

Modalnya padahal 100 juta berasal dari tabungan semua pendiri. Uang 90 juta habis hanya untuk sewa kantor dari uang seratus juta. Sisanya digunakan untuk membeli peralatan kantor. Di simpulan tahun 2009, mereka harus menghadapi permasalah keuangan, hingga menentukan lanjut atau berhenti.

Rapat besar tersebut tetapkan mereka lanjut. Dengan antusiasme yang belum turun dari ke 15 pendiri. Mereka yakin akan bertahan bermodal uang sangat minim. Ketika itu tengah booming model game berbasis platfrom web.

Pengusaha Game Agate Studio

Masih ingat saat orang login Facebook untuk game. Nah, Agate Studio menakar prospek berbisnis game platform Facebook. Lewat Football Game Saga, mereka mereguk untung hingga Rp.200 juta perbulan. Inilah titik awal Agate berdiri sesudah sekian usang dirundung kesusahan alasannya ialah modal.

Berkat antusiasme dan kecintaan akan dunia game. Mereka bisa bertahan dari aneka kegagalan tersebut. Tahun 2012 menjadi jalan mereka bernafsu membuatkan game. Berbisnis game berbasis web memang tengah sangat "booming".

Bukan hanya sukses menjadi jawara platform web. Agate bisa bertahan mengikuti keadaan dengan segala perubahaan. Termasuk perubahan dalam platform mobile masa depan. Game berbasis kasual mereka ciptakan berbasis smartphone Android.

Sebut saja nama game Juragan Terminal, Clicker, dan kesemuanya bersifat adiktif. Mereka juga tidak berbisnis sendirian loh. Lewat kolaborasi dengan developer game Tahu Bulat. Mereka makin sukses merajai game khas Indonesia.

Total unduhan kala itu 500 ribuan unduhan. Hal terbaru ialah mereka membuat game untuk Pak Jokowi. Pasalnya mereka khawatir dengan isu- informasi negatif menerjang. Khususnya bagi sosok Jokowi yang lebih sering disasar.

Game Jokowi bisa menghasilkan 1 juta unduhan. Berlanjut kesuksesan itu, Agate membuat game Fantasia kelanjutan dari Football Saga 2. Tidak berhenti di game mobile mereka juga sudah membuatkan game Nintendo Switch dan Steam, yakni Valthirian Arc.

"Perjalanan kami memang tidak mudah, namun harapan kami untuk menjadi pengembang game besar menyerupai Square Enix dan juga Konami jauh lebih besar dan berpengaruh dibandingkan halangan yang ada dihadapan," kata Devon, mengatakan semangat pengusaha muda dan developer.

Agate mendapat perhatian dari dunia internasional. Para pecinta game memperhatikan bagaimana mereka membangun. Hasilnya pendanaan startup game Agate Studio membanggakan. Dari 15 orang karyawan menjadi 150 karyawan, bahkan bisa menggaji diatas UMR bahkan berlipat ganda.

Agate mempunyai 200 game dan 10 proyek khusus. Dari game yang awalnya berbentuk dokumen, kini, mereka menghasilkan game sesungguhnya. Hasilnya mereka berhasil tidak hanya mendapat modal. Tetapi kemenangan menjadi salah satu developer terbaik untuk bangsa Indonesia.

Sabtu, 06 April 2019

Kisah Sukses : Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo


 Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo  Kisah Sukses :  Biografi Hashim Djojohadikusumo Bisnis Triliunan Kertas

Biografi Hashim Djojohadikusumo, ialah pengusaha sukses di bidang tambang, menduduki ranking orang terkaya Indonesia. Dia, biografi Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan cucu pendiri Bank BNI, yaitu Margono Djojohadikusumo.

Hasim merupakan putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus merupakan adik kandung Prabowo Subianto. Pria kelahiran 1 Januari 1970, sosok Hashim memang lebih banyak menghabiskan masa pendidikannya di luar negeri.

Dia pernah bersekolah SD di Jakarta sampai seterusnya mencar ilmu di luar negeri. Dia sekarang berusia 58 tahun mempunyai kekayaan sekitar 750 juta dollar, atau 7,5 triliun dan lebih (artikel ini ditulis 2013). Hasim tercatat mengenyam pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama yang ada di London.

Hashim lantas melanjutkan jenjang Sekolah Menengan Atas -nya di Singapura. Dia tercatat jadi mahasiswa Pmonona Collage, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.Lulus dari Pmonona College, Claremont University, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.

Pengusaha Hashim Orang Terkaya Indonesia


Hashim sendiri menandakan talenta yang condong menurun dari ayahnya. Dia mempunyai talenta ekonomi yang terbukti mumpuni terbukti dengan sukses berbisnis serta menjadi analisis keuangan. Dari sini, Indo Consult, ia bergerak mengakuisisi beberapa perusahaan besar, perusahaan PT. Semen Cibinong melalui PT. Tirta Mas.

Dia juga berhasil masuk dalam kepemilikan saham Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Sekitar tahun 1998, dikala terjadi krisis moneter, bisnis yang dibangunya mengalami surut bahkan bangkrut.

Dia menentukan pergi ke Inggris dengan impian membangun bisnisnya kembali. Terbukti, dalam beberapa tahun bisa menghasilkan 1,9 triliun dari bisnisnya di Inggris. Ia juga aktif membantu bisnis kakaknya yang ada di Indonesia.

Hashim membantu perusahaan kertas Kiani Kertas dari kebangkrutan. Dan, ia sekarang telah mempunyai perusahaan milik Prabowo tersebut, dan secara otomatis masuk ke bisnis di Indonesia.

Dari bisnis milik kakaknya, Hashim mulai melirik bisnis hulu migas terutama watu bara dan migas melalui Comexindo International. Hashim menentukan tempat Aceh sampai ke Papua, membuka lahan seluas 97 hektar yang kemudian mendorong bisnis lainnya.

Hashim mempunyai lahan dari Aceh ke Papua sampai seluas 3 hektar untuk konsesi hutan, watu bara dan migas. Menurut laporan Forbes dari usahnya, Hashim Djojohadikusumo mempunyai kekayaan mencapai US$850 juta atau Rp.8,5 triliun.

Di sosial, ia populer banyak membantu anak- anak kurang bisa di Indonesia melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Ayah dari Aryo, Sara dan Indra ini juga ikut membantuk Kakaknya dalam kepartaian serta pengembangan konsesi binatang.

Dia ditunjuk oleh gubernur DKI Jakarta, Jokowi, sebagai pengelola kebun binatang Ragunan. Ia dinilai mempunyai kecintaan akan binatang serta tekat mendayakan Ragunan mengalahkan kebun binatang Singapura; baik dari kesahatan binatang serta saran prasarana.

Ini bukan hanya wacana uang tetapi mutu ujar Jokowi dengan masuknya Hashim di Ragunan.

Minggu, 31 Maret 2019

Kisah Sukses : Cara Rendang Infinit Dua Tahun Wirausaha Nova Aditya

Profil Pengusaha Nova Aditya Prambudi


 Jikalau wirausaha lain sibuk membangun startup internet Kisah Sukses :  Cara Rendang Awet Dua Tahun Wirausaha Nova Aditya
 
Jikalau wirausaha lain sibuk membangun startup internet. Nova Aditya Prambudi menentukan cari cara rendang infinit dua tahun. Membuat kuliner kemasan tanpa pengawet bukan mudah. Ia ingat satu kejadian membuatnya mengarang bisnis ini.

Berawal retur cake pelanggan yang kecewa. Wirausaha Nova membuat produk kuliner lebih awet. Awalnya beliau menjalankan bisnis cake di Bogor, Jawa Barat. Usahanya terbilang sukses dan semua berkat pinjaman keluarga. Tetapi camilan manis cakenya terkadang harus dibuang alasannya yakni tidak tahan lama.

"Cake yang retur bisa satu bak, kan jadinya sia- sia. Terbuang semua," ia mengenang.

Wirausaha sudah dijalankan semenjak berkuliah di Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta. Kala itu ia membuat gudek kemasan kaleng. Ingin rasanya membuat produk yang awet, selain gudeg untuk dikembangkan.

Resep sendiri tidak galau memasak kuliner. Kan abang iparnya hebat memasak bisa menolong. Dia cuma galau bagaimana mengemas semoga awet. Untuk mewujudkan inspirasi gilanya, yakni cara rendang infinit dua tahun.

Pengusaha Muda Kemasan Makanan


Pengusaha muda ini pernah berguru dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BTN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Nova mencari tau tips kuliner bisa awet. Contoh mengawetkan kuliner dengan nuklir, tetapi dianggapnya belum cocok dan harganya mahal.

Ia mempelajari bahwa kemasan aluminium foil lebih baik. Dibanding kemasan modern menyerupai kaleng akan lebih baik. Sebuah perusahaan asal Jepang menjawab pedoman tersebut. Kemasan berbahan alumunium foil empat lapis; tahan suhu dan tekenanan.

Kemasan termal yang steril menyerupai dicontohkan oleh Jepang. Dia mencoba mencontoh cara tersebut. Mencoba menggandakan sistem mesin kemasan perusahaan Jepang. Beruntung beliau rajin mengunjungi aneka pameran perusahaan. Untuk mendukung pengawetan dipakai materi rempah alami pendukung.

"Rempah- rempah itu punya anti- oksidan yang berfungsi sebagai pengawet alami," tuturnya.

Pengusaha muda Nova berhasil menemukan kemasan ajaib. Tinggal mencari nama yang sempurna untuk usahanya ini. Jadilah produk berjulukan Mangano dengan produk awal rendang. Inilah kemasan cara rendang infinit dua tahun.

Wirausaha Nova Aditya melanjutkang dengan tahapan pemasaran. Berbekal laba bisnia cake yang terdahulu. Dia juga memakai pinjaman bank. Lantas dibagikan 200 kemasan produk gratis kepada masyarakat, alhasil mengejutkan bahwa mereka tertarik akan produk wirausaha muda ini.

Pengusaha muda ini bisa menjual balik 2000 kemasan. Selain itu beliau juga mendapat pesanan dari perusahaan ritel besar. Butuh waktu setahun sampai beliau mendapat ijin BPOM. Sungguh beliau bekerja keras, mengeluarkan banyak modal, waktu, dan tenaga pikiran untuk memasarkan.

Butuh setahun beliau vakum mengerjakan bisnis macam ini. Beruntung usahanya dibidang camilan manis masih berjalan. Sekarang beliau melanjutkan dan mendapat sambutan lebih besar. Adanya media sangat membantu memviralkan produk Mangano ke masyarakat.

"Kami perkenalkan lagi ke publik. Edukasi lagi, re- branding, dan kemasan sudah lebih bagus," ia menjelaskan.
Serangkaian riset pasar dilakukan Nova sebelum praktik. Sejak 2014 setahun penuh dirinya mulai melaksanakan riset. Hingga 2015 ia melaksanakan penjualan pertamanya eksklusif ke masyarakat. Hasilnya tidak mengecewakan, bersamaan itu izin perjuangan juga sudah dikerjakan dan keluar tahun 2016 silam.

Jenis kuliner ada 5 masakan khas nusantara, mulai dari ada rendang sapi, rendang jengkol, sumur daging, kare, dan opor. Aneka masakan ini bisa eksklusif dimakan. Kalau mau disimpan bisa bertahan selama 14 bulan dalam suhu normal.

Harga jual antara Rp.30- 40 ribu untuk semua produk. Satu kemasan cukup untuk makan 2- 3 orang makan. Untuk kedepan ada kemasan irit satu kemasan untuk satu orang, harganya dikisaran Rp.15 ribuan. Omzet dihasilkan perusahaan Nova kini Rp.8- 15 juta, saat awal ijin keluar. Kedepan beliau ingin semoga bisa mengekspor dengan produksi Rp.5000 bungkus/hari.

Dia menargetkan pasar Asia dulu, yakni Jamaah Umroh, PJTKI, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI).

Sabtu, 23 Maret 2019

Kisah Sukses : Bos Omnia Bali Hakkasan Group Nick Mccabe

Profil Pengusaha Nick McCabe


 Kamu tidak tau siapa bos OMNIA Bali kan Kisah Sukses :  Bos OMNIA Bali Hakkasan Group Nick McCabe
 
Kamu tidak tau siapa bos OMNIA Bali kan. Ternyata dibaliknya ada merk Internasional, Hakkasan Group. Memperkenalkan kehidupan malam ala Abu Dhabi bahkan di Bali. Direkturnya Nick MacCabe dan CEO nya Neil Moffitt bercerita sedikit wacana apa bisnisnya.

Menurut beberapa informasi merupakan kumpulan firma. Yang fokus berbisnis di kehidupan malam seluruh dunia. Hakkasan Group merupakan operator aneka night club dan klub dunia. Hingga tahun 2016, sahamnya 100% telah dikuasai oleh  Tasameem Real Estate LLC, asal Abu Dabi, yang semenjak 2013 di Indonesia.

Hakkasan menggandeng tiga perusahaan: PT. Kharisma Jawara Abadi, kemudian anak perjuangan Uluwatu Villa Tbk, dan Alila Hotel & Resorts. Tiga mereka dagang usahanya yang terbaik dibawa ke Indonesia: Hakkasan, Sake no Hana, dan OMNIA.

Sempat dikabarkan melaksanakan tindakan pembersihan uang. Atau dongeng wacana CEO terbaiknya yang mengundurkan diri. Hakkasan Group kembali ke tangan Nick McCabe. Melalui bisnis investas ke Asia Tenggara, pihaknya mengharapkan bisa berkembang tanpa harus menjual satu lini bisnisnya.

Bos OMNIA Bali Nick MacCabe Berjuang

Nick dan Neil merupakan dua teman kuliah. Boss OMNIA Bali ini memulai dengan satu buah bisnis konsultan. Hingga ,ereka menentukan masuk lebih dalam ke Kota Dosa tahun 2007 itu. Ya Las Vegas memang dikenal dunia malamnya untuk menarik hati manusia.

Siapa sih tidak tertarik dengan program musik, hiburan mentereng, atau lampu- lampu neonnya. Kota ini seolah tidak pernah tidur menyala terus. Perusahaan mereka Angel Management Group, yang mereka mulai mengkonsultani kasino, dan hotel menyerupai MGM Resorts, kemudian pesta bak dan klub malam.

Naiknya pamor mereka semakin menggila saat satu hari. Mereka menangani merk Hakkasan, yang gotong royong bukan milik mereka. Awal didirikan oleh Wagamamama, Alan You, yang membuat program di Nevada sampai ada permasalahan antara pemilik dan manajemen.

Sebenernya merk Hakkasan tidak berkembang. Dalam gosipnya bahkan akan dijual ke tangan lain. Dua orang inilah yang mempersuasi pemilik asal Abu Dhabi. Yang mana awalnya biaya proyek senilai $75 juta menjadi $130 juta, mereka meyakinkan Abu Dhabi akan menguasai Vegas!

Bahkan akan membuat merk menjadi berbeda keseluruhannya. Bertemu dengan investor asal Abu Dhabi bukan kasus mudah. Mereka harus diasingkan ke kawasan tersembunyi. Yang mana ada satu kendaraan beroda empat dimana sopirnya menghantarkan dengan satu surat "rahasia".

Sebuah lokasi tersembunyi di Paris, mereka mulai beragumentasi wacana rencangan pembangunan. Investor "mempertanyakan" kawasan yang akan mereka dirikan. Meyakinkan mereka bahwa merk Hakkasan tidak rusak, bahkan layak untuk dijajakan kepada investor lain asal Amerika.

Tahun 2011, akibatnya mereka membanun di Vegas, dan untuk menaikan merk image keduanya mengundang DJ Tiesto dan Calvin Harris. Mereka berdua hadir memecahkan rekor, bahkan bisa mengangkat nama Hakkasan menjadi satu klub terbaik dunia.

Pria 36 tahun ini tidak pernah berhenti dalam satu tempat. Kehidupan malam sudah menjadi passion, sampai nama merk Godskitchen superclub dan Global Gathering fetival, menjadi satu dari banyak merk ditangani Nick.

"Vegas yakni fondasi layanan. Itu menarik hati dan lampu neon dan gila tetapi layanannya sangat spektakuler," pengusaha ini menjelaskan.

Akuisisi Klub Malam


Hakkasan bersama Angel Management, dan beberapa bran lainnya. Nick menyebutnya "ayo bersama jatuhkan diri bersama brand". Ditangan mereka brand- merk lain yang diakuisisi, termasuk di China, Los Angles dengan merk The Nice Guy; kawasan favorit Rihanna dan Drake.

Ia bisa menambah cahaya dalam setiap brand. Fokus mereka kemudian ke Asia termasuk di Bali, Amerik Selatan, dan London. Layanan mereka mulai dari klub malam, restoran, dan resort hotel. Ia sendiri sangat adaptif setiap kali akan mendirikan proyek.

Mengakuisi kawasan hiburan malam di Vegas dan London beda. Nama merk The End atau Fight for Fabric tidak semudah ditaklukan. Kita tidak bisa menyamakan layanan di Vegas; pelayananan suka- suka. Dimana pelayan akan "kasar", bahkan kawasan duduk kau akan diduki kalau kosong seketika.

"Itu menyerupai agak komik," ia menjalaskan. Vegas merupakan landasan layanan. Dimana ada kegilaan dan lampu- lamou neon. Kita harus siap dengan servis kegilaan disana. Tetapi layanan ini justru sejalan dengan kegilaaan kita mengeluarkan uang.

Membuat reservasi Hotel sudah berbeda. Bagaimana kita disapa saat di depan pintu. Cara mereka membawa botol minuman dan menuangkan. Tidak untuk London, Nick tidak yakin pelayanan gila macam ini akan tersedia.

Nick termasuk ambisius rela berhadapan dengan kemapanan. Targetnya 80 kawasan berbeda secara global pada 2020 mendatang. Apakah perusahaan akan mengalami kebangkrutan lain. Apa merk Hakkasan akan kembali dalam kejatuhan.

Nick memakai sistem cabang biasa. Tanpa membuang Hakkasan sendirian. Ia harus membuat itu sanggup diakses dalam pojokan jalan manapun. Pendekatan kawasan menjadi andalan mereka bertahan.

"Kami ingin menjaga misteri, keseksian dan keseksian yang menggoda," pengusaha ini menjelaskan. Hasilnya 80% permintaan kerjasama ditolak mentah.

Asal Usul Bos OMNIA Bali Pernah Bangkrut


Ia ingat betul karir pertamanya di Tyne&Wear. Dia tidak pernah mengurusi barang- barang glamor atau luxury. Nick ingat, umur 20 -an, terobsesi dengan musik. Mengajak dua rekannya, mendatangani kontrak sebagai group grup band Anjo, dengan lebel Global Underground dan Deconstructive.

Ayahnya tipikal orang bau tanah kita semua. Dia bekerja sebagai broker dan ingin anaknya sekolah tinggi. Nick kemudian kuliah jurusan grafik desainer. Sembunyi- sembunyi beliau juga musisi fatwa musik progresif. Grup Anjo atau Angel harus menjadi besar.

"Setelah milenium (2000 -an), semuanya menjadi terlalu besar dan terlalu gila, sehingga kami sendiri galau dimana kami akan meluncurkan," ia menjelaskan perubahan besar di dunia musik.

Disisi lain, kehidupan malam tidak menarik hati Nick, ya alasannya yakni fatwa musik mereka tidak bersentuhan di sana. Ketika teman menyewa mereka untuk menjalankan pesta rumah. Nick ikutan masuk, ini sebuah bisnis menjanjika, sampai beliau harus bereksplorasi ke tempat- kawasan malam.

Siang hari bekerja sebagai web designer dan malam mencari kawasan hiburan. Ia kemudian bertemu dengan CoolJunkie, website buatannya untuk penggemar gratisan. Disini kau bisa ikutan masuk ke klub malam dengan gratis. Sayangnya, ayahnya menolak keberadaan bisnis Nick bahkan "membuang muka".

Begitu dotcom crash membuatnya menjadi pengangguran. Tidak ada lagi pesanan alasannya yakni perusahaan web terlalu banyak dan sedikit menghasilkan uang. Ia tetap bekerja untuk urusan kehidupan malam ini. CoolJunkie beliau kerjakan penuh waktu walaupun tidak menghasilkan lebih.

"Saya lebih ke broker daripada broke (miskin), dan beliau (ayah) dudukan saya dan berkata "Kamu 25 tahun, kau harusnya berpikir memilik kendaraan beroda empat (bukannya berkutat di internet) kini dan hidup senang, penghasilan tetap!" Itu tepatnya bukan pikiran saya alasannya yakni uang bukanlah tujuan saya," Nick mengenang.
Dia terus mengerjakan website CoolJunkie. Meskipun tidak mengasilkan dan periode dot com sudah punah. Hingga musik elektronik naik daun, dan webnya menyebar ke New York, Los Angles, dan Chikago, sampai menjadi  Track Entertainment pada 2005.

Optimisme Nick membuatnya bekerja untuk Pepsi dan Bacardi. Dia membuat program musik yang mengudang Beyonce, Mariah Carey, dan akibatnya bertemu Neil Moffitt. Sekarang orang tuanya secara teratur mengunjungi rumahnya, bertemu dia, istri, dan dua anaknya.

Kamis, 21 Maret 2019

Kisah Sukses : Bisnis Ekspor Tepung Singkong Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Annisa Pratiwi


 tahun tetapi sudah mempunyai bisnis ekspor Kisah Sukses :  Bisnis Ekspor Tepung Singkong Pengusaha Muda
 
Umurnya gres 28 tahun tetapi sudah mempunyai bisnis ekspor. Pengusaha muda ekpor tepung singkong ke banyak sekali negara. Lalu bagaimana sih caranya Annisa Pratiwi memulai. Bukan hanya tepung dia sebenernya mengolah banyak sekali produk berbahan utama tepung.

Tidak cuma materi singkong, Annisa juga menciptakan aneka olahan mie dari sayuran dan lain- lain. Dibutuhkan riset yang tidak mengecewakan usang hingga sekarang. Dia mengaku butuh waktu hingga menemukan dosis yang pas.

Pengusaha muda 28 tahun lulusan Universitas Airlangga. Asal Pasuruan, dia dan suami mendirikan pabrik pengolahan tepung berjulukan Ladang Lima di 2012. Produk sehat yang bisa menjadi alternatif kebutuhan karbohidrat. Tepung singkong cocok dijadikan aneka camilan cantik ataupun mie pengganti gandum.

Dia memasarkan produk Rp.25.000 per- kg. Omzetnya dalam tiga tahun sudah mencapai Rp.80 juta dan Rp.100 juta. Produk tepung singkong Annisa sudah tersebar di seluruh Indonesia. Mereka juga sudah mengeskpor hingga Singapura, Hong Kong dan Amerika Serikat.

Bisnis Eksport Tepung Singkong

Taukah kau bahwa tepung gandum dan terigu itu berat. Pencernaan akan bekerja tiga kali biar bisa mencerna. Hasilnya tubuh akan menyimpan menjadi berat badan. Inilah yang kita sebut gluten atau zat pengikat. Agar terhindar dari kegemukan diharapkan gluten- free, nah apakah solusi untuk itu?

Tepung singkong mempunyai sifat gluten free. Tetapi juga mempunyai sifat menyerupai tepung terigu ataupun gandum. Jadinya kita bisa mengolahnya menjadi mie ataupun roti. Awal bisnis Annisa tidak gampang sebab awam. Dia meriset sendiri apasih tepung gluten free sanggup dikembangkan di Indonesia.

Terus bagaimana cara mengolah singkong. Nisa berburu singkong hingga ke pelosok desa. Sekalinya bisa menciptakan tepung dia harus memikirkan penjualan. Dipakainya pameran bisnis di Surabaya, dan akibatnya menggaet konsumen besar, yakni ibu- ibu beranak kebutuhan khusus.

Mereka butuh tepung buatan Nisa tersebut. Menurut ibu tersebut, dia harus siap membeli hingga ke Australia sebab di Indonesia susah. "Saya sangat bahagia kerena kini ia membeli tepung buatan saya," ujar pengusaha muda ini.

Pengusaha Muda Berkreasi


Inovasi produk mencakup produk turunan dikembangkan. Agar tidak jenuh dibentuk variasi rasa yang bisa dipilih. Ada kuman dan garlic, coffee, ginger atau jahe, cheese, dan green tea. "Rasanya enak, tapi tetap sehat," ia menjelaskan. Konsumen terbanyak malah berasal dari luar Surabaya dan Pasuruan.

Ia menjelaskan lebih gampang menjual keluar. Tidak perlu mengedukasi sebab masyarakat sudah tau. Ia bisa menjual lebih banyak. Tetapi tersebar sebab pesaing lebih banyak juga loh. Ongkos kirim yang mahal menjadi kendala. Biaya kirim masing- masing memberatkan dia dan konsumen sendiri.

Sekarang dia memproduksi tepung gluten 20 ton perhari. Dia tidak menjual eceran. Dijualnya ke pasar swalayan dan toko pemasok di Surabaya, Jakarta, dan Bali. Dalam perkembangannya dia juga punya reseller di luar negeri. Bisnis ekspor tepung Singkong banyak order di luar negeri tidak lokal.

Gimana biar jualan laris diterima konsumen. Nisa mengembangkan kemasan sendiri. Agar bisa bikin orang tertarik setiap kemasan ada resep. Dia juga memasarkan melalui brosur dan media sosial. Dia dan Ladang Lima juga mengeduksi konsumen perihal tepung gluten.

Dia mengedukasi menyerupai menceritakan pengalaman konsumen. Seorang anak yang terlambat bicara, semenjak konsumsi tepung ini anaknya sudah mulai bicara. Ada anak yang alergi tepung gluten, dan saat mengkonsumsi tepung gluten free ini, tidak lagi mengeluarkan cairan dari hidunya.

Terget mendatang yaitu akta ISO internasional. Dimaksud untuk makin mempermudah ekspor ke luar negeri. "Saya ingin menjadi salah satu produksen yang ekspor tepung orisinil Indonesia rutin," ia menjelaskan.

Ia bekerja bersama suaminya, Raka, dan membuatkan kiprah bisnis. Nisa bertugas dalam hal pemasaran ke konsumen. Sedangkan Raka bertugas dalam hal produksi produk. "Sering beda pendapat. Tetapi selalu dipecahkan dan tidak hingga terbawa urusan keluarga," ia menambahkan.

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini