Berbagi Cerita - Kisah Sukses

Asalamualaikum Wr, Wb. Hidup hanya sekali dan tidak akan berulang untuk ke duakalinya di bumi yang sama ini, Lalu apa tujuan hidup Kita? bagaimana kita menghadapinya untuk bisa mencapai cita-cita kita? dan jalan apa yang harus kita tempuh untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. Disini saya mencari artikel-artikel tentang kisah orang-orang yang telah sukses meniti karirnya dibidanganya masing-masing. Semoga ini bisa menjadi Inspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup didunia ini. Walaupun terkadang banyak sekali rintangan yang kita hadapi tetapi hendaklah kita bersabar untuk menjalaninya agar hidup kita menjadi lebih baik dan dari hari-hari sebelumnya, (baca dan resapi kisah perjuanganya, kemudian lakukan yang terbaik dalam hidup anda)Salam kenal dari Saya

Senin, 15 Juli 2019

Inilah Baharudin Lopa

Dalam menegakkan aturan dan keadilan, Lopa, jaksa yang hampir tidak punya rasa takut, kecuali kepada Allah. Dia, teladan bagi orang-orang yang berani melawan arus kebobrokan serta dampak kapitalisme dan liberalisme dalam hukum. Sayang, suratan takdir memanggil Jaksa Agung ini tatkala rakyat membutuhkan keberaniannya. Tetapi ia telah meninggalkan warisan yang mulia untuk menegakkan keadilan. Dia mewariskan keberanian penegakan aturan tanpa pandang bulu bagi bangsanya.

Barlop, demikian jagoan aturan itu biasa dipanggil, lahir di rumah panggung berukuran kurang lebih 9 x 11 meter, di Dusun Pambusuang, Sulawesi Selatan, 27 Agustus 1935. Rumah itu hingga kini masih kelihatan sederhana untuk ukuran keluarga seorang mantan Menteri Kehakiman dan HAM dan Jaksa Agung. Ibunda laki-laki perokok berat ini berjulukan Samarinah. Di rumah yang sama juga lahir seorang bekas menteri, Basri Hasanuddin. Lopa dan Basri punya kekerabatan darah sepupu satu. Keluarga dekatnya, H. Islam Andada, menggambarkan Lopa sebagai jagoan yang berani menanggung risiko, sekali melangkah pantang mundur. Ia akan mewujudkan apa yang sudah diucapkannya. Memang ada kecemasan dari pihak keluarga atas keselamatan jiwa Lopa begitu ia duduk di dingklik Jaksa Agung. Ia patuh pada hukum, bukan pada politik. Lopa mendapatkan anugerah Government Watch Award (Gowa Award) atas pengabdiannya memberantas korupsi di Indonesia selama hidupnya. Simboliasi penganugeragan penghargaan itu ditandai dengan Deklarasi Hari Anti Korupsi yang diambil dari hari lahir Lopa pada 27 Agustus.

Lopa terpilih sebagai tokoh anti korupsi dikarenakan telah bekerja dan berjuang untuk melawan ketidakadilan dengan memberantas korupsi di Indonesia tanpa frustasi selama lebih dari 20 tahun. Almarhum Lopa, katanya, ialah sosok abdi negara, pegawai negeri yang bersih, jujur, bekerja tanpa pamrih, dan tidak korup. Menurut Ketua Gowa Farid Faqih, korupsi di Indonesia telah menimbulkan kebodohan dan kemiskinan bagi seluruh rakyat, mustahil diatasi jikalau pihaknya, forum eksekutif, legislatif, yudikatif, militer, dan pimpinan parpol tetap melaksanakan korupsi. Karena itu perlu dimulai hidup gres melalui gerakan moral dan kebudayaan untuk memberantas korupsi.

Istri Lopa, Indrawulan, telah memberi referensi kesederhanaan istri seorang pejabat. Watak keras dan tegas suaminya tidak dibuat-buat. Karena itu, ia berusaha sedapat mengikuti irama kehidupan suaminya, mendukungnya dan mendoakan bagi ketegaran Lopa. Lopa telah tiada. Memang rakyat menyesali kepergiannya. Tetapi kepergian Lopa merupakan blessing in disguise bagi para koruptor dan penguasa yang enggan menindak kejahatan korupsi.

Dalam usia 25, Baharuddin Lopa, sudah menjadi bupati di Majene, Sulawesi Selatan. Ia, ketika itu, gigih menentang Andi Selle, Komandan Batalyon 710 yang populer kaya alasannya ialah melaksanakan penyelundupan.

Lopa pernah menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi di Sulawesi Tenggara, Aceh, Kalimantan Barat, dan mengepalai Pusdiklat Kejaksaan Agung di Jakarta. Sejak 1982, Lopa menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Pada tahun yang sama, ayah tujuh anak itu meraih gelar doktor aturan bahari dari Universitas Diponegoro, Semarang, dengan disertasi Hukum Laut, Pelayaran dan Perniagaan yang Digali dari Bumi Indonesia.

Begitu diangkat sebagai Kajati Sulawesi Selatan, Lopa menciptakan pengumuman di surat kabar: ia meminta masyarakat atau siapa pun, tidak memberi sogokan kepada anak buahnya. Segera pula ia menggebrak korupsi di bidang reboisasi, yang nilainya Rp 7 milyar.

Keberhasilannya itu menciptakan pola yang diterapkannya dijadikan model operasi para jaksa di seluruh Indonesia.Dengan keberaniannya, Lopa kemudian menyeret seorang pengusaha besar, Tony Gozal alias Go Tiong Kien ke pengadilan dengan tuduhan memanipulasi dana reboisasi Rp 2 milyar. Padahal, sebelumnya, Tony dikenal sebagai orang yang ''kebal hukum'' alasannya ialah hubungannya yang erat dengan petinggi. Bagi Lopa tak seorang pun yang kebal hukum.

Lopa menjadi heran ketika Majelis Hakim yang diketuai J. Serang, Ketua Pengadilan Negeri Ujungpandang, membebaskan Tony dari segala tuntutan. Tetapi belakang layar guru besar Fakultas Hukum Unhas itu mengusut latar belakang vonis bebas Tony. Hasilnya, ia menemukan petunjuk bahwa vonis itu lahir berkat dana yang mengalir dari sebuah perusahaan Tony.

Sebelum masalah itu tuntas, Januari 1986, Lopa dimtasi menjadi Staf Ahli Menteri Kehakiman Bidang Perundang-undangan di Jakarta. J. Serang juga dimutasi ke Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan Ketika menjabat Jaksa Tinggi Makassar, ia memburu seorang koruptor kakap, hasilnya ia masuk kotak, hanya menjadi penasihat menteri. Ia pernah memburu masalah mantan Presiden Soeharto dengan mendatangi teman-temannya di Kejaksaan Agung, di dikala ia menjabat Sekretaris Jenderal Komnas HAM. Lopa menanyakan kemajuan proses kasus Pak Harto. Memang akhirnya masalah Pak Harto diajukan ke pengadilan, meskipun hakim gagal mengadilinya alasannya ialah hambatan kesehatan.

Lopa dan Bismar Siregar merupakan referensi yang langka dari figur yang berani melawan arus. Sayang Lopa sudah tiada dan Bismar sudah pensiun. Tetapi mereka telah meninggalkan warisan yang mulia kepada rekan-rekannya. Tentu untuk diteladani. Baharudin Lopa meninggal dunia pada usia 66 tahun, di rumah sakit Al-Hamadi Riyadh, pukul 18.14 waktu setempat atau pukul 22.14 WIB 3 Juli 2001, di Arab Saudi, jawaban gangguan pada jantungnya.

Lopa, mantan Dubes RI untuk Saudi, dirawat di ruang khusus rumah sakit swasta di Riyadh itu semenjak tanggal 30 Juni. Menurut Atase Penerangan Kedubes Indonesia untuk Arab Saudi, Joko Santoso, Lopa terlalu lelah, alasannya ialah semenjak tiba di Riyadh tidak cukup istirahat.

Lopa tiba di Riyadh, 26 Juni untuk serah terima jabatan dengan Wakil Kepala Perwakilan RI Kemas Fachruddin SH, 27 Juni. Kemas menjabat Kuasa Usaha Sementara Kedubes RI untuk Saudi yang berkedudukan di Riyadh. Lopa sempat memberikan sambutan perpisahan.

Tanggal 28 Juni, Lopa dan istri serta sejumlah pejabat Kedubes melaksanakan ibadah umrah dari Riyadh ke Mekkah lewat jalan darat selama delapan jam. Lopa dan rombongan melaksanakan ibadah umrah malam hari, sesudah shalat Isya. Tanggal 29 Juni melaksanakan shalat subuh di Masjidil Haram. Malamnya, Lopa dan rombongan kembali ke Riyadh, juga jalan darat. Ternyata ketahanan badan Lopa terganggu sesudah melaksanakan kegiatan fisik tanpa henti tersebut. Tanggal 30 Juni pagi, Lopa mual-mual, siang harinya (pukul 13.00 waktu setempat) dilarikan ke RS Al-Hamadi.

Presiden KH Abdurahman Wahid, sebelum mengangkat Jaksa Agung definitif, menunjuk Soeparman sebagai pelaksana tugas-tugas Lopa ketika sedang menjalani perawatan. Penunjukan Soeparman didasarkan atas rekomendasi yang disampaikan Lopa kepada Presiden. Padahal Lopa sedang giat-giatnya mengusut banyak sekali masalah korupsi. Sejak menjabat Jaksa Agung, Lopa memburu Sjamsul Nursalim yang sedang dirawat di Jepang dan Prajogo Pangestu yang dirawat di Singapura semoga segera pulang ke Jakarta. Lopa juga memutuskan untuk mencekal Marimutu Sinivasan. Namun ketiga konglomerat ?hitam? tersebut menerima penangguhan proses investigasi eksklusif dari Wahid, alias Gus Dur.

Lopa juga menyidik keterlibatan Arifin Panigoro, Akbar Tandjung, dan Nurdin Halid dalam masalah korupsi. Gebrakan Lopa itu sempat dinilai bernuansa politik oleh banyak sekali kalangan, namun Lopa tidak mundur. Lopa bertekad melanjutkan penyidikan, kecuali ia tidak lagi menjabat Jaksa Agung.

Sejak menjabat Jaksa Agung, 6 Juni 2001, menggantikan Marzuki Darusman, Lopa bekerja keras untuk memberantas korupsi. Ia bersama staf ahlinya Dr Andi Hamzah dan Prof Dr Achmad Ali serta staf lainnya, bekerja hingga pukul 23.00 setiap hari. Kepergian Lopa sangat mengejutkan, meninggal ketika ia menjadi tumpuan impian rakyat yang menuntut dan mendambakan keadilan. Sejak menjabat Jaksa Agung (hanya 1,5 bulan), Lopa mencatat formasi panjang konglomerat dan pejabat yang diduga terlibat KKN, untuk diseret ke pengadilan.

Ketika menjabat Menteri Kehakiman dan HAM, ia menjebloskan raja hutan Bob Hasan ke Nusakambangan. Ktegasan dan keberaniannya jadi momok bagi para koruptor kakap. Menurut Andi Hamzah, sebelum bertolak ke Arab Saudi, Lopa masih meninggalkan beberapa kiprah berat. Kepergian Lopa untuk selamanya, memang membawa dampak serius bagi kelanjutan penanganan kasus-kasus korupsi.

Banyak kasus yang sedang digarap tidak terperinci lagi ujung pangkalnya. Banyak masih dalam tahap pengumpulan bukti, sudah ada yang selesai surat dakwaan atau sudah siap dikirim ke pengadilan. Banyak kasus yang tertahan di lapis kedua dan ketiga. Akbar sendiri, meski termasuk tokoh politik yang diburu Lopa, mendukung langkah penegakan aturan yang diprakarsai Lopa. ?Kita merasa kehilangan atasas kepergian Lopa.?

Pengacara yang membela banyak masalah korupsi, Mohammad Assegaf, menyayangkan Lopa melangkah pada waktu yang salah. He?s the right man in the wrong time. Karena itu ia kehilangan peluang untuk melaksanakan pembenahan.

Pengamat aturan JE Sahetapy menginginkan kelanjutan pengungkapan kasus-kasus korupsi, meski Lopa sudah tiada. Kata Sahetapy, the show must go on. Lopa sendiri sudah punya firasat, tugasnya selaku Jaksa Agung takkan lama. Banyak orang mengaitkannya dengan masa jabatan Gus Dur yang singkat. Tetapi masa bhakti Lopa jauh lebih singkat.

Ia sudah merasa bahwa langkah yang dimulainya akan memberatkan penerusnya.

Suber : http://www.tokohindonesia.com

Kamis, 11 Juli 2019

Kisah Sukses : Potensi Wirausaha Gula Merah Sumatra Menjanjikan

Profil Pengusaha Heri Susanto


 Ternyata potensi wirausaha gula merah Sumatra sangat menjanjikan Kisah Sukses :  Potensi Wirausaha Gula Merah Sumatra Menjanjikan

Ternyata potensi wirausaha gula merah Sumatra sangat menjanjikan. Pengusaha gula merah Sumatra ini aslinya Lampung Timur sukses menjadi produsen sekaligus distributor. Dia memasok kebutuhan gula merah di Provinsi Lampung dan Palembang, Sumatra Selatan.

Pengusaha Heri Susanto mempunyai lebih dari 250 orang petani penderes gula merah dan 25 biro gula merah, Heri bisa memasarkan sekitar 20 ton gula merah per minggu. Total omzet usahanya dalam sebulan mencapai Rp 500 juta–Rp 600 juta, dengan keuntungan higienis sekitar 30%.

Tapi, sukses tersebut bukanlah hal gampang di awalnya. 

Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini harus merantau dan bekerja keras berbisnis dari nol. Sebelum menjadi pengepul gula merah, ia pernah mengerjakan tempe. Bisnis yang ditekuni hingga mempunyai istri dan anak di 1998.

Suatu hari, ketika Heri berjalan keliling pasar di Lampung Timur, ia melihat seorang biro gula merah yang mendistribusikan barang dagangannya di pasar. Kebetulan, undangan gula merah di Lampung dan kawasan sekitarnya cukup besar.

Pengusaha Gula Merah Sumatra


Prospeknya cukup cantik pikirnya. Dia melihat bisnis ini menarik dan masih sedikit pengepul gula merah. Makara ia tertarik menekuni, dan menentukan meninggalkan bisnis sebelumnya. Dari tahun 2000, Heri mulai berkeliling Lampung Timur untuk mengumpulkan gula merah petani alias para penderes. 

"Saat itu saya bisa mengumpulkan hingga 70  kilogram per hari," ujarnya.

Perlu diketahui, harga gula merah ketika itu masih sekitar Rp 2.000 per kg. Maka dalam sehari, ia bisa mengumpulkan omzet Rp 100.000–Rp 140.000. Adapun keuntungan yang diperoleh hanya Rp 200–Rp 300 per kg. Dia pun terus terpacu untuk meningkatkan skala usahanya, perluasan bahasa kerennya.

Pengusaha gula merah Sumatra ini mulai dengan segera meningkatkan kualitas barang. Dia tak segan menggadaikan sepeda motor. Maklum, jikalau ia ingin mengumpulkan lebih banyak gula, maka modalnya juga harus semakin banyak. 

Agar para penderes barunya itu tidak lari ke pengepul lain, ia kadang membayar di muka. Dengan sistem itu, ia berhasil menggaet lima orang penderes yang rutin memasok gula merah. Setiap minggu, para penderes memasok 3 ton–4 ton gula merah.

Seiring meningkatnya jumlah gula merah yang ia jual, Heri pun mulai mempunyai biro gula merah, sehingga tak perlu bersusah payah mengumpulkan gula merah sendiri. Untuk bertahan dari bisnisnya ini, Heri tak mau hanya setengah- setengah, ia harus menjadi pengepul besar.

Dia harus menjaring lebih banyak biro dan penderes gula merah. Namun, itu butuh modal yang lebih besar untuk berhubungan dengan lebih banyak agen. Sampai akhirnya, ia diajak temannya mengajukan dukungan ke PT Sarana Ventura Lampung (SLV).

Wirausaha Gula Merah Sumatra Menjanjikan


Wirausaha gula merah Sumatra menjanjikan. Sayangnya hambatan utama ialah keterbatasan modal. Bahwasanya semakin besar bisnis semakin butuh modal. Modal ini dipakai untuk merangkul lebih banyak biro dan penderes gula merah yang ikut bekerja sama.

Permasalahannya, mencari modal suplemen itu bisa sangat sulit. "Bisnis saya ketika itu tidak terlihat menarik di mata perbankan," ungkapnya kepada pewarta. Untunglah seorang sobat ikut membantunya menghimpun pinjaman. Permohonan kreditnya dikabulkan sesudah melalui negosiasi.

Pencairan dukungan dilakukan secara sedikit demi sedikit tidak langsung. Mula- mula Heri menerima dana Rp 300 juta pada 2007, hingga secara sedikit demi sedikit naik menjadi Rp 500 juta di tahun 2013. Adapun untuk nilai bunga dukungan berkisar mulai 12% hingga 13% per tahun.

Suntikan modal itu lah pemacu semangat membesarkan bisnis. Uang dukungan eksklusif ia salurkan lagi sebagai modal bagi  para biro dan penderes gula merah. Kendati telah mempunyai modal cukup tetap ada penderes lain yang menentukan menjual kepada pengepul lain.

"Modalnya dipakai untuk kebutuhan biaya hidup penderes, ada pula yang saya belikan kendaraan beroda empat semoga para biro dan penderes bisa loyal," ujarnya.

Pria 43 tahun ini tetap hening menentukan mengedepankan proses kekeluargaan. Pengusaha gula merah Sumatra ini tetap merangku mereka, dan lebih menentukan mencoba mengetahui hambatan yang mereka lalui. "Jika masih sulit dan nakal, mau tidak mau saya putus kekerabatan kerja," ujarnya.

Hingga ketika ini, Heri telah mempunyai sekitar 25 agensi gula merah, yang tersebar di Lampung Timur. Itu antara lain di kawasan Taman Sari, Simpang Agung, Way Jepara, Wono Sari, Braja Sakti, Braja Selebah, dan Sidomulyo.

Setiap biro rata- rata mempunyai 10 penderes gula merah. Satu minggu, ia berhasil mengumpulkan 20 ton gula merah. Total omzet diperoleh dalam sebulannya mencapai Rp 500 juta hingga Rp 600 juta, dengan keuntungan higienis 30%.

Hampir seluruh pasar induk di Lampung Timur dan juga sebagian wilayah di Palembang menampung gula merah dagangan Heri. Ia juga memasok gula merah untuk salah satu pabrik kecap nasional. Sekarang Heri Susanto benar- benar menjadi juragan gula merah dari Lampung.

Pengusaha Wirausaha Mandiri


Saat ini, Heri memang gres memasarkan gula merah di wilayah Lampung Timur dan juga sebagian wilayah Sumatra Selatan. Heri sengaja tidak membidik Pulau Jawa alasannya produk gula merah asal Lampung masih kalah kualitas ketimbang gula merah jawa.

"Saya pernah mencoba ke pasar Jawa. Tapi kualitas gula lampung masih di bawah gula jawa, sehingga kalah bersaing," katanya.

Heri berujar lagi potensi  pasar Sumatra memang masih sangat luas, dan masih bisa ditopang oleh Lampung sebagai sumbernya.

Untuk menjangkau luas di penjuru Sumatra, tentu butuh pasokan gula merah lebih besar dari apa yang telah diusahakan. Kini, Heri memasarkan sekitar 20 ton gula merah per minggunya. Gula merah itu diperoleh dari 25 biro gula merah hasil binaannya.

Setiap biro membawahi rata-rata 10 penderes gula merah di Lampung Timur. 20 ton gula merah itu kemudian dipasok ke pasar induk di Lampung Timur hingga sebagian kawasan Sumatra Selatan, ibarat Prabumulih, Baturaja, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

"Saya sangat bergantung pada biro dan penderes," ungkapnya kepada pewarta Kontan.com
Menurutnya ada saja duduk kasus yang tak bisa dihindari. Misalnya, ketika biro atau penderes sedang sakit, kondisi itu akan menciptakan pasokan gula merah menjadi berkurang. Ada juga para penderes bandel yang menjual gula merah ke pengepul lain.

Memang sekarang perasaingan antar pengepul gula merah sangatlah ketat. "Jika mereka nakal, saya coba menasihati dan tetap berkomunikasi," ujarnya. Menurut Heri, penting menjaga kekerabatan baik dengan biro dan penderes.

Di samping mendistribusikan gula merah ke pasar-pasar, Heri juga memenuhi pasokan gula untuk produsen kecap mereka ABC.

"Sekitar 50% untuk pasar, dan 50% lagi untuk pabrik kecap," ujarnya. 

Namun, langkah memasok gula ke pabrik kecap ini gotong royong hanya untuk cadangan bila undangan gula merah di pasar sedang turun. Selain bisnis gula merah, Heri juga mulai merambah distribusi kerupuk emping melinjo semenjak 2013 lalu.

"Omzet dan profitnya lebih tinggi dari gula merah," sebutnya.

Harga 1 kilogram (kg) emping bisa mencapai Rp 32.000. Dalam seminggu, ia bisa memasok 200 kg dengan profit Rp 2.000–Rp 3.000 per kg. Menurutnya, pasokan emping melinjo belum tinggi alasannya materi baku melinjo masih terbatas.

Saat ini, pengusaha menggandeng lima perajin emping melinjo di Kota Panjang, Bandar Lampung. Setiap perajin sanggup memasok 30 kg–40 kg per tiga hari. Emping melinjo ini distribusikan ke Kota Palembang.

Sabtu, 06 Juli 2019

Inilah Peter Higgs (Pencetus Teori Partikel Tuhan/Higgs Boson)


Lahir di Newcastel 29 Mei  tahun 1929, Higgs sudah jatuh cinta dengan fisika semenjak remaja.  Masa kecil sering berpindah kota. Mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai teknisi bunyi di radio BBC. Didera sejumlah penyakit, kemudian sering berpindah kota itu, sekolahnya memang sempat berantakan.

Beruntung Higgs kemudian menentukan menetap bersama ibunya. Di sebuah kota kecil berjulukan Bristol. Sedang sang ayah tinggal di Bedford.  "Ibu mendorong saya untuk maju. Sedangkan ayah, beliau hanya takut berhadapan dengan tanggung jawab memelihara anak," kata Higgs wacana ayah ibunya.

Jatuh cinta dengan fisika sudah terlihat ketika dia  bersekolah di Cotham Grammar School. Apalagi fisikawan Paul Dirac yaitu alumni sekolah tersebut. Dirac yang dianggap sebagai bapak mekanika kuantum ini rupanya sangat menginspirasi Peter Higgs.

Menapaki jejak Dirac, Higgs pun mulai menceburkan diri  dalam fisika teoritis. Dia sangat bersemangat.  Rajin berguru dan membaca buku. "Ini wacana memahami, memahami dunia," ujar Higgs dengan antusias.
Sekolahnya sempat berantakan. Sebab perang berkecamuk. Bristol luluh lantak dihujani bom tentara Jerman. "Hal pertama yang saya lakukan ketika tiba di sekolah itu yaitu mematahkan tangan kiri saya setelah jatuh akhir bom," kisah Higgs mengenang. Higgs juga terpisah dari keluarganya hingga perang berakhir.

Di umur 17 tahun, Higgs kemudian masuk ke City of London School. Dia mengambil jurusan Matematika. Higgs tidak tertarik melanjutkan kuliah di Oxford atau Cambridge. Dia beralasan, "Itu merupakan tempat orang kaya untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu,” kata Higss. Jika ingin serius soal universitas, lanjutnya, Anda harus kuliah di tempat lain.
Higgs kemudian kuliah di King's College, London. Lulus dari kampus itu menjadi dosen di Universitas Edinburgh. Saat menjadi dosen itulah, Higgs tertarik dengan misteri: mengapa benda di sekitar kita mempunyai berat atau massa.

Pertanyaan itu terus berputar di benak. Suatu hari, ketika sedang menghabiskan liburan di Cairngorms, sebuah daerah pegunungan di wilayah timur Dataran Tinggi Skotlandia, Higgs mengutak-atik soal teori medan yang tak tampak dan partikel itu.

Higgs kemudian melaksanakan serangkaian penelitian. Hasil penelitian itu dikemas dalam goresan pena ilmiah. Tulisan itu dikirim ke jurnal ilmiah "The Phsysics Letters".  Sayang goresan pena itu ditolak mentah-mentah para editor.
Lebih menyakitkan lagi, editor jurnal ilmiah yang dikelola oleh Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) itu menyebut temuan Higgs secara terang tidak mempunyai relevansi dengan fisika. "Ketika itu beliau (Higgs) hanya berpikir, 'Sudahlah, mereka tidak memahami itu'," kisah ilmuwan yang menjadi kolega Peter Higgs, Alan Walker.

Bukan hanya ditolak jurnal ilmiah bergengsi, Higgs juga sering di ejek para sahabat. Banyak kolega yang menerka beliau seorang idiot, lantaran mengutak-atik teori medan kuantum, yang dianggap sudah kuno. Tapi beliau tidak menyerah. Terus melaksanakan penelitian.
Sejumlah ilmuwan juga membuatkan teori yang serupa dengan Higgs. Antara lain Robert Brout dan Francois Englert. Temuan mereka ini yang kemudian dimuat di jurnal “Physical Review Letters”. Para ilmuwan itu setuju menamakan medan tak tampak beserta partikel itu dengan sebutan,"mekanisme Higgs".

Lantaran namanya menempel di sejumlah artikel ilmiah itu, Higgs kemudian diundang para ilmuwan di Institute for Advanced Study. Maret 1966.

Peter Higgs mengaku cemas ketika pertama kali menginjakkan kaki di Institute for Advanced Study. Institusi yang terletak tidak jauh dari Universitas Princeton, New Jersey, Amerika Serikat ini merupakan sentra riset paling bergengsi, khususnya untuk riset teoritis.

Sejumlah ilmuwan besar, menyerupai Albert Einstein, penemu komputer Alan Turing, dan J. Robert Oppenheimer, pernah  usang di institusi itu. Sedangkan Higgs dipanggil ke sana hanya untuk menguji teori fisika yang dikembangkannya dan mengusik para ilmuwan itu.

Higgs diminta untuk menjelaskan teori itu di hadapan sejumlah ilmuwan fisika kelas dunia. Meski dilanda cemas dan panik, Higgs tidak ingin kehormatan itu sia-sia. Apalagi dua tahun sebelumnya, Higgs merasa mendapat penolakan atas temuannya itu.

Dan memang benar. Dalam ujian itu teorinya dipreteli para fisikawan ternama itu. Serangan umumnya kedua hal: wacana medan tak tampak dan partikel pemberi massa. Hebatnya beliau menjawab semua pertanyaan itu dengan tangkas dan memukau.

Dan Higgs sungguh lega. Pada catatan akhir, tidak satu pun fisikawan di Institute for Advanced Study yang melihat cacat pada teori yang ditemukannya itu. Dia pulang dengan puas hati.

Tapi teori  yang ditulis Higgs itu belum sanggup dibuktikan. Sebab, partikel dan medan tak tampak ini merupakan wilayah yang sungguh kecil. Sulit 'dilihat', bahkan dengan dengan dukungan teknologi tercanggih ketika itu. Jadilah teori Higgs ini menjadi salah satu misteri yang belum terpecahkan bagi sains modern.

Empat puluh delapan tahun kemudian -- setelah dicetuskan pertama kali tahun 1964 -- hipotesa yang diajukan Higgs terbukti. Jika sebelumnya editor jurnal ilmiah dari CERN menolak teori Higgs, kali ini CERN juga yang berhasil menunjukan teori itu.

Dengan memanfaatkan laboratorium pemecah partikel raksasa Larga Hadron Collider (LHC), para ilmuwan ini menemukan partikel yang mempunyai massa sekitar 125-126 GeV (Gigaelectronic Volts, atau satuan energi setara miliaran electron volts).

Peter Higgs menangis. Ilmuwan pemalu ini tidak menyangka bahwa beliau masih hidup ketika teori itu menemukan kebenarannya.

"Saya tidak pernah memimpikan ini selama 48 tahun, lantaran banyak hal yang harus saya lakukan dalam hidup. Tapi awalnya, saya tidak menyangka bahwa saya masih hidup ketika ini terjadi," kata Peter Higgs.


Atheis Pengkritik Israel

Sejak dicetuskan 1964, prosedur Higgs ini tidak begitu memikat  perhatian. Hanya dibicarakan di kalangan ilmuwan. Teori itu gres menarik perhatian publik berkat Leon M. Lederman, peraih Nobel Fisika yang menulis buku berjudul "The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?".
Dalam buku terbitan 1993, peneliti Fermilab itu mengaku memberi sebutan "Partikel Tuhan" lantaran partikel ini sangat utama dalam memahami ilmu fisika ketika ini.

"Sangat krusial untuk memahami struktur materi, tapi begitu sulit untuk ditemukan," kata Lederman. "Lagipula", Lederman melanjutkan, "penerbit mustahil memberi judul buku ini 'Goddamn Particle' (partikel terkutuk)," kelakar ilmuwan yang memang dikenal humoris ini.

Tapi Peter Higgs tidak suka dengan istilah “partikel Tuhan” ini. Meski mendeklarasi sebagai seorang atheis, Higgs sadar betul bahwa penamaan ini bersifat ofensif terhadap orang beragama.

 "Saya harus menjelaskan kepada orang-orang bahwa itu yaitu lelucon. Saya seorang atheis, tapi saya tidak sanggup menganggap enteng dengan pemberian nama yang tak perlu dan bersifat ofensif kepada mereka yang religius," tutur Higgs.

Tak hanya itu, Higgs pun merasa risih dengan namanya yang menempel pada prosedur dan partikel yang dicetuskan. Higgs sadar bahwa nama peneliti Belgia yang juga ikut mencetuskan, Robert Brout, Francois Englert, seharusnya juga berhak menyandangkan nama mereka di partikel dan medan tak tampak itu. Meski begitu Brout dan Englert mengaku tak keberatan dengan melekatnya nama Higgs itu.

Higgs memang dikenal sebagai seorang yang rendah hati dan mempunyai prinsip yang humanis. Meski membuatkan fisika yang terkait dengan nuklir, Higgs masih dikenal sebagai pencetus untuk kampanye pelucutan senjata nuklir.

Selain itu, Higgs juga pernah menolak tiba ketika beliau diberi penghargaan Wolf Prize bidang Fisika, tahun 2004 silam. Alasannya sederhana, Higgs tak ingin terbang ke Yerussalem dan menghadiri program kenegaraan Israel yang dihadiri Presiden Israel ketika itu, Moshe Katsav.  Dan ini merupakan bentuk protes Higgs terhadap agresi Israel di Palestina


Penemuan Partikel Higgs boson, yang sering disebut juga Partikel Tuhan.

Hari masih terang tanah, tapi  di markas Center for Nuclear Research (CERN) di Jenewa, Swiss kesibukan sudah dimulai, Rabu 4 Juli 2012 lalu. Ribuan ilmuwan antri panjang sambil menahan kantuk. Mereka harus bangkit pukul 05.00, untuk mendapatkan tiket kursi  di auditorium.

Perjuangan itu sepertinya setimpal. Yang hendak disaksikan yaitu satu presentasi penelitian kolosal, melibatkan 3.000 ilmuwan dari 40 negara. Tim itu terbagi dua, dipimpin Joe Incandela dan Fabiola Gianotti, yang bereksperimen terpisah di Large Hadron Collider –A Toroidal LHC Apparatus (ATLAS), dan Compact Muon Solenoid (CMS).

Mereka akan mengumumkan temuan sebuah partikel baru, yang mempunyai massa sekitar 125-126 gigaelectronvolts (GeV). Itu artinya, sekitar 130 kali lebih berat proton yang menjadi inti dari setiap atom.
Ini sungguh pencapaian sulit, dan tentu saja mahal. Penelitian itu menggunakan Large Hadron Collider (LHC), pemercepat partikel sepanjang 27 kilometer, terkubur di bawah tanah di perbatasan Prancis dan Swiss. Dibangun dengan dana US$10,5 miliar, alat itu digunakan untuk membuat kembali kondisi setelah Big Bang, ledakan mahabesar, yang diduga sebagai awal penciptaan alam semesta.

 “Sebagai insan awam, saya akan mengatakan, kami telah menemukannya,” kata Direktur Jenderal CERN, Rolf Heuer.  Meski tak memastikan, dan hanya menyebut partikel yang temukan yaitu boson,  para ilmuwan yakin 99,999 %, partikel gres itu konsisten dengan apa yang selama ini mereka cari: Higgs boson.

Tepuk tangan pun pecah.  Sejumlah orang menangis haru. Seorang laki-laki separo baya mengelap matanya yang lembap dengan tisu.  Dia yaitu Peter Higgs. Hari itu, penantian panjangnya selama 48 tahun berakhir. 

“Aku tak pernah memimpikan ini akan terwujud ketika saya masih hidup,” kata Profesor dari University of Edinburgh itu menyerupai dimuat Guardian. Maklum, usianya sudah senja, 83 tahun.  “Aku harus meminta keluargaku menaruh sampanye dalam kulkas. Untuk merayakannya.”

Higgs tak menyangka, buah pikirannya pada 1960-an, partikel yang menyandang namanya, yang dianggap tak masuk akal, alhasil terwujud, atau setidaknya mendekati kenyataan.   Ilmuwan pendiam dan pemalu yang nyaris terlupakan, populer diseluruh dunia sebagai penemu teori  "partikel Tuhan".

Higgs boson dianggap bertanggung jawab menawarkan massa  pada setiap materi. Ia yaitu kunci membuka misteri alam semesta: bagaimana materi  menyatu untuk membentuk galaksi, bintang, planet. Juga manusia.

Meski secara teoritis terbukti, tapi mewujudkan Higgs boson sungguh pelik. Tak semua ilmuwan percaya. Termasuk ilmuwan tenar dan kontroversial, Stephen Hawking.  Penemuan Higgs boson membuatnya kalah taruhan. Konsekuensinya, ia harus menyerahkan US$100 kepada fisikawan University of Michigan Godon Kane, sang pemenang.
Memang, semenjak usang Higgs dan  Hawking berdebat soal ini. Kalah dan salah pun, Hawking tetap jantan. Ia mengaku gembira atas inovasi itu. "Ini yaitu inovasi sangat penting, Peter Higgs harus mendapat Nobel," kata dia.


Tak terkait Tuhan

Penemuan Higgs boson itu menuai pujian. Bahkan ada yang bilang, ia setara prestasi insan menginjakkan kaki di Bulan, atau ketika Christopher Columbus menemukan Amerika. Tapi, bagi awam, ada tanda tanya besar. Apa bahwasanya Higgs boson? Mengapa ia disebut “partikel Tuhan”?

Soal ini, Peter Higgs menjelaskan, Higgs boson sama sekali tak ada hubungannya dengan Tuhan. Apalagi – menyerupai tuduhan sejumlah orang – berusaha menegasikan keberadaan-Nya sebagai pencipta alam semesta.
“Istilah itu juga sama sekali tak ada hubungannya denganku. Hanya semacam plesetan,” kata beliau dalam konferensi pers di University of Edinburg, Jumat 6 Juli 2012, menyerupai dimuat Xinhua.
Ada kisah unik di balik istilah yang mengelitik itu. Istilah “partikel Tuhan” dikenal semenjak 1993, dari  buku yang berjudul “The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?” karya akseptor Nobel bidang Fisika, Leon M. Lederman.

Higgs menceritakan, awalnya sang penulis memberi nama partikel itu “Goddamn particle” alias “partikel terkutuk”, saking sulitnya untuk ditemukan. Namun, editor tak berkenan, dan mengubahnya menjadi “God particle” alias “partikel Tuhan”. “Istilah itu tidak digunakan para fisikawan, namun menarik bagi umum,” kata Higgs.

Tapi gara-gara istilah itu, proyek pencarian partikel yang makan dana besar mendapat perhatian dunia. Istilah “partikel Tuhan” terdengar lebih seksi, dan menggelitik dari pada “Higgs boson”.
Meski atheis, Higgs  mengaku tak suka dengan istilah “partikel Tuhan”. Sebab, “bisa menyinggung perasaan orang beragama.”

Seperti dimuat situs CSN, astronom Vatikan, bruder  Guy Consolmagno menyambut baik inovasi Higgs boson untuk menguak belakang layar alam semesta. "Ini mengindikasikan, bahwa ada realitas lebih dalam, lebih kaya, lebih aneh, dari kehidupan kita sehari-hari”, kata dia. Meski, ia mengakui, partikel subatomik ini tak ada kaitannya dengan teologi atau pewahyuan.

Rahasia penciptaan
Higgs boson yaitu keping terakhir dari puzzle untuk melengkapi Model Standar Partikel Elementer, salah satu teori yang paling sukses untuk menjelaskan bagaimana partikel dasar berinteraksi dengan gaya-gaya fundamental. Sekaligus memahami asal undangan alam semesta, bagaimana ia berkembang, dan bagaimana insan ada hingga ketika ini.

Untuk memahami Model Standar, kita harus mengetahui fisika didasarkan pada konsep empat gaya di alam: elektromagnetik, gaya kuat,  gaya lemah, dan gravitasi.


Apa saja partikel itu? Model Standar menyatakan, bahan terdiri dari partikel kecil yang disebut fermion. Fermion terdiri dari quark dan lepton.  Ada juga boson, yakni partikel mediator interaksi antar materi. Tiap boson membawa gaya sendiri --gluon membawa gaya kuat, foton membawa gaya elektromagnet W,  Z boson membawa gaya lemah, dan graviton membawa gaya gravitasi.  Partikel terakhir, yakni Higgs boson yang berperan menentukan massa.  Kecuali Higgs boson, semua partikel dalam Model Standar sudah ditemukan

Bersandar pada aturan distribusi statistik kuantum Bose-Einstein, hasil kerja sama fisikawan India, Satyendra Bose dan Albert Einstein, Peter Higgs pada 1960-an mencetuskan teori yang menuntut adanya partikel subatom dari suatu medan (field) yang menawarkan massa ke partikel dasar – yang kelak disebut Higgs boson.

Begini cara kerjanya: partikel tak bermassa menyerupai foton memang tidak berinteraksi dengan medan Higgs,  tetapi partikel lain semacam elektron dan quark berinteraksi dengan medan itu menghasilkan massa sesuai sifat interaksinya. Semakin besar interaksi partikel, makin besar massanya.

Dari mana muncul nama Higgs boson? Medan Higgs ini terdiri dari kuanta partikel berjenis boson – itu sebabnya dinamai Higgs boson, yang mempunyai ciri, massanya diprediksi berada diatas 100 Giga eV atau lebih dari 100 kali massa proton.

Lucunya, ketika mengirimkan makalah berisi hipotesanya ke jurnal  Physics Letters tahun 1964 silam, Higgs sama sekali tak menyebut soal partikel itu. Akibatnya, para editor jurnal yang notabene fisikawan ternama menolaknya.

Kemudian Peter Higgs menambahkan paragraf kecil wacana partikel yang dimaksud, lantaran terlanjur sakit hati, ia mengirimkan revisi makalahnya itu ke jurnal saingan, Physical Review Letters, yang menerimanya bahagia hati. Sebagai fisikawan pertama yang menyebutnya, partikel itu menyandang namanya.

Lalu apa hubungannya dengan pembentukan alam semesta?

Pada 13,7 miliar tahun lalu, sesaat setelah dentuman terjadi (Big Bang), semesta yang panas terisi oleh hamparan partikel. Tanpa kehadiran Higgs boson, maka quarks tidak akan terkombinasi membentuk proton atau neutron. Kemudian, proton dan neutron pun tak akan terkombinasi dengan elektron membentuk atom. Tanpa atom, maka molekul dan bahan pun tidak akan terbentuk. Atau dengan kata lain: tak ada galaksi, tak ada bintang, tak ada planet, tak ada kehidupan di muka Bumi.

Michael Tuts, Profesor Fisika dari Columbia University yang terlibat dalam penelitian tim ATLAS mengatakan, masih perlu sejumlah pembuktian untuk menyatakan bahwa itu yaitu Higgs boson. Kendati demikian, partikel berat itu dinyatakan mempunyai karakteristik "partikel Tuhan".

Katakanlah Higgs boson telah ditemukan, kemudian apa?

"Ini pertanyaan serius yang layak mendapat tanggapan serius,” kata beliau menyerupai dimuat Huffington Post. Salah satu penjelasan, Tuts menambahkan, bahwa Higgs boson melengkapi model standar partikel elementer. Ia akan membantu menjawab belakang layar besar penciptaan, termasuk dari mana insan berasal.

Ini, bagi sebagian awam, mungkin akan dilihat sebagai penelitian “kurang kerjaan”. Apa pentingnya penelitian menguras jutaan dolar di tengah Eropa yang lagi sulit itu?

Tuts beropini penelitan itu sangat penting. "Jika Anda menanyakan apakah  inovasi partikel ini akan membuat hidup insan lebih baik dalam waktu cepat, taruhlah besok atau 10 tahun mendatang, jawabannya kemungkinan besar tidak,” kata dia. "Tapi bagaimana dengan 20, 50, atau 100 tahun lagi? Untuk ketika itu, saya sangat yakin bahwa menurut bukti sejarah, jawabannya ya."

Sejarah, beliau menambahkan, mengajarkan bahwa riset mendasar yaitu kerikil pijakan penting bagi masa datang. Di awal 1900-an, tak banyak orang punya citra bagaimana mekanika kuantum menjadi landasan bagi teknologi ketika ini. Atau bagaimana teori relativitas Einstein menjadi sangat penting, contohnya dalam sistem GPS.

Penjelasan lebih sederhana yaitu listrik. Tak ada yang menyangka, percobaan dengan cara menggosokkan benda tertentu,  untuk menghasilkan gaya magnet dan listrik misterius pada tahun 1600 hingga 1700-an menjadi dasar bagi sebuah energi luar biasa, yang sekarang sanggup membuat insan repot tanpanya.

“Justin Bieber”
Teori Higg boson ini memang njelimet. Para ilmuwan juga berusaha menjelaskannya sesederhana mungkin. Memakai analogi, dari Margaret Thatcher, bak renang, juga jerapah.

Martin Archer,  fisikawan dari Imperial College, London, punya cara unik menjelaskan cara kerja Higgs boson, beliau menggunakan analogi Justin Bieber. Begini: ada sebuah ruangan penuh manusia, ketika seseorang tak dikenal memasuki ruangan itu, ia sanggup lewat dengan mudah. Lain halnya bila yang lewat itu yaitu Justin Bieber, sang superstar.  Pastinya, ia pribadi dikerumuni orang-orang, terutama para gadis muda.

Akibatnya, Bieber akan sulit bergerak , para gadis pemujanya itu memperlambat jalannya. Makin beliau lambat bergerak, penggemarnya itu akan makin berusaha mendekat. “Kami pikir kami telah menemukan gadis-gadis dewasa itu,” kata Archer kepada CNN.

Nobel, buat siapa?

Penemuan jejak Higgs Boson yaitu kabar baik yang usang dinantikan bagi para fisikawan. Tapi bagi Komite Nobel, itu memicu sakit kepala berat.

Sebab, inovasi -- atau taruhlah, nyaris ditemukannya Higgs boson yaitu prestasi besar yang layak penghargaan Nobel. Masalahnya, siapa yang berhak menerimanya.

Umumnya, Nobel kategori sains biasanya diberikan pada maksimal tiga orang yang paling berkontribusi penting.  Sementara, partikel gres ini hasil perjuangan ribuan orang di CERN.  Belum lagi ada enam fisikawan berjasa membangun teorinya; Robert Brout dan François Englert dari Free University of Brussels. Brout meninggal pada 1964, itu artinya haknya mendapat Nobel gugur.

Kemudian, Peter Higgs, yang dalam makalah keduanya menyebut eksplisit pentingnya sebuah partikel baru, diberi nama Higgs boson pada 1972.

Ada juga kelompok yang terdiri dari dua peneliti AS, Dick Hagen dan Gerry Guralnik, dan ilmuwan Inggris, Tom Kibble. Makara ada lima fisikawan ternama masih hidup yang sanggup mengklaim Nobel.  Jika benar, partikel ditemukan CERN yaitu Higgs boson, tentu saja Peter Higgs paling berhak mendapatkan Nobel. Tapi,  bagaimana dengan empat lainnya?

Higgs sendiri dengan rendah hati menyampaikan ia bukan satu-satunya yang berjasa. Ada ribuan ilmuwan dari banyak negara bekerja keras, di tengah spekulasi dan ketidakpastian. "Dari China, Jepang, India. Ada banyak negara."

Perdebatan tak hingga di situ.  India mengingatkan pada dunia, bahwa Higgs boson juga menyandang nama seorang ilmuwan lain. Sehari setelah pengumuman CERN, biro pers negara itu mengeluarkan rilis berjudul "Satyendranath Bose: Higgs-Boson's Forgotten Hero" atau "Satyendranath Bose: jagoan Higgs boson yang terlupakan".

Bose yaitu fisikawan India kurun kolonial, yang bekerja bersama Albert Einstein, untuk memahami sikap partikel subatomik yang kemudian dijuluki boson.

Tak hanya India, Pakistan juga merasa diabaikan. Sebuah artikel dipublikasikan Express Tribune mengungkap tugas fisikawan Abdus Salam, bekerja sama dengan dua ilmuwan Amerika Serikat -- Steven Weinberg dan Sheldon Glashow. Mereka membuatkan teori elektrolemah yang menyatukan dua dari empat gaya fundamental. Pekerjaan mereka membantu menuntaskan Model Standar, dimana Higgs boson yaitu potongan final untuk diteliti. Atas kerja kerasnya, trio itu memenangkan Nobel Bidang Fisika 1979.

Tapi, sejumlah ilmuwan menyampaikan tugas keduanya dalam inovasi Higgs boson lemah. “Bose yaitu fisikawan besar, yang sayangnya tak sempat mendapat Nobel,” kata Frank Close dari University of Oxford menyerupai dimuat situs sains Newscientist. Namun, ia menambahkan, karya Bose secara tidak pribadi mendasari inovasi yang diumumkan pekan lalu.  Sementara, Salam, “tidak pernah mengklaim Higgs boson.”

Close menambahkan, di luar Peter Higgs yang berhak mendapat ratifikasi yaitu Tom Kibble. Dia kolega Higgs, yang bekerja sama di tahun 1964, dan berjasa memberi citra wacana partikel subatomik. “Kebetulan, beliau lahir di India.”

Memang, bagi para fisikawan, Salam dan Bose yaitu 'raksasa'. “Ini yaitu bukti, ilmu melampaui perbedaan yang sejatinya tak berarti menyerupai ras, kebangsaan, dan agama,” ujar Jim Al-Khalili, fisikawan dari University of Surrey, Inggris. Partikel gres diduga Higgs boson lahir dari ribuan tangan dari aneka macam latar belakang, dan agama.  Termasuk oleh Peter Higgs, seorang atheis.


Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Peter_Higgs
http://viva.co.id/

Jumat, 05 Juli 2019

Kisah Sukses : Hamzah Izzulhaq Wirausaha Berdikari Bimbel Sukses

Biografi Pengusaha Hamzah Izzulhaq



Siapa wirausaha berdikari Hamzah Izzulhaq ini. Pengusaha muda kelahiran 26 April 1993, yang semenjak memang lahir berjiwa wirausaha. Inilah biografi Hamzah Izzulhaq, atau Hamzah lebih akrabnya, beliau jadi salah satu pengusaha muda yang menarik perhatian media.

Dia mempunyai sifat easy going, membuatnya gampang dikenali. Dan melihat banyak sekali kisahnya, banyak cowok di penjuru Indonesia terinspirasi. Sosoknya itu gampang dikenali, dengan gaya bicaranya lugas terperinci dan gampang akrab.

Biografi Hamzah Izzulhaq telah bisa meyakinkan kita sebagai seorang pengambil resiko dan deal maker dari pengalamannya. Wirausaha berdikari itu lebig suka menjalin koneksi. Harus bisa untuk bisa bekerja sama di dalam situasi apapun tegas penulis.

Pemuda yang berani mengambil kegagalan lebih awal. Dibanding kita semua beliau sudah pernah gagal hingga puluhan juta. Kini, wirausaha mandiri, yang berhasil membuka 44 cabang bimbel dan sebuah bisnis sofabed di Tangerang, tetapi bukanlah bisnis pertamanya loh.

Usaha Pertama Hamzah Izzulhaq


Sejak masih sekolah banyak pula perjuangan pernah dilakoni. Sebut saja dari  menjual beberapa macam permainan mirip kelereng, petasan, dan banyak sekali macam permainan yang  sangat digemari anak- anak.Tidak hanya itu, beliau juga pernah berjualan koran, atau layanan ojek payung dikala hujan.

Tidak berhenti lagi beliau mengamen besama teman- teman. Pemuda yang gemar bersosialisasi tidak hanya bisa berhubungan dengan mereka yang "mapan". Dia tak lah segan membantu mereka yang tak mampu, berteman dan bekerja sama.

Di SMA, bisnisnya merambah ke bisnis online. Disela- sela acara santai mirip kegiatam bermain game online. Ia pun sigap game tersebut dibisniskan. Ketika itu Hamzah dikenal andal game sempai level tinggi diantara kawan- kawannya.

Dia menjual akun game miliknya sebesar Rp.1,2 juta. Lalu umur 18 tahun, mulalailah berbisnis serius ditekuni, kala itu bisnis berjualan pulsa dan buku sekolah. Caranya, Hamzah akan melobi pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar di jakarta.

Pengusaha muda ini menjadi biro dengan diskon sebesar 30% per- buku. Ia kemudian menjual buku- buku itu ke sahabat dan kakak kelas setiap semester. Tipsnya biar laris Hamzah menjelaskan ringan: berikan saja mereka diskon 10% dari 30% diskon miliknya.

Jadilah harganya masih untung 20% cukup sebagai pancingan. Jika ikalkulasi pada setiap semester, ia kala itu akan menghasilkan Rp.950.000. Angka luar biasa untuk bisnis sekelas anak sekolahan. Uang kesudahannya kemudian gres beliau putar untuk bisnis pulsa.

Sayang, kali ini, usahanya gulung tikar, hanya sanggup bertahan 3 bulan saja. Hamzah mencatat ada duduk kasus alasannya ialah rekan usahanya sering menggunakan modal milik mereka sendiri -mengambil pulsa tanpa bayar.

Saat itu, Hamzah sempat down, tetapi pribadi berdiri dengan membaca- baca buku bisnis lagi. Modal sisa untung berjualan pulsa, ia gunakan kembali berbisis, kali ini dibelikan mesin pembuat pin, waktu itu ia masih duduk di dingklik kelas 2 SMA.

Pengusaha Muda Mandiri Bimbel Sukses


Namun, lagi- lagi usahanya gagal, Hamzah yang tak mengerti mesin justru mematahkan alat tersebut. Sang ayah sempat murka besar mendengarnya. Tapi, Hamzah masih ingin terus menyalurkan hasrat bisnisnya. Hamazah mengikuti aneka seminar guna meningkatkan pemahaman akan wirausaha.

Dimulai tahun 2004, sebuah seminar bisnis membuka mata Hamzah lebar, bagaimana sebuah bisnis bimbel seharusnya dikerjakan dan apa prospeknya. Itulah menjadi panggilan tersendiri baginya. Ia termasuk tipe berani mencoba tanpa harus ada embel embel passion coba saja.

Dia benar- benar selalu merasa pekerjaanya ialah passionya jadi bisnis -lah passionnya. Dia segera mencoba bertanya perihal bisnis bimbel langsung. Sebagai catatan menarik Hamzah bukanlah dari keluarga tidak mampu.

Ayahnya merupakan seorang dosen di Universitas Gunadarma, yang yakin sang anak bukan tipe pemalas jadi selalu mendukung langkahnya. Sejak awal sekolah dasar, Hamzah mulai mencari- cari embel-embel uang jajan.

Dia mulai mencari uang saku sendiri dari mengamen hingga ojek payung. Dia bahkan pernah menjadi seorang tukang parkir. Adanya ilham seminar bimbel, beliau benar- benar menginginkan bimbelnya sendiri, tapi tak membangunnya dari nol.

Kala itu si empunya Bimbel menunjukkan penawaran menggiurkan kepadanya. Tak ayal, dangan pasti, beliau meminjam uang 70 juta dari ayahnya tanpa ragu untuk sebuah bisnis. Berkaca dari kegagalan, dimana beliau pernah membuka bisnis pembuatan pin hingga mematahkan alatnya.

Ayah dan ibunya terlihat cukup ragu kala Hamzah mengutarakan niat. Tetapi, bukanlah Hamzah namanya kalau tidak ngotot meyakinkan ayah dan ibunya. Meyakinkan mereka bahwa bimbel merupakan jalan kesuksesannya.

Berhasil beliau pribadi menghubungi pembicara seminar untuk lebih lanjutan ketika ijin itu datang. Caranya? Langsung saja mempelajari serius marketing, keuangan, hingga prospek. Dia benar- benar ingin menekuni bimblenya ini.

Dia mengambil alih satu sistem, semua pengajar dan juga UTANG -nya. Untung, pemilik bimbel bukanlah tipe seorang memanfaatkan keseriusannya atau sejenis penipuan. Bisnis mengambil alih punya satu tantangan tersendiri, dan ini berbeda memulai dari nol teman.

Dia harus menjaga semuanya tetap stabil di awal- awal tahun. Dia harus memastikan dengan tiba sendiri ke bimbel kemudian berdiskusi bersama pengejarnya. Jika beliau benar- benar tidak berguru sudah dipastikan bimbel akan rutuh.

Maka Hamzah tidak mau setengah- setengah apalagi modalnya uang kendaraan beroda empat 70 juta. Dia fokus harus mengembalikan uang tersebut berbentuk kendaraan beroda empat untuk ayah dan bunya. Jika berhasil bertahan, bimbelnya akan terlihat kesudahannya lambat laun kalau tidak ada media promosi; bukan kasus mudah.

Dia bisa diibaratkan mirip mengambil alih perusahaan utuh. Hamzah harus membayar mahal serta berguru keras mengikuti alur. Dengan kemampuan menganalisanya, ia yakin bisa melawan rasa takut kerugian.

Berhasil membuatkan perjuangan bimbelnya hingga total ada 44 cabang. Barapa yang beliau dapat? Ada 730 juta pertahun, sebuah nilai yang sangat tinggi untuk cowok 19 tahun. Tidak puas berbisnis bimbel, Hamzah merambah dunai sofabed mengambil alih perjuangan orang lain.

Cara yang hampir sama dengan bimbelnya. Mungkin juga inilah bakatnya untuk mengambil bisnis sudah jadi. Dengan pengalamannya mengelola bimbel, beliau mempunyai lebih kepercayaan tinggi untuk mengelolai perjuangan barunya.

Tak ayal, dar bisnis sofabed berkembang secara baik walau cukup tersendat di awal. Dikutip dari banyak sekali sumber, Hamzah Izzulhaq sang pengusahan muda, mempunyai prinsip tersendiri mengenai menjadi entrepreneur atau wirausahawan.

Hamzah ialah pengusaha muda, pemilik CV. Hamasa, yang mempunyai cabang perjuangan waralaba bimbel dan bisnis sofa bed.

Kunci Sukses Hamzah Izzulhaq


Dia menyebut lima prinsip juga akan berlaku bagi kita semua. Apa itu, itu adalah:

Pertama, memperbaiki kualitas hubungan dengan lingkungan. Lingkungan membangun abjad menjadi seorang entrepreneur. Mungkin, kita akan menemukan kata "ah, ngapain sih bisnis? nanti aja""sok renta loh hidup aja dulu".

Hamzah menekankan kita kalau berteman dengan orang pesimis mirip ini, maka kita akan ikut pesimis.

Kedua, bagi anda yang ingin memulai bisnis, jangan memulai dari nol. Dia berkata "kalau istilah tangga, ada tangga 1 hingga 5, maka kita bisa memulai dari tangga 4 atau lima. Misalnya, kita bisa meneruskan perjuangan yang dirintis orang lain."

Ketiga, jangan pernah jadi seorang NATO (No Action Talk Only). Jika punya kayakinan, kita harus bisa memperjuangkannya Kita membutuhkan action cepat. Hamzah mayakinkan bahwa perjuangan tanpa action sama saja berbohong kepada semuanya.

Keempat, perbaiki hubungan dengan Tuhan dan orang tua. Orang renta akan mendoakan kita yang terbaik hingga mencapai kesuksesan. Sedangkan, ketika dekat dengan Tuhan maka kita tidak akan terjebak kesombongan sesudah menjadi sukses.

Kelima, ingatlah kepada sesama. Kita dihentikan lupa power of giving, beramal akan membantu menjadi pengusaha sukses. Janganlah kita melihat siapa yang bicara tetapi isi yang dibicarakannya.

Rabu, 03 Juli 2019

Kisah Sukses : Ukm Mantan Tki Punya Pabrik Roti Kickandy

 Profil Pengusaha Muda Mitar

 Berikut tips menjadi pengusaha muda UKM mantan TKI Kisah Sukses :  UKM Mantan TKI Punya Pabrik Roti KickAndy

Berikut tips menjadi pengusaha muda UKM mantan TKI. Inilah kisah cowok yang berbeda dari satu banyakan orang. Jika cowok lain selalu bertanya "mau kerja apa?"utamanya selepas lulus kuliah, begitu juga Mistar, cowok orisinil Langkat, Sumatra Utara. Pemuda kelahiran 25 Agustus 1977 ini.

Awalnya Mistar mau jadi pengusaha muda sukses. Itulah kiranya yang mendasari ia masuk ke jurusan Tata Niaga. Dan, menyerupai juga cowok lainnya, selepas kuliah ia justru terbentur kenyataan. Ia merasa bimbang sehabis menuntaskan kuliah D3 -nya di Akademi Maritim Belawan, Sumatra Utara.

Mau kerja apa?

Sekarang itulah yang ada dibenak Mistar. Dia kebingungan mencari kerja tapi enggan wirausaha. Terlebih dikala itu sudah bertahun- tahun Indonesia dilanda krisis ekonomi. Boro- boro bermimp jadi seorang pengusaha muda.

Yang ada ayahnya, Muhammad Sari, dan pakciknya, Suryadi, menjadi salah satu korban PHK besar- besaran dikala itu. Untung hasilnya ia bisa bekerja di sebuah pabrik roti di Tanjungpura. Sayang, nasib jelek menimpanya, toko roti kecil- kecilan itu tutup sebab krisis moneter.

Masalah Pengusaha Muda UKM


Tidak gampang menjadi pengusaha muda tanpa modal cukup. Akhirnya ia bekerja menjadi pegawai saja, alih- alih membuka wirausaha. Tetapi, sang pemilik toko roti yang kebetulan etnis TiongHoa, juga takut jadi korban ketika krisis moneter itu.

Disaat bekerja disana menjadi satu pengalaman tak terlupakan. Mistar mengaku di sanalah keinginan jadi pengusaha timbul lagi. Disisi lain sang ayah membuka toko kelontong sendiri di rumah sendiri. Satu toko kelontong kecilan di rumah yang berbatas kebun kelapa sawit PTPN II Tanjung Bringin.

Sementara itu paciknya bekerja serabutan sehabis di PHK. Nah, kini giliran mistar di PHK sebab krisis moneter. Menjadi pengangguran berbulan- bulan menciptakan Mistar galau. Dia mengaku sempat bekerja di satu pabrik elektronik di Tanjung Morawa.

"Tapi tidak lulus tes kesehatan," ungkap Mistar. 

Kecewa hati ia kembali ke rumah dan menjadi pengangguran. Menyandang status pengangguran kira- kira selama hampir setahun. Dia pun memutuskan mendapatkan kesempatan menjadi TKI.

Pada tahun1999 ia resmi mendaftarkan diri menjadi TKI. Sejak awal ia meyakinkan diri berangkat menjadi TKI untuk mengumpulkan modal. Ada satu perjuangan yang ingin dijalankannya di kampung halaman.

Sejak usang ia memang mendambakan membuka perjuangan sendiri. Menjadi TKI bukanlah tujuan utama Mistar. Keinginan menjadi wirausaha semakin menguat dalam diri Mistar. Hingga Mantan TKI ini berhasil membuka UKM sendiri sebuah pabrik roti.

"Banyak anggota keluarga kami yang tidak punya pekerjaan. Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil atau tentara, mempunyai perjuangan sendiri ialah keinginan saya," kata Mistar menjelaskan.

Seperti yang dikutip dari program Kick Andy UKM Mantan TKI. Mistar telah bekerja di sebuah pabrik tekstil di Negeri Sembilan, Malaysia. Dia menjelaskan bahwa gajinya (gaji pokok) 430 ringgit per- bulan. Tak berpuas diri dengan honor yang diterimanya, ia butuh banyak uang untuk modal usaha.

Mistar menentukan bekerja keras dengan kerja lembur. Melalui cara itulah ia bisa menerima sekitar 1000 ringgit per- bulan. Beda teman- temannya, ia tak terpikir untuk membeli tanah atau membangun rumah.

UKM Mantan TKI Punya Pabrik Roti


Menurut dirinya banyak teman- temannya sesama TKI menentukan memakai uang mereka membeli tanah atau membangun rumah. Namun, selepas habis masa kontrak mereka, mereka justru pulang ke Indonesia tanpa pekerjaan.

Alhasil mereka akan kembali ke Malaysia lagi mencari pekerjaan. Beda Mistar yang ingin punya perjuangan sendiri. Ia semakin termotifasi untuk berwirausaha. Rencana awal cuma mau bekerja dua tahun di Malaysia.

Tetapi uang modalnya tidak cukup untuk membuka bisnis besar. Jadinya Mistar tercatat tiga tahun bekerja di Malaysia. Mistar mengenang sekitar delapan bulan sebelum mudik Dia tercatat mengirim uang 20 juta kepada sang bapak.

Uang itu bersama pakcik digunakannya untuk membuka perjuangan roti berjulukan Family. Pilihan untuk menciptakan pabrik roti karena pakcinya pernah bekerja bersama dengannya di toko roti.

Tercatat semenjak 1970 -an, pakciknya telah bekerja dengan pengusaha pembuat roti keturunan TiongHoa. Dulu ia dan pakciknya memang pernah bekerja di toko roti. Dijelaskan pengalaman membeli materi baku roti di toko materi pokok Tanjung Pura yang bisa dihutang menjadi alasan lain.

"Minggu ini kami membeli materi untuk roti, satu ahad kemudian gres dibayar," jelasnya kepada Majalah TIM.

Nama Family sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Karena memang yang bekerja disana rata- rata masih satu keluarga besarnya. Mulai dari pakcik, bapak, serta tiga adiknya kerja bahu- membahu. Ide bisnisnya yaitu menciptakan roti seharga Rp.500 per- buah untuk masyarakat kelas menengah- kebawah.

Dia bercerita bila tabungan tiga tahun kebanyakan habis untuk pabrik rotinya. Mulai dari membeli peralatan dapur, membangun pabrik berdinding anyaman bambu beralas semen, yang mana terletak di belakang rumah orang tuanya.

Ah, juga untuk membeli alat pembuat adonan, yang mana itu dipesan dari bengkel las kenalannya. Ongkos pembuatan alat ini saja menghabiskan sekitar Rp. 2,5 juta. Jika membeli di toko eksklusif jadi bisa seharga Rp.6 juta jelasnya.

Mistar juga membangun ruang penguapan kue. Ruang seluas 2x2 meter itu beratap rendah dan ditutupi korden. Uapnya itu berasal dari dua kompor yang terus mendidihkan panci berisi air. Dijelaskannya bahwa uap inilah yang menciptakan ruangan itu menjadi hangat.

Wirausaha Muda Mandiri Mantan TKI


Pelan- tapi niscaya perjuangan Family bakery mulai berkembang. Bahkan tak segan mereka mulai pinjam modal dari Bank. Dia menjelaskan meminjam Rp.50 juta dari Bank Sumut Syariah. Dia menerima pemberian 10 juta Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (LP2KM).

Ketika di tahun 2002, produksi dari Family membutuhkan 5- 6 karung terigu tiap harinya. Jumlah karyawan miliknya kala itu cuma 10 orang. Sekarang bila menciptakan roti bisa membutuhkan hingga 15 karung serta jumlah karyawan meningkat 70 orang.

Totalnya ada 25 orang dibidang produksi dan 25 orang lain di pecahan pemasaran. Bagian pemasaran membawa roti- rotinya ke ke sejumlah warung di Langkat, Binjai, Deli Serdang, hingga hingga ke Aceh Timur.

Sisanya 20 orang akan bekerja lepas membungkus roti. Perlu kau tau selain memproduksis sendiri. Family juga mendapatkan pemasaran tiga produsen roti kering di desanya. Salah satu perjuangan itu dijalankan sesama mantan TKI berjulukan Tina Melinda (32) yang telah mempunyai 26 keryawan.

Agar kualitas terjaga, setiap tiga bulan sekali ada petugas kesehatan mengecek kualitas pangan. Dia menjelaskan sangat terbantu adanya Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI). Ia menjelaskan sering mendapatkan dorongan dan pelatihan.

Hasilnya ia tak berpikir cuma bekerja di negeri orang tapi berpikir membuka perjuangan disini. Dia menjelaskan tubuh itu selalu rutin mengajak pertemuan. Ia pun tercatat sebagai salah satu mantan TKI terbaik. Pada 2006, Mistar resmi menyandang gelar itu melalui sebuah penghargaan.

Penghargaan yang langsu diberikan Erman Suparno, Menteri Tenaga Kerja dikala itu. Ia mantap untuk berkata sangatlah bahagia bekerja keras di kampung sendiri. Dia berkata diacara KickAndy tolong-menolong bekerja di negeri orang berarti ketinggalan di negeri sendiri.

Sebuah pernyataan tolong-menolong seorang TKI jangan melulu soal mencari uang. Mereka juga bisa membantu orang lain dan tumbuh dengan usahanya sendiri di negeri sendiri.

Inilah Sejarah Berdirinya Aqua

Siapa yg gak kenal Aqua, Aqua yakni sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Mississippi di Indonesia semenjak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di Singapura. Aqua yakni merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling populer di Indonesia, sehingga telah menjadi mirip merek generik untuk AMDK, yang mana setiap agan pergi ke warung-warung untuk beli air minum dalam kemasan niscaya selalu bilangnya “bang beli aqua gelas/botol” yang belum tentu sama si kakak warung di kasih yang merek Aqua. Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi Aqua dengan kepemilikan berbeda-beda (10 pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama, 3 pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi, dan pabrik di Brastagi, Sumatera Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo).
Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki oleh perusahaan multinasional dalam bidang makanan dan minuman asal Perancis, Grup Danone, hasil dari penggabungan PT Aqua Golden Mississippi dengan Danone.

SEJARAH AWAL PENDIRIAN

Aqua Group didirikan oleh Almarhum Tirto Utomo, warga orisinil Wonosobo pada tahun 1973. Tirto Utomo atau Kwa Sien Biauw (lahir di Wonosobo, 9 Maret 1930 – meninggal 16 Maret 1994 pada umur 64 tahun) yakni pengusahaIndonesia. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini dikenal sebagai pendiri Aqua Golden Mississipi pada tahun 1973. Pada 16 Maret 1994, ia meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman warga Tionghoa di akrab Hotel Kresna, Wonosobo.

Padahal sebelumnya Tirto Utomo juga bekerja di Pertamina. Tetapi untuk fokus pada bisnisnya, ia melepaskan pekerjaannya di Pertamina.
Ide mendirikan perusahaan AMDK timbul saat Tirto bekerja sebagai pegawai pertamina pada awal tahun 1970-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu saat istri ketua delegasi mengalami diare yang disebabkan lantaran mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan.

Awalnya orang sinis dengan inspirasi Tirto Utomo untuk menjual air minum kemasan botol yang harga per botol awalnya sama dengan harga 1 liter bensin Premium. Namun Tirto Utomo yakin, pada masa yang akan tiba Indonesia akan kekurangan air bersih yang siap untuk diminum, sehingga idenya ini terus ia lanjutkan dan tidak memikirkan komentar sinis orang. Pada awalnya market Aqua yakni orang-orang abnormal yang ada di Indonesia, lantaran mereka yakin air kemasan lebih steril dan kondusif daripada air tanah dan air PDAM. Dengan mendirikan pabrik air minuman dengan mesin yang canggih di Bekasi, sehingga orang abnormal lebih percaya dengan minuman air kemasan ini.

Tirto dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang saat itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua mirip Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, hingga mesin pencuci botol serta pengisi air.

Awalanya Aqua berjulukan Puritas, kemudian seorang konsultan Tirto, , Eulindra Lim, mengusulkan untuk memakai nama Aqua lantaran cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia oke dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol beling ukuran 950 ml dengan harga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga bensin yang saat itu bernilai Rp.46 untuk 1.000 ml.

Aqua berasal dari bahasa Latin yang artinya air, dimana pada awalnya di jual untuk orang asing, tetapi kemudian Tirto Utomo melihat pasar masyarakat Indonesia juga mempunyai potensi, sehingga ia menjual air kemasan botol ukuran kecil dan ditempatkan di terminal-terminal bus di Jakarta dan sekitarnya, serta sepanjang jalan pantura Jawa Tengah. Hal ini ternyata sukses, membuat Aqua diminati oleh para supir-supir bus dan penumpang, serta masyarakat lainnya. Hal ini menunjukkan, bahwa masyarakat Indonesia sangat membutuhkan air mineral botol yang bersih.

Kesuksesan Aqua, menarik beberapa perusahaan lain untuk membuat nama di air mineralnya dengan nama Aqua. Bahkan jikalau kita berniat membeli air mineral kemasan botol, selalu menyebut dengan mau membeli Aqua, padahal yang diberikan kadangkala bukan merek Aqua, tetapi itulah Aqua sudah menjadi merk image yang baik di mata konsumen.
Beberapa pesaing utama Aqua yakni :
• PT. Parmargha dengan Ades.
• PT. Santa Rosa dengan Oasis.
• PT. Sinar Sosro dengan Air Sosro.
• PT. Coca Cola Amatil Indonesia dengan Bonaqa.
• PT. ABC Central Food dengan Pure ABC.
• dll.

PERKEMBANGAN & AKUISISI OLEH DANONE

Pada tahun 1982, Aqua mengganti materi baku (air) yang semula berasal dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) lantaran dianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi mirip kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan sodium.
Willy Sidharta, sales dan perakit mesin pabrik pertama Aqua, merupakan orang pertama yang memperbaiki sistem distribusi Aqua.

Ia memulai dengan membuat konsep delivery door to door khusus yang menjadi cikal bakal sistem pengiriman eksklusif Aqua. Konsep pengiriman memakai kardus-kardus dan galon-galon memakai armada yang didesain khusus membuat penjualan Aqua Secara konsisten menanjak hingga kesudahannya angka penjualan Aqua mencapai dua triliun rupiah pada tahun 1985.
Pada tahun 1984, Pabrik AQUA kedua didirikan di Pandaan, Jawa Timur sebagai upaya mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut. Setahun kemudian, terjadi pengembangan produk Aqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml. Pengembangan ini membuat produk Aqua menjadi lebih berkualitas dan lebih kondusif untuk dikonsumsi.
Pada tahun 1995, Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in line di pabrik Mekarsari. Pemrosesan air dan pembuatan kemasan AQUA dilakukan bersamaan. Hasil sistem in-line ini yakni botol AQUA yang gres dibentuk sanggup segera diisi air bersih di ujung proses produksi, sehingga proses produksi menjadi lebih higienis.
Pada tahun 1998, lantaran ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru, Lisa Tirto sebagai pemilik Aqua Golden Mississipi sepeninggal suaminya Tirto Utomo, menjual sahamnya kepada Grup Danone pada 4 September 1998. Akusisi tersebut dianggap sempurna sesudah beberapa cara pengembangan tidak cukup besar lengan berkuasa menyelamatkan Aqua dari bahaya pesaing baru. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan AQUA sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. Pada tahun 2000, bertepatan dengan pergantian milenium, Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua.
Beberapa Produk dari Aqua :

  • Mizone

  • Aqua Reflection



Sumber : Kaskus

Senin, 01 Juli 2019

Kisah Sukses : Pensiunan Pns Ini Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Profil Pengusaha PNS Suharno


 Orang bilang jadi PNS yummy punya penghasilan tanpa kerja nanti Kisah Sukses :  Pensiunan PNS ini Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki
 
Orang bilang jadi PNS yummy punya penghasilan tanpa kerja nanti. Sosok pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya Alpukat Miki. Padahal Suharno mendapat jatah bulanan penghasilan. Alasan menentukan wirausaha alasannya yaitu ingin tetap produksi di masa senja.

Mantan Pejabat Lingkungan Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah. Jabatan terakhirnya yaitu Asisten 1 Sekertaris Banjarnegara. Kini disibukan pekerjaan barunya menjadi pengusaha. Dia membudidaya alpukat miki, melalui tanah miliknya di tempat Komplek Perum Limbangan Baru.

Pensiunan PNS ini menjadi pengusaha selepas 2012 silam. Sibuk menggeluti usahanya alasannya yaitu sangat senang. Dia cendekia menentukan bibit- bibit tanaman unggul Salah satunya ya alpukat mini miliknya yang populer laris.

"Saya menyukai bercocok tanam semenjak SMP," ia menambahkan. Dan lingkungan Suharno S.Sos yang menawarkan dukungan. Keluarga memang bahagia dengan tanaman menghijaukan. Jika dulunya beliau hanya lakukan untuk hobi, kini diseriusi sebagai usaha.

Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Sebagai catatan bahwa budidaya alpukat miki laris. Pasarnya tidak hanya dijual dalam negeri tetapi dijual ke luar negeri. Pasar ekspor- impor sudah ada ditangan pensiunan PNS ini. Suharno kini menjabat sebagai ketua harian HKTI Banjarnegara.

Alpukat Miki merupakan bibit varietas unggulan dataran rendah. Bibit ini dikembangkan oleh pihak Pusat Kajian Buah- Buahan Tropika ITB. Peneliti ITB Dr. Sobir berserta tim peneliti menghasilkan bibit alpukat yang sifatnya besar dan lembut.

Berat alpukat Miki mencapai 400- 600 gram dan produksi di usia tanaman 2- 3 tahun. Usia generatif tanaman ini pada usianya 5 tahunan. Sifatnya genjah sehingga unggul dibanding alpukat lain. Rasa dihasilkan alpukat pulen dan bagus enak.

Umumnya berbuah satu kali dalam setahunan saja. Sedangkan alpukat Miki menghasilkan buah tiap tahunnya. Alpukat hijau ini menghasilkan domplan yakni rindah dan lebat buahnya. Alpukatnya juga mengkilat lebat diujungnya jadi menyenangkan.

Buahnya tebal berwarna kuning cerah ketika dibuka. Walaupun buahnya bagus tanpa getir dan tahan hama. Buah alpukat ini sangat kuat bila digigit ulat buah. Kulitnya kuat tebal tidak gampang untuk sanggup ditembus.

Pohon ulat juga dimangsa ulat utamanya jenis Cricula Trisfenestrata. Daun alpukat juga tidak cocok buat penceranaan ulat. Hati- hati alasannya yaitu ini juga kuat kepada binatang sapi atau kambing. Ini sering disebut alpukat mentega sangat direkomendasikan untuk dibudidaya oleh masyarakat.

Cocok buat budidaya dataran rendah berkualitas prima. Produksi banyak meskipun usia masih muda. Ini merupakan kesempatan bagi pensiunan PNS juga.

Pensiunan PNS Tetap Produktif

Apakah syarat menanam alpukat Miki, yaitu dataran tinggi setinggi maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Cocok ditanam pada wilayah tropis maupun sub- tropis. Tidak dilema ditanam di tanah remah maupun tanah berlempung.

Kondisi penanaman tidak butuh cahaya matahari intens. Budidaya alpukat mentega memang mudah. Suharno menambahkan beliau mendapat bibit lewat okulasi. Menurutnya ini merupakan cara terbaik mendapat bibit.

Bagi kau yang berminat budidaya alpukat Miki. Jangan segan tiba ke tempat Suharno untuk belajar. Juga menawarkan layanan bibit unggulan untuk ditanam. "Kami akan menyebarkan ilmu, bagi yang ingin mudah saja kami menyediakan bibit siap tanam," ujarnya.

Teknik dipakai untuk menanam alpukat Miki. Adalah teknik okulasi yakni melekat batang ke pohon alpukat lain. Penyambungan dilakukan ketika usia benih dua bulan dan tinggi 60 cm. Kenapa pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya alpukat.

Dia menjawab acara bercocok tanam menekuni hobi. Selain itu acara ini akan menghindarkan beliau dari pikun. Memberikan imbas faktual bagi kesehatan orang tua. Untuk teknik okulasi sendiri sangat membantu semoga rasa tidak berubah.

Di usia senja kini 50 pohon saja sudah cukup jadi jaminan. Ayah dari dua putra dan dua cucu ini juga membudidaya pisang rajalawe. Pisang kondang dari Banjarnegara, buahnya panjang dan bagus cocok dijadikan tanaman buah.

Dari jenis Euclyptus cocok untuk dataran tinggi ibarat Dieng. Suharno juga membudidaya buah lain yakni jeruk keprok. Dia juga mengembangkan buah jambu air Deli Hijau. Segmen pasar yang beliau sasaran yaitu gampang dijual, dan menghasilkan untung dibanding buah umum.

Minggu, 30 Juni 2019

Inilah Soeharto

Soeharto yakni Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya berjulukan Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya berjulukan Sukirah.

Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, karena ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.

Sampai kesudahannya terpilih menjadi prajurit contoh di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.

Perkimpoian Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, lalu komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.

Pada tahun 1949, ia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda ketika itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).

Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto mendapatkan Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.

Karena situasi politik yang memburuk sesudah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang spesial MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, hingga ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998.

residen RI Kedua HM Soeharto wafat pada pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008. Jenderal Besar yang oleh MPR dianugerahi penghormatan sebagai Bapak Pembangunan Nasional, itu meninggal dalam usia 87 tahun sesudah dirawat selama 24 hari (sejak 4 hingga 27 Januari 2008) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.

Berita wafatnya Pak Harto pertama kali diinformasikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol. Dicky Sonandi, di Jakarta, Minggu (27/1). Kemudian secara resmi Tim Dokter Kepresidenan memberikan siaran pers wacana wafatnya Pak Harto sempurna pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008 di RSPP Jakarta akhir kegagalan multi organ.

Kemudian sekira pukul 14.40, mayat mantan Presiden Soeharto diberangkatkan dari RSPP menuju kediaman di Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta. Ambulan yang mengusung mayat Pak Harto diiringi sejumlah kendaraan keluarga dan kerabat serta pengawal. Sejumlah wartawan merangsek mendekat ketika iring-iringan kendaraan itu bergerak menuju Jalan Cendana, menimbulkan seorang wartawati televisi tertabrak.

Di sepanjang jalan Tanjung dan Jalan Cendana ribuan masyarakat menyambut kedatangan iringan kendaraan yang membawa mayat Pak Harto. Isak tangis warga pecah begitu rangkaian kendaraan yang membawa mayat mantan Presiden Soeharto memasuki Jalan Cendana, sekira pukul 14.55, Minggu (27/1).

Seementara itu, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri yang tengah mengikuti rapat kabinet terbatas wacana ketahanan pangan, menyempatkan mengadakan jumpa pers selama 3 menit dan 28 detik di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (27/1). Presiden memberikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Presiden RI Kedua Haji Muhammad Soeharto.

Sumber : Kaskus

Baca Juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
close
Banner iklan   disini