Rabu, 03 April 2019

Kisah Sukses : Syeh Puji Antara Pedofil Dan Diam-Diam Kekayaan

 Siapa sih yang gak kenal sama Syeh Puji milyarder asal Semarang yang sensasional sebab m Kisah Sukses :  SYEH PUJI ANTARA PEDOFIL DAN RAHASIA KEKAYAAN


Siapa sih yang gak kenal sama Syeh Puji milyarder asal Semarang yang sensasional sebab menikahi gadis belia umur 12 tahun Lutfiana Ulfa?. Syeh Puji yang berjulukan lengkap DR HM Pujiono Cahyo Widianto kini memang sedang menjadi pembicaraan hangat bahkan hingga berurusan dengan aturan sebab pernikahannya yang kontroversial itu.


Bicara ihwal kotroversi ijab kabul Pengasuh Ponpes Miftahul Jannah ini bahwasanya bisa dianggap kontoversi bisa juga tidak, mengapa? Coba saja tengok lebih dalam lagi bahwa di masyarakat kita terutama di tempat pedalaman masih banyak perkara perrnikahan dini ini, pada sebagian masyarakat kita masih banyak anak-anak gadis belia yang gres keluar Sekolah Dasar atau Keluar Sekolah Menengah Pertama sudah dilamar atau dinikahkan orang tuanya. Pada jaman dulu angkatan nenek kita ijab kabul di usia muda dengan kata lain dibawah usia 18 tahun masih banyak terjadi menyerupai kata nenek saya temannya dinikahkan pada usia 15 tahun sampe kini sudah punya belasan cucu, so fine fine aja tuh. Hehe.

Tapi jaman kini berbeda sebab orang-orang dah makin pintar, ”hukum dah mulai ditegakan” Undang-undang yang mengatur perkawinan di terapkan menyerupai Syekh harus terikat dengan aturan positif yang berlaku di Indonesia sebab menikahi anak dibawah umur dan syeh juga melanggar melanggar UU no. 23 tahun 2002 ihwal proteksi anak (telah merampas hak-hak sebagai anak), melanggar UU no 21 pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (karena disinyalir berpengaruh sang anak yang dinikahinya dibeli oleh Syekh dengan uang dan harta), melanggar UU no.13 tahun 2004 ihwal ketenagakerjaan (karena mempekerjakan anak di perusahannya sebagai manajer) gitu katanya.

Apabila dikaji dari sisi Psikologi syeh Puji itu termasuk Pedofil. Pedofil ialah sebutan bagi orang-orang yang mempunyai ketertarikan atau hasrat seksual terhadap anak-anak yang belum memasuki masa remaja. Istilah ini seringkali ditujukan kepada orang-orang dewasa yang mempunyai kondisi ini. Kadang istilah ini juga dipakai untuk merujuk kepada pelaku pelanggaran seksual terhadap anak-anak. Orang-orang yang mempunyai kondisi ini disebut pedofil (bahasa Inggris: pedophile). (sumber: wikipedia)
Lantas Apa benar Syeh Puji seorang pedofil?
Jawabannya bisa biasa juga tidak dan balasan bisa bermacam-macam tergantung perkiraan orang. Untuk yang menyatakan iya mesti di telusuri lagi lebih jauh mengenai latar belakang syeh oleh seorang Psikolog, dari situ bisa diketahui iya apa enggaknya syeh Puji pedofil. Nah bagai mana jikalau tidak tapi menikahi gadis di anak-anak bahkan sebelumnya syeh juga berancana menikahi gadis berusia 9 tahun?


Rahasia Kaya Syeh Puji

Menurut Sumber Harian Meteor, Syech Puji mengakui kebesaran dan kesuksesan perusahaannya itu, dilaluinya dengan tirakat ritual yang dilakukanya selama 18 bulan. Tepatnya pada 1991, ketika Syeh Puji mendirikan perusahaannya yang diberi nama PT Silenter.
-
“Karena saya ingin sukses dalam perjuangan saya, saya melaksanakan wirid dengan membaca salawat Nariyah selama 18 bulan mulai jam 12 malam hingga pagi tidak pernah tidur,” tandasnya sambil menambahkan tirakat tersebut didapat atas bimbingan Mbah Mad dari Ponpes Watucongol, Muntilan, Magelang.
-
Selama tirakat ia memohon lewat doa, wirid dan baca salawat. Juga diimbangi dengan kerja keras dan banyak-banyak sodaqoh. Dia juga menyampaikan kalau dalam awal-awal mendirikan perusahaanya itu, selalu menjalankan puasa nglempus yakni tidak makan-minum dan tidur selama beberapa hari. Hal itu tergantung niat awalnya. “Kalau untuk kesuksesan sesuatu, bisa hingga 3 atau 7 hari, bahkan 11 hari berturut-turut saya lakukan puasa tidak makan-tidak minum dan tidur untuk tujuan tertentu,” tambahnya.
-
Selain Salawat Nariyah, kata Syeh Puji, ada bacaan atau wirid yang harus diamalkan untuk mencapai kesuksesan menyerupai yang dialaminya kini ini. Meski untuk itu, tampaknya ia merahasiakan mengungkapkannya. “Itu cukup berat. Karena istri pertama saya tidak sanggup, maka saya cari yang muda usianya untuk menjalankan menyerupai yang saya jalankan dulu hingga dikala ini,” ucap peraih penghargaan sebagai Bapak Pendidikan Kabupaten Semarang 2006 dari Pemkab setempat itu.
-
Bersamaan dengan beranjaknya usianya yang 43 tahun itu, serta dengan dalih penerus untuk imperium bisnisnya yang menurutnya miliki dana cadangan ratusan miliar tersebut, maka tidak heran kalau Syech Puji ingin menyelamatkan kerajaan bisnisnya itu dengan mencari penerusnya sekalian orang doktrin untuk memegang perusahaanya. “Karena itu, saya mencari pendamping atau istri lagi untuk saya jadikan GM di perusahaan saya atas seizin istri pertama saya,” tegasnya.
-
Syech mengaku menikahi istri keduanya itu pada tanggal 8 Agustus tahun 2008 ini. Dan istri keduanya itu sebelumnya telah dicari selama setahun dengan kreteria yang ditentukan, diantaranya harus pintar, remaja dan cerdas. Selama itu Syech disodori oleh para tokoh masyarakat hingga guru ihwal calon istrinya. Baru pada perjuangan yang ke-21 kali, ia menemukan kecocokan dengan Ibu Lutfiana –panggilan istri keduanya– sebagai pendamping barunya. “Ya ini merupakan pinjaman Allah, sebab tidak satu-dua kali saya mencari dan bisa pas,” tambahnya. (Sumber : Harian Meteor)

Dari sumber tersebut terperinci ijab kabul syeh puji dengan gadis dibawah umur ada maksud tertentu untuk kelangsungan kerajaan bisnisnya, tujuannya untuk mencari orang yang bisa diajak melaksanakan ”ritual yang berat” untuk memperbesar dan melanggengkan usahanya, untuk ini anak di anak-anak menyerupai ulfa dianggap bisa melakukannya dan ini hanya syeh yang tahu atau juga gurunya sebab seolah menyerupai suatu syarat dalam ritual tersebut. Sedangkan untuk mengurus bisnis mungkin saja hanya dalih sebab bukannya meremehkan kemampuan ulfa yang notabene masih awam belum mengerti banyak ihwal bisnis, semua masyarakat kita juga akan menilai apabila sebuah perusahaan yang memang profesional harus mempunyai sumber daya yang baik tentu tidak akan mempekerjakan anak di anak-anak sebab selain belum siap secara mental juga wawasan dan ilmu nya juga mungkin masih belum bisa dikatakan cukup untuk memimpin sebuah perusahan besar dengan omzet milyaran tersebut.

1 komentar:

DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
dicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :) :* :*

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan kalian semua.
Silahkan tinggalkan komentar anda dengan baik dan sopan.
Silahkan berikan saran dan kritik untuk membangun blog ini jauh lebih baik.
terimakasih

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini