Selasa, 30 Juli 2019

Inilah Galileo Galilei


Galileo galilei yaitu penumenu aturan benda jatuh, aturan bandul, dan aturan gerak yang kemudian dirimuskan oleh Isaac Newton. Penemuan lainnya yaitu thermometer, teleskop (teropong bintang), dan teori matematika gerak parabola.
Galileo Glalilei lahir di Pisa, Italia, pada 15 Februari 1564. Ayahnya berjulukan Vincenzo Gelilei (1520-1591), spesialis music dan matematika. Mereka hisup dalam keadaan miskin.
Galileo mnerima pendidikan pertamanya di sebuah biara di bersahabat Florence. Sang ayah bekerjsama berharap anaknya kelak menjadi seorang dokter alasannya gajinya besar, berpuluh-puluh kali honor spesialis matematika. Oleh alasannya itulah pada tahun 1581, dalam usia 17 tahun, Galileo msauk jurusan Kedokteran Universitas Pisa. Namun, Galileo bosan kuliah kedokteran. Dia kemudian mempelajari matematika dari Cosimo de Midici seorang guru si istana Tuscan.

Ketika manjadi mahasiswa kedokteran, Galileo justru melaksanakan penelitian di bidang yang lain. Dia menemukan sebuah lampu gantung yang bergoyang dan memperhatikan bahwa waktu yang diharapkan lampu itu untuk ayunannya yaitu tetap sama, bahkan kalau kecepatan ayunan lampu itu bertambah dengan cepat. Dia kemudian melaksanakan percobaan terhadap benda-benda tertentu dan mendapati bahwa benda-benda itu juga mengalami hal yang sama. Hal inilah yang mengingatkan ia terhadap prinsip pendulum.
Dari inovasi tersebut Galileo menemukan alat untuk mengukur waktu yang berdasarkan para dokter sanggup dipakai untuk mengukur denyut nadi pasien. Christian Huygens kemudian mengambil konsep ayunan pendulum itu untuk membuat jam pendulum.
Galileo kembali ke Florence dan memulai karirnya sebgau penulis. Karya mengenai neraca hidrostatik (1586) dan sentra gaya berat benda (1589) membuat namnya populer seluruh Italia. Hasilnya , ia diangkat menjadi dosen di Universitas Pisa, kemudian ia menjdi guru besar matematika di Universitas Padu pada 1952.
Setelah meninggalkan kulah kedokteran, Galileo kembali ke Florence 1985. Di sana ia sibuk mempelajari karya-karya Euclid dan Archimedes. Bahkan, ia memperluas karya Archimedes ihwal hidrostatik dengan membuat keseimbangan hidrostatik, suatu alat yang dirancang untuk mneugkur berat jenis benda. Hasilnya, setahun kemudian Galileo menerbitkan suatu goresan pena yang menjelaskan penemuannya yangmenentukan gravitasi tertentu denda dengan mamasukkannya ke dalam air. Dia berhasil mematahkan teori dari Archimedes.
Galileo kemudian memimpin eksperimen ihwal benda-benda yang jatuh. Jauh sebelumnya Aristoteles telah menyatakan bahwa benda yang lebih berat seharusnya jatuh lebih cepat dari pada benda yang lebih ringan. Dalam percobaan itu Galileo menguji pernyataan Aristoteles dengan memanjat menara pisa. Dia kemudian menjatuhkan benda dengan berat yang sama. Maka, Galileo pun mematahkan teori dari Aristoteles. Bahkan, aturan laju keceptan ini kemudian membatu Issac Newton dalam menemukan aturan gravitasi.
Galileo juga memperlihatkan kecakapannya dalam astronomi dikala pada tahun 1604 sebuah supernova tiba-tiba muncul dan menjadi informasi hangat. Dia memperkirakan benda ini lebih cepat dari pada planet-planet. Bahkan, ia memperlihatkan bahwa supernova itu mamatahkan teori Aristoteles ihwal “surge yang tepat dan tidak sanggup berubah”.
Tidak semua eksperimen Galileo sanggup berhasil dengan baik. Beberapa percobaan yang dilakukannya tidaklah menyerupai yang diharapkan. Dia pernah mencoba menentukan kecepatan kilat dengan menempatkan suatu alat bantu disebuah bukit, sedangkan dirinya berdiri diatas bukit yang lain dan menghitung kilat yang menyambar di bukit itu. Dia gagal alasannya puncak bukit itu terlalu bersahabat untuk melaksanakan perhitungan.
Namun, pada 1593, Galileo berhasil menemukan salah satu alat ukur yang sanggup dipakai dalam ilmu pengetahuan, yaitu thermometer. Thermometer temuan Galileo ini terdiri dari sebuah gelembung udara yang sanggup membesar atau mengecil alasannya perubahan temperature sehingga sanggup menyebabkan lebel air naik atau turun. Meskipun alat ini tidak akurat alasannya tidak menghitung perubahan tekanan udara, tetapi alat ini menjadi pencetus perkembangan alat-alat canggih.
Ironisnya inovasi Galileo yang terkenal, yaitu teleskop bukanlah temuannya. Pada 1608, Hans Lippershey, spesialis optic dati Denmark, menemukan teleskop. Sayangnya, Lippershey tidak bersedia mendapatkan patannya.
Pada 1613, Galileo menerbitkan sebuah buku yang mana pertama kalinya ia menawarkan bukti dan pembelelaannya secara terbuka ihwal bentuk system tata surya yang terlebih dahulu dikemukakan Nicolaus Copernicus. Bumi yang terletak di tengah alam semesta menyerupai yang ada dalam rancangan Ptolemeus, kata Copernicus, hanyalah salah satu planet yang mengelilingi matahari.
Pada balasannya gereja katolik mengakui bahwa menghukum Galileo yaitu sebuah kesalahan. Kelak vatikan mengeluarka dua perangko Galileo sebgai wujud penyesalah terhadap perlakuan yang keliru terhadapnya.
Gereja juga kemudia lebih focus dengan astronomi. Sebuah obeservatorium astronomi Vatiakn yang pertama kali balasannya didirikan pada 1789 di sebuah gedung yang masih berdiri bersahabat istana Kepausan. Observatorium ini berjulukan menara angin.
Pada 1891, Paus Leo XIII, dalam upaya mengatasi persepsi bahwa gereja tidak terlalu mendukung sains, mendirikan satu lagi Observatorium astronomi di sebuga bukit di belakang Basilika Santo Petrus. Namun, observatorium ini ditinggalkan pada 1930-an alasannya polusi lampu dari kota roma menghalangi penelitian bintang. Lalu, sebuah observatorium vatikan yang gres dengan menggunakan teleskop-teleskop buatan Jerman didirikan di Castelgandolfo di bukit Alban, sekira 25 km sebelah tenggara kota roma.
Perluasan wilayah dan semakin ternagnya langit roma pada waktu malam memaksa para astronom vatikan untuk pindah ke lokasi yang lebih tinggi supaya tidak terlalu terganggu oleh polusi. Maka pada 1981, mereka menentukan sebuah puncak gunung di bersahabat Tuscon, Arizona, AS. Di sinilah Teleskop Vatikan yang lebih masju dibangun pada 1993, dilengkapi dengan satu cermin gres buatan AS setinggi 1,8 meter.
Pad 8 Januari 1642, Galileo Galilei meninggal dunia di Arcetri, Italia. Dia menghembuskan napas terkhir pada usia 78 tahun dalam keadaan buta dan menderita demam. Galilei dimakamkan di Florence

3 komentar:

numpang promo ya gan
kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;) :*

numpang promo ya gan
kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;) :*

Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
dimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini